Waktu Posting : 23-10-2014 21:51 | Dibaca : 2552x
19-05-2014 04:03
Setiap orang membutuhkan udara untuk bernafas. Saluran pernafasan yang sehat dan lancar dibutuhkan untuk bisa menikmati udara tersebut. Ketika saluran pernafasan tidak sehat, maka pernafasan yang menentukan bisa hidup dan tidaknya kita karena udara yang dihirup tersebut tidak bisa kita hirup dengan lancar. Gangguan pernafasan ini biasa disebut dengan asma atau sesak nafas. Asma merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan sebagai bentuk penyakit dengan peradangan yang sifatnya kronis. Udara yang akan masuk ke paru-paru akan terganggu jalannya seiring meningkatnya sensitifitas pada saluran pernafasan yang meradang dan menyempit tersebut. Asma juga dikenal sebagai penyakit yang datangnya tiba-tiba atau sering kambuh di waktu tertentu. Ketika kambuh, asma akan membuat kita bernafas dengan terengah-engah dan dirasakan sangat engap, terutama saat akan mengambil udara. Biasanya asma kambuh ketika kondisi fisik terlalu lelah. Untuk mengembalikan asma ke keadaannya yang normal kembali, butuh waktu yang tidak sebentar. Jika sadar memiliki asma, maka segeralah tangani. Membiarkan asma berlarut-larut, tidak ditangani dengan tepat bisa menjadi penyebab hal yang lebih parah sebagai lanjutan dari asma terjadi, asmatikus. Asmatikus merupakan penyakit yang terjadi karena asma yang berkelanjutan dengan serangan yang terus-menerus. Gejala yang terjadi biasanya dirasakan dengan nafas yang engap, dada sesak, tubuh lemah, kulit biru, gelisah, dan disertai dengan detak jantung yang lebih cepat dibandingkan biasanya. Hal ini terjadi karena oksigen yang seharusnya bisa dihirup masuk ke dalam tubuh mengalami kesulitan masuk. Penyebab asma sebagian besar disebabkan oleh alergi dan keturunan, selebihnya disebabkan kebiasaan tertentu yang dapat memicu asma tersebut terjadi. Untuk alergi biasanya karena debu dan udara, ada juga yang diakibatkan hewan tertentu. Sedangkan untuk yang karena kebiasaan, asma bisa disebabkan karena konsumsi makanan, rokok, stress, olahraga berlebihan, polusi udara, dan ketergantungan terhadap suatu obat juga bisa menjadi penyebab asma. Baca juga : Asam Urat Tak Kenal Umur Ketika seseorang yang memiliki asma penyakitnya kambuh, deru nafasnya juga ada yang disertai dengan suara. Asma kambuh paling parah biasa terjadi ketika malam hari mengingat udara yang dingin akan membuat saluran pernafasan semakin menyempit. Penderita asma tentu akan merasa tersiksa ketika bernafas begitu sulit dirasakan. Penanganan ketika asma kambuh, bagi mereka yang awalnya sudah mendapatkan penanganan dokter biasanya akan diberi alat bantu pernafasan. Namun, jika alat tersebut ketinggalan atau sudah tidak berfungsi, ini akan menjadi keadaan yang darurat penderitanya. Jadi, harus disediakan alternatif lain yang bisa menjadi solusi ketika asma kambuh. Obat herbal merupakan solusi yang tepat bagi penyakit-penyakit darurat seperti asma. Obat herbal bukan lagi obat yang berasal dari tanaman yang harus kita racik dulu baru jadi obat. Kini, teknologi dan kebutuhan medis akan obat herbal sudah bekerja sama dalam melakukan penelitian hingga pengolahan obat herbal. Obat herbal sudah terjual praktis dalam berbagai bentuk yang bisa dikonsumsi dan dapat digunakan dalam keadaan darurat. Bukan hanya itu, selain tanpa harus menjadi pedamping dari obat atau alat penanganan dari dokter, obat herbal telah mampu menyembuhkan secara menyeluruh. Baca juga : Jus Kulit Buah Manggis Untuk Menyembuhkan Kolesterol Beberapa herbal yang bisa digunakan sebagai penanganan bagi asma berasal dari kulit manggis, buah naga, daun sirsak, mengkudu, hingga madu. Obat herbal ini biasa dijual dalam bentuk obat seperti kapsul, ada juga dalam bentuk minuman atau jus, hingga yang berbentuk ekstrak atau bubuk seperti teh yang tinggal diseduh. Bahan-bahan obat herbal tersebut mampu menangani asma karena mengandung antioksidan yang mampu memperbaiki setiap sel dalam tubuh termasuk mencegah peradangan dan infeksi pada tenggorokan. Mengkonsumsi obat herbal akan membuat saluran pernafasan lancar kembali. Kita akan kembali menghirup udara dengan lega. Rutin mengkonsumsinya akan membuat asma kita secara perlahan sembuh. Sebagai bentuk pencegahan, bahkan bukan hanya untuk asma saja tapi untuk berbagai macam penyakit. Konsumsi obat herbal sangat dianjurkan sebagai suplemen keseharian. Obat herbal mampu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Untuk asma sendiri, konsumsi obat herbal harus disertai dengan perubahan kebiasaan. Mulai dari tidak terlalu lelah beraktivitas hingga istirahat yang cukup dan tidak terlalu malam.
10-08-2017 10:14
Tak dapat dipungkiri jika kulit merupakan salah satu aset yang selalu dirawat agar tetap sehat dan cantik. Perawatan kulit ini dilakukan oleh semua orang tak memandang usia, baik usia muda hingga tua. Terlebih saat usia memasuki 30 tahun keatas, pasti memerlukan perawatan ekstra untuk menjaga kulit agar tetap sehat. Hal ini karena siring bertambahnya usia maka elsatisitas dan tingkat kelembaban kulit pun akan mengalami perubahan. Menjaga kesehatan kulit sejak dini sangat penting dilakukan agar kulit tetap cerah walaupun pertambahan usia terus berlangsung. Melakukan perawatan kulit dapat dilakukan dimanapun Anda berada, namun yang paling efektif adalah melakukannya sendiri di rumah karena dapat dilakukan rutin setiap hari. Lakukanlah mulai dari hal-hal sederhana seperti membiasakan mandi secara rutin dan jangan terlalu sering mandi air panas agar kelembaban kulit tetap terjaga. Hindari menggunakan sabun mengandung bahan iritan yang dapat mengikis minyak pada kulit karena akan membuat kulit kering. Beberapa kebiasaan lain yang dapat menjaga kulit agar tetap cerah dan sehat, antara lain : Menggunakan Cream Pelembap. Cream pelembap yang digunakan setiap hari dapat mengatasi masalah kulit kering. Gunakanlah cream pelembap yang mengandung SPF agar kulit tetap terlindung dari paparan sinar matahari. Orang dengan tipe kulit kering bisa menggunakan pelembap yang mengandung asam hialuronat dan dimethicone karena mampu menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik. Menggunakan Cream Pemutih . Menggunakan cream pemutih setiap hari dapat membantu meratakan warna gelap pada kulit. Hal ini dikarenakan produk cream pemutih mampu mengurangi produksi melanin yang dapat membuat kulit menjadi kusam. Saat memilih produk kecantikan, selalu pastikan kandungan Cream pemutih tersbeut aman digunakan. Vitamin. Vitamin dan kandungan zat lain yang mampu membuat kulit tampak lebih putih yaitu vitamin A, vitamin C, omega 3 dan 6 serta asam hialuronat. Selain itu, ada beberapa kandungan lain yang juga dapat menjaga kesehatan kulit yaitu vitamin B3, vitamin E. peptida, fitohormon, asam amino dan retinol. Tabir Surya. Tabir surya juga tak kalah pentingnya digunakan setiap hari karena mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung yang dapat menyebabkan munculnya kerutan, bintik-bintik tanda penuaan kulit serta masalah kesehatan seperti kanker kulit. Disarankan untuk menggunakan tabir surya yang setidaknya mengandung SPF 24. Pengelupasan. Pengelupasan bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan juga kotoran yang menempel dan menumpuk pada kulit. Dengan adanya pengelupasan maka regenerasi kulit secara alami akan terjadi dan kulit pun akan tampak lebih cerah.
25-07-2014 00:14
Diabetes terjadi karena kadar gula di dalam tubuh sangat tinggi. Sehingga fungsi insulin tidak bisa bekerja dengan optimal. Gula darah akan diubah menjadi energi tubuh oleh insulin, tapi bila volumenya berlebihan membuat insulin kewalahan dalam mengatasinya. Kondisi ini semakin parah kala pankreas tidak mampu lagi menghasilkan hormon insulin yang sangat dibutuhkan ini. Bila beragam gejala telah anda rasakan, segera periksakan diri untuk memastikan kadar gula darah masih normal. Bila kadar gula darah anda melebihi angka 70-110 mg/liter, maka anda harus waspada. Karena anda berpotensi menderita diabetes. Secara medis belum ditemukan obat yang ampuh menyembuhkan penyakit ini. Tapi anda bisa mengandalkan obat penyakit diabetes herbal untuk penyembuhan secara tuntas. Baca juga : Tanaman Obat Keluarga Berbagai penyebab bisa memicu serangan penyakit diabetes. Kenali dengan baik sehingga bisa mencegah serangan penyakit mematikan ini. Penyebab penyakit kencing manis ini, diantaranya adalah malas melakukan olahraga dengan teratur, konsumsi karbohidrat sederhana terlalu banyak seperti nasi, pola istirahat yang tidak mencukupi, kecanduan rokok, terlalu banyak meminum teh manis, gemar makan gorengan secara berlebihan, gemar ngemil, sering mengalami stres, penggunaan pil kontrasepsi dan sebagainya. Sedangkan gejala yang kerap timbul sebagai pertanda serangan diabetes adalah kerap buang air kecil, terasa mudah haus padahal barusan minum, berat badan menurun drastis, gampang terasa lelah, kerap menderita kesemutan dan menderita luka yang sulit disembuhkan. Baca juga : Penyebab dan Gejala Tumor Otak