Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma

Additional Image

Waktu Posting : 07-07-2016 03:30 | Dibaca : 2206x

Tak seperti wanita yang punya masa menopause dan mengalami masa di mana tak bisa lagi hamil, pria punya potensi seumur hidup untuk bisa memiliki anak. Ini karena pria bisa tetap menghasilkan sperma sehingga bisa membuahi sel telur.

Tapi benarkah pria bisa terus subur seumur hidupnya? Well, ternyata itu tak sepenuhnya benar lho. Umur pria ternyata sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan dan kualitas sperma. Semakin tua, pria cenderung kehilangan kemampuannya untuk memiliki anak. 
 

Seiring bertambahnya usia, sperma mengalami penurunan pergerakan dan jumlah. Setelah pria mencapai usia 40 tahun ke atas, kualitas sperma juga menurun. Inilah alasan mengapa pria sulit mendapatkan anak ketika usianya sudah di atas 40 tahun. 

Jika seorang pria muda bisa membuat pasangannya hamil dalam beberapa bulan saja, seorang pria usia 40 tahun ke atas membutuhkan kurang lebih 2 tahun agar istrinya hamil. Itulah mengapa pasangan di atas usia 45 tahun kecil kemungkinan memiliki anak biologis, bukan hanya karena kondisi wanita tapi juga dipengaruhi kondisi pria. 
 

Bukan hanya itu, faktor penurunan kualitas ini ternyata juga berpengaruh pada besarnya potensi istri mengalami keguguran. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa anak yang terlahir dari ayah yang tua kemungkinan memiliki risiko besar mengalami masalah kesehatan mental dan fisik semacam autis, dibanding anak yang lahir dari ayah yang masih muda.

Jadi, jika memungkinkan untuk menikah muda dan masih diberi kesempatan untuk memiliki anak, akan lebih baik jika pasangan suami istri memiliki anak sebelum usia mereka di atas 40 tahun. Jadi ingin menikah muda ladies?

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam

14-07-2014 18:33

Garam ialah suatu hal yang tak dapat terlepas dari kehidupan kita. Tak enak terasa konsumsi masakan yang tak memakai garam semacam bumbunya. Tetapi, konsumsi garam yang terlalu berlebih nyatanya bisa menyebabkan resiko hipertensi atau desakan darah tinggi. Bagaimana dapat hal semacam itu berlangsung? Riset sudah menunjukkan, garam ialah satu diantara aspek utama yang mengakibatkan naiknya desakan darah seorang kecuali kegemukan serta kurangnya olah raga. Hal itu lantaran bakal berlangsung penambahan desakan darah sebesar 9 mmHg jika konsumsi garam meningkat sejumlah 6 gram /harinya dalam kurun saat 30 tahun. Hal semacam ini tunjukkan bahwasanya aspek usia pula amat merubah naiknya desakan darah seorang disebabkan terlampau banyak konsumsi garam. Berbagai riset menuturkan bahwasanya ada dua jenis tanggapan pada masuknya garam ke badan seorang. Jenis pertama ialah seorang yang peka pada garam, sedang jenis ke-2 ialah seorang yang tahan pada garam.   Baca juga : Ini Lho Bahaya Duduk Terlalau Lama Ke-2 jenis ini didasarkan pada tingkat kenaikan desakan darah serta penurunan suhu badan sesudah konsumsi garam. Jantung serta pembuluh darah merupakan organ utama yang menggerakkan manfaat penyusunan kenaikan desakan darah serta pergantian suhu badan, hingga konsumsi garam yang terlalu berlebih bisa juga merubah ke-2 organ yang amat utama ini. Kenapa garam dapat menambah desakan darah Bagaimana garam bisa menambah desakan darah? Bila kandungan garam dalam darah meningkat, badan bakal berupaya menetralkannya, yakni mengencerkannya dengan air. Hal semacam ini berlangsung lewat dua mekanisme yakni : merangsang pusat haus di otak, hingga seorang bakal minum semakin banyak air, atau mengakibatkan pelepasan hormon antidiuretik, yakni hormon yang mengakibatkan ginjal menyerap kembali beberapa besar air yang sudah disaringnya, sebelum saat dikeluarkan jadi urin. Masuknya air dalam jumlah besar ke dalam pembuluh darah mengakibatkan volume darah yang ada dalam sistem peredaran darah jadi tambah. Mengakibatkan, desakan darah meninggi. Seorang yang mempunyai jenis peka pada garam bakal alami kenaikan desakan darah yang lebih tinggi dari pada seorang dengan jenis tahan pada garam. Sebaliknya, seorang yang peka pada garam bakal alami penurunan suhu badan yang lebih rendah dari pada mereka yang tahan pada garam. Hal itu menuturkan bahwasanya seorang yang bertipe peka pada garam mempunyai keseimbangan penyusunan suhu badan yang tambah baik pada jenis tahan garam. Tetapi sebaliknya, ia mempunyai keseimbangan penyusunan desakan darah yang lebih rendah dari pada yang tahan garam.   Baca juga : Bahaya Kekurangan Kalium Pergantian elastisitas dinding pembuluh darah Kenaikan desakan darah tinggi sesudah konsumsi garam ini bukan hanya tak barangkali bakal menyebabkan pergantian elastisitas dinding pembuluh darah yang disebut satu diantara aspek terpenting penyebab hipertensi. Merupakan hal yang utama untuk kita untuk membatasi konsumsi garam /harinya. Sudah dapat dibuktikan bahwasanya kurangi konsumsi garam lebih kurang 6 gram /harinya bakal turunkan desakan darah sejumlah 7/4 mmHg pada pasien hipertensi serta turunkan 4/2 mmHg pada mereka yang mempunyai desakan darah normal. Oleh karenanya, terapi rendah garam untuk pasien hipertensi merupakan satu pilihan yang dianjurkan oleh kaum tenaga medis untuk menunjang proses pengobatan kecuali memakai obat-obatan sintesis. Hal itu bisa dikerjakan dengan kurangi jumlah garam dalam masakan maupun mengecek komposisi bahan ketika beli serta menentukan makanan yang rendah kandungan garamnya.

Featured Image
Rahasia Di Balik Warna Buah Dan Sayuran

14-07-2014 17:38

Alam sediakan seluruhnya nutrisi yang diperlukan oleh manusia dengan demikian berlimpahnya. Sumber paling baik yang ada di alam yakni buah serta sayur ada beragam macam. Seluruhnya unik, baik dari wujud, rasa, serta warna. Tahukah Anda bahwasanya beberapa warna buah serta sayuran merupakan kode yang memperlihatkan faedah dari buah serta sayuran itu? Nah, dengan pengetahuan perihal kode warna buah serta sayuran, saat ini Anda pasti bakal makin gampang untuk meyakinkan konsumsi nutrisi untuk badan Anda senantiasa maksimal tiap-tiap hari. Makin beragam buah serta sayuran yang Anda konsumsi tiap-tiap hari, makin banyak faedah kesehatan yang Anda bisa nikmati. Warna hijau Buah-buahan serta sayuran hijau, seperti alpukat, paprika hijau, seledri, buah kiwi, mentimun, asparagus, apel hijau ialah nutrisi dari alam yang sarat dengan folat, mineral, serta serat. Lutein bisa ditemukan dalam sayuran hangat seperti kangkung, lobak, serta selada romaine. Lutein bisa menolong menangkis degenerasi makula, pemicu utama kehilangan penglihatan serta kebutaan.   Baca juga : Bahaya Kekurangan Kalium Brokoli merupakan sumber vitamin C yang disebut antioksidan yang bisa turunkan resiko kanker, menambah penyerapan zat besi, serta mempercepat pengobatan luka. Kubis, kangkung, serta lobak bisa kurangi resiko tumor kanker. Warna kuning serta oranye Buah yang berwarna oranye serta kuning seperti jeruk tunjukkan kandungan beta karoten, antioksidan yang menolong mencegah kekurangan vitamin A serta menolong sistem imun kita. Beta karoten pula bisa ditemukan dalam ubi jalar, mangga, serta aprikot. Vitamin C berlimpah ada dalam pepaya, jeruk, nanas, melon, lemon serta limau. Folat bisa Anda dapatkan dalam buah-buahan serta sayuran berwarna oranye, yang bisa menolong mencegah cacat lahir spesifik serta kurangi resiko penyakit jantung. Buah-buahan serta sayuran seperti nanas, jagung, serta pir tinggi serat serta vitamin C.   Baca juga : Penyebab dan Gejala Tumor Otak Warna merah Warna merah tunjukkan kandungan likopen, yakni antioksidan kuat yang bisa menolong mencegah beragam tipe kanker, dan bisa memperlambat pengerasan arteri serta perkembangan tumor. Buah berlikopen diantaranya ialah tomat, semangka, pepaya, jambu biji, serta jeruk Bali. Buah bit, dengan pigmen merah pekat, sudah menunjukkan kemampuannya melawan kanker usus besar serta merupakan sumber yang kaya asam folat. Warna biru serta ungu Blackberry, buah ara, plum, terong, serta kismis ialah buah yang rendah kalori tetapi tinggi vitamin C serta serat. Antosianin ialah pigmen yang bertanggungjawab atas warna dari buah-buahan serta sayuran serta mutu antioksidan mereka. Kecuali ketajaman melawan kanker mereka, antosianin pula bisa menunjang sistem vaskular. Mencari nutrisi ini dalam varietas buah-buahan serta sayuran berwarna biru serta ungu. Warna putih Buah-buahan serta sayuran dengan warna putih memiliki kandungan allicin yang menolong turunkan kolesterol serta desakan darah, misalnya bawang putih, daging buah pisang yang berwarna putih, jamur, asparagus, artichoke, endive, chives, daun bawang.

Featured Image
Tips Hidup Normal dengan Diabetes Melitus

24-03-2015 11:43

Penyakit diabetes melitus dapat membuat seseorang merasa dibatasi, sebab ia harus waspada dengan apa saja yang ia konsumsi agar kadar gula dalam darah tetap terkontrol. Kondisi seperti ini bisa sangat sulit, apalagi banyak sekali godaan yang muncul seperti hidangan santapan lezat dan manis di depan mata yang menjadi pantangan baginya. Beberapa jenis makanan tersebut di antaranya mie, pasta, nasi, roti putih, kentang, kafein, gorengan dan minuman bersoda. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh penderita penyakit gula agar tetap bisa menjalani hidupnya dengan normal? Baca juga : Berbagai Gejala Diabetes Melitus Tipe 2  Gaya hidup sehat adalah kunci utama menjaga kadar gula darah seimbang dan terkontrol pada penderita diabetes melitus. Langkah tersebut meliputi olahraga rutin dan pola makan teratur serta tepat. Cara tersebut telah berhasil membuat banyak penderita penyakit gula atau kencing manis bertahan dengan kehidupan yang sehat dan normal, bahkan tanpa tergantung dengan obat-obatan. Yang terpenting adalah fokus penuh pada kada gula darah yang terkontrol. Jalankan diet khusus penderita diabetes yang mengacu pada pilihan makanan yang tepat. Untuk memudahkan langkah tersebut, Anda dapat mengikuti tips berikut ini: §  Konsumsi makanan berserat tinggi dan karbohidrat kompleks dimana sistem pencernaan akan lebih mudah mengurainya sehingga membantu menjaga kadar glukosa. Anda dapat mengkomsumsi nasi merah, gandum, sereal, sayuran dan buah-buahan. Baca juga : Cara Menyembuhkan Diabetes yang Ampuh  §  Cermat memilih yang manis, secukupnya saja dan tidak berlebihan. Kurangi porsi karbohidrat saat Anda akan makan sesuatu yang manis setelahnya. §  Bijak memilih lemak. Pilih lemak tak jenuh yang dapat diperoleh dari tumbuhan dan ikan. §  Jalani pola makan teratur dan buat catatan harian. Aturan yang dianjurkan, termasuk dalam upaya penurunan berat badan pada penderita penyakit gula adalah 3 kali makan utama dan 2 kali makan ringan dalam sehari. Tentunya, atur porsi secukupnya serta buat catatan harian yang bertujuan untuk merekap asupan makanan dan membantu proses evaluasi pada diet yang dijalankan. Resiko komplikasi fungsi organ setelah divonis menderita penyakit gula memang menjadi momok bagi semua orang. Akan tetapi, kemungkinan tersebut dapat dihindari atau diperkecil dengan pola hidup sehat termasuk olahraga dan diet yang tepat untuk penderita diabetes melitus.

...