Waktu Posting : 11-06-2014 06:21 | Dibaca : 2421x
29-05-2014 01:36
Pasien diabetes yang memakai insulin untuk melindungi atau mengontrol gula darah, baiknya mempunyai edukasi yang baik perihal bagaimana pemakaian insulin ini. Pasalnya, semacam satu diantara zat kimia, insulin juga mempunyai kestabilan yang perlu dicermati, lantaran bila kestabilan insulin ini rusak, maka efektivitas insulin juga bakal rusak. Untuk pasien diabetes yang memakai insulin, terdapat banyak point utama yang perlu dicatat supaya pemakain insulin bisa efisien, yakni : Penyimpanan Insulin Memastikan Stabilitas Insulin Meskipun banyak cairan yang aman disimpan didalam kulkas, tetapi janganlah kerjakan hal itu pada insulin. Insulin malah bakal rusak bila Anda menyimpannya didalam tempat yang benar-benar dingin, seperti kulkas atau freezer. Baca juga : Waspadai Bronkhitis Pada Balita Serta, janganlah juga letakkan insulin ditempat yang bersuhu panas, seperti tempat yang segera bertemu dengan cahaya matahari, didalam wadah memiliki bahan indicator pengantar panas, dan lain-lain. Sama perihal dengan insulin yang rusak ditempat dingin, hal ini dapat bakal berlangsung bila insulin di taruh ditempat yang benar-benar panas. Untuk Anda yang benar-benar mobile, sukai lakukan traveling, maka jauhi menaruh insulin dalam bagasi mobil atau motor, lantaran suhu panasnya akan mengakibatkan rusaknya insulin. Bila Anda suka melancong, berkonsultasilah pada Apoteker untuk tahu di mana sangkanya Anda dapat menaruh insulin. Barangkali Anda bakal dianjurkan beli box spesial yang dapat melindungi stabilitas insulin. Pemakaian Insulin di Saat yang Berbeda Kembali lagi untuk Anda yang sukai melancong, cermati perbedaan saat Pada tempat anda waktu ini dengan tempat maksud Anda. Perbedaan saat ini dapat memengaruhi saat Anda untuk menyuntikan insulin. Terutama bila perbedaan saat itu terlampau panjang, umpamanya Pada Asia serta Eropa. Baca juga : Jus Kentang Mampu Turunkan Berat Badan Tanyakan ke dokter Anda sebelum saat Anda melancong jauh, perihal bagaimana Anda bisa mengatur jadwal dalam memakai insulin itu, hingga akhirnya terus efisien. Pemakaian Insulin di pesawat terbang Saat Anda mesti memakai insulin diatas pesawat terbang, barangkali banyak hal butuh Anda cermati. Diatas pesawat terbang desakannya pasti tidak sama. Nah, waktu Anda memakai insulin timbul kecemasan bila jumlah insulin yang Anda input ke jarum suntik bakal dipengaruhi oleh tekan hawa seputar, hingga jumlahnya jadi tak akurat. Sebaiknya Anda menyuntikan insulin sebelum saat pesawat take off atau menanti hingga landing. Menanggung derita penyakit diabetes bukan hanya rintangan untuk Anda untuk melancong. Anda dapat dengan efisien memakai insulin setiap saat, seandainya Anda telah tahu bagaimana caranya efektifnya.
04-10-2014 13:14
Beberapa hari pertama selah operasi caesar ialah saat-saat yangsangat susah. Bahkan juga beberapa hal kecil seperti berguling, tertawa, batuk, menarik nafas dalam-dalam, serta menjangkau telephone disampingtempat tidur susah dikerjakan pada awalnya. Di bawah ini berbagai panduanguna bikin Anda tambah nyaman sepanjang hari-hari awal pemulihan : Berguling Ini ialah trick yang bikin Anda berguling dari punggung ke samping jadi lebih gampang serta tak demikian sakit, tekuk lutut serta panggul (satu kali bertukaran) hingga kaki Anda terdapat rata pada tempat tidur. Tekan kaki ketempat tidur serta angkat panggul sedemikian rupa hingga tubuh Anda lurus dari bahu hingga ke lutut. Putar panggul kesatu segi sesaat menggulingkan sisi atas tubuh ke segi yang sama. Saat ini Anda berbaring menyamping. Jalan berguling seperti ini cuma menyebabkan sedikit regangan pada daerah sayatan. Baca juga : Kebiasaan Bangun Pagi dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Pernapasan dalam Menarik nafas dalam-dalam dengan pengeluaran nafas yang kuat biasanya merasa sakit namun mesti dikerjakan (terutama bila Anda memperoleh bius keseluruhan) untuk bersihkan lendir yang menumpuk di dada yang terkadang menyebabkan infeksi. Pembersihan ini bisa dikerjakan dengan mengembuskan nafas kuat-kuat atau memakai alat spesial yang disiapkan rumah sakit. Pakai segala teknik di bawah ini untuk menolong Anda menarik nafas dalam-dalam dengan rasa sakit yang seminimal mungkin saja : Tahan daerah sayatan dengan lembut serta kuat memakai tangan : bantal kecil atau gulungan handuk. Ambillah nafas dalam-dalam. Embuskan keluar dengan cepat kedalam tabung pada alat bila Anda mempunyainya. Bila dada Anda bersih Anda tak butuh memakai teknik ini atau peralatan. Berdiri serta berjalan Bangun dari tempat tidur pertama kalinya bisa Anda kerjakan berbagai hingga 24 jam setelah melahirkan. Perawat atau seseorang staf pembantu bakal membantu Anda bangun serta lalu berdiri. Anda mungkin saja terasa lemas, pusing, serta sakit kepala sepanjang berbagai menit pertama. Anda bisa mengurang rasa pusing dengan lakukan berbagai gerakan memutar pergelangan kaki serta menekuk tungkai untuk melakukan perbaikan peredaran darah saat sebelum bangun dari tempat tidur. Beri saat untuk diri Anda. Beri peluang sesaat untuk diri Anda untuk membiasakan diri dengan tiap-tiap posisi baru pada saat Anda bergerak dari posisi tidur ke posisi berdiri. Coba gerakan tersebut pada saat Anda bergerak dari posisi tidur ke posisi berdiri. Setelah posisi berguling miring ke dekat pinggir tempat tidur, biarlah kaki Anda menggantung pada pinggir tempat tidur itu serta dorong tubuh Anda keposisi duduk. Duduklah sebentar serta kerjakan berbagai gerakan memutar pergelangan kaki. Waktu Anda terasa siap, letakan kaki Anda dilantai serta berdiri (dengan pertolongan seorang) . Berdirilah setegak serta selurus Anda dapat kerjakan. Hal semacam ini tak bakal membahayakan luka sayatan walau daerah itu terasa tertarik serta sakit. Demikian Anda punya kebiasaan dengan posisi berdiri, coba sedikit melangkahkan kaki. Sesudah percobaan pertama ini, Anda bakal terasa jadi lebih gampang setiap saat bangun dari tempat tidur. Coba tingkatkan jaraknya setiap saat Anda jalan. Baca juga : Dampak Buruk Sering Memakai Skinny Jeans Menyusui Ialah bisa saja serta diinginkan supaya anda mulai menyajikan ASI setelah bedah Caesar. Tetapi, untuk temukan posisi yang nyaman bisa jadi satu permasalahan. Membuat perlindungan luka sayaatan dari tekanan berat serta gerak bayi coba posisi-posisi di bawah ini. Pakai pegangan bola atau mengepit, berbaring menyamping, atau meletakan suatu bantal di atas luka sayatan saat sebelum Anda menyimpan bayi dipangkuan untuk disusui. Bila rumah sakit yang Anda datangi berpedoman filosofi berpusat ke keluarga, pasangan Anda bakal diijinkan tinggal dalam satu kamar berbarengan Anda. Bila pasangan Anda tak bisa temani perawat bakal menolong Anda menjaga si bayi sesaat Anda memulihkan diri dari pembedahan. Anda mungkin saja bakal dirawat inap dirumah sakit sepanjang dua atau tiga hari. Tetapi, Anda mungkin saja belum sehat seutuhnya. Anda tetap masih terasa letih, lemas serta capek. Bila mungkin saja, susunlah supaya ada yang menolong Anda di dalam rumah berbagai minggu pertama. Anda bakal sehat tambah lebih cepat, bila Anda memperoleh pertolongan dalam mempersiapkan makanan, menjaga bayi, serta kerjakan tugas-tugas rumah tangga. Baiknya Anda tak mengemudi kendaraan hingga Anda bisa mengerjakannya dengan aman, tanpa ada terasa sakit, serta telah berhenti meminum obat pereda sakit yang bersipat narkotik. Pemberi perawatan bakal menyajikan dasar spesial untuk Anda. Bila keadaan fisik Anda sangat mungkin, serta Anda memiliki cukup saat serta tenaga, Anda bisa mulai lakukan berolahraga pasca melahirkan. Bicarakan dengan pemberi perawatan kapan Anda bisa mengawalinya.
26-01-2016 09:26
Kasus keracunan massal Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut. Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga. Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh. Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda. Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama. Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi. Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril. Penanganan keracunan dini Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai. Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh. Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit. Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.