Waktu Posting : 01-07-2014 11:59 | Dibaca : 2866x
13-01-2026 12:53
Apakah Anda ingin kuliah sambil membangun kemampuan bisnis sejak dini? Kini, impian itu bisa terwujud di Universitas Masoem Bandung melalui Program Studi Manajemen Bisnis Syariah. Dengan biaya kuliah yang terjangkau, hanya 5 juta per semester, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori manajemen, tetapi juga berkesempatan menerapkannya langsung melalui praktik dan magang di dunia bisnis nyata. Slogan kami, Sambil Kuliah Jadi Pengusaha, bukan sekadar kata-kata, melainkan filosofi yang membimbing mahasiswa menyiapkan diri menjadi wirausaha sukses.Apa Itu Manajemen Bisnis Syariah?Manajemen bisnis syariah adalah disiplin ilmu yang mengajarkan bagaimana mengelola bisnis secara profesional sambil tetap berlandaskan prinsip syariah Islam. Mahasiswa akan belajar berbagai aspek penting dalam dunia bisnis, mulai dari manajemen keuangan, strategi pemasaran, manajemen operasional, hingga pengembangan sumber daya manusia, semuanya sesuai dengan etika syariah.Program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap bekerja maupun membuka usaha sendiri. Belajar di Bandung juga memberikan keuntungan tambahan, karena kota ini dikenal sebagai pusat pendidikan, kreativitas, dan wirausaha. Mahasiswa dapat berinteraksi dengan komunitas bisnis dan membangun jaringan profesional sejak awal kuliah.Biaya Kuliah Terjangkau, Pendidikan BerkualitasUniversitas Masoem menawarkan pendidikan berkualitas dengan biaya yang sangat terjangkau. Dengan 5 juta per semester, mahasiswa memperoleh akses penuh ke fasilitas kampus, bimbingan dari dosen berpengalaman, serta kesempatan magang yang akan menambah pengalaman profesional. Biaya ini memungkinkan mahasiswa fokus belajar tanpa terbebani finansial, sambil menyiapkan diri menghadapi dunia kerja atau membangun usaha pribadi.Magang di Perusahaan Masoem GroupKeunggulan program manajemen bisnis syariah di Universitas Masoem adalah kesempatan magang di perusahaan-perusahaan Masoem Group. Mahasiswa bisa menerapkan teori yang dipelajari di kelas secara langsung di dunia kerja. Beberapa tempat magang yang tersedia antara lain:BPRS Al Masoem mempelajari manajemen keuangan syariah dan operasional bank.Pabrik Air Al Masoem pengalaman nyata dalam produksi, distribusi, dan pemasaran produk.SPBU dan SPBE Masoem Group praktik di sektor energi dan layanan publik.Pengalaman magang ini sangat berharga karena membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan profesional sekaligus membangun jejaring yang berguna untuk karier maupun usaha sendiri di masa depan.Prospek Karier LulusanLulusan manajemen bisnis syariah Universitas Masoem memiliki peluang kerja yang luas dan beragam. Beberapa jalur karier yang bisa ditempuh antara lain:Manajer Bisnis Syariah di bank, lembaga keuangan, atau perusahaan asuransi syariah.Wirausaha Mandiri dengan usaha berbasis prinsip syariah.Konsultan Bisnis Syariah untuk membantu perusahaan menerapkan praktik syariah dalam operasional.Manajer Pemasaran dan Operasional di berbagai industri.Dengan kombinasi ilmu, praktik, dan pengalaman magang, lulusan siap menghadapi dunia kerja atau membangun usaha sendiri dengan fondasi yang kuat.Testimoni AlumniBanyak alumni Universitas Masoem telah merasakan manfaat program ini. Rina, lulusan 2023, bercerita: "Belajar manajemen bisnis syariah di Universitas Masoem memberi saya pengalaman langsung di BPRS Al Masoem. Sekarang saya menjalankan usaha sendiri sambil bekerja, semua berkat bimbingan dosen dan pengalaman magang."Budi, alumni 2022, menambahkan: "Slogan 'Sambil Kuliah Jadi Pengusaha' bukan sekadar kata-kata. Saya belajar membangun usaha sejak kuliah, dan sekarang bisnis saya berjalan lancar sambil meniti karier."Fasilitas dan Lingkungan BelajarUniversitas Masoem menyediakan fasilitas lengkap untuk mendukung proses belajar. Mulai dari ruang kelas modern, laboratorium komputer, perpustakaan lengkap, hingga program bimbingan karier dan wirausaha. Lingkungan kampus yang nyaman dan kondusif mendorong mahasiswa untuk aktif belajar, berkreasi, dan mengembangkan ide bisnis sejak dini.Masa Depan Cerah di Dunia Bisnis SyariahPertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia membuka peluang besar bagi tenaga profesional dan wirausaha di bidang manajemen bisnis syariah. Dengan memulai pendidikan sekarang, mahasiswa dapat mempersiapkan diri menghadapi peluang besar tersebut. Pengalaman magang nyata dan biaya kuliah terjangkau membuat mahasiswa bisa menggabungkan pendidikan formal dengan pengalaman praktis, sehingga siap menjadi pengusaha sukses maupun profesional handal di dunia kerja.Kuliah manajemen bisnis syariah di Universitas Masoem Bandung adalah pilihan tepat bagi calon mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas, pengalaman magang, dan prospek kerja yang luas. Slogan Sambil Kuliah Jadi Pengusaha bukan sekadar janji, melainkan pengalaman nyata yang bisa dialami setiap mahasiswa.Bagi Anda yang ingin menempuh pendidikan manajemen bisnis syariah sambil membangun keterampilan wirausaha, Universitas Masoem adalah tempat yang tepat. Daftar sekarang dan mulai perjalanan menjadi lulusan siap menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha syariah!
25-04-2014 22:28
Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan - Alhamdulillah, Indonesia kaya dengan obat-obatan herbal, mulai dari madu sampai macam-macam apotek hidup ada. Dari sakit pusing biasa sampai sakit kanker bisa disembuhkan oleh tanaman-tanaman dari tanah Indonesia. Tidak perlu lagi mengacu pada produk herbal dari China. Karena produk herbal asli Indonesia sudah mulai mendunia. Dengan dibukanya Open Market 2015, produk herbal buatan Indonesia akan mempengaruhi market share penjualan dari herbal China. Baca juga : Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke Obat hipertensi juga ada dari produk herbal. Banyak sekali tanaman ataupun buah-buahan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Misalnya mengkudu dan kulit manggis. Buah-buahan ini sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia, jadi tidak ada istilah mahal. Jika repot untuk mengolahnya menjadi jus, bisa saja langsung membeli jadi produk jus tersebut. Hipertensi dikarenakan tekanan darah sistol/diastolnya naik melebihi normal. Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa terjadi stroke dan bisa pula terjadi kematian dengan pecahnya pembuluh darah. Jadi untuk lebih amannya, bagi siapapun yang berumur 40 tahun keatas, lebih baik sudah mulai mengkonsumsi jus buah penurun hipertensi. Minimal untuk antidepresant, agar pikiran lebih tenang dan tekanan darah menjadi normal. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Hidup sehat dengan produk herbal, kelebihannya tanpa efek samping dan aman dikonsumsi jangka panjang. Apalagi kalau berbentuk cairan, cepat diserap oleh tubuh. Hindarkan dari sekarang penyakit hipertensi, agar hidup lebih nyaman dan tanpa masalah dengan penyakit.
07-10-2021 06:47
Dalam hal menjaga kesehatan para lansia tidak jarang menjadi hal yang kerap terlupakan. Salah satu penyebabnya, banyak lansia lebih memilih untuk mengutamakan kesehatan fisik dibandingkan dengan kesehatan jiwa. Padahal, kesehatan jiwa yang baik dapat mendukung terjaganya kesehatan fisik juga. Nah, untuk mengatasinya berikut cara menjaga kesehatan mental lansia. Cara Menjaga Kesehatan Mental Bagi Lansia Saat di Rumah Aja 1. Batasi Informasi Cara pertama menjaga kesehatan mental lansia yaitu dengan batasi informasi mengenai virus Corona. Informasi mengenai hal ini memang penting untuk diketahui. Namun, WHO menyarankan agar membatasi untuk menonton, membaca, dan mendengarkan berita yang malah membuat lansia jadi cemas dan gelisah. Karenanya, utamakan untuk mencari informasi dari sumber-sumber yang sudah terpercaya, termasuk juga Halodoc. Karena dalam situs Halodoc, selain menyediakan fitur konsultasi dan buat janji dengan dokter, Halodoc juga menyediakan informasi yang valid terkait dengan kesehatan. 2. Berbagi Cerita Positif Cara selanjutnya yaitu berbagi cerita positif. Bila kamu aktif di sebuah komunitas, cobalah untuk memberi informasi dan cerita positif terkait virus Corona. Jika kamu mengenal orang yang terkena COVID-19 lalu dia bisa pulih dan kembali bersama keluarganya, kamu bisa bagikan kisah tersebut di komunitas. Bisa juga dengan memberikan informasi dari pemberitaan tentang para mantan pasien di negara lain yang sudah sembuh dan sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Hal ini penting dilakukan agar tidak membuat cemas dan paradigma bahwa orang yang terkena virus ini sudah pasti akan mati. 3. Apresiasi Tenaga Medis Mungkin salah satu keluarga atau orang terdekat kamu termasuk petugas medis yang sedang menangani virus Corona ini. Atau, kamu sendiri yang termasuk bagian di antara mereka? Nah, cobalah untuk mengapresiasi diri sendiri bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik untuk menangani pandemi ini. Maka jagalah diri kamu dengan cukup istirahat selama bekerja atau antara shift, makan makanan yang sehat, dan kelola stres dengan baik ya. Lalu bagi kamu yang memiliki keluarga, kerabat, atau teman tenaga medis, berikanlah apresiasi dengan pesan-pesan penyemangat atau tetap berhubungan secara berkala melalui media sosial. Hal ini akan membuat mentalnya semakin kuat menghadapi wabah Corona dan tentunya membantu agar virus ini segera berlalu. 4. Dukungan Emosional Seperti yang diketahui, virus Corona sangat rentan menyerang para orang tua lanjut usia terutama yang sedang mengidap penyakit. Oleh karena itu, isolasi pun dilakukan untuk mencegah mereka terkena virus tersebut. Namun, hal ini tentu saja akan berdampak bagi kesehatan mentalnya. Misalnya bagi lansia yang sedang mengalami penurunan kognitif atau demensia akan membuat mereka lebih cemas, marah, stres, dan gelisah. Bukan hanya itu, dukungan praktis dan emosional dari keluarga terdekatnya, tentu akan sangat membantu untuk menenangkannya. Untuk itu cobalah berbagi fakta sederhana tentang apa yang terjadi dan memberikan informasi yang jelas tentang cara mengurangi risiko infeksi menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.                     5. Menjaga Kesehatan Lansia Cara terakhir yaitu dengan menjaga kesehatan lansia. Agar kesehatan lansia tetap bugar, kamu bisa mengajak mereka untuk mempelajari latihan fisik yang sederhana selama #dirumahaja. Selain itu, kamu bisa mengajak mereka untuk melakukan kegiatan menyenangkan bersama dengan bercerita, melukis, menanam dan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya yang bisa membuat mereka lebih produktif. Demikian cara menjaga kesehatan mental bagi lansia saat di #RumahAja. Semoga dapat membantu.