Waktu Posting : 16-07-2016 22:15 | Dibaca : 2182x
Saat ini tato merupakan hal yang lumrah dijumpai dan banyak digunakan orang. Akan tetapi ternyata tato menyimpan dan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Tato memang dapat membuat tampilan Anda jadi lebih menarik dibanding sebelumnya. Tetapi dengan melihat dampak negatifnya terhadap kesehatan, sebaiknya Anda berpikir ulang sebelum memilikinya.
13-03-2016 10:52
Kurangi Kafein Mulai Sekarang Jika Tidak Ingin Cepat Lelah - Sempatkah Anda alami kelelahan saat Anda lakukan kegiatan tiap hari? Ada berbagai hal yang dapat mengakibatkan terjadinya kelelahan pada diri Anda, yaitu apa yang Anda makan serta bagaimana kualitas tidur Anda.  Ke-2 hal itu ialah hal yang amat terkait keduanya. Dengan kata lain, makanan yang Anda makan bisa memengaruhi kualitas istirahat Anda hingga dengan cara tak langsung menyebabkan terjadinya kelelahan.  Banyak dari kita yang kerap mengkonsumsi kopi dengan harapan bisa menyingkirkan rasa capek serta dapat memperoleh tenaga/energi melebihi cafein yang terdapat didalam kopi yang kita minum. Namun nyatanya, cafein malah dapat memiliki dampak lain yang merugikan.  Baca juga : 4 Jenis Olah Raga Ini Ampuh Bakar Kalori Dalam Tubuh  Didalam satu artikel yang dipublikasikan dalam US Pharmacist, dijelaskan kalau cafein memanglah adalah zat stimulan, namun jika dikonsumsi terlalu berlebih, cafein malah memiliki dampak demikian sebaliknya.  Pada sebagian orang, sangat banyak mengkonsumsi cafein nyatanya bahkan bakal mengakibatkan kelelahan. Tetapi, sebagian orang yang bahkan memberi dosis kafeinnya saat alami kelelahan serta mengakibatkan kelelahannya makin berat.  Lantas, apa jalan keluar untuk hal itu? Pemecahannya ialah kurangi cafein yang dikonsumsi. Kurangi konsumsi cafein tak cuma dengan menjauhi untuk mengkonsumsi kopi, namun pula kurangi untuk mengkonsumsi makanan lain yang memiliki kandungan cafein, seperti cokelat, teh, minuman bersoda, serta obat-obatan yang memiliki kandungan cafein.  Mengkonsumsi cafein yang normal ialah kira-kira 200-300 mg cafein, atau sejumlah 2-3 gelas kopi. Mengkonsumsi cafein dalam dosis yang normal bisa bikin Anda tambah energi serta lebih berkonsentrasi. Tetapi, jika dikonsumsi melebihi jumlah yang dianjurkan, atau dikonsumsi ketika siang atau sore hari, jadi hal itu dapat mengganggu kualitas tidur Anda saat malam harinya serta mengakibatkan Anda kelelahan pada esok harinya.  Oleh karenanya, amat utama untuk Anda untuk memerhatikan jumlah cafein yang Anda asup/konsumsi pada siang maupun sore hari. Karena itu, kurangilah mengkonsumsi cafein atau sekurang-kurangnya pastikan kopi yang memiliki kandungan cafein rendah (decaffeinated).  Seseorang pakar di Institute of Food Technologists mengatakan kalau stimulan, seperti cafein, bakal menaikkan dampak hormon pemacu, seperti adrenalin. Hal itu bakal mengakibatkan jantung bekerja dengan lebih keras, bernapas lebih cepat, serta menyajikan perasaan tambah energi. Namun, hal itu cuma bakal bertahan sepanjang lebih kurang 2 jam.  Baca juga : Sering Galau Bisa Bikin Sakit Jantung   Demikian pula dengan gabungan pada cafein dengan gula yang bisa menambahkan konsentrasi serta performa. Hal itu pula bakal hilang dampaknya sesudah berjam-jam serta Anda bakal rasakan kelelahan sesudahnya.  Semacam rangkuman, mengkonsumsi semua hal, termasuk juga cafein, terlalu berlebih bakal mengakibatkan suatu hal yang jelek untuk kesehatan. Oleh karenanya, hal yang dapat dikerjakan ialah konsumsi minuman berkafein sesuai dosis yang disarankan, yaitu tak melebihi 2-3 gelas kopi /hari. Kecuali itu, cermati pula saat Anda mengkonsumsi cafein itu. Jauhi untuk konsumsi cafein sesudah jam 3 sore lantaran bakal mengganggu tidur malam Anda nanti. Atau, jika Anda hendak mengopi sesudah jam 3 sore, minumlah kopi yang rendah supaya tak mengganggu tidur malam Anda.  Selain itu, alangkah bijaknya jika mengganti rutinitas minum kopi yang berlebih itu dengan meminum minuman kesehatan seperti Ultra Noni, DragonNoni dan Ultra Mangosteen. Ketiga minuman herbal ini sangat baik diminum untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh Anda supaya tetap fit.Â
23-05-2014 18:22
Penyakit stroke saat ini sering kali menghantui mereka yang berada dalam usia di atas 40 tahun. Ya dalam hal ini kita sering kali mendapati orang yang berada pada usia di atas 40 tahun mengalami penyakit stroke. Hal ini lantas memunculkan banyak pertanyaan yang ada dalam benak kita, tentang mengapa penyakit yang satu ini bisa terjadi? Setelah para ahli melakukan banyak penelitian tentang penyakit ini maka akhirnya muncul sebuah hasil yang cukup mengejutkan. Stroke ini terjadi rata-rata karena pola hidup yang kurang sehat yang dimiliki oleh penderitannya di masa sebelumnya. Jadi dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa penyakit ini dapat kita cegah dengan pola hidup yang baik. Stroke merupakan penyakit yang berbahaya yang terkadang dapat berakhir pada kematian penderitanya. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyerang pada sistem syaraf manusia. Jadi ketika sistem syaraf pada manusia tersebut terganggu maka yang terjadi adalah kekakuan atau mati fungsi yang dialami oleh sebagian organ tubuh. Semisal tangan, kaki dan juga organ tubuh lainnya. Perlu untuk anda ingat bahwa penyakit ini adalah pembunuh kedua di dunia setelah penyakit jantung, yang dengannya Indonesia memiliki jumlah penderita penyakit ini yang tidak sedikit. Sehingga dengannya perlu pemahaman lebih lanjut tentang penyakit ini agar mengurangi resikonya. Baca juga : Indikator Seseorang Terkena Sakit Ginjal Gejala stroke yang dialami oleh seseorang ini dibagi menjadi dua jenis gejala. Yakni gejala stroke mayor dan minor atau ringan. Dan untuk lebih jelasnya tentang kedua gejala stroke ini maka anda dapat membacanya pada ulasan d bawah ini. Gejala stroke mayor yang biasanya terjadi adalah tiba-tiba mengalami sakit kepala, rasa kaku pada bagian-bagian tubuh tertentu semisal wajah, kaki , tangan dan juga organ lainnya, terjatuh secara tiba-tiba, akan mengalami kesulitan untuk berbicara, penglihatan yang dirasa semakin kabur, denyut nadi terasa kuat namun tubuh dirasakan semakin melemah, sulit melakukan berbagai macam aktivitas yang biasanya dirasakan mudah layaknya berjalan, mengunyah makanan, dan lain sebagainya. Jika mengalami masalah ini maka upaya yang dapat dilakukan adalah dengan segera melakukan perawatan ke dokter dan memberikan bantuan pernapasan kepada penderita. Sedangkan gejala stroke minor atau ringan yang sering kali terjadi adalah penderita akan mengalami sakit kepala secara tiba-tiba, otot-otot yang terasa melemas serta biasanya akan mengalami kesulitan bicara. Jika hal ini terjadi maka upaya terbaik yang seharusnya segera dilakukan adalah mengonsultasikannya ke dokter terkait. Baca juga : Kebutuhan Gizi Wanita Penyakit stroke ini merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang sehat penderita di masa sebelumnya. Sehingga penyakit ini dapat dicegah dengan berbagai upaya di antaranya sebagai berikut: 1. Membiasakan pola makan yang sehat. Anda perlu memperbaiki pola makan anda agar terhindar dari penyakit ini. Seperti halnya mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak seperti daging dan memperbanyak mengonsumsi buah dan sayuran 2. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Seperti yang kita ketahui bahwa air putih mengandung beragam manfaat bagi tubuh kita. Jadi membiasakan mengonsumsinya secara teratur merupakan upaya yang baik untuk dilakukan. 3. Mengendalikan pola pikir. Orang yang stress memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit stroke. Jadi sebaiknya anda serng kali melakukan refreshing agar otak anda lebih santai. 4. Berolahraga dengan baik. Pagi dan sore hari serta waktu istirahat adalah waktu yang tepat untuk anda gunakan olahraga. Hal ini sangat manjur untuk mengurangi kepenatan sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit stroke. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan kepada anda. Semoga beberapa ulasan di atas dapat memberikan manfaat bagi anda sekalian.
05-07-2016 16:52
Kamu mungkin merasa aneh ketika mendengar bahwa ada beberapa orang yang memakai kaos kaki pada malam hari dan menaruh irisan bawang merah di dalamnya. Kamu pasti bertanya, BUAT APA?, benar kan? Ternyata hal ini bukan lah suatu hal aneh lho. Ada manfaat mengejutkan di balik kebiasaan unik ini. Dan setelah membaca ini, kamu mungkin justru ingin mencobanya. Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke 1. Membunuh bakteri di kaki penyebab bau Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kulit dapat menyerap nutrisi (vitamin dan mineral) dari bawang merah jika kamu meletakkannya di kaki saat akan tidur. Termasuk salah satunya mendapatkan manfaat antibakterial dari bawang merah. Sifat antibakterial karena adanya kandungan sulfur ini membantu membunuh bakteri penyebab bau kaki. 2. Melembutkan kaki Jika kamu memiliki kulit keras atau sering juga disebut "kapalan" di kaki, bawang merah juga bisa membantu melembutkan kulit kaki tersebut. Caranya, rendam potongan bawang merah di dalam cuka. Campuran asam dan sulfur dari kedua bahan ini ampuh melembutkan kaki kasar dan keras. Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu Untuk menyingkirkan bau kaki, kamu cukup menempelkan irisan-irisan bawang merah di telapak kaki, dan sepanjang punggung kaki, baru pakai kaos kaki. Jika pun kamu tak punya bawang merah, bisa juga digantikan dengan bawang bombay, karena khasiatnya dan kandungannya hampir sama. Bagaimana, tertarik mencoba tidur pakai kaos kaki yang diisi bawang merah?