Waktu Posting : 01-07-2014 11:59 | Dibaca : 2701x
29-05-2014 17:04
Bronkitis adalah persoalan infeksi pada pernapasan sisi atas yang berlangsung pada anak-anak. Masalah ini memanglah umum berlangsung pada anak-anak, dan kerapkali mencemaskan orang tua. Tanda-tanda bronkhitis pada anak tampak sangat umum, yakni seperti penyakit biasanya, atau lebih mirip tanda-tanda flu. Bronkhitis pada balita yang tak memperoleh penanganan yang jitu dapat juga jadi kritis. Flu dilangsir jadi pemicu yang paling kerap dari bronkhitis pada balita. Kecuali flu, batuk yang berkelanjutan, juga melebihi 1 bln. lamanya dapat disangka semacam pemicu bronkhitis. Penumpukan lendir pada saluran pernapasan ialah pemicu dari bronkhitis pada balita. Karena itu, bronkhitis ini bakal mereda bila lendir itu sukses dilenyapkan. Baca juga : Tips Praktis Atasi Sariawan di Mulut Orang tua kerap cemas, seperti apakah batuk yang mengidentifikasikan bronkhitis atau radang pada bronkus ini, lantaran nyaris seluruh balita sempat merasakan batuk serta pilek dalam hidupnya. Tanda-tanda umum yang kerap terlihat di bronkhitis pada balita ialah : Flu serta pilek. Tanda-tanda ini umumnya memulai terjadinya bronkhitis pada balita. Batuk-batuk yang mulannya cuma berlangsung pada malam hari jadi beralih selama hari dengan produksi lendir yang banyak. Lendir yang banyak mengakibatkan anak kerap kesusahan waktu bernapas Kadang-kadang muka anak beralih jadi biru bila kesusahan bernapas makin serius Anak kerap demam serta terlihat lesu Muntah lantaran produksi lender yang banyak Pada bronchitis mudah, penanganan yang paling baik ialah dengan memberikan banyak cairan ke dalam badan anak, Bila anak tetap minum ASI, upayakan berikanlah sesering barangkali. Pengeluaran lendir pada bronkitis pada balita bisa pula dikerjakan dengan menjemur anak dibawah panas matahari pagi. Pemberian obat memanglah belum dianjurkan pada bronkitis mudah, lantaran umumnya bakal pulih dengan sendirinya. Anak cuma butuh konsumsi cairan serta amakan yang bergizi untuk ketahanan badannya. Upayakan juga anak tak terlampau capek serta tak terus-terusan ada ditempat yang banyak angina, terlebih malam hari. Baca juga : Arti Penting Mengetahui Penggunaan Insulin Bagi Diabetesi Lingkungan tempat anak tinggal, selalu dihindarkan dari asap rokok maupun dari situasi yang terlampau kering. Karena itu bila ada bronktis pada balita dirumah Anda, baiknya AC yang dipakai tak terlampau dingin serta jauhi juga debu yang menyebabkan alergi. Alergi ini dapat juga beresiko serus pada bronchitis. Bila anak makin susah bernapas, apalahi hingga menahan napas serta membiru, maka hubungi selekasnya dokter. Hal semacam ini dapat mengisyaratkan anak kekurangan oksigen, hingga memerlukan pertolongan kelanjutan. Bronkitis pada balita kala ini kerap berlangsung. Ibu tak butuh cemas lantaran dengan memposisikan anak pada lingkungan yang kondusifdan meperbanyak istirahat, umumnya bronkitis bakal pulih dengan sendirinya.
05-06-2014 09:55
Kesemutan ditangan bisa dialami oleh banyak orang dari semua kalangan umur. Berbagai penyebab bisa menimbulkan hal tersebut. Kesemutan merupakan sensasi tertusuk – tusuk , terbakar dan mati rasa pada bagian tertentu, seperti ada ratusan semut yang tiba – tiba menggerayangi bagian tersebut. Semua orang pernah mengalami kesemutan yang umumnya berlangsung singkat baik itu pada bagian tangan ataupun kaki. Tetapi kesemutan yang berlangsung lama dan berulang – ulang bisa menjadi tanda bahwa kondisi tersebut membahayakan diri seseorang entah itu adanya gejala penyakit atau lainnya. Mungkin ketika seseorang mengalami kesemutan akan menganggap hal biasa padahal, hal tersebut membutuhkan perhatian. Dimana, kita harus mengenali dan mengetahui bagaimana kondisi tubuh kita mulai dari peredaran darah hingga detak jantung yang sehat. Kesemutan seringkali terjadi ketika tangan terlalu lama menahan beban berat. Jika kesemutan terjadi secara berangsur – angsur akan membuat bagian tangan atau kaki menjadi mati rasa sehingga tidak dapat digunakan untuk beraktivitas seperti biasanya. Baca juga : Tips Kesehatan Ibu Hamil Tua Secara istilah medis kesemutan disebut dengan parestesia. Secara umum kesemutan disebabkan oleh tekanan pada syaraf, dimana pada saat sistem persarafan berjalan lancar, arus listrik kecil mengalir pada di sepanjang jaringan saraf pada lengan dan kaki, tulang belakang serta otak. Namun, jika terjadi tekanan secara terus – menerus pada saraf, arus tersebut terhambat sehingga menyebabkan sensasi kesemutan. Kondisi ini akan terjadi jika seseorang tidur kemudian tangan tertindih tubuh dalam waktu lama dan pada saat bangun tangan sulit digerakkan karena kesemutan. Selang beberapa waktu ketika tangan digerak – gerakan dengan halus kesemutan tersebut akan berkurang secara perlahan. Kesemutan ditangan yang berlangsung secara lama atau terjadi dalam waktu sering dimana menujukkan kondisi kronis harus diperhatikan. Dimana, hal ini bisa mengindikasikan adanya gangguan saraf yang lebih permanen. Berikut ini terdapat kondisi yang dapat menyebabkan kesemutan kronis. - Diabetes, bisa merusak pembuluh darah kecil yang memasok saraf pada jari tangan. Hal tersebut bisa menyebabkan kesemutan, nyeri, bahkan mati rasa pada bagian tangan. - Kompresi saraf, misalnya dengan saraf ulnaris dimana saraf yang dimulai dari leher dan memanjang kebawah hingga pada bagian dalam lengan atas dan siku. - Carpal tunnel syndrome, merupakan sensasi nyeri dan kesemutan ditangan yang diakibatkan oleh akumulasi tekanan pada terowongan kecil memanjang dari pergelangan tangan hingga pada bagian telapak tangan. - Malnutrisi, yaitu kondisi tubuh yang kekurangan nutrisi penting untuk berjalannya sistem saraf termasuk vitamin B12. - Kerusakan saraf, akibat infeksi ataupun cidera mampu menyebabkan kesemutan pada tangan. Baca juga : Mata Sakit dan Bengkak Kesemutan yang dialami seseorang ternyata dapat diatasi dengan alami. Sehingga ketahui beberapa tips mengatasi kesemutan berikut ini. - Hindari cedera saraf leher / punggung dengan tidak mengangkat beban yang berat. Beristirahat secara teratur dengan menjaga postur tubuh secara baik supaya kesemutan tidak terjadi secara sering. - Kendalikan diabetes, jika anda seseorang yang mengalami diabetes sebaiknya mengendalikan dengan diet, olahraga, obat – obatan serta rutin melakukan pemeriksaan. - Hindari kekurangan vitamin B12 dengan melakukan diet seimbang. - Segera kunjungi dokter apabila kesemutan disertai dengan adanya tanda – tanda gangguan saraf lain. Kesemutan harus diwaspadai dengan baik karena bisa menjadi tanda – tanda adanya penyakit didalam tubuh. Kondisi tubuh yang kurang sehat dan menjalur pada sistem saraf akan berakibat terjadinya kesemutan. Kesemutan ditangan dapat diatasi dengan melakukan beberapa hal diatas dan anda bisa mengetahui apa yang menyebabkan kesemutan dengan adanya penjelasan diatas.
04-05-2014 22:00
Penyakit Yang di Anggap Ringan, Padahal Mematikan! - Seringkali kita menganggap remeh penyakit yang ada di sekitar kita. Tanpa kita sadari penyakit tersebut dapat merenggut nyawa orang-orang disekitar kita, atau bahkan kita sendiri. Apa saja penyakit itu ? berikut beberapa penyakit sederhana yang dapat menyebabkan kematian. Mendengkur (Ngorok) Kebiasaan tidur mendengkur yang dianggap biasa oleh semua orang itu ternyata dapat menyebabkan resiko kematian. Menurut Dokter Andreas A.Prasadja dari Sleep Disorder Clinic – RS. Mitra Kemayoran, resiko itu bermula dari masalah gangguan tidur yang bernama Obstructive Sleep Apnea (OSA). Andreas menyebutkan gangguan OSA ini terjadinya penyempitan saluran pernafasa atas saat tidur. Penyempitan ini menyebabkan tidak efektifnya pertukaran antara oksigen dengan karbondioksida pada saat tidur. Akibatnya di pagi hari si penderita merasa tidak segar dan masih kurang istirahat. Tidak jarang ia juga mengeluhkan sakit kepala di pagi hari. Sedangkan pada siang hari karena banyaknya aktifitas mungkin ia tidak merasakan kantuk, tetapi di saat meeting atau sedang mengendarai rasa kantuk yang tak tertahankan bisa menyerang setiap saat. Akibatnya, Kemampuan konsentrasi dan daya ingat menurun, dan nyawa pun banyak yang melayang karena kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh rasa kantuk dan berkurangnya reflex untuk menghindar. Gigi Berlubang Sakit gigi sering dianggap sebagai penyakit yang sepele, terutama bagi orang yang belum pernah mengalaminya. Namun akibat yang ditimbulkan sakit gigi dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan bahkan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Pasalnya apabila gigi tersebut tidak dirawat Maka gigi yang berlubang dapat menjadi jalan yang cukup besar bagi bakteri untuk dapat masuk ke dalam tubuh. Masalah utama yang menyebabkan sakit gigi adalah lubang pada gigi yang dimasuki oleh bakteri. Infeksi yang terjadi pada gusi dan akar gigi dapat menjalar ke berbagai organ vital, dan bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Baca juga : Jangan Anggap Remeh Flu Apabila daya tahan tubuh kita sedang lemah, maka infeksi bakteri akan semakin hebat. Bila tidak segera diobati, infeksi akan menyebar ke daerah di sekitar mulut seperti leher dan pipi. Kondisi ini bisa di katakan cukup serius, dan mengharuskan si penderita untuk melakukan operasi pada daerah yang terinfeksi untuk mengeluarkan nanahnya. Bila kondisinya cukup parah, ada resiko terjadinya kematian jika kondisi pasien sangat lemah, disertai komplikasi penyakit lain ataupun perawatan yang kurang intensif. Maag Penyakit yang sering dianggap sepele oleh sebagian penderitanya, namun sangat berbahaya. jika penyakit ini sudah terlalu parah, bisa menyebabkan Penyakit baru, yaitu gejala Thypus. Bahkan kematian ! Penyebab dari penyakit maag yaitu, pola makan yang tidak teratur atau sering terlambat makan sehingga menimbulkan luka pada lambung yang diakibatkan oleh aktifitas lambung pada saat perut sedang kosong. Kebiasaan buruk ini sering dilakukan oleh banyak orang dengan alasan sibuk dan lain-lain. Penyebab lainnya dari penyakit maag, yaitu stress dan kurang istirahat, kurangnya istirahat bisa menyebabkan turunnya nafsu makan dan dapat menimbulkan maag. Gejala-gejala dari penyakit maag yaitu: perut kembung, perut akan terasa penuh walaupun perut penderita sedang kosong. mual dan rasa ingin muntah pada saat makan, rasa perih pada perut dan ulu hati, merasa lapar namun tidak nafsu makan, sering bersendawa, sendawa tersebut disebabkan karna asam lambung yg tinggi. Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua Cara mengatasi maag dengan cepat saat sedang kambuh, yaitu dengan meminum obat yang mengandung Hydrotalcite, Magnesium hidroksia, dan Simethicone yg biasa dijual di apotik dan toko obat. Dan bagi anda yg tidak biasa meminum obat generik, terdapat juga obat tradisional/alami untuk mencegah dan mengobati maag yaitu dengan memakan Singkong Madu mentah 1 potong setiap hari sebelum makan. Selain obat-obat di atas, kita juga bisa mencegah kambuhnya penyakit maag dengan menghindari makanan pedas, asam, makanan yg mengandung santan, serta makanan yg susah di cerna oleh lambung karena membuat luka di lambung semakin parah. Dan juga menghindari minuman yg menyebabkan asam lambung naik, seperti kopi dan minuman soda. Sariawan Jangan pernah sepelekan sariawan. Apalagi, jika sariawan itu selalu muncul dalam jangka waktu 6 bulan hingga 1 tahun. sering menderita sariawan ternyata merupakan indikasi utama terjadinya penyakit pemfigus vulgaris. penyakit ini tidak bisa disembuhkan, dan akan diidap penderita hingga akhir hayatnya. Bahkan, 50 persen penderita akan meninggal dalam waktu 12 bulan jika tidak segera diberikan pertolongan. Penyakit ini tidak menular, mereka yang beresiko terkena penyakit pemfigus vulgaris rata-rata berusia antara 50 sampai 60 tahun. Dan merupakan keturunan dari bangsa Yahudi, Indian atau Mediteranian. Demam Demam merupakan penyakit yang sering dialami setiap orang dan biasanya demam terjadi akibat adanya infeksi pada tubuh manusia, penyakit demam yang bisa menyebabkan kematian adalah demam berdarah, yaitu demam yang disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue dapat masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Gejala yang akan timbul biasanya demam tinggi mencapai 39-40 derajat celcius dan timbul secara mendadak, disertai keringat yang cukup banyak dan tubuh tampak loyo, nyeri di seluruh tubuh, pendarahan yang tampak dari luar maupun dari dalam. Bila sudah terlihat tanda-tanda seperti di atas, ada baiknya si penderita langsung dibawa ke rumah sakit. Kalau tidak maka akan menyebabkan kematian. Keracunan makanan Saat ini kita sering mendengar banyak anak-anak atau bahkan orang dewasa yang keracunan makanan. Hal ini bisa terjadi karena pengolahan makanan yang tidak sempurna, adanya zat beracun yang terkandung di dalam makanan namun kita tidak mengetahuinya. Hal ini disebabkan adanya persaingan yang tidak sehat diantara para penjual makanan dengan tujuan untuk menghancurkan usaha si lawan agar tidak laku. Atau hanya sedekar mencari keuntungan yang lebih banyak dengan cara jalan pintas. tanda-tanda keracunan makanan adalan perut akan terasa mual dan diare biasanya ini akan sembuh sendiri. Namun banyak juga akibat keracunan makanan yang berujung maut, karena penanganan yang buruk. Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya Influenza Influenza atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit yang bisa menular yang di sebabkan oleh Virus RNA dari familia Orthomyxoviriade (virus influenza). Gejala yang di timbulkan dari penyakit ini adalah badan menggigil, sakit di bagian kepala, sakit tenggorokan, nyeri otot, batuk, demam dan rasa tidak nyaman di sekujur tubuh. Influenza biasanya ditularkan melalui udara lewat batuk dan bersin, yang akan menimbulkan aerosol yang mengandung virus. Akhir-akhir ini banyak orang yang meninggal akibat penyakit influenza, flu yang sedang marak tersebar di seluruh dunia ialah flu babi (H1N1) dan flu Burung (H5N1). Bila anda sudah terjangkit segera periksakan diri ke dokter. Karena penyakit ini sangat berbahaya dan bisa merenggut nyawa anda. Diabetes Penyakit diabetes atau yang sering kita sebut penyakit kencing manis. biasanya disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi gula. Banyak orang menganggap remeh penyakit ini. Padahal diabetes merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Pada tahun 2013 indonesia memiliki sekitar 8.5 juta penderita diabetes yang merupakan jumlah ke-4 terbanyak di Asia dan nomor 7 di dunia. Faktor yang menyebabkan diabetes antara lain: orang dewasa yang umurnya diatas 45 tahun, berat badan yang terlalu gemuk (obesitas), tekanan darah tinggi (140/90 mmHg) dan faktor keturunan.