Waktu Posting : 02-07-2014 21:17 | Dibaca : 3336x
22-07-2016 17:05
Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu. Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat sebaiknya menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala. Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat Purin dan Rematik Asam Urat Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh. Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Panduan Konsumsi Makanan Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya. Batasi konsumsi: Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek. Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung. Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel. Boga bahari seperti kepiting dan udang. Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gula buah atau fruktosanya. Makanan mengandung ragi seperti roti. Minuman keras, terutama bir. Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis Perbanyak konsumsi: Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel. Sayuran hijau, wortel, tomat. Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat. Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah Makanan mengandung biji-bijian utuh. Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi. Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.
07-07-2016 22:58
Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter. Gejala seperti diare berkepanjangan, berat badan turun tanpa sebab, dan sakit perut merupakan gejala yang bisa menandakan berbagai penyakit, misalnya radang usus ataupun kanker. Diagnosis yang tidak tepat akan membuat pengobatan yang diberikan tidak optimal dan akhirnya penyakitnya akan berkepanjangan. Ketahui apa saja penyakit yang paling sering salah didiagnosis. Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu - Diagnosis: Depresi Penyakit sebenarnya: Sleep apnea Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri. Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh. Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah. Baca juga : Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma - Diagnosis: IBS (irritable bowel syndrome) Penyakit sebenarnya: Penyakit celiac Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat. Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda. - Diagnosis: Migrain Penyakit sebenarnya: Stroke Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke. - Diagnosis: Artritis reumatoid (radang sendi) Penyakit sebenarnya: Fibromyalgia (nyeri tubuh) Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus. Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut. - Diagnosis: Multiple sclerosis Penyakit sebenarnya: Penyakit lyme Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejala lyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu.
07-10-2021 11:53
Pada saat anda menonton sebuah film dengan adegan menakutkan mungkin Anda dapat lebih sehat daripada orang yang suka menghabiskan waktu untuk menonton acara TV populer. Nah, ternyata menonton film horor selain memiliki sensasi terbaik seperti jantung yang berdegup kencang, otot menegang, berteriak dan bahkan meloncat tetapi banyak yang menyukai sensasi tersebut. Film horor sebenarnya memberikan manfaat baik bagi kesehatan Anda. Meskipun terdengar aneh namun ternyata banyak penelitian yang membuktikan bahwa menonton film horor memiliki beberapa manfaat kesehatan. Berikut ini adalah manfaat menonton film yang wajib Anda ketahui yaitu :  Dapat meningkatkan mood Rasa ketakutan yang kerap muncul setelah menonton film horor ternyata dapat membuat rasa cemas dan frustasi seseorang menjadi berkurang setelahnya, mereka akan merasa jauh lebih bahagia setelah itu. Menurut sosiolog adanya rangsangan negatif seperti rasa takut ternyata dapat meningkatkan mood secara signifikan. Membakar kalori Apakah benar jika dengan menonton film horor selama 90 menit dapat membakar kalori dan bahkan tanpa melakukan aktivitas fisik apapun? Jawabannya adalah benar, bahwa dengan menonton film horor bisa membakar kalori hingga 200 kalori atau setara dengan orang yang berjalan kaki selama 30 menit. Bahkan Anda bisa mendapatkan lebih banyak kalori jika melompat beberapa kali karena ketakutan. Meredakan stres Stres pastinya akan mengganggu aktivitas sehari-hari bukan? Nah, jika Anda sedang mengalaminya maka cobalah untuk menonton film yang sangat menyeramkan. Dengan menonton film horor tersebut akan membantu Anda meningkatkan adrenalin dalam tubuh yang berfungsi untuk mengurangi stres. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Pada saat menonton film horor akan membuat sirkulasi darah dan sel darah putih meningkat drastis serta mengarah pada peningkatan kekebalan tubuh sehingga film horor akan membantu meningkatka sistem kekebalan tubuh. Meningkatkan fungsi otak Otak akan mengeluarkan beberapa jenis hormon seperti dopamin dan serotonin ketika menonton film horor. Hormon-hormon tersebut akan membantu meningkatkan aktivitas otak. Meningkatkan rasa percaya diri Apakah film horor selalu membuat kita yang menontonnya merasa ketakutan setiap saat? Ternyata film horor dapat memberikan pelajaran bagaimana caranya menghadapi ketakutan yang sesungguhnya serta bagaimana untuk takut akan ketakutan. Setelah menonton film horor maka Anda akan lebih percaya diri karena pada saat itulah Anda memperkuat pertahanan tubuh terhadap bahaya. Meningkatkan relasi Saat menonton film horor maka otak akanmerilis hormon dopamin. Ketika menonton film horor bersama teman, pasangan atau keluarga akan membuat hubungan Anda dengan mereka meningkat lebih baik. Membantu mengatasi fobia Manfaat kesehatan lainnya adalah dapat membantu dalam mengatasi berabgai fobia yang dirasakan. Seperti takut akan ketinggian, takut kegelapan, takut akan binatang buas dan bahkan takut hantu yang diklain bisa hilang setelah menonton film horor.  Nah itulah sederet manfaat kesehatan yang didapatkan dengan menonton film horor. Sedikit sensasi menegangkan, baik bagi kesehatan fisik, mental maupun emosional. Menikmati film horor tidak dilarang dan bagi anak-anak membutuhkan pengawasan seksama dari orangtua jika ingin menyaksikan film horor. Bagi Anda yang ingin mengetahui berbagai informasi kesehatan  lainnya, simak di https://korankeren.com/category/kesehatan/. Dapatkan berita seputar kesehatan  dan menarik berita lainnya.    Â