Waktu Posting : 17-06-2014 18:18 | Dibaca : 2423x
07-05-2014 05:30
Kolesterol Tinggi Membahayakan Kesehatan - Sesuatu yang baik itu sesuai takaran. Anggapan itu tentu ada benarnya. Jika takaran kurang akan merepotkan. Pun sebaliknya, jika takaran melebihi batas bisa mencelakai diri sendiri. Begitu pula dengan jumlah kolesterol dalam tubuh, kolesterol yang melebihi batas normal bisa membahayakan. Kondisi dimana kadar kolesterol meningkat dinamai hiperkolesterolemia. Kondisi ini bermula saat jumlah LDL dalam darah meningkat pesat. Jumlah LDL yang meningkat tentu membuat kinerja HDL dalam menawar kelebihan kolesterol di pembuluh darah menjadi tidak maksimal. Akibatnya, timbunan kolesterol akan membentuk plak dalam pembuluh darah. Kondisi ini dinamai atherosklerosis. Atherosklerosis bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan Penyempitan pembuluh darah dibarengi laju darah yang tersumbat sebab gumpalan kolesterol bisa menutupi sebagian pembuluh darah. Aliran darah dan oksigen pun menjadi terganggu. Akibatnya timbul gejala-gejala kekurangan oksigen dalam tubuh seperti sakit kepala dan pegal. Gejala-gejala tersebut belum tentu menandai meningkatnya kadar kolesterol. Bisa jadi itu hanya sakit kepala atau pegal-pegal biasa. Untuk itu, jika suatu saat tiba-tiba Anda merasa pusing, segera periksakan ke dokter. Jangan biarkan gumpalan kolesterol tertimbun lama dalam pembuluh darah sebab bisa menyebabkan Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan stroke. Dua penyakit berbahaya yang rentan menyebabkan kematian. Kolesterol memang telah dicap negatif karena beragam akibat negatif yang ditimbulkannya. Namun demikian, tak selamanya kolesterol berefek negatif bagi tubuh. Dalam menjalankan fungsinya kolesterol juga memiliki fungsi yang dibutuhkan tubuh diantaranya membantu proses pembentukan empedu, membantu produksi vitamin D, membantu melapisi sistem saraf tubuh, dll. Baca juga : Beberapa Pilihan Obat Herbal Mata Minus Setelah mengetahui bahaya yang ditimbulkan, ada baiknya mengenal faktor risiko apa saja yang menyebabkan kolesterol tinggi. Lantas, apa sajakah itu? Simaklah penjelasan berikut. Keturunan. Seseorang terkena kolesterol tinggi bisa disebabkan karena adanya faktor keturunan. Anda juga bisa terkena kolesterol tinggi jika memiliki riwayat keluarga terkena hal yang sama. Mengkonsumsi makanan berlemak tinggi secara berlebihan. Faktor makanan, tak bisa dielakkan lagi, merupakan salah satu faktor penyebab naiknya kolesterol yang cukup berpengaruh. Sebagian besar lemak kadar tinggi berasal dari makanan. Misalnya saja otak babi dan otak sapi, jeroan sapi dan jeroan santan, dan sebagainya. Untuk itu, waspadalah terhadap jenis makanan ini. Kegemukan (obesitas). Jumlah lemak yang terlalu banyak rentan menyebabkan pelbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Sekali lagi, waspadalah bagi yang memiliki tubuh gemuk. Kadar gula tinggi. Kolesterol tinggi bisa juga disebabkan kadar gula tinggi (diabetes). Bagi penderita diabetes melitus (kencing manis), tak jarang juga memiliki kadar kolesterol tinggi, bahkan bisa terkena serangan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Umur. Dengan bertambahnya umur, makin tinggi pula risiko terkena penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Namun, tidak hanya orang tua saja yang perlu waspada. Apalagi saat ini telah terjadi pergeseran, orang muda juga bisa terkena kolesterol tinggi. Ini bisa disebabkan gaya hidup tak sehat seperti merokok dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak tinggi. Merokok. Sebatang rokok mengandung zat-zat yang bisa mengakibatkan bertambahnya plak-plak lemak dalam pembuluh darah. Dengan demikian, peluang meningkatnya kadar kolesterol tinggi sebesar lima kali dialami oleh perokok. Kurang aktivitas fisik. Aktivitas gerak yang kurang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Pada saat bergerak, kalori dan lemak dalam tubuh ikut terbakar. Itu artinya, jika aktivitas gerak kurang, kalori dan lemak hanya akan menumpuk dan mengganggu pembuluh darah.
30-05-2014 03:27
Scrub yang sederhana Kamu bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk berbagai jenis scrub pengelupas kulit mati yang mahal, tetapi kamu dapat dengan mudah membuatnya sendiri yang akan bekerja dengan baik juga. Resep dasar ini adalah untuk sejenis pengelupas atau body scrub yang menggunakan hanya berbagai bahan yang asli, sederhana yang akan sangat efektif, jika tidak lebih, daripada berbagai produk yang ada di toko yang memiliki bahan-bahan asing yang mungkin beracun. Kecantikan dari resep ini juga terdapat pada bahwa resep ini bisa disesuaikan dengan apa yang kamu inginkan tergantung dari apa yang kamu butuhkan dan ingin rasakan. Kamu juga dapat menggunakannya tanpa rasa atau menambahkan berbagai macam bahan herbal untuk menambah manfaat seperti bunga lavender untuk relaksasi, rosemary untuk memberi energi danmenyegarkan kamu, atau thyme untuk bahan-bahan antibakterinya. Berikut ini adalah penjelasan bagaimana cara membuat scrub tubuh di rumah. Baca juga : Membuat Masker Wajah Alami Bahan pembuat scrub Garam Epsom adalah produk perawatan kulit yang sangat menakjubkan. garam itu adalah mineral yang alami yang dibentuk dari magnesium sulfide, yang secara langsung menyerap ke dalam kulit. Garam ini secara alami menghaluskan kulit, membersihkan semua sel-sel kulit mati, mengurangi peradangan, dan menenangkan otot. Garam Epsom bisa ditukar dengan kristal garam yang kasar yang akan secara kosmetik melakukan hal yang sama tetapi mengurangi mandaat dari magnesium sulfide. Minyak olive adalah halus dan lembut dan membantu menjaga kulit tetap lembab tetapi tidak berminyak. Jus lemon dan jeruk adalah pencerah yang alami, berguna sebagai seperti pemutih untuk mencerahkan kuku kamu dan kutikula dan mencerahkan titik hitam di kulit. Wanginya yang segar juga memberikan kesegaran dengan cepat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan herbal jika kamu ingin menambhakan lebih banyak keuntungan pada scrub yang kamu buat. Ada banyak bahan herbal yang bisa digunakan seperti lavender untuk memberikan relaksasi. Berikut ini adalah cara membuat scrub tubuh di rumah. Baca juga : Membuat Produk Perawatan Kulit Alami - 1/3 cup dan 2 sdm garam Epsom atau garam kristal yang kasar - 2 sdm minyak olive - Jus lemon atau jeruk - Bahan herbal pilihan Di dalam sebuah mangkuk, campur garam Epsom, dengan minyak olive. Masukan jus lemon atau jeruk dan aduk dengan rata. Tempatkan di sebuah toples dengan tutup yang rapat dan gunakan seminggu sekali untuk mendapatkan kulit yang halus dan bercahaya. Jika kamu hendak menggunakan herbal, tutup bagian atas dari campuran tersebut dengan herbal dan aduk setelah jus lemon atau jeruk. Herbal akan membenamkan garam disekitarnya dan kamu dapat menggunakan semuanya ketika kamu menggunakan scrub itu. Kamu dapat menggosokan scrub ini di kulit yang yang kering atau basah, tetapi jika kamu menggunakannya pada kulit yang kering, bersihkan dengan air yang hangat sesudahnya.
25-05-2014 15:04
Makanan organik merupakan makanan yang baik untuk kita konsumsi. Makanan ini bersumber dari proses alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Terdapat berbagai manfaat yang akan kita dapatkan saat mengonsumsi makanan organik. Di antaranya berbagai manfaat yang akan kita dapatkan tersebut adalah sebagai berikut. 1. Makanan organik lebih aman terhadap bahan kimia berbahaya. Bagi anda yang terbiasa mengonsumsi buah, sayur atau pun daging maka perlu mencermati hal berikut ini. Banyak bahan makanan yang tumbuh dengan bantuan bahan kimia, seperti pada pertanian dan juga peternakan modern. Hal tersebut jelas kehadiran bahan kimia yang terkonsumsi selama bertahun-tahun semakin lama akan semakin menumpuk dan lama-lama akan menjadi racun bagi tubuh anda dan menyebabkan tubuh menjadi sakit. Nah hal ini lah yang menjadi salah satu kelebihan dari makan organik. Karena bahan makanan organik diperoleh dari cara alami sehingga memiliki kandungan kimia berbahaya yang rendah atau bahkan tidak mengandung sama sekali sehingga sangat aman untuk anda konsumsi. Baca juga : Berbagai Makanan Sehat Untuk Diet 2. Makanan organik ini menjadi makanan yang baik untuk dikonsumsi karena mengandung banyak vitamin dan antioksidan alami yang baik bagi tubuh. Makanan organik layaknya buah dan sayuran yang diproduksi melalui pertanian alami memiliki kandungan gizi yang tinggi karena tidak menggunakan pestisida yang mengandung zat berbahaya. Banyak sumber yang menyebutkan bahwa pestisida tersebut dapat menyebabkan berbagai gangguan dalam tubuh kita semisal menjadikan seseorang sakit kepala, mual atau yang lebih mengkhawatirkan adalah timbulnya sel kanker pada diri seseorang. 3. Makanan yang tumbuh secara alami atau diproses secara organik ini memiliki rasa yang berbeda dari makanan yang diproses melalui kegiatan menggunakan bahan kimia. Rasa yang dihasilkan pada makanan organik dinilai lebih nikmat untuk dikonsumsi daripada makanan yang lahir dari proses kimia. Misalkan saja buah dan sayuran organik yang memiliki tingkat kesegaran dan rasa yang lebih baik dari pada buah dan sayuran dari proses kimia. Baca juga : Posisi Duduk di Depan Komputer 4. Kebersihan makanan yang lebih terjaga. Dalam beberapa kasus, disebutkan bahwa bahan-bahan kimia ini dalam proses pertanian seringkali dikaitkan dengan tujuan untuk menjaga tanaman atau hasil tanaman agar tampak lebih segar dan indah dalam segi penampilannya. Hal tersebut memang benar karena ketika bahan kimia ini ditambahkan dalam proses produksi tersebut maka hama atau gulma pengganggu akan sulit tumbuh dan tanaman akan tampak lebih terawat. Namun tentu saja hal ini menjadikan banyak kandungan berbahaya yang masih tertinggal di tanaman. Dengan demikian maka jelas kebersihan bahan makanan yang sesungguhnya tetap berada di makanan organik yang meskipun kondisi luarnya terlihat kurang baik tetapi kandungannya tetap sehat. 5. Membicarakan tentang kandungan gizi maka secara otomatis kita juga membicarakan tentang khasiat dari makanan organik itu sendiri. Buah dan sayur seperti yang anda ketahui merupakan bahan makanan yang baik dikonsumsi setiap harinya untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Zat-zat yang terkandung di dalam buah dan sayur berkhasiat untuk menangkal berbagai jenis penyakit. Benarkah? Perlu untuk anda garis bawahi adalah tentang buah dan sayur yang dimaksud di sini lebih ditekankan pada buah dan sayur yang diproses secara alami. Karena seperti yang saya jelaskan di atas bahwa buah dan sayuran kimia memiliki kandungan kimia sehingga khasiatnya pun terbatas dan juga menimbulkan racun bagi tubuh. Demikianlah beberapa ulasan menarik yang dapat saya kupas tentang kelebihan yang didapatkan dari mengonsumsi makanan organik. Semoga sedikit rangkuman yang saya sajikan di atas mampu membantu anda untuk mendapatkan makanan yang berkualitas.