Waktu Posting : 10-06-2014 05:10 | Dibaca : 4969x
02-06-2014 03:29
Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng. Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.
02-06-2014 10:25
Malam hari adalah saat yang baik untuk regenerasi kulit. Walau prosesnya berjalan alami, tiada kelirunya apabila Anda juga menyuplai makanan ekstra untuk kulit. Langkahnya yakni dengan memakai krim malam yang bisa menolong proses perbaikan sel kulit berlangsung dengan lancar. Lantas bagaimana penggunaan krim malam yang tepat? Proses regenerasi kulit adalah proses alami yang berlangsung setiap waktu. Tetapi malam hari adalah saat yang paling pas lantaran pada waktu itu otot-otot tak banyak beraktivitas atau beristirahat. Walau prosesnya berlangsung dengan cara alami, supaya lancar tiada kelirunya menyediakan makanan ekstra pada kulit, dengan pemberian krim malam atau dikenal juga dengan nama night cream. Krim malam mempunyai manfaat untuk kesehatan serta kecantikan kulit. Lantaran krim malam memiliki kandungan nutrisi yang bisa menolong melakukan perbaikan beberapa sel serta susunan kulit. Macamnya krim malam berbagai macam seperti : pelembab, vitamin antijerawat, memperkecil pori-pori, cream pemutih, serta krim antikerut. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak Mereka yang memilki jenis kulit kering dianjurkan sekali untuk menggunakan krim malam. Lapisan kulit yang terluar akan terhindar dari kekeringan sebab krim malam mengandung pelembab (moisturizer) alami yang dapat membantu mengatur kadar air. Zat aktif yang dikandung krim malam juga berfungsi untuk memperbaiki atau mengoreksi permasalahan yang berhubungan dengan kulit. Penggunaannya pun disesuaikan dengan jenis kulit. Mereka yang berkulit kering, sebaiknya menggunakan krim malam yang berbentuk krim dengan campuran pembawanya cair dan salep. Sementara mereka yang berkulit berminyak bisa menggunakan krim berbentuk pasta atau bedak kocok, dengan campuran pembawanya cairan atau bedak. Lamanya penggunaan krim malam tergantung pada jenis krimnya. Krim yang bersifat mengiritasi kulit biasanya mengandung asam salisilat yang tinggi, asam vitamin A, dan golongan asam buah-buahan. Gunakan cukup dua jam. Sementara krim yang hanya bersifat pelembab dapat digunakan hingga pagi hari. Baca juga : Obat Herbal Kencing Manis yang Ampuh Untuk mengetahui krim malam apa yang harus dipakai, sebaiknya dilakukan pemeriksaan dokter. Biasanya dokter akan mendiagnosis kulit, yang hasilnya akan menentukan jenis krim yang dibutuhkan pasien. Tentunya berbeda bila membeli krim malam bebas tanpa resep dokter. Bila membeli bebas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain kandungannya. Banyak yang tidak mencantumkan isi kandungannya. Faktor harga juga harus menjadi pertimbangan. Bila murah sekali seharusnya Anda berpikir, kandungannya apa saja sehingga harganya murah. Krim malam mesti dipakai dalam jumlah yang jitu. Pemakaiannya di oleskan sedikit untuk sedikit. Apabila waktu pemakaian kulit jadi benar-benar licin, bermakna Anda terlampau banyak memakainya. Kecuali itu, sebelum saat memakai cream malam baiknya muka dicuci dengan bersih supaya penyerapan krim jalan dengan baik. Apabila kulit mempunyai persoalan, seperti vlek serta kerutan, Anda dapat memakai krim malam untuk menyingkirkan vlek serta kerutan sekalian. Langkahnya, apabila tipe kulit Anda kering, maka terlebih dulu memakai pelembab. Diamkan seputar 10 menit, lalu memoleskan krim untuk vlek. Diamkan kembali selama 10 menit, sesudah itu bisa ditimpa dengan cream antikerut. Sesungguhnya tak persoalan apabila memakai 3-4 krim malam sekalian seandainya sesudah memakai krim tunggulah 5-10 menit, baru pakai krim yang lain. Hal semacam ini butuh dikerjakan supaya ada jeda saat untuk penyerapan krim. Namun jika Anda mempunyai tipe kulit berminyak, Anda tak butuh memakai pelembab. Dengan mengetahui cara tepat menggunakan krim malam ini selain kecantikan kulit didapat, terutama bagian wajah, juga sehat pun diraih.
06-10-2014 00:04
assalamualaikum dok, bagaimana seandainya pengobatan bronchitis tidak sampai selesai? apa efek sampingnya dok. terimakasih