Waktu Posting : 30-08-2014 16:30 | Dibaca : 2537x
16-03-2016 23:17
Selebriti cantik Dhanti Mahardika selalu menjaga kesehatan tubuh dengan makan makanan sehat sehingga bisa terhindar dari penyakit kronis seperit tumor dan kanker. Menurutnya, terhindar dari penyakit kronis tersebut bisa didapat dengan pola makan sehat dan menghindari makanan yang mengandung senyawa yang tidak baik bagi tubuh. Lebih baik makan sesuatu yang natural, daripada harus sesuatu yang instan tetapi mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi tubuh. Pola makan sehat yang dijalani Dhanti adalah tidak makan nasi, Ia mengganti karbohidrat nasi dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu, makanan yang dikonsumsi Dhanti diolah dengan cara direbus atau di-steam. Menurutnya, cara tersebut lebih baik.daripada diolah dengan cara digoreng yang banyak kandungan minyaknya. Baca juga : 5 Langkah Supaya Lebih Bahagia Di Kantor Menurut Dhanti, menjaga kesehatan dari berbagai penyakit menjadi hal penting yang harus dilakukan. Sudah beberapa tahun belakangan ini ia tidak makan daging merah. Kata Dhanti, daging merah memiliki kandungan struktur, enzim dan hormon yang tidak dibutuhkan tubuh. Daging merah juga tidak baik untuk mereka yang memiliki sejarah keluarga dengan kanker. Karena itu, untuk protein, hewani Dhanti lebih memiliki konsumsi ikan. Sementara untuk protein nabati, ia suka makan tempe, kacang-kacangan dan jamur. Selain menjaga asupan makan, presenter Extra Seleb ini juga mengimbanginya dengan olahraga. Olahraga rutin dilakukan Dhanti setiap hari agar tubuhnya fit. Olahraga yang rutin dijalani Dhanti seperti yoga, thai boxing dan lari. Baca juga : Bubur Kacang Hijau Bagus untuk Kulit Selain dengan cara-cara yang seperti Dhanti Mahardika lakukan, Anda pun bisa mencegah resiko terkena tumor sejak dini dengan rutin mengkonsumsi minuman kesehatan atau obat herbal. Beberapa minuman kesehatan yang sangat dianjurkan untuk rutin dikonsumsi diantaranya adalah Jus Mengkudu "Ultra Noni", Jus Kulit Manggis "Ultra Mangosteen", dan Dragon Noni.
31-05-2014 17:57
Epilepsi bukanlah suatu penyakit yang baru di dengar di kalangan masyarakat Indonesia. Tetapi, stigma yang ada adalah jika keluarga atau anak kita terkena epilepsi maka terkesan menjadi aib. Sebenarnya apakah penyakit epilepsi yang sering disertai dengan kejang-kejang hingga berbuih pada mulut ini? Benarkah kita harus menyingkirkan keluarga yang terkena penyakit epilepsi? Di Indonesia sendiri masyarakat mengenal epilepsi dengan nama penyakit ayan. Epilepsi itu sendiri sebenarnya adalah gangguan yang terjadi pada syaraf manusia sehingga membuat reaksi-reaksi tertentu ketika kambuh. Epilepsi tidak terjadi sepanjang waktu. Hanya waktu-waktu tertentu saja. Biasanya disaat seseorang itu tiba-tiba merasa kaget. Beberapa tanda ketika epilepsi kambuh seperti kejang-kejang hingga jatuh bahkan mulut berbuih, pingsan mendadak, melamun, dll. Baca juga :Tips Merawat Kulit Wajah agar Sehat dan Kencang Ada banyak dugaan kenapa epilepsi bisa terjadi yang memang menyerang syaraf diantaranya karena kanker otak, tumor otak, pernah terbentur keras di kepala sehingga trauma, adanya bagian syaraf atau otak yang mengalami rusak pada saat dilahirkan karena mungkin tidak lancar. Banyak yang mengatakan jika epilepsi adalah penyakit keturunan tetapi bahkan mereka yang tidak memiliki keturunan epilepsi pun bisa tiba-tiba mengalaminya. Karena itu jika Anda tiba-tiba kejang segera periksakan lebih lanjut apakah itu merupakan gejala epilepsi atau bukan. Berikut kami berikan beberapa hal yang ternyata bisa menyebabkan epilepsi yang diakui dalam dunia medis diantaranya adalah pernah mengalami demam dengan suhu sangat tinggi, adanya histori penyakit pada masa kecil seperti campak, bakteri, gondongan. Keturunan epilepsi garis sedarah, trauma kelahiran pada otak, para wanita dengan resiko tinggi seperti darah tinggi, kehamilan beresiko, dll. Epilepsi bahkan tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa saja tetapi juga pada anak-anak dan remaja. Apabila buah hati Anda menunjukkan gejala susah konsentrasi dan fokus pada pelajaran atau suatu hal, kejang-kejang bahkan pingsan mendadak segera bawa ke rumah sakit. Disana Anda akan diberikan pil atau obat yang digunakan untuk meminimlisir epilepsi yang sering tiba-tiba kambuh. Jika Anda sudah diberikan obat maka minumlah secara disiplin. Kelalaian bahkan menyebabkan fungsi obat tidak bekerja dengan baik dan menjadikan epilepsi susah dikendalikan. Ketika epilepsi kambuh maka Anda tetaplah tenang karena kepanikan akan menambah keruh suasana. Sebagai informasi, penyakit epilepsi ternyata sudah bisa di terapi. Dan jika Anda ingin kesembuhan atau pencegahan lebih baik lagi Anda bisa konsumsi ramuan herbal alami. Ramuan herbal bisa dikombinasikan dengan pil anti epilepsi dari dokter. Anda bisa mengkonsultasikannya untuk jeda waktu pemakaian. Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut untuk Redam Penyakit Untuk ramuan herbal bagi penyakit epilepsi Anda bisa menggunakan daun peganggan. Daun peganggan terkenal manjur untuk mengobati dan mengendalikan epilepsi dengan baik. Daun peganggan memiliki senyawa yang bernama bacoside A yang bisa membuat penderita epilepsi merasa tenang serta membuat pembuluh darah yang kaku dan tegang menjadi relax. Bagaimana cara mengolahnya? Siapkan segenggam peganggan lalu cuci hingga benar-benar bersih. Siapkan gula aren dan campurkan daun peganggan yang sudah dicuci bersih tadi. Setelah itu haluskan atau blender hingga benar-benar halus. Setelah itu jus daun peganggan Anda campur dengan segelas air hangat. Satu sendok makan untuk segelas air hangat lalu minum hanya airnya saja tidak dengan ampasnya. Gunakan ramuan ini setiap hari sebanyak 1x dan jangan diminum oleh Anda yang sedang menyususi atau hamil. Adapun Anda yang memiliki riwayat diabetes harap konsultasi terlebih dulu dengan dokter sehingga tidak salah minum. Daun ini dipercaya bisa meningkatkan gula dalam darah. Efek samping konsumsi daun peganggan adalah infertilitas dan jika terkena kulit akan memberikan sensasi yang panas. Maka berhati-hatilah. Ramuan herbal lainnya untuk penderita epilepsi adalah dengan minum jus anggur merah. Selain anggur, wortel juga sangat baik untuk pasien epilepsi. Jus buah dan sayuran tersebut harus Anda minum setiap hari sebanyak 500 cc sekali minum. Konsumsi sebanyak 3x dalam sehari dan lakukan selama kurang lebih 3-4 bulan untuk hasil yang maksimal. Selain menyegarkan, jus juga sangat sehat. Akan tetapi jangan tambahkan gula atau susu dalam jus Anda.
12-07-2018 15:22
Obat kolesterol tradisional banyak dicari sebagai salah satu cara orang untuk menyembuhkan penyakit kolestrol yang tradisional. Berbagai ramuan di wariskan oleh pendahulu kita sebagai jalan untuk mengurangi keluhan kolestrol. Obat tradisional biasanya diracik dari ramuan tanaman obat baik daun, biji, akar dan buah buahan. Berikut ini adalah beberapa resep obat kolesterol yang tradisional yang dapat Anda temukan dan racik sendiri di rumah. Bahan-bahan untuk Membuat Obat kolesterol Tradisional Kunyit Nama ilmiah tanaman ini adalah curcuma domesticae rhizoma. Biasanya orang menggunakan tanaman kunyit untuk bumbu masakan khas Indonesia. Khasiat tersembunyi dari tanaman kunyit sebagai cara untuk memperlancar darah dan energi vital. Selain itu, kunyit juga dapat digunakan sebagai anti bakteri dan anti inflamasi. Untuk membuat resep tradisional ini cukup bersihkan rimpang kunyit, iris tipis. Kemudian masukkan irisan kunyit kedalam 2 gelas air hingga tinggal 1 gelas. Saring, minum setelah dingin 3x sehari untuk 12 minggu. Temulawak Tanaman yang masuk kedalam keluarga rimpang rimpangan ini bernama latin curcumae rhizoma. Manfaat alami yang terkandung di dalamnya adalah membantu proses pengeluaran empedu menuju usus. Untuk membuatnya, Anda perlu menyiapkan 3 rimpang temulawak parut. Masukkan parutan kedalam ½ cangkir air panas. Tunggu hingga dingin dan mengendap. Minum air yang berada pada atas endapan. Konsumsi setiap hari untuk mendapatkan efek yang maksimal. Sambiloto Tanaman ini secara turun temurun telah banyak digunakan sebagai bahan pembuatan ramuan tradisional. Cara pembuatannya cukup mudah, yakni dengan merebus 20 gram sambiloto kering ke dalam 3 gelas air, hingga menyusut menjadi 1 gelas. Saring dan minum setiap hari. Buah mengkudu Buah mengkudu memiliki khasiat melancarkan metabolisme tubuh Anda. Jika Anda ingin mengkonsumsi obat kolestrol tradisional tapi malas jika harus merebus ramuan setiap hari, Anda dapat mengonsumsi ramuan tradisional yang saat ini sudah tersaji dalam kemasan. Yakni sebuah obat kolesterol yang terbuat dari perpaduan antara mengkudu dan buah naga merah. Jangan lupa pastikan ramuan herbal instan yang anda konsumsi sudah ada izin kesehatan yang berlisensi.