Waktu Posting : 23-10-2014 21:51 | Dibaca : 2483x
22-11-2025 03:04
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru terus menghadirkan berbagai inovasi dalam upaya mewujudkan kota yang ramah lingkungan, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. Seiring berkembangnya kota dan meningkatnya aktivitas masyarakat, tantangan terkait pengelolaan lingkungan semakin besar. Oleh karena itu, DLH Banjarbaru berfokus pada solusi inovatif yang tidak hanya efektif, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan.Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan sampah berbasis digital dan partisipatif. Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru mulai memperkenalkan sistem pencatatan sampah menggunakan aplikasi sederhana yang dapat digunakan oleh bank sampah maupun petugas lapangan. Melalui aplikasi ini, data timbunan sampah, jenis sampah, hingga aktivitas daur ulang dapat dipantau secara lebih akurat. Pendekatan digital ini membantu pemerintah memahami pola produksi sampah dan menyiapkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.Tak hanya itu, DLH juga mendorong pembentukan bank sampah kreatif yang tidak sekadar mengumpulkan sampah anorganik, tetapi juga menghasilkan produk daur ulang bernilai ekonomi. Beberapa bank sampah di Banjarbaru kini mengembangkan produk seperti kerajinan plastik, pot tanaman dari botol bekas, hingga ecobrick yang digunakan untuk pembangunan fasilitas sederhana. Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.Dalam hal penghijauan, DLH Banjarbaru mengembangkan program Satu Rumah Satu Pohon sebagai gerakan massif yang melibatkan warga secara langsung. Masyarakat diajak menanam pohon di halaman rumah masing-masing serta merawatnya secara berkala. Program ini disambut positif karena tidak hanya menambah jumlah ruang hijau, tetapi juga menciptakan lingkungan rumah yang lebih asri dan sejuk. Selain itu, DLH juga mengembangkan taman-taman tematik di beberapa wilayah kota yang dapat digunakan sebagai ruang publik untuk rekreasi sekaligus sarana edukasi lingkungan.Pemanfaatan teknologi juga diterapkan melalui pemantauan kualitas udara dan air berbasis sensor. DLH menempatkan alat monitoring di beberapa titik strategis untuk mengukur tingkat polusi udara, kualitas air sungai, dan tingkat kebisingan. Data dari sensor tersebut membantu mendeteksi potensi pencemaran lebih cepat sehingga tindakan pencegahan dapat segera diambil. Inovasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan lingkungan sekaligus keamanan masyarakat.Program edukasi lingkungan berbasis komunitas juga menjadi terobosan yang terus dikembangkan. DLH Banjarbaru bekerja sama dengan sekolah, karang taruna, komunitas sepeda, hingga organisasi pecinta alam untuk melaksanakan berbagai kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon, bersih-bersih sungai, pengelolaan sampah organik, hingga kampanye literasi lingkungan. Melalui pendekatan komunitas, pesan-pesan pelestarian lingkungan lebih mudah diterima dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.Salah satu inovasi yang cukup menarik adalah pengembangan kompos organik skala rumah tangga. DLH mengadakan pelatihan teknis bagi warga untuk mengolah sampah dapur menjadi kompos menggunakan metode takakura atau komposter tertutup. Kompos yang dihasilkan kemudian dapat digunakan untuk tanaman di rumah maupun disalurkan ke taman kota. Program ini tidak hanya mengurangi sampah organik yang selama ini mendominasi TPA, tetapi juga mendukung program penghijauan kota secara menyeluruh.Dalam rangka mengurangi emisi karbon, DLH Banjarbaru juga mendukung penggunaan transportasi ramah lingkungan melalui kampanye Hari Tanpa Kendaraan Pribadi di beberapa kawasan tertentu. Selain itu, jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki terus dibenahi untuk mendorong gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan.Melalui berbagai inovasi tersebut, DLH Banjarbaru membuktikan bahwa pembangunan kota dapat selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan sektor usaha menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang dijalankan. Dengan semangat berkelanjutan dan inovasi, Banjarbaru semakin dekat untuk menjadi kota ramah lingkungan yang tidak hanya bersih dan hijau, tetapi juga memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warganya.Upaya DLH Banjarbaru ini menjadi contoh bahwa inovasi lingkungan bukan sekadar program jangka pendek, tetapi investasi penting untuk masa depan kota. Dengan komitmen yang kuat, Banjarbaru berpotensi menjadi salah satu kota dengan pengelolaan lingkungan terbaik di Kalimantan Selatan.
13-07-2014 09:27
Perhatikan label pangan, saat kedaluwarsa yang panjang, tandanya ada lemak trans selaku pengawet.Lemak yang paling jelek yang kerap kita makan ialah lemak trans. Lemak trans ini bisa kita dapatkan pada makanan yang digoreng dengan minyak yang banyak serta suhu tinggi, serta pula makanan yang memiliki kandungan minyak sayur terhidrogenasi, misalnya ialah margarin. Bila beli beberapa makanan jadi, janganlah lupa memerhatikan labelnya, bila terdaftar kata minyak hidrogenasi, baiknya janganlah dibeli. Panduan yang lain ialah, bila makanan itu usia kedaluwarsa-nya panjang, kita mesti hati-hati, lantaran besar kemungkinan makanan itu memakai lemak trans atau pengawet. Minyak trans bisa mem-blok konversi lemak esensial jadi lemak yang dibutuhkan otak, seperti GLA serta DHA. Baca juga : Dapatkan Berat Badan Ideal Dengan Diet Seimbang Jadi bila seorang kekurangan omega 3 serta makan terlampau banyak minyak trans, ini ialah pilihan yang paling jelek. Oleh karenanya hindarilah goreng-gorengan, donat, dan sebagainya. Lemak jemu serta lemak monounsaturated Yang ke-2 jelek ialah lemak jemu serta lemak monounsaturated, ciri-cirinya lemak ini jadi beku di suhu ruangan, seperti mentega, keju, lemak hewan, minyak kelapa. Minyak kelapa tetap baik bila dipakai dalam jumlah sedikit saja. Oleh karena paling tahan tehadap panas, maka minyak kelapa adalah pilihan paling tepat jika sesekali Anda ingin menggoreng. Cair di suhu ruangan serta membeku bila disimpan didalam kulkas adalah salah satu ciri lemak monounsaturated. Banyak riset tunjukkan bahwasanya minyak zaitun yang baik seperti cold pressed extra virgin olive oil amat berguna untuk kesehatan serta pas dipakai semacam dressing pada salad. Baca juga : Hanya Mengkonsumsi Jus Setiap Hari, Bolehkah? Kolesterol Yang ketiga ialah kolesterol, kolesterol cuma ada pada buatan yang datang dari hewani. Kolesterol jadi amat tak baik bila dimasak terlalu berlebih, digoreng, atau dibakar. Sebenarnya badan kita bisa bikin sendiri kolesterol yang dibutuhkannya dari lemak yang kita makan. Jadi, untuk kesehatan, berikanlah keluarga Anda serta Anda sendiri biji-bijian serta kacang-kacangan yang cukup semacam sumber lemak yang sehat. Biji-bijian paling baik ialah flaxseed, hemp seed, pumpkin, biji bunga matahari serta wijen. Baiknya biji-bijian ini digiling dahulu serta dimakan mentah. Bisa digabungkan pada serela makanan pagi, sup atau salad. Ketika makan sayuran mentah/salad, pakai minyak biji-bijian atau minyak zaitun yang cold pressed serta extra virgin. Jauhi seluruh gorengan serta makanan yang diolah terlalu berlebih.
25-04-2014 22:28
Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan - Alhamdulillah, Indonesia kaya dengan obat-obatan herbal, mulai dari madu sampai macam-macam apotek hidup ada. Dari sakit pusing biasa sampai sakit kanker bisa disembuhkan oleh tanaman-tanaman dari tanah Indonesia. Tidak perlu lagi mengacu pada produk herbal dari China. Karena produk herbal asli Indonesia sudah mulai mendunia. Dengan dibukanya Open Market 2015, produk herbal buatan Indonesia akan mempengaruhi market share penjualan dari herbal China. Baca juga : Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke Obat hipertensi juga ada dari produk herbal. Banyak sekali tanaman ataupun buah-buahan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Misalnya mengkudu dan kulit manggis. Buah-buahan ini sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia, jadi tidak ada istilah mahal. Jika repot untuk mengolahnya menjadi jus, bisa saja langsung membeli jadi produk jus tersebut. Hipertensi dikarenakan tekanan darah sistol/diastolnya naik melebihi normal. Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa terjadi stroke dan bisa pula terjadi kematian dengan pecahnya pembuluh darah. Jadi untuk lebih amannya, bagi siapapun yang berumur 40 tahun keatas, lebih baik sudah mulai mengkonsumsi jus buah penurun hipertensi. Minimal untuk antidepresant, agar pikiran lebih tenang dan tekanan darah menjadi normal. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Hidup sehat dengan produk herbal, kelebihannya tanpa efek samping dan aman dikonsumsi jangka panjang. Apalagi kalau berbentuk cairan, cepat diserap oleh tubuh. Hindarkan dari sekarang penyakit hipertensi, agar hidup lebih nyaman dan tanpa masalah dengan penyakit.