Waktu Posting : 23-05-2014 15:42 | Dibaca : 2791x
Obesitas pada anak telah meraih skala epidemi di banyak negeri. Organisasi Kesehatan Dunia menyampaikan bahwasanya di semua dunia ada kurang lebih 22 juta anak dibawah umur lima th. yang keunggulan berat tubuh. Obesitas pada anak juga dihadapi negara-negara berkembang. Menurut Unit Pekerjaan Obesitas Internasional, di bagian-bagian Afrika, ada semakin banyak anak yang alami obesitas daripada malnutrisi. Pada th. 2007, Meksiko tempati urutan ke-2 didunia, sesudah Amerika Serikat, untuk obesitas pada anak. Konon di Mexico City saja, 70 % anak serta remaja keunggulan berat tubuh atau obes. Pakar bedah anak Dr. Francisco González memperingatkan bahwasanya generasi ini barangkali ialah ”generasi pertama yang bakal mati sebelum saatnya orang tua mereka meninggal disebabkan komplikasi obesitas”.
Apapun komplikasinya? Tiga salah satunya ialah diabetes, desakan darah tinggi, serta penyakit jantung, yang pada mulanya dikira semacam masalah kesehatan yang biasanya dihadapi orang dewasa. Menurut Institute of Medicine AS, 30 % anak lelaki serta 40 % anak wanita yang lahir di Amerika Serikat pada th. 2000 mempunyai resiko bahwasanya satu saat mereka bakal didiagnosis menderita diabetes jenis 2 yang terkait dengan obesitas.
Baca juga : Mengenal Manajemen Metabolisme Tubuh
Faktor Penyebab
Apa pemicu epidemi global obesitas pada anak ini? Walau gen dapat turut bertindak, penambahan yang mencemaskan dalam masalah obesitas sebagian dekade akhir-akhir ini nampaknya menunjukkan bahwasanya gen tidaklah hanya satu pemicu. Stephen O’Rahilly, profesor biokimia klinis serta kedokteran di Cambridge University di Inggris, menyebutkan, ”Meningkatnya obesitas tiada sangkut pautnya dengan gen. Kita tak bisa merubah gen kita dalam kurun tigapuluh tahun. ”
Memberi komentar pemicunya, Klinik Mayo di Amerika Serikat menyampaikan, ”Meskipun ada pemicu genetis serta hormonal pada obesitas anak, umumnya masalah berat tubuh berlebihan dikarenakan oleh terlampau banyak makan serta terlampau tidak sering olahraga. ” Ada dua misal yang menuturkan pergantian trend dalam rutinitas makan saat ini. Pertama, lantaran orang tua yang bekerja mempunyai lebih sedikit waktu serta tenaga untuk mempersiapkan makanan, santapan cepat saji makin umum. Restoran cepat saji bermunculan di mana-mana di penjuru dunia. Hasil riset memperlihatkan bahwasanya nyaris sepertiga dari seluruhnya anak umur empat sampai sembilanbelas tahun di Amerika Serikat menyantap makanan cepat saji tiap-tiap harinya. Makanan seperti itu umumnya tinggi kandungan gula serta lemaknya serta disajikan dalam ukuran besar yang mengundang selera.
Baca juga : 5 Fakta Mengagetkan Masalah Kolesterol
Ke-2, softdrink telah lebih popular daripada susu serta air. Umpamanya, tiap-tiap tahun., orang Meksiko membelanjakan semakin banyak uang untuk softdrink, terutama kola, dari pada untuk paduan sepuluh makanan pokok. Menurut buku Overcoming Childhood Obesity, menenggak softdrink 600 mililiter saja tiap-tiap hari bisa menambah berat tubuh sejumlah 11 kilogram kurun waktu satu tahun!
Perihal kurangnya gerak tubuh, hasil riset University of Glasgow di Skotlandia menemukan bahwasanya anak umur tiga tahun biasanya tiap-tiap hari melaksanakan ”gerak tubuh ringan sampai berat” sepanjang 20 menit saja. Tentang hasil riset itu, Dr. James Hill, profesor pengetahuan kesehatan anak serta kedokteran di University of Colorado, berkomentar, ”Meningkatnya pola hidup kurang gerak pada anak-anak di Inggris Raya bukan hanya hal yang unik serta tampak di umumnya negeri di sekeliling dunia. ”
Apa Pemecahannya?
Beberapa pakar gizi tak mereferensikan diet ketat untuk anak, lantaran hal semacam itu bisa beresiko jelek pada perkembangan serta kesehatan anak. Sebaliknya, Klinik Mayo menyebutkan, ”Salah satu kiat paling baik untuk memerangi berlebihannya berat tubuh pada anak Anda ialah melakukan perbaikan pola makan serta jumlah olahraga semua anggota keluarga. "
Buatlah jadi rutinitas yang sehat semacam hal wajib untuk keluarga. Bila Anda mengerjakannya, rutinitas itu bakal jadi gaya hidup untuk anak-anak Anda yang bakal terbawa sampai dewasa.
02-06-2014 23:18
Manfaat buah naga dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita. Ada dua buah jenis buah naga yang dapat Anda manfaatkan. Buah yang berasal dari Amerika Serikat ini dikembangkan oleh para petani dalam jua jenis buah naga merah dan putih. Dengan harga jual buah naga yang tinggi, para petani mampu meningkatkan pendapatannya setiap panennya. Nah, ingin tahu kandungan serta manfaat buah naga? Mari kita cari tahu bersama-sama! Kandungan Buah Naga Merah dan Putih Kandungan zat pada buah naga merah dan putih hampir sama. Daging buahnya mengandung protein, karbohidrat, zat besi, serat, betakaroten,fosfor, kalium, dan Vitamin B1 dan B12. Selain kandungan zat tersebut, buah naga juga mengandung kalsium, niasin dan provitamin A yang memiliki banyak fungsi. Baca juga : Manfaat Jus Sirsak untuk Kesehatan dan Kecantikan Tubuh Kandungan serat alami dan gula sederhana yang tinggi sangat cocok dikonsumsi bagi orang yang menderita diabetes. Selain itu, kandungan air dan lemaknya juga mampu memberikan rasa kenyang yang awet dan cocok untuk program diet. Oleh karena itu, tidak salah jika Anda meningkatkan konsumsi buah naga setiap harinya. Nah, untuk mengetahui manfaat buah naga, mari kita lanjutkan artikel ini. Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan · Kandungan vitamin C dan antioksidannya mampu meningkatkan sistemkekebalan tubuh kita. Dengan kinerja vitamin C dan antioksidan sebagai penangkal radikal bebas inilah kita tidak akan mudah terserang berbagai macam penyakit. Jadi, buah ini sangat cocok dikonsumsi saat musim pancaroba yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia akan serangan berbagai macam penyakit. · Buah naga juga mengandung zat anti kanker yang sangat bermanfaat untuk menghindarkan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh kita. Jika Anda memiliki saudara atau garis keturunan yang memiliki riwayat mengidap kanker, ada baiknya jika Anda mengkonsumsi buah naga ini sebagai cara pencegahan dini. · Dengan mengkonsumsi buah naga, Anda dapat mengatasi masalah kurangnya nafsu makan pada anak atau diri Anda sendiri. Zat peningkat nafsu makan yang terkandung dalam buah ini mampu menyelesaikan masalah kurangnya gizi pada Anda. Baca juga : Tips Mendapatkan Tubuh Proporsional dengan Diet Golongan Darah · Kandungan serat dan lemak nabati ini sangat cocok untuk orang yang bermasalah dengan berat badannya atau obesitas. Obesitas dapat mengakibatkan masalah diabetes melitu dan kolesterol tinggi. Dengan mengkonsumsi buah naga ini, Anda mampu mengurangi masalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penyakit kolesterol tinggi dan diabetes ini. · Untuk meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit, buah naga sangat bermanfaat meningkatkan elastisitas kulit tubuh Anda. Kandungan vitaminnya mampu memperbaiki kerusakan sel kulit yang akan terlihat kusam dan tidak sehat. Selain itu, pemanfaatan buah naga ini mampu menghindarkan dari penuaan dini. Nah, ambilah manfaat buah naga yang lengkap ini sekarang juga!
19-06-2020 01:24
Pada masa kehamilan, sangat penting dalam menjaga asupan makanan. Dan tentunya wanita hamil wajib mengkonsumsi makanan sehat agar kesehatan ibu maupun bagi perkembangan janin. Tidak hanya sekedar mengkonsumsi makanan yang banyak selama masa kehamilan tetapi juga harus memperhatikan akan kebutuhan kalori serta gizi selama kehamilan. Di masa kehamilan seringkali ibu merasakan gangguan seperti mual, muntah dan bahkan diare yang dapat terjadi karena perut kembung dan bergas hingga merasa kegerahan sehingga lebih mudah berkeringat dibanding dari yang biasanya. Hal-hal tresebut di atas merupakan hal yang sangat umum terjadi, namun ternyata hal tersebut dapat membuat ibu hamil kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi. Hal ini tidak diboleh dianggap sebagai sesuatu yang sepele dan diabaikan. Karena situasi seperti ini bisa membahayakan keadaan ibu dan juga janin yang berada di dalam kandungan. Situasi yang demikian dapat membuat air ketuban berkurang dan produksi ASI sedikit, kelahiran preamtur dan bahkan menyebabkan kematian baik ibu maupun janin yang dikandung. Kenali tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat memberikan dampak yang berbahaya. Sering merasa pusing atau sakit kepala Tanda yang paling sering ditemui sebagai tanda dehidrasi yaitu merasa serimg pusing atau sakit kepala. Ini terjadi karena pada saat hamil, volume darah ibu hamil akan meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah yang biasanya. Dan bila terjadi kondisi dehidrasi maka aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh akan berkurang sehingga menimbulkan kepala mudah pusing atau terasa sakit. Mulut terasa kering dan sering merasa haus Ketika cuaca dalam keadaan panas seringkali lebih memilih untuk meminum air dingin dan manis. Misalnya saja seperti soda, teh atau es kopi, namun yang sebenarnya justru dengan mengkonsumsi minuman yang manis dapat membuat kita merasa semakin haus. Dan bila ibu hamil merasa haus serta mulut yang terasa kering, sebaiknya perbanyak untuk mengkonsumsi air putih dibandingkan dengan minuman manis lainnya serta kurangi kafeimn maupun minuman kemasan yang tidak memiliki manfaat bagi tubuh. Merasa kontraksi palsu Ibu hamil yang mengalami dehidrasi secara umum akan merasakan kontraksi. Dan bila ibu hamil mengeluh tentang kontraksi palsu maka biasanya dokter atau bidan akan menyaran agar ibu hamil tersebut minum air segera. Biasanya dokter akan menyuruh ibu hamil untuk duduk dan beristirahat kemudian meminum dua gelas besar air putih. Air seni keruh atau kuning Pada situasi yang normal maka air seni berwarna bening dan tidak berbau. Nah, bila air seni berwarna keruh atau kuning serta berbau tajam maka hal ini menandakan bila ibu hamil sedang mengalami dehidrasi. Tetapi ada kalanya vitamin yang dikonsumsi oleh ibu hamil menyebabkan air seni menjadi kuning, jadi sebaiknya tanyakan kepada dokter. Bibir pecah-pecah dan lidah mengalami pembengkakan Tanda yang lainnya yang merupakan suatu kondisi ibu hamil mengalami dehidrasi yaitu bibir yang pecah-pecah dan lidah yang seperti bengkak. Cobalah untuk mengoleskan pelembap bibir dan bila belum membaik cobalah untuk mengkonsumsi air dan periksakan ke dokter bila semakin parah. Menurut seorang ahli ginekologi, kebidanan dan ilmu reroduksi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai yaitu Fahimeh Sasan mengatakan bahwa ibu hamil harus mengkonsumsi paling tidak 10 gelas cairan per hari. Dan cairan tersebut dapat berupa air, jus, teh, kopi yang pada dasarnya merupakan cairan yang dapat diminum ibu hamil. Namun bila berada di tempat dengan cuaca yang memiliki suhu panas maka membutuhkan asupan air yang lebih dari itu agar terhindar dari dehidrasi selama kehamilan. Akan lebih baik lagi bila ibu hamil meminum air putih yang hangat dibandingkan dengan minuman jenis lainnya. Itulah ulasan mengenai tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat dialami oleh ibu hamil. Lalu bagaimana bila terjadi hal yang mengharuskan ibu hamil terpaksa kehilangan janin, seperti keguguran. Tentunya bila hal tersebut terjadi maka tindakan yang harus dilakukan adalah tindakan kuretase. Di mana tindakan ini bertujuan untuk mengangkat jaringan yang ada di dalam rahim karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi bila tidak dibersihkan. Untuk melakukan tindakan kuretase tersebut pastinya sesudah melalui prosedur dan atas saran dokter serta dilakukan di klinik kuret yang resmi. Dalam hal ini tentunya klinik aborsi yang telah berpengalaman serta ditangani oleh dokter ahlinya yang berkompeten. Salah satunya adalah klinik kuretase yang melakukan berbagai tindakan medis seperti persalinan, tindakan pembedahan dan penanganan dalam mengatasi berbagai gangguan pada sistem reproduksi wanita.
12-09-2022 11:58
 Inkontinensia urine adalah  suatu kondisi yang sering dialami oleh para geriatri (lansia). Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang harus kita perhatikan sedini mungkin, sebelum mencapai umur lanjut yang cenderung lebih rentan terhadap penyakit, seperti terkena penyakit inkontinensia urine.  Inkontinensia Urine Inkontinensia urine merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menampung banyak urine. Urine dapat keluar melalui saluran kemih tanpa dikendalikan secara sadar atau justru mengalami kesulitan saat mengeluarkan urine. Banyak lansia menganggap bahwa inkontinensia urine merupakan bagian dari proses penuaan alami, sehingga sebagian besar dari mereka tidak mengunjungi rumah sakit. Sesungguhnya, terdapat beberapa kondisi dimana inkontinensia urine bukan disebabkan oleh proses penuaan, yakni disebabkan oleh penyakit tertentu. Obesitas, diabetes, infeksi, maupun kelainan mental tertentu dapat menyebabkan terjadinya gangguan tersebut. Diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya inkontinensia urine. Berikut ini adalah 4 jenis inkontinensia urine yang umum ditemukan yaitu : 1. Stress Incontinence – Mengompol ketika sudah penuh Kandung kemih berfungsi untuk menampung urine hingga penuh. Penderita stress incontinencre memiliki otot pengatur proses berkemih yang lemah. Sehingga ketika sudah terisi penuh dan memberikan tekanan pada otot tersebut, urine dapat keluar. Proses ini dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa, maupun mengangkat beban berat. Kelainan ini dapat disebabkan oleh penuaan, kehamila, dan operasi. 2. Urge Incontinence – Ingin berkemih secara berkala Sering memiliki keinginan untuk bekemih secara tiba-tba dan terjadi pada interval yang singkat (kurang dari 30 menit). Kandung kemih belum terisi penuh, namun penderita urge incontinence ingin segera ke toilet. Hal ini terjadi karena adanya kontraksi dinding pembuluh darah yang tidak teratur sehingga menekan urine yang ditampung. Kemudian penderita merasakan keinginan untuk berkemih secara tibat-tiba dan mengeluarkan volume urine yang sedikit. Kelainan ini dapat disebabkan oleh infeksi, ketidakstabilan otot dinding pembuluh darah, dan tumor. 3. Overflow Incontinence – Mengeluarkan urine sedikit dan tiba-tiba Penderita overflow incontinence justru memiliki hambatan dalam mengeluarkan urine. Urine pada kandung kemih akan menumpuk dan hanya dapat keluar saat tekenannya sangat tinggi. Urine yang dapat keluar pun hanya sedikit, namun terjadi secara tiba-tiba. Jenis ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh batu kandung kemih, perbesaran prostat, tumor, atau kerusakan saraf. 4. Mixed incontinence – Lebih dari satu jenis inkontinensia urine Penderita mengalami lebih dari satu jenis inkontinensia urin, seperti adanya stress incontinence dan urge incontinence secara bersamaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, salah satunya penderita mengalami kandung kemih yang overaktif ditambah dengan adanya kelainan saat penutupan saluran kandung kemih. Penyebab Inkontinensia Urine  di antaranya adalah : ·         Usia (kelemahan otot dasar panggul) ·         Kehamilan dan persalinan ·         Kegemukan (obesitas) ·         Hormon, Menopause ·         Diabetes Melitus (DM), Stroke ·         Operasi pengangkatan rahim ·         Infeksi saluran kemih (ISK) ·         Penyakit paru-paru / Batuk kronik Tidak selalu mudah untuk mencegah inkontinensia urine, namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia. Inilah pola hidup sehat yang harus dijalankan:  Dapatkan Berat Badan yang Sehat   Obesitas bisa meningkatkan risiko inkontinensia urine. Kamu bisa menurunkan risikonya dengan menjaga berat badan yang sehat melalui olahraga teratur dan makan sehat. Gunakan kalkulator berat badan sehat untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan kamu.  Perhatikan Kebiasaan Minum       Tergantung pada masalah kandung kemih yang kamu alami, dokter biasanya memberikan saran tentang jumlah cairan yang harus diminum. Jika kamu mengalami inkontinensia urine, kurangi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Minuman ini bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak urine dan mengiritasi kandung kemih.  Jika kamu harus sering buang air kecil di malam hari (nokturia), cobalah minum lebih sedikit pada jam-jam sebelum tidur. Namun, pastikan tetap cukup minum di siang hari.  Setiap orang disarankan minum 6 hingga 8 gelas cairan sehari (tidak lebih), kecuali jika dokter menyarankan lebih. Banyak orang dengan inkontinensia urine menghindari minum cairan, karena mereka merasa hal itu menyebabkan masalah. Namun, membatasi asupan cairan membuat inkontinensia urine menjadi lebih buruk, karena mengurangi kapasitas kandung kemih.  Rutin Latihan Dasar Panggul     Hamil dan melahirkan bisa melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran urine dari kandung kemih. Jika kamu hamil, memperkuat otot dasar panggul bisa mencegah inkontinensia urine.   Berhenti Merokok     Jika kamu merokok, maka risiko inkontinensia urine lebih tinggi. Hal ini karena batuk membuat otot dasar panggul jadi tegang. Jadi, menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi cara mencegah inkontinensia urine.  Lakukan Olahraga yang Tepat   Olahraga sit-up berdampak tinggi memberikan tekanan pada otot dasar panggul dan bisa meningkatkan kebocoran urine. Untuk memperkuat dasar panggul dan meredakan gejala, gantilah olahraga berdampak tinggi, seperti jogging dan aerobik, dengan latihan kekuatan seperti pilates. Olahraga pilates juga mampu memperkuat otot inti, yang bermanfaat untuk mencegah inkontinensia urine.  Hindari Mengangkat Beban   Mengangkat beban membuat otot dasar panggul tegang, jadi hindari kapanpun kamu bisa. Saat memang harus mengangkat sesuatu, seperti menggendong anak atau membawa tas belanjaan, kencangkan otot dasar panggul sebelum dan selama mengangkat.  Konsumsi Makanan yang Tepat     Hindari makanan pedas dan asam, seperti kari dan buah jeruk, karena dapat mengiritasi kandung kemih dan memperburuk kebocoran dan gejala inkontinensia lainnya.   Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai pola hidup sehat yang bisa mencegah inkontinensia urine. Jika kamu mengalami inkontinensia urine yang tidak bisa ditangani sendiri, segera bicarakan pada dokter. Â