Cara Mengatasi Warna Gelap di Bibir

Additional Image

Waktu Posting : 15-08-2014 08:39 | Dibaca : 520x

Saya mempunyai masalah di bagian bibir. Yaitu, bibir saya sering sekali berwarna gelap jika di lingkungan luar. Terlihat tidak segar. Bagian pinggir berwarna gelap dan sangat kering. Warna asli bibir saya kemerahan di bagian bawah namun bagian atas agak coklat gelap. Dan itu sangat mengganggu ke-percayaan diri saya. Saya sudah pernah mencoba memakai bahan-bahan alami seperti jeruk nipis. Namun hasil nya tidak bertahan lama, pasti kembali berwarna gelap. Dan ditambah kebiasaan buruk saya suka menjilat bibir jika terasa kering. Pelarian saya yaitu selalu membawa air mineral atau mencuci bibir dengan berkumur. Saya belum pernah mencoba menggunakan bahan kimia karena tipe tubuh saya tidak cocok dengan bahan kimia. Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi masalah diatas? Selain dengan teknik sulam bibir. Terimaksih

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Menangkis Serangan Asma

04-09-2014 08:05

Serangan asma ialah tanda-tanda asma yang memburuk dengan mendadak, berbentuk menyempitnya saluran untuk bernapas yang disebabkan karena peradangan serta dahak pada lubang saluran bernapas si pengidap. Gangguan asma dapat berlangsung setiap saat serta dimanapun, terutama bila pengidap asma terkena oleh suatu hal sebagai penyebab asma. Penderita asma umumnya senantiasa membawa inhaler, obat hirup yang berperan untuk melegakan pernapasan waktu tanda-tanda asma nampak serta menghindar memburuknya keadaan asma. Beberapa gejala asma yang umum diantaranya : Bunyi mengi waktu bernapas Batuk selalu menerus Kesusahan bernapas Bernapas cepat serta pendek Pucat serta panik Bibir serta ujung jari membiru, dikatakan cyanosis   Baca juga : Makanan Peningkat Sistem Kekebalan Tubuh   Kondisi-kondisi diatas adalah situasi emergensi. Satu serangan asma mesti memperoleh penyembuhan sesegera mungkin saja untuk buka serta melegakan saluran pernapasan. Obat yang dipakai untuk menghindar pula dipakai untuk menyembuhkan asma, namun dalam dosis yang lebih tinggi atau berbentuk yang tidak sama. Bila seorang di seputar anda alami serangan asma, bersiaplah untuk menyajikan pertolongan. Berbagai hal yang dapat dikerjakan ialah : Terus tenang serta bantu penderita memakai inhaler Yang pertama ialah janganlah panik, supaya anda dapat menolong penderita asma meredakan gejalanya. Bantulah penderita memakai inhaler untuk buka saluran pernapasannya. Bila pasien tak membawa inhaler atau obat asma yang lain, bawalah pasien ke tempat terbuka serta lega, dimana terdapat banyak oksigen.   Baca juga : Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami Pakai inhaler tiap-tiap 5 atau 10 menit Inhaler ialah obat pengontrol tanda-tanda asma yang efisien, yang memiliki kandungan agonis reseptor beta-adrenergikf. Dampak inhaler umumnya berlangsung sesudah berbagai menit dipakai, oleh karenanya bantulah penderita serangan asma untuk hirup inhaler tiap-tiap 5 atau 10 menit. Bila intensitas serangan asmanya enteng, inhaler serta obat-obatan pengontrol asma punya pasien umumnya cukup untuk meredakan serangan asma itu. Panggil pertolongan medis Bila serangan asma terlihat kronis, secepatnyanya hubungi pertolongan medis atau ambulans, sembari Anda menolong pasien ada pada posisi yang paling nyaman. Posisi duduk tambah baik dari pada berbaring, supaya pasien dapat coba bernapas dalam serta perlahan-lahan. Serangan asma yang kronis dapat dipandang dari keadaan pasien yang terlihat kepayahan, amat susah bernapas, kesusahan bicara, serta amat pucat.

Featured Image
Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Berenergi

16-06-2014 11:13

Pamor minuman berenergi naik daun seiring dengan musim pertandingan Piala Dunia. Alasannya, tentu saja untuk membuat badan tetap bugar saat beraktivitas esok harinya. Namun, adakah dampak buruk untuk kesehatan tubuh? Minuman berenergi diciptakan untuk dikonsumsi agar badan tetap berstamina meski kurang istirahat. Oleh karenanya, jenis minuman ini sering dipilih banyak orang untuk begadang atau memulihkan badan setelah begadang. Kalau dilihat di kemasannya, minuman itu memiliki kandungan yang sebenarnya bisa dikatakan baik. Ada vitamin B Complex, ginseng, dan ada juga yang mengandung despantal. Meski memang ada juga nikotin dan kafeunnya. Vitamin B complex yang juga merupakan vitamin neurotropik, dikatakannya memberikan manfaat pada kesegaran tubuh. Ginseng pun bermanfaat untuk kesegaran tubuh, sementara despantal berfungsi untuk merangsang nafsu makan. Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah  Sementara, kafein dalam minuman itu bekerja layaknya kopi. Kafein membuat irama atau frekuensi jantung meningkat sehingga seakan-akan tubuh merasa kuat untuk terus "on" meskipun sudah waktunya untuk istirahat. Begitupun nikotin, ia bekerja seperti kafein yang akhirnya ikut merangsang sistem syaraf dan pembuluh darah ikut meningkat. Apakah lantas minuman itu bisa dikatakan suplemen yang baik? Tentu saja ada risiko kesehatan akibat mengkonsumsi minuman berenergi untuk meningkatkan stamina. Apalagi bila itu dikonsumsi dalam jumlah banyak untuk jangka waktu yang panjang. Minuman itu akan membuat tubuh merasa fit tanpa istirahat. Padahal, seluruh organ tubuh mulai dari otak, jantung, hati, dan semuanya memerlukan istirahat yang wajar untuk pemulihan fungsi selnya. Risikonya, pasti organ tubuh akan terganggu fungsinya kalau dipaksa bekerja keras. Jantung adalah organ yang paling terkena dampaknya. Bila tubuh tidak istirahat dan malah terus beraktivitas, maka kerja jantung akan terganggu. Efek samping ringan yang muncul adalah rasa berdebar-debar, sementara risiko fatalnya adalah serangan jantung. Otak juga akan terganggu karena didorong untuk terus bekerja. Tanda-tanda awal gangguan di kepala adalah dengan munculnya rasa pusing. Selain itu, konsumsi minuman benergi juga bisa mengganggu sistem pencernaan seperti gangguan maag. Bila dikonsumsi sekali-sekali dan amat jarang, dampak negatifnya tidak akan muncul. Namun, yang mengkhawatirkan, di dalam minuman itu ada kafein dan nikotin yang memberikan efek adiktif atau candu. Seseorang akan merasa butuh terus, jadinya minum sangat banyak. Minuman itu bisa menimbulkan ketergantungan. Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan   Konsumsi dalam jumlah banyak itu juga akan berisiko penyakit diabetes. Hal itu diakibatkan kandungan gula yang cukup tinggi di dalam minuman tersebut. Kandungannya akan berkali-kali lipat kalau dikonsumsi lebih dari satu botol. Kalaupun boleh dikonsumsi, berapa botol? Minuman itu bukanlah obat yang memiliki takaran konsumsi. Jadi jangan terbuai dengan sensasi rasa segar saat meminumnya, tetapi setelahnya malah menjadi sakit. Dan, yang pasti diingat, seluruh organ tubuh kita membutuhkan istirahat berkualitas supaya memperbaiki sel-selnya. Meminumnya sekali saja demi begadang nonton bola oke-oke saja, asal jangan dijadikan kebiasaan sampai akhirnya tubuh tidak bisa lagi menemukan waktunya untuk beristirahat. Saat minuman berenergi dibutuhkan agar badan tetap fit, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah : Untuk minuman berenergi dalam bentuk botol, saat mengkonsumsinya paling banyak adalah dua botol untuk hari tu saja. Namun, tetap saja jangan dikonsumsi terus-menerus di hari-hari berikutnya. Bila sudah meminum minuman berenergi, pastikan jangan lagi mengkonsumsi kopi dan teh yang mengandung kafein. Bila semua dikonsumsi, risiko jangka panjangnya akan lebih berbahaya bagi tubuh. Bila sudah terasa jantung berdebar, kepala pusing, atau nyeri lambung,berhenti mengkonsumsinya.  Setelah mengkonsumsinya, perbanyak minum air putih. Hal ini akan membantu ginjal untuk mengeluarkan hasil dari metabolisme tubuh sehingga diharapkan bisa mengurangi efeknya.

Featured Image
Mewujudkan Langsa sebagai Kota Ramah Lingkungan dan Sehat

11-11-2025 17:46

Kota Langsa, yang terletak di ujung timur Provinsi Aceh, terus berkembang menjadi salah satu kota yang aktif dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat semakin menjadi prioritas. Melalui peran penting Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa, berbagai program dan kebijakan digulirkan untuk mewujudkan Langsa sebagai kota yang ramah lingkungan dan nyaman bagi seluruh warganya.DLH Langsa memiliki visi untuk menjadikan lingkungan hidup sebagai fondasi utama dalam pembangunan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah pengelolaan sampah perkotaan. Dengan semakin meningkatnya volume sampah setiap harinya, DLH mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Melalui pembentukan Bank Sampah di berbagai gampong (kelurahan), masyarakat dilatih untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga. Program ini tidak hanya membantu mengurangi beban sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui penjualan sampah daur ulang.Selain itu, DLH Langsa juga gencar melakukan edukasi lingkungan melalui sekolah-sekolah dan komunitas. Program Adiwiyata menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut. Melalui program ini, siswa didorong untuk berperilaku ramah lingkungan, seperti menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kebersihan sekolah. Langkah ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan sejak dini sehingga tumbuh generasi muda Langsa yang sadar akan pentingnya menjaga alam.Dalam menjaga kualitas udara dan air, DLH Langsa menjalankan berbagai kegiatan pemantauan dan pengawasan. Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor dan aktivitas industri menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas udara. Oleh karena itu, DLH rutin melakukan uji emisi kendaraan dan sosialisasi penggunaan transportasi ramah lingkungan. Sementara untuk pengendalian pencemaran air, pengawasan terhadap pembuangan limbah domestik dan industri terus diperketat. DLH juga mengajak pelaku usaha untuk menerapkan sistem pengelolaan limbah yang baik agar tidak mencemari sungai dan sumber air masyarakat.Aspek penghijauan kota menjadi bagian penting dari upaya menjadikan Langsa kota yang ramah lingkungan. Melalui program Langsa Hijau dan Bersih, DLH bersama masyarakat melakukan penanaman pohon di taman kota, jalan protokol, dan kawasan publik. Penambahan ruang terbuka hijau tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga berperan dalam menurunkan suhu udara, menyerap karbon dioksida, dan menjaga keseimbangan ekosistem. Kota yang hijau bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyehatkan jiwa dan raga warganya.Namun, upaya ini tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya kebersihan masih perlu ditingkatkan. Masih ditemukan praktik membuang sampah sembarangan dan pembakaran sampah di lahan terbuka. Selain itu, keterbatasan infrastruktur pengelolaan sampah modern menjadi kendala yang perlu segera diatasi. Meski demikian, dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihakbaik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, maupun lembaga pendidikantantangan ini dapat diubah menjadi peluang menuju perubahan positif.DLH Langsa (dlhlangsa.id) juga berinovasi dengan mengembangkan program digitalisasi layanan lingkungan, seperti sistem pelaporan online untuk aduan pencemaran atau kegiatan ilegal yang merusak alam. Langkah ini menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan di era modern tak hanya bergantung pada tenaga lapangan, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.Mewujudkan Langsa sebagai kota ramah lingkungan dan sehat bukanlah pekerjaan satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan perilaku hidup bersih, mengurangi sampah plastik, menjaga kebersihan drainase, dan aktif menanam pohon, setiap warga dapat menjadi bagian dari solusi.Kota yang ramah lingkungan mencerminkan masyarakat yang peduli dan berbudaya. Langsa memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kota hijau di Acehkota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara ekologis. Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, cita-cita menjadikan Langsa sebagai kota yang bersih, hijau, dan sehat bukanlah impian, melainkan kenyataan yang sedang diwujudkan bersama.

...