Waktu Posting : 15-07-2016 07:24 | Dibaca : 3435x
Padatnya kegiatan, kerap membuat orang menunda jadwal makan, atau bahkan lupa untuk mengisi perut. Sebaiknya kurangi atau hentikan kebiasaan tersebut.
Jika telat makan terus menerus akan buruk bagi kesehatan Anda.
 1. Mood memburuk, mudah murung dan lesuÂ
Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan glukosa yang seharusnya disuplai dari makanan.
Baca juga :Â 20 Cara Berciuman, Biar Ahli dalam Berciuman Â
2. Metabolisme melambat
Dengan tidak adanya asupan makanan maka proses metabolisme melambat, yang berakibat pada berkurangnya kemampuan fisik dan mental anda.
3. Kram perut
Makan teratur sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain untuk asupan nutrisi, juga bisa mengatur sistem pencernaan untuk lebih aktif. Jika Anda selalu menangguhkan makan, apalagi keseringan, maka sistem pencernaan akan terkejut, dan meresponnya tidak bagus. Akibatnya perut pun akan kram.
Baca juga :Â Jangan Terlalu Sering Pegang Payudara dan Vagina Pacar Â
4. MaagÂ
Sekalipun anda tidak makan, lambung tetap dapat menghasilkan asam. Normalnya asam ini tidak akan membahayakan jaringan lambung. Tapi itu akan berubah jika Anda sering telat makan.
5. Nutrisi kurang, tubuh jadi kurang fit
Akibatnya tubuh bisa terserang bakteri seperti H Pylori yang dapat meningkatkan kadar asam lambung. Jika berlebihan dapat merusak jaringan lambung dan mengakibatkan maag.Â
02-05-2014 03:11
Waspadai Batuk Tapi Jangan Takut - Batuk, jenis sakit yang satu ini tidak dikategorikan sebagai penyakit namun bisa jadi gejala bagi penyakit contohnya seperti TBC. Batuk yang menjadi gejala suatu penyakit adalah yang terjadi berkepanjangan setidaknya mencapai waktu dua minggu. Apabila sudah melebihi jangka waktu tersebut, maka jangan anggap batu yang Anda alami sebagai batu biasa. Anda harus segera mengambil tindakan baik itu ke dokter ataupun mengobatinya dengan obat herbal. Batuk sendiri dikategorikan ke dalam dua macam, ada batuk yang berdahak dan batuk kering. Pembeda dari kedua jenis batuk ini adalah penyebabnya. Batuk berdahak disebabkan oleh radang atau infeksi pada saluran pernafasan, polusi udara termasuk asap rokok, efek dari flu, dan peningkatan jumlah asam lambung. Sedangkan untuk batuk kering, penyebabnya adalah virus yang dibawa oleh flu karena biasanya batuk kering terjadi setelah flu reda, bisa juga karena adanya penyempitan pada saluran pernafasan, alergi terhadap sesuatu, efek dari pemakaian obat-obatan sejenis antibiotic, dan selain menjadi penyebab batuk kering yang terjadi bisa saja karena Anda mulai terserang asma. Batuk tentu akan mengganggu aktivitas Anda, bukan hanya karena capek terus-terusan tapi membuat Anda sendiri tidak nyaman jika berada di antara banyak orang. Anda malu dan orang merasa terganggu. Untuk itu, kenali jenis batuk Anda sebelum batuk semakin parah dan berdampak pada timbulnya penyakit serius seperti fangritis, asma, radang saluran pernafasan, difteri, atau mungkin saja ada benda asing yang masuk ke tenggorokan yang belum Anda terdeteksi. Itulah kenapa sebaiknya Anda harus memeriksakan jenis batuk Anda ini ke dokter agar diketahui penyebabnya. Baca juga : Jangan Biarkan Asam Urat Menjerat Anda Namun, untuk deteksi awal sebelum pergi ke dokter bisa juga Anda lakukan sendiri yaitu dengan menghitung hari dimana Anda mulai batuk, ketika sampai di empat belas hari batuk belum sembuh maka batuk inilah yang bisa jadi serius. Kemudian, apakah batuk Anda disertai sakit lain seperti demam, mual, pembengkakan di tenggorokan dan terasa sakit, serta kepala pusing. Anda harus waspada karena bisa jadi batuk tersebut bersamaan terjadi dengan amandel yang membengkak. Selanjutnya, jika batuk tersebut berdahak, Anda harus memastikan dahaknya mulai dari kekentalan dan warnanya. Seringkali batuk berdahak yang menjadi penyebab penyakit menunjukan indikasinya dengan warna yang tidak wajar bahkan bisa sampai berdarah. Harus diperhatikan juga, waktu batuk muncul setiap harinya, apakah batuk tersebut muncul setiap saat atau hanya pada waktu tertentu seperti malam hari saja. Sebagai tindakan awal dalam pengobatan batuk berupa cara pencegahan, Anda bisa melakukan beberapa cara. Anda harus mengeluarkan dahak yang terus keluar bersama dengan batuk. Jangan sampai dahak menumpuk di tenggorokan dan saluran nafas tertututpi, Anda pun akhirnya tersengal-sengal kesulitan bernafas. Hindari polusi, jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut. Suhu dingin akan membuat batuk semakin parah, jadi usahakan tubuh selalu hangat saat batuk. Begitu juga ketika mandi, sebaiknya gunakan air hangat. Minum air putih setiap hari dan jangan sampai kekurangan. Batuk tentu membuat penderitanya capek, jadi usahakan jangan sampai badan Anda kecapekan dengan bekerja juga dan membuat tubuh mengalami kelelahan. Batuk bukannya sembuh tapi malah susah sembuh. Setelah menggunakan cara tersebut sebagai pencegahan agar batuk tidak semakin parah, lakukan pula cara berikut sebagai tindakan pengobatan dengan menggunakan obat alami. Sebetulnya bisa saja secara praktis membeli obat batuk di toko obat atau di warung yang banyak dijual. Namun, pengobatan batuk secara alami lebih disarankan karena efek samping obat kimia yang tidak bagus untuk kesehatan. Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping Jeruk nipis merupakan buah yang tepat untuk meredakan batuk. Caranya cukup diperas saja dan dicampurkan dengan kecap secukupnya. Anda hanya harus rutin dalam sehari mengkonsumsinya sebagai sirup obat batu alami. Batuk pun perlahan akan mereda dan sembuh. Namun, kebanyakan orang tidak menyukai campuran rasa antara air jeruk nipis dan kecap ini. Anda pun bisa mengganti kecap sebagai campurannya dengan madu. Madu lebih disukai karena terasa lebih enak dengan rasa manisnya. Anda juga bisa mencampurkan madu pada air hangat atau teh hangat yang akan Anda minum sebagai penjaga daya tahan tubuh dikala batuk. Bahan lain yang bisa digunakan dalam pengobatan alami untuk batuk adalah daun sirih dan jahe. Ambil sari daun sirih dan dengan merebusnya dalam air. Lalu, minum airnya selagi hangat setidaknya sekali sehari. Jika Anda tidak suka rasanya, Anda bisa menambahkan madu sebagai perasa dan penambah manfaat. Jangan khawatir, walaupun rasanya manis madu tidak akan membuat batuk semakin parah karena madu bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sebetulnya, untuk Jahe Anda bisa menjadikannya sebagai penghangat alami tubuh untuk mencegah batuk semakin parah dengan tambahan bahan yaitu kencur. Anda cukup merajang atau memarut kedua bahan tersebut lalu peras airnya. Air tersebut jika diminum selain menghangatkan tenggorokan juga bisa menghangatkan suhu tubuh sehingga batuk tidak semakin parah. Selain bagi orang dewasa, cara ini juga bisa menjadi solusi bagi anak kecil yang batuk. Tapi, karena anak kecil tidak mungkin mau meminumnya, maka rajangan atau parutan jahe dan kencur bisa dioleskan pada bagian tubuhnya. Selain efek hangat diberikan lewat meminumnya, kedua bahan ini mampu menghangatkan walaupun itu hanya dioleskan pada kulit luar tubuh saja. Jadi, walaupun harus waspada terhadap batuk, dengan mengetahui cara pencegahan dan pengobatan alaminya. Anda tidak perlu takut.
15-08-2014 08:39
Saya mempunyai masalah di bagian bibir. Yaitu, bibir saya sering sekali berwarna gelap jika di lingkungan luar. Terlihat tidak segar. Bagian pinggir berwarna gelap dan sangat kering. Warna asli bibir saya kemerahan di bagian bawah namun bagian atas agak coklat gelap. Dan itu sangat mengganggu ke-percayaan diri saya. Saya sudah pernah mencoba memakai bahan-bahan alami seperti jeruk nipis. Namun hasil nya tidak bertahan lama, pasti kembali berwarna gelap. Dan ditambah kebiasaan buruk saya suka menjilat bibir jika terasa kering. Pelarian saya yaitu selalu membawa air mineral atau mencuci bibir dengan berkumur. Saya belum pernah mencoba menggunakan bahan kimia karena tipe tubuh saya tidak cocok dengan bahan kimia. Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi masalah diatas? Selain dengan teknik sulam bibir. Terimaksih
17-06-2014 18:18
Iritasi mata ialah persoalan umum yang dihadapi oleh tiap-tiap orang serta seluruhnya usia. Seperti gatal, rasa panas, terbakar atau iritasi yang menyakitkan di mata. Beberapa gejala umum yang terkait dengan iritasi mata gatal, kemerahan, nyeri, bengkak, robek, terbakar, sakit, kelelahan hingga penglihatan kabur serta ada banyak lagi. Dalam kondisi ini kerap terasa seakan-akan ada suatu hal yang ada di matanya. Beberapa situasi bisa menyebabkan iritasi mata hingga membutuhkan konsultasi segera dengan dokter mata, tetapi ada juga yang tak membutuhkan perawatan medis serta dapat pulih dengan sendirinya. Namun bila anda sempat menanggung derita keadaan iritasi mata, Anda mesti hindari menggosok mata Anda, memakai riasan mata serta anda juga mesti membuat perlindungan mata dari debu. Baca juga : Berkenalan Dengan Infeksi Menular Seksual Tersebut merupakan banyak hal yang bisa membahayakan mata, salah satunya : 1. Benda asing yang masuk ke mata Benda asing seperti butiran debu, lensa kontak, atau bedak bubuk dapat juga membahayakan mata Anda. Benda itu bisa bikin kornea mata tergores serta saat telah terjerat di mata, bakal benar-benar susah untuk diidentifikasi. Sisa goresan itu bakal bikin Anda serta mengucek mata Anda serta pada akhirnya dapat jadi parah situasi mata Anda. 2. Luka bakar pada mata Luka bakar pada yang dikarenakan oleh uap bahan kimia, uap panas, cahaya matahari, pengeriting atau pengering rambut listrik (hairdryer), semburan api sampai ledakan kompor ialah hal yang benar-benar beresiko untuk mata. 3. Pukulan atau benturan segera pada mata Sebagian aktivitas olahraga terkadang ada yang membahayakan mata. Umpamanya saja gulat, tinju, tenis yang dapat mengena mata. Lantaran olahraga itu mempunyai kontak fisik yang cukup tinggi, kecuali itu pukulan atau benturan segera pada mata bisa dapat mengakibatkan kerusakan kulit serta jaringan di seputar mata, bola mata, juga tulang-tulang rongga mata. Baca juga : Kiat Merawat Telinga Agar Tetap Sehat 4. Kantong hawa penyelamat (airbag) Pemakaian kantong hawa yang terbuka dengan cara automatis saat mobil alami suatu benturan keras. Sayangnya, hal itu malah bisa mencederai mata. Kecepatan kantong hawa waktu mengembang nyaris sama dengan pukulan pada mata. Tak cuma itu, bahan kimia yang ada pada kantong hawa juga dapat bikin luka bakar pada mata. 5. Serpihan yang berterbangan Serpihan yang berterbangan seperti, serbuk kayu hasil gergaji atau potongan rumput yang terurai dari mesin potong rumput bisa menusuk mata. Serpihan itu bisa terbang dengan cepat ke mata serta menyebabkan pendarahan pada irislah serta kornea mata, serta berbuntut pada rusaknya susunan bola mata. Nah, sebelum saat mata Anda terkena infeksi, baiknya Anda lakukan usaha pencegahan. Langkahnya dengan memakai kacamata pelindung waktu beraktivitas yang terkait dengan kontak fisik, bahan kimia, listrik maupun beberapa bahan lain yang beresiko untuk mata.