Amankah Tren Diet Raw Food?

Additional Image

Waktu Posting : 02-06-2014 03:29 | Dibaca : 2849x

Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri.

Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain.

Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path.

Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk?  

Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker.

Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius.

Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan.

Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi.

Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak 

Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng.  Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat.

Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi.

Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Efek Terburuk jika Bayi Diberi Vaksin Palsu

05-07-2016 05:07

Imunisasi merupakan salah satu cara mencegah penyakit berat pada anak. Infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, dan hepatitis B. Vaksin dibuat dengan melemahkan virus atau bakteri, namun dalam bentuk yang tidak membahayakan tubuh. Malah, bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan itu akan membantu tubuh membentuk antibodi yang membuat anak menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Pada kasus peredaran vaksin palsu yang baru diungkap oleh kepolisian, diduga para tersangka pemalsuan vaksin mencampur cairan infus dengan antibiotik atau vaksin tetanus. Baca juga : Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah   Menurut ahli vaksin, dr.Dirga Sakti Rambe Msc-VPCD, ada dua efek negatif pemberian vaksin palsu pada bayi. "Yang pertama dampak keamanan vaksin palsu itu dan yang kedua dampak proteksi atau kekebalan, yakni bayi yang diberi vaksin palsu tentu tidak memiliki proteksi atau kekebalan," kata Rambe seperti dikutip Antara. Ahli vaksin dari Universitas Siena, Italia itu, menambahkan, terkait dampak keamanan, kata dia, tergantung dari larutan yang dicampurkan pembuat vaksin palsu. Saat ini, kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu masih diteliti lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Indonesia dan Badan POM. "Yang jelas proses pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril bisa tercemar virus, bakteri, dan lain sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan," katanya. Dia menambahkan, kemungkinan jangka pendek yang dapat terjadi adalah timbulnya infeksi. "Infeksi bisa bersifat ringan bisa juga infeksi sistemik. Infeksi berat bisa berupa demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran," katanya. Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam twitnya melalui akun @KemenkesRI, karena vaksin palsu dibuat dengan cara yang tidak baik, maka kemungkinan timbulkan infeksi. Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis!  Gejala infeksi ini bisa dilihat tidak lama setelah diimunisasikan. Jadi kalau sudah sekian lama tidak mengalami gejala infeksi setelah imunisasi bisa dipastikan aman. Bisa jadi anak Anda bukan diimunisasi dengan vaksin palsu, tetapi memang dengan vaksin asli. Sementara itu, untuk dampak proteksi tujuan vaksinasi tidak tercapai, yaitu membentuk kekebalan tubuh sebelum seseorang jatuh sakit. Misalnya, seorang anak mendapat vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 kali. Setelah terpenuhi, anak ini kebal bila kelak terpapar oleh virus Hepatitis B. Ia sudah kebal tanpa harus jatuh sakit. Sementara anak yang tidak divaksinasi, harus sakit dulu baru dapat memiliki kekebalan. Bila ternyata anak ini mendapatkan vaksin yang palsu, tentu kekebalan itu tidak pernah ada.

Featured Image
Mengobati Jantung dengan Daun Sirsak

25-10-2017 20:26

Mengobati Jantung dengan Daun Sirsak  - Saat ini, di Indonesia penyakit jantung merupakan penyebab kematian kedua setelah stroke menurut survey yang dilakukan pada tahun 2014 lalu. Hal ini dapat terjadi karena pola hidup modern yang semakin menggejala dalam masyarakat. Meningkatnya pola hidup yang modern, kebiasaan makan yang berlebihan, terlalu banyak beraktivitas, merokok serta kurang istirahat dapat menjadi penyebab timbulnya sakit jantung. Akan tetapi penyebab yang paling mencolok dari sakit jantung yaitu karena pola makan yang tidak baik atau salah dan karena kebiasaan merokok. Jantung  pada tubuh memiliki fungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dan selayaknya sebagai alat transportasi, darah bertugas untuk membawa nutrisi jantung  dan pembuluh darah untuk membentuk sistem kardiovaskular. Pada jantung yang normal dan sehat didukung oleh jaringan otot yang kuat dan bekerja dengan baik dalam memompa darah. Dan jantuk akan berdetak secara berkesinambungan dalam memompa darah serta mampu mengalirkan darah lebih dari 14.000 liter per hari. Jantung terbagi dalam empat bagian  yaitu serambi kanan dan kiri serta bilik kanan dan kiri. Pada tiap bagian dipisahkan oleh lapisan dinding yang disebut septum. Darah dipompa melalui bagian-bagian tersebut. Dan untuk membantu fungsi jantung, terdapat katup yang bertugas untuk membuka serta menutup. Hal ini untuk menjaga aliran darah tetap berada pada jalur yang benar. Untuk menjaga agar jantung tetap sehat, cukup mengkonsumsi daun sirsak  yang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung serta anggota tubuh lainnya. Nutrisi yang terkandung dalam daun sirsak  di antaranya adalah : 1.Kalsium, dapat membantu untuk memperkuat jantung dalam memompa darah ke pembuluh darah arteri serta membuat detak jantung menjadi lebih stabil. 2.Fruktosa berfungsi sebagai alternatif pengganti gula. 3.Lemak alami, dapat melindungi serta memperkuat organ-organ tubuh seperti paru-paru, otak dan jantung. 4.Vitamin A, untuk menjaga daya ahan tubuh dan menjaga kesehatan sistem pernafasan serta menghindari resiko infeksi pernafasan. 5.Vitamin B yang telah terbukti secara ilmiah dapat memperkecil resiko stroke dan penyakit jantung. 6.Zat Besi dapat mengurangi resiko anemia. 7.Antioksidan yang mengandung isoflavon yang membantu mengurangi resiko dan mengobati penyakit jantung koroner. 8.Protein, berguna untuk menambah energi pada tubuh serta menambah daya tahan tubuh. 

Featured Image
Cara Mengembalikan Kualitas Hidup Dengan Terapi Stroke

23-03-2016 03:29

Cara Mengembalikan Kualitas Hidup Dengan Terapi Stroke - Untuk Anda yang mempunyai rekan atau keluarga yang menderita stroke, secepatnya dorong mereka untuk melakukan therapy stroke. Latihan yang dikerjakan dalam therapy stroke dapat menolong mereka melakukan kebiasaan tiap hari dengan cara mandiri.  Stroke adalah keadaan serius yang berlangsung saat pembuluh darah pecah atau aliran darah ke sisi otak terhambat oleh darah yang membeku. Mereka yang pernah diserang stroke kerapkali alami penurunan kekuatan bicara, mengingat, bergerak, serta lain sebagainya. Kembalikan kekuatan tubuh sesudah diserang stroke adalah proses panjang yang memerlukan kesabaran, usaha keras, serta prinsip. Ada pasien yang cepat sehat tetapi ada juga yang memerlukan saat bertahun-tahun.    Baca juga : 2 Penyebab Vagina Bau dan Cara Merawat Kebersihannya   Kapan baiknya mengawali therapy stroke?  Dua puluh empat sampai 48 jam sesudah stroke berlangsung ialah saat yang di rasa jitu untuk selekasnya mengawali therapy stroke. Dalam periode itu, penyedia service kesehatan bakal menolong pasien therapy stroke bergerak ditempat tidur. Manfaatnya untuk menguatkan anggota badan pasien. Aktivitas ini diinginkan bisa menolong pasien stroke menjaga sendiri serta dapat belajar mandiri kembali. Tetapi, therapy stroke kerapkali diawali sesuai sama ketetapan atau instruksi dokter. Pastinya dengan memperhitungkan stabilitas medis serta kekuatan pasien.  Rehabilitasi atau therapy stroke tak bisa mengobati rusaknya yang dikarenakan oleh stroke. Untungnya, otak manusia dapat menyesuaikan dengan cepat serta baik. Seiring waktu berjalan, sisi otak yang tidak sama bisa menggantikan peran sisi otak lain. Beberapa sel otak spesifik juga bisa sehat dari rusaknya sesaat.  Therapy stroke  Rehabilitasi atau therapy stroke mempunyai tujuan untuk menolong pasien stroke pelajari kembali kekuatan atau ketrampilan yang hilang serta tingkatkan kualitas hidup mereka. Hilang atau menyusutnya kekuatan yang terkena oleh pasien stroke mungkin tidak sama. Therapy stroke yang dikerjakan juga telah tentu tak sama serta mesti sesuai sama saran dari dokter atau terapis. Tersebut ialah contoh “latihan” yang dapat dikerjakan oleh pasien therapy stroke supaya dapat tingkatkan kekuatan memori.  Memori  Banyak atau sekurang-kurangnya memori yang hilang sesudah stroke bergantung pada umur, tingkat keparahan stroke, letak terjadinya stroke, serta support yang didapatkan dari keluarga serta rekan-rekan. Ingatan yang hilang pada pasien stroke bisa didapat kembali dengan berbagai jalan sebagai berikut :  Merangsang otak dengan permainan mengasah otak.  Tempelkan tulisan ditempat spesifik, contohya “sikat gigi” di kamar mandi.  Melatih ingatan dengan akronim yakni singkatan yang bisa jadi jembatan keledai untuk berbagai kata atau kalimat berima sama.  Menempatkan benda-benda ditempat yang telah tentu bakal Anda saksikan. Misalnya, menempatkan baju yang bakal dipakai untuk keesokan hari ditempat tidur.  Mengulangi info yang didapat berkali-kali, atau memakai alat  Bergerak sekerap mungkin saja.  Konsumsi makanan yang berguna untuk otak seperti asam lemak omega-3.  Bicara dengan keluarga serta rekan.  Berjumpa orang lain dengan penderitaan yang sama.  Catat beberapa hal apa sajakah yang perlu dikerjakan.  Gerakan  Ganti posisi tidur atau duduk untuk melakukan perbaikan postur serta keseimbangan oleh terapis, supaya oto serta sendi tak kaku.  Berlatih menggerakkan tangan serta kaki (tanpa ada serta/atau mungkin dengan pertolongan benda-benda), pastinya dengan pertolongan terapis atau dokter.  Bila telah tunjukkan penambahan, terapis dapat memohon pasien therapy stroke untuk bergerak-gerak ditempat tidur, geser dari tempat tidur ke kursi, mengulangi posisi duduk serta berdiri.    Baca juga : 8 Cara Mengatasi Sakit Kepala Sebelah Kiri   Komunikasi  Pertama, terapis bakal menolong pasien bisa menelan. Umpamanya dengan memohon pasien menelan 50 ml air.  Lalu terapis bakal menilainya kekuatan umum pasien untuk berkomunikasi. Umpamanya, dengan mengetes seberapa baik pasien mengerti kata atau kalimat, seberapa susah pasien mengekspresikan diri, dan sebagainya.  Tehnik yang terapis pakai untuk menolong kesusahan komunikasi pasien stroke bergantung pada seberapa besar permasalahan yang dihadapi.  Bila pasien susah mengerti makna kalimat, dia mungkin saja bakal disuruh untuk mencocokkan kata dengan gambar, mengurutkan kata sesuai sama arti, serta memastikan kalimat yang mempunyai arti yang sama.  Bila kesusahan temukan kata yang hendak disebutkan, pasien disuruh untuk berlatih menamakan benda-benda, berlatih kalimat berima, atau mengulangi kalimat yang terapis ujarkan.  Melatih kemampuan otot mulut, berikan arahan mengatakan satu kata atau huruf.  Berlatih kekuatan merangkai kalimat.  Berlatih kekuatan membaca serta menulis.  Durasi therapy stroke amat tergantung pada tingkat keparahan serta komplikasi stroke. Bila hendak menggerakkan therapy stroke, dianjurkan supaya pasien serta keluarga mendiskusikannya terlebih dulu dengan dokter serta terapis yang berwenang.

...