Waktu Posting : 15-07-2016 23:17 | Dibaca : 4940x
Perempuan harus menunjukkan sikap tidak suka bila pacar sampai berani memegang payudara apalagi bagian vagina.
Terlalu sering memegang payudara, jelas Dr Boyke, bisa merangsang terjadinya kanker payudara. "Bila terlalu kencang pegangnya, bisa menimbulkan trauma," kata Boyke.
Baca juga : Penyakit Akibat Telat Makan
Sementara kalau mereka sampai berani memegang vagina pasangannya, bisa menimbulkan keputihan karena jari belum tentu bersih. Tak jarang sampai terjadinya infeksi, dan berisiko sulit punya anak.
"Kalau jari sampai masuk bisa merobek selaput darah. Belum berhubungan seks sudah sobek, bayangkan saja. Bahkan ada sampai yang berdarah," kata Dr Boyke.
"Di sinilah perempuan harus berani tegas mengatakan 'tidak'," kata Dr Boyke.
Baca juga : Pikir Dulu Sebelum Pasang Tato
Dr Boyke menyarankan agar perempuan menggunakan celana panjang jeans agar tangan pasangannya tidak ke mana-mana.
"Kalau cuma pegang tangan, peluk sayang, itu merupakan ungkapan dari bahasa cinta. Kalau lebih dari itu, perempuan yang harus tegas. Bilang saja geli atau jujur bilang tidak suka," Dr Boyke menekankan.
05-07-2016 19:44
Sebuah hasil survei mengungkap, jumlah orang yang setiap malam rutin tidur 8 jam semakin sedikit. Jadwal kerja yang sibuk, kemacetan di jalan, hingga godaan bermain gadget, membuat tidur menjadi prioritas nomer dua. Dampak dari kurang tidur sebenarnya sudah banyak dibahas, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga obesitas. Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi Dalam studi terbaru disebutkan, durasi tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak, juga berpengaruh pada risiko seseorang menderita diabetes. Tim peneliti menganalisis 800 orang sehat dari berbagai negara Eropa dan secara spesifik mencari tahu hubungan antara durasi tidur dan metabolisme glukosa. "Pada pria, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, terkait dengan respons yang rendah pada sel tubuh terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes . Pada wanita, kaitan itu tidak diketahui," kata Femke Rutters, yang melakukan penelitian. Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke Durasi tidur yang dianggap cukup dalam penelitian ini adalah 7 jam setiap malam. Jika kita kurang tidur, kita cenderung lebih bernafsu pada makanan tidak sehat, emosi tidak stabil, dan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi. Sementara, jika kita tidur terlalu banyak, kita berpotensi mengalami nyeri punggung, diabetes, dan penyakit jantung
09-07-2016 01:11
Konsumsi kopi di pagi hari memang bermanfaat untuk meningkatkan daya konsentrasi hingga 10%, namun selain itu juga ada efek lain yang bisa didapatkan seperti denyut jantung yang meningkat lebih tinggi hingga rata mengantuk yang hilang. Umumnya minuman yang satu ini tak hanya populer di kalangan pria saja, melainkan juga wanita, selain dari cita rasanya yang enak ternyata konsumsi kopi juga sangat baik bagi kecantikan wajah. Baca juga : Tampil Cantik dengan Make Up Tahukah Anda bahwa ternyata kopi ini memiliki khasiat yang sangat bagus untuk kecantikan wajah, untuk lebih jelasnya maka simak informasi berikut ini: Mengangkat sel-sel kulit mati, selama ini banyak diantara penikmat kopi yang hanya meminum bagian beningnya saja, namun meninggalkan ampas, eits jangan langsung dibuang, ampas tersebut yang sudah berpadu dengan gula sebenarnya adalah scrub yang paling efektif dalam mengangkat sel-sel kulit mati, cukup dengan menggosokkannya ke beberapa bagian wajah Anda. Menghilangkan black head atau komedo luar, proses menghilangkan komedo tak jarang membuat Anda merasa kesakitan bahkan menyebabkan wajah menjadi memerah, namun ada cara yang lebih menyenangkan, diantaranya adalah dengan scrubbing di bagian-bagian yang rentan komedo, seperti area T di wajah Anda. Menghaluskan kulit, mendambakan kulit wajah yang lebih lembut maka tak harus keluar banyak uang, cukup dengan menggunakan kopi sebagai marker, diamkan 15 menit dan cuci bersih wajah, sebaiknya gunakan pembersih setelah maskeran untuk mengangkat sisa-sisa warna hitam pada wajah. Cara yang satu ini juga bermanfaat di dalam mengontrol minyak berlebih pada wajah Anda. Mengatasi jerawat, masalah jerawat seperti noda hitam bekasnya hingga kulit yang kasar ternyata juga bisa Anda atasi dengan masker yang satu ini. Baca juga : Penyebab Sariawan Mudah bukan, bahkan tak memakan banyak biaya, kopi ini adalah salah satu minuman khas Indonesia yang cukup banyak penggemarnya. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka jangan gunakan produk kopi kemasan, buatlah sendiri dari biji yang di sangrai hingga cukup matang kemudian Anda haluskan.
16-02-2022 16:31
Restrukturisasi dan perombakan komposisi di tubuh PT Pertamina (Persero) rupanya belum membawa angin segar bagi perusahaan pelat merah tersebut. Kinerja Pertamina terutama keuangan organisasi terus memburuk sepanjang reformasi. Hal ini bisa dilihat dari laporan keuangan yang menunjukan keuntungan yang menurun, sementara utang terus meningkat. Keuntungan Pertamina yang terus menurun bisa dilihat mulai dari tahun 2017, laba tahun berjalan Pertamina mencapai 2.70 miliar USD, selanjutnya tahun 2018 senilai 2.72 miliar USD, lalu tahun 2019 senilai 2,62 miliar USD,Pada 2020 laba Pertamina tidak mencapai miliaran dolar lagi, yakni senilai 731,46 juta USD, bahkan semester 1 tahun 2021 laba hanya tersisa 264, 56 juta USD. Ditengarai sebelum jabatan Presiden Jokowi berakhir, Pertamina sudah bubar dan berada di bawah pengawasan debt collector. Disisi lain, Pertamina menuai berbagai masalah dalam sejumlah proyeknya, diantaranya proyek kilang yang gagal, proyek pembelian TPPI yang diduga banyak skandal dan masalah, pembelian blok Rokan yang mewariskan banyak masalah, hingga terakhir mega proyek solarisasi sawit dan gasifikasi batu bara. Dua mega proyek itulah yang paling menguras stamina keuangan Pertamina. Dimana proyek ini membutuhkan minyak sawit sebagai bahan baku pencampur solar senilai kurang lebih Rp 100 triliun. Sedangkan proyek gasifikasi batu bara dibutuhkan sekitar Rp150 triliun untuk membeli batu bara sebanyak 100 juta ton. Ini uang besar bagi pendapatan oligarki sawit dan batu bara. Bahkan menurut rekanan Pertamina, sejak Agustus 2021 hingga Februari 2022 pembayaran dari Pertamina macet. Dimulai dari ongkos sewa mobil sampai filling fee SPBE, semuanya belum dibayar. Rekanan Pertamina sudah mulai mengeluh di mana keuntungan hanya 10% tetapi pembayaran sangat lama dan belum pasti akan dibayar kapan.