Waktu Posting : 06-06-2014 15:18 | Dibaca : 2612x
06-10-2014 00:04
assalamualaikum dok, bagaimana seandainya pengobatan bronchitis tidak sampai selesai? apa efek sampingnya dok. terimakasih
07-07-2016 20:27
Pria gemar seks. Itu Pasti! Bahkan ada yang mengatakan bahwa pria memikirkan seks tiap tujuh detik! Tanpa ada alasan kesehatan pun, pria tetap siap melakukan seks kapan saja. Hal ini berbanding terbalik dengan wanita yang tidak memiliki keinginan bercinta sebanyak yang dimiliki pria. Bagi kaum wanita, pahamilah bahwa ketika suami mengajak Anda melakukan hubungan intim, maka pria juga sedang meminta bantuan Anda untuk menjaga kesehatannya. Berikut ulasannya: Baca juga : Stroke - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Untuk hidup Sebuah riset yang diadakan di Queen’s University membuktikan bahwa pria yang mampu mencapai orgasme seksual aman memiliki tingkat kehidupan yang lebih baik. Disimpulkan bahwa makin tinggi frekuensi melakukan hubungan seks, maka tingkat kehidupan pun semakin tinggi. Tubuh indah Hubungan seks disebut-sebut sebagai sarana hebat yang paling menyenangkan untuk membakar kalori. Melalui kegiatan ini, pria dapat melatih otot paha, bokong, pelvis, hingga lengan. Selain ituratedetak jantung pun dapat semakin meningkat. Baca juga : Sepatu Bau Bisa Bikin Kaki Lecet Kesehatan Prostat Kanker prostat menjadi salah satu penyakit menakutkan bagi pria usia lanjut. Untuk menghindarinya, pria muda perlu “menguras” isi prostatnya dengan interval yang rutin. Dan cara ‘kuras’ prostat terbaik adalah dengan ejakulasi yang rutin. Pria dengan kisaran usia 20-an dapat mengurangi sepertiga risiko terjangkit kanker prostat melalui ejakulasi sebanyak lebih dari lima kali dalam sepekan. “Untuk kamu juga, kok” Selain dilakukan atas dasar alasan kesehatan di atas, seks juga dapat meredakan rasa sakit yang dialami pasangan suami istri. Bagi wanita, manfaat seks antara lain adalah menjaga kesehatan sistem kantong kemih, mengurangi kemungkinan depresi, serta meningkatkan sistem imun tubuh.
02-07-2024 12:23
Kanker otak stadium 4 (Glioblastoma Multiforme) adalah kanker yang tumbuh cepat dan agresif di otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini menyerang jaringan otak terdekat. Tetapi pada umumnya tidak menyebar ke organ yang jauh. GBM adalah kanker otak yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu enam bulan atau kurang jika tidak ditangani, oleh karena itu, sangat penting untuk segera mencari perawatan ke dokter spesialis neuro-onkologi dan bedah saraf. Kanker otak stadium 4 tidak dapat disembuhkan Glioblastoma tetap merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Rata-rata penderitanya memiliki harapan hidup rata-rata 15 bulan. Hanya 5,5% pasien bertahan lima tahun setelah diagnosis. GBM terdiri dari subtipe primer dan sekunder yang berevolusi melalui jalur genetik yang berbeda, yang memengaruhi pasien pada usia yang berbeda dengan hasil yang berbeda. GBM dapat terjadi pada semua usia. Namun cenderung lebih sering terjadi pada kelompok usia paruh baya tua dan lebih sering terjadi pada pria. Tidak ada obat untuk GBM, perawatan mungkin memperlambat pertumbuhan kanker dan mengurangi gejala. https://pafikotasimpangtigaredelong.org/ Gejala kanker otak stadium 4 Gejala bisa bervariasi tergantung pada lokasi kanker di otak, tetapi gejala yang mungkin terjadi adalah berikut ini : Sakit kepala terus-menerus Penglihatan ganda/kabur Muntah Kehilangan selera makan Perubahan suasana hati dan kepribadian Perubahan kemampuan berpikir dan belajar Kejang Penurunan kemampuan berbicara secara bertahap. Diagnosis kanker otak stadium 4 Ada beberapa jenis tes dan prosedur yang digunakan untuk mendiagnosis GBM, antara lain : 1. Tes Neurologis Jenis tes ini memeriksa penglihatan, pendengaran, keseimbangan, koordinasi, kekuatan, dan refleks. Tes ini dapat memberi petunjuk tentang bagian otak yang terkena GBM. 2. Tes Pencitraan Tes pencitraan dapat membantu menemukan lokasi dan ukuran GBM. MRI sering digunakan untuk mendiagnosis penyakit ini. Tes pencitraan lain mungkin termasuk CT Scan dan Positron Emission Tomography (PET). 3. Mengambil sampel jaringan untuk pengujian Biopsi adalah prosedur untuk mengambil sampel jaringan untuk pengujian. Cara pengambilannya dilakukan menggunakan jarum sebelum operasi atau selama operasi untuk mengangkat GBM. Sampel dikirim ke laboratorium untuk pengujian. Tes dapat mengetahui apakah sel-sel itu kanker atau apakah itu sel GBM. Tes khusus sel kanker dapat memberi tim dokter pasien lebih banyak informasi tentang GMB dan prognosis pasien. Tim menggunakan informasi ini untuk membuat rencana perawatan. Prosedur Pengobatan kanker otak stadium 4 Kanker otak stadium 4 memang tak bisa disembuhkan namun dengan pengobatan bisa memperlambat dan memperpanjang harapan hidup. Perawatan andalan untuk GBM adalah operasi atau pembedahan, diikuti dengan radiasi dan kemoterapi. Tujuan utama pembedahan adalah mengangkat kanker sebanyak mungkin tanpa melukai jaringan otak normal di sekitarnya. 1. Pembedahan Pembedahan dilakukan untuk mengurangi jumlah jaringan kanker padat di dalam otak, membuang sel-sel di pusat kanker yang mungkin resisten terhadap radiasi dan/atau kemoterapi tahap awal. Di samping itu juga mengurangi tekanan pada otak. 2. Terapi radiasi Setelah operasi dan luka sembuh, terapi radiasi bisa dimulai. Tujuan dari terapi radiasi adalah untuk secara selektif membunuh sisa sel kanker yang telah menyusup ke jaringan otak normal di dalamnya. Dalam terapi radiasi sinar eksternal standar, beberapa sesi ‘fraksi’ dosis standar radiasi dikirim ke lokasi kanker.. Sayangnya, setiap perawatan menyebabkan kerusakan pada jaringan sehat dan normal di sekitarnya. Namun pada saat pemberian terapi selanjutnya, sel sehat telah berhasil memperbaiki diri sementara sel kanker tidak. Proses ini diulang untuk total 10 sampai 30 kali perawatan, biasanya diberikan sekali sehari, lima kali seminggu, tergantung jenis tumornya. Penggunaan terapi radiasi memberi sebagian besar pasien hasil yang lebih baik dan tingkat kelangsungan hidup yang lebih lama dibandingkan dengan operasi saja atau perawatan suportif terbaik. Pasien yang menjalani kemoterapi diberikan obat khusus yang dirancang untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi dengan obat temozolomide adalah standar pengobatan GBM saat ini. Obat ini umumnya diberikan setiap hari selama terapi radiasi dan kemudian selama enam siklus setelah radiasi selama fase perawatan. Prognosis Glioblastoma adalah kanker agresif yang sulit diobati. Perawatan dilakukan untuk meringankan gejala dan membantu pasien tetap nyaman serta memperpanjang hidup pengidapnya.