Waktu Posting : 30-08-2014 16:30 | Dibaca : 2437x
13-06-2014 19:52
Sejuta alasan terkadang dilontarkan saat berhadapan dengan kenyataan bahwa kita harus memulai olah raga. Mau joging, malas berpanas-panasan. Mau treadmill, sudah terbayang kaki yang akan super pegal. Faktor bosan juga sering kali hinggap karena membayangkan olah raga konvensional yang dianggap kurang menantang. So, jika ingin memiliki tubuh bugar, stop cari alasan! Mau coba yang berbeda? Ayo lakukan TRX (Total Resistance eXercise) atau yang banyak disebut sebagai suspension training. Pencinta olah raga ini semakin tumbuh sukur dalam dua tahun terakhir. Meski mayoritas dilakukan perempuan, tak jarang olah raga ini juga menarik minat kaum lelaki yang ingin rehat dari olah raga hardcore. Latihan ini bisa mengencangkan otot tubuh di bagian yang diinginkan dengan memfokuskan gerakan di bagian itu. Banyak orang yang mengaku tertarik dengan TRX karena unik, yakni memakai tali dan pas dicoba ternyata enak, tidak perlu ngos-ngosan seperti halnya lari, tapi bisa bakar kalori banyak sekali. Baca juga : Olahraga Malam, Sehatkah? TRX pada awalnya diciptakan oleh seorang anggota Angkatan Laut AS, Randy Hetrick. Ide latihan ini muncul ketika ia tinggal di dalam kapal selam dan tidak memiliki peralatan latihan serta terbatasnya ruangan untuk berlatih. Ia Kemudian sebagian dari perlengkapan parasut dan sabuk karatenya ia gunakan untuk membuat sebuah protottipe TRX yang dimodifikasi menjadi bentuk yang saat ini dikenal. Sejak itu, TRX didesain bagi pasukan Angkatan Laut AS untuk teknik mengolah tubuh yang efektif, namun dalam waktu singkat. Penggunaannya semakin meluas dalam tiga tahun terakhir karena sekarang, siapa pun bisa melakukannya. Metode pelatihan pada olah raga ini adalah menggunakan beban tubuh sendiri sebagai pusat gravitasi untuk melatih otot inti, misalnya bagian perut serta otot-otot tubuh lainnya. Cara penggunaannya adalah menggenggam ujung tali dengan berat badan sebagai beban. Tak seperti mesin kebugaran yang sarat dengan beban logam dan skala beban yang diatur, TRX hanya memanfaatkan tiang palang dan tali kokoh yang mampu menopang beban tubuh pemakainya. Baca juga : Bedah Plastik Estetik, Sehatkah? Bukan hanya fisik, mental pun diuji agar tetap fokus karena keseimbangan dan daya tahan juga masuk agenda latihan ini. Meski terlihat simpel, penggunanya bisa melakukan full body workout karena seluruh bagian otot tubuh bisa dilibatkan di setiap gerakannya secara otomatis. Latihan ini juga bisa dibilang unik karena secara umum menggunakan tangan atau kaki pada titik jangkar tunggal, sementara badan tidak kontak dengan lantai. Keadaan ini memberikan ketidakseimbangan sehingga memungkinkan untuk melatih keseimbangan, kekuatan daya tahan, fleksibilitas, integritas gabungan, dan pencegahan cedera. Mengingat banyaknya kaum hawa yang tertarik dengan olah raga ini, apakah ada hubungan langsung antara latihan TRX dan perampingan tubuh?
02-06-2014 17:29
Makan tidak cuma berperan untuk mengenyangkan perut, namun juga berikan nutrisi untuk tubuh. Bila salah makan, bukannya sehat, Anda jadi menumpuk penyakit. Kecuali kekeliruan penentuan bahan makanan, Anda dapat juga merugikan tubuh sendiri, bila lakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut : 1. Makan sembari bepergiaan Makan di mobil, terlebih apabila Anda menyetir sendiri, tak berikan Anda peluang untuk mencermati apa yang Anda makan. Makan cepat serta tergesa-gesa berikan Anda kesempatan untuk makan semakin banyak. Soalnya, pikiran Anda lebih repot pikirkan hal-hal lain, hingga tak mengerti berapakah banyak yang sudah Anda makan. Kecuali itu, riset th. 2010 yang dimuat dalam jurnal Nature Neuroscience mengatakan, tikus yang di beri makanan cepat saji dengan cara teratur bakal alami pergantian pada kimiawi otaknya. Tikus ini jadi obesitas serta kehilangan kekuatan untuk memastikan apakah dia lapar atau tak. Fastfood memanglah dapat menyebabkan kecanduan. Baca juga : 6 Bahan Makanan Ini Berkhasiat Obat Lho! 2. Makan dalam porsi besar Makan melebihi yang diperlukan oleh tubuh bisa berlangsung di waktu Anda makan sembari nonton TV. Ada juga orang yang makan terlalu berlebih saat terasa kesepian atau tertekan. Untuk mengatur porsi makan, kenali dahulu takaran yang dikira cukup, baru sesudah itu berlatih untuk menyesuaikannya. Tempatkan makanan dalam piring kecil, serta duduklah di meja makan waktu Anda makan. Jauhi letakkan makanan ditempat yang gampang diraih waktu Anda tengah melihat TV. Taruh jauh-jauh wadah keripik dari jangkauan tangan. 3. Makan untuk kurangi stres Sesudah melalui jam kerja panjang yang melelahkan, makan sepotong piza berkeju tidak tipis serta minum satu gelas soft drink pasti nikmat sekali. Namun ingat, memakai makanan untuk kurangi stres ialah jalan pintas untuk menambah berat tubuh. Saat Anda dirundung stres atau kemelut, bersantailah tiada melibatkan makanan. Bebaskan stres dengan bercakap dengan rekan di taman atau jalan enjoy diatas treadmill. Baca juga : Kenali 5 Makanan dengan Kadar Gula Tinggi di Sekitar Anda 4. Tunda makan Tunda makan juga ampuh menambah berat tubuh. Waktu Anda tunda makan, rasa lapar bakal meningkat serta kandungan gula darah drop. Beberapa orang lalu ‘balas dendam’dengan makan dengan porsi banyak atau mungkin dengan makan makanan ringan sebanyak-banyaknya. Tambah baik makan dengan cara teratur, dimulai dari sarapan, makan siang, serta makan malam pada saat yang sama. 5. Makan tengah malam Makan atau ngemil tengah malam bakal berikan penambahan kalori yang tak diperlukan oleh tubuh yang telah siap beristirahat. Apabila Anda juga terhitung penganut pola hidup kurang gerak (sedentary lifestyle) –gemar melihat TV atau searching internet— semakin banyak lagi kalori yang tertimbun dalam wujud lemak di tubuh. Menghilangkan rutinitas ini serta dapatkan aktivitas lain yang mengasyikkan untuk mengusir rasa jemu. Umpamanya, latihan yoga atau turut pelatihan dansa.
17-06-2014 10:35
Rambut rontok menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang, terutama generasi muda. Mengenali gejala kerontokan rambut adalah penting agar terhindar dari kekhawatiran. Itu berkaitan juga dengan metode penyembuhannya, apakah dibiarkan saja, diobati secara alami, atau harus menjalani pengobatan medis. Kerontokan rambut (ellogen effluvium) dapat diakibatkan peristiwa alami maupun akibat suatu penyakit. Karenanya, masyarakat harus mengenal dulu siklus pertumbuhan rambut. Siklus pertumbuhan rambut itu dibagi menjadi tiga fase yaitu fase pertumbuhan rambut selama 2-5 tahun, fase transisi atau involusi yang berlangsung beberapa minggu, serta fase istirahat yang berlangsung 2-5 bulan. Pada akhir fase istirahat, rambut akan terlepas dan siklus pertumbuhan rambut baru akan dumulai lagi. Pada keadaan normal, kerontokan rambut biasa terjadi yaitu pada akhir fase istirahat dengan melepaskan 80-100 helai rambut per hari. Kita harus mulai khawatir bila ada leboh dari 100 helai rambut rontok setiap harinya. Kerontokan yang mengkhawatirkan ini bisa terjadi karena faktor fisiologis maupun patologis. Contoh faktor fisiologis adalah kerontokan rambut pada bayi baru lahir dan kerontokan rambut pada perempuan setelah melahirkan. Baca juga : Waspadai Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda Faktor patologis itu cukup banyak. Misalnya setelah mengalami demam tinggi, infeksi berat akibat jamur, bakteri, dan virus, penyakit kronik seperti HIV dan lupus, stres berat yang berkepanjangan, setelah operasi besar, kemoterapi, radiasi, hipotiroid/hipertiroid, diet, dan kelaparan. Penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa mengakibatkan kerontokan rambut. Karena itu, untuk mengatasi kerontokan rambut dengan cara yang benar adalah dengan mengetahui dulu secara pasti penyebab kerontokan rambuntnya. Setelah diketahui, maka mulailah menghindari faktor pencetus kerontokan rambut dan mengobati sesuai dengan penyebabnya. Kerontokan rambut memang membuat perasaan tidak tenang. Berbagai cara mengatasinya dilakukan, mulaii dari mengganti shampo dan menggunakan tonik rambut. Ada juga yang mencari-cari tumbuhan yang bermanfaat seperti lidah buaya, urang aring, ginseng, dan lainnya untuk dioleskan ke kepala. Terapi menggunakan tumbuh-tumbuhan memang bisa digunakan bila jenis kerontokannya masih normal. Kerontokan itupun bukan karena faktor patologis ataupun hormonal. Kerontokan yang normal memang bisa dipicu akibat kurangnya asupan gizi. Protein, vitamin, dan zat mineral sangat diperlukan untuk pertumbuhan rambut. Misalnya, vitamin A bermanfaat untuk mencegah kerontokan, vitamin E bisa memperbaiki jaringan rambut, serta vitamin C akan memberikan kekuatan dan kelenturan rambut. Mineral seperti zat besi diperlukan dalam butir darah merah untuk mengangkut oksigen dan zat makanan ke seluruh jaringan termasuk rambut dan kulit kepada. Sementara zinc atau seng dibutuhkan dalam proses pembangunan protein dalam rambut dan tembaga dibutuhkan dalam membantu pembentukan pigmen rambut. Pengobatan medis mulai diperlukan pada jenis kerontokan rambut tertentu. Misalnya pada kebotakan rambut oleh sebab hormonal ataupun kebotakan akibat gejala sisa setelah penyembuhan penyakit tertentu seperti infeksi. Pengobatan medis itu utamanya untuk memperbaiki progresivitas kerontokan rambut, memperbaiki kondisi hormonal, dan lainnya. Pemberian obat-obatan itu bersifat individual tergantung penyebab kerontokannya. Pola hidup memang memiliki pengaruh pada kondisi rambut sehingga rontok. Beberapa faktor luar tubuh yang mengakibatkan kerontokan rambut dan tips bagaimana untuk mengatasinya. Baca juga : Mari Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis Karena ingin rambut tampak sempurna, perempuan seringkali menggunakan hairdryer atau alat catok. Hawa panas yang keluar dari alat itu akan menyebabkan kerontokan rambut. Solusinya : Biarkan rambut kering dengan udara, hindari peralatan pengeringan yang dipanaskan. Laki-laki pun sering mengakali rambutnya supaya tampak sempurna dengan menggunakan gel rambut. Terlalu sering memakai zat kimia pada rambut seperti pewarna, gel, hairspray, dan lainnya akan menyebabkan kerusakan akar dan batang rambut sehingga memicu krontokan. Solusi : Biarkan rambut tertata sesuai bentuk aslinya dan jauhkan dari obat-obatan kimia. Cukup menata rambut dengan menggunakan sisir. Usahakan memakai sisr bergigi jarang berlapis teflon dan tidak menyisir rambut dalam keadaan basah. Kehidupan zaman sekarang juga erat dengan stres atau depresi. Kondisi stres berkepanjangan akan menyebabkan urat-urat saraf pada akar rambut menjadi lemah. Solusi : Jagalah kondisi kesehatan jiwa dengan mampu mengatasi rasa stres itu. Hindari pula kebiasaan menggaruk rambut dan kulit kepala di saat stres karena akan membuat rambut semakin mudah rontok. Beberapa perempuan Muslim secara rutin memakai jilbab selama di luar rumah. Hal ini memang lumrah mengakibatkan kerontokan. Kulit kepala yang lembap akan mengakibatkan ketombe yang akhirnya memicu kerontokan. Solusi : Lakukan perawatan yang benar dan tepat. Perawatan itu dimulai dengan menjaga kebersihan, keasaman, dan hidrasi kulit kepala. Cucilah rambut menggunakan shampo berbasis asam sesuai dengan pH kulit kepala (pH 4,5 – 5,5). Kondisioner bisa dipakai untuk meningkatkan kilau rambut dan tonik untuk menguatkan akar rambut.