Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis?

Additional Image

Waktu Posting : 28-04-2014 02:46 | Dibaca : 9752x

Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis?  - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu :

A.      Osteomalacia

Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang.

Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah?  

Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang.

Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut :

a.       Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah

b.      Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya

c.       Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya

d.      Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok

Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu :

a.       Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll

b.      Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi.

Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah 

c.       Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak.

d.      Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif.

Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu

a.       Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia.

b.      Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang

c.       Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda

B.       Osteoporosis

       Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun.

       Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun.

         Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium 

       Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk.

       Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya.

       Pengobatan          : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu

a.       Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda

b.      Melakukan terapi kekuatan tulang

c.       Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda.

Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Gangguan Tidur Sleep Apnea

05-06-2014 02:40

Gangguan tidur sleep apnea sering terjadi dan membuat orang disekitarnya merasa tidak nyaman. Tidak sedikit orang yang mendengkur pada saat tidur namun, orang tersebut tidak menyadari akan hal itu karena tidak pernah merasakan dimana mendengkur terjadi pada saat tubuh tertidur dengan nyenyak. Orang yang tidurnya mendengkur inilah menderita selep apnea dan tidak baik untuk kesehatan tubuhnya. Sleep apnea merupakan jeda nafas pada saat tidur dimana, apnea terjadi pada saat saluran nafas seseorang tertutup sehingga tidak ada udara yang mencapai paru – paru. Siklus sleep apnea terjadi pada saat seseorang, bisa tidur dengan tenang dan bernafas secara normal. Udara pada saluran nafas seseorang mengalir dengan mudah keparu – paru. Hingga akhirnya seseorang tersebut akan mulai mendengkur keras. Hal ini merupakan tanda bahwa sebagian jalan nafas seseorang terblokir. Nafas yang terblokir secara sebagian dapat diartikan bahwa, udara kesulitan masuk ke dalam paru – paru orang tersebut. Selanjutnya jika saluran nafas tertutup sepenuhnya tidak ada udara yang masuk kedalam paru – paru. Baca juga : Obat Herbal Tekanan Darah Tinggi   Otak anda memberitahu anda untuk bernafas seperti biasa namun, anda tidak dapat bernafas karena saluran nafas tertutup hal inilah, yang disebut dengan apnea. Gangguan tidur sleep apnea akan terjadi setelah jeda 10 hingga 30 detik dimana otak anda menyadari bahwa seseorang belum anda belum bernafas. Dengan demikian anda dapat terjaga dengan tiba – tiba untuk mengambil nafas di udara dan mulai tidur lagi. Siklus sleep apnea bisa terus berlangsung sepanjang malam dimana, anda bernafas tenang dan mendengkur dengan adanya jeda nafas  sehingga anda akan terbangun dengan megap – megap serta mulai bernafas lagi. Tidak sedikit orang yang mengalami sleep apnea pada setiap malam di waktu tidur. Sleep apnea disebabkan oleh terhalangnya sebagian ataupun seluruh saluran nafas pada saat tidur. Dimana, otot tenggorokan terlalu kendor sehingga menutupi saluran nafasnya pada waktu tidur. Selain itu sleep apnea juga disebabkan oleh lidah ataupun jaringan lemak yang menutupi saluran nafas seseorang dan akan terjadi dengkuran ketika seseorang memiliki saluran nafas sempit. Baca juga : Dapatkan Kulit Halus dan Mulus dengan Strawberry  Sleep apnea terjadi ditandai dengan adanya gejala dimana, seseorang merasa ngantuk sepanjang hari tetapi tidak memahami akan penyebab hal itu. Kemudian seseorang akan mendengkur dan berhenti bernafas pada waktu tidur. Sleep apnea dapat menimbulkan masalah kesehatan, kecelakaan bahkan kematian dini jika tidak segera diatasi. Karena seseorang yang menderita sleep apnea beresiko terkena penyakit kardiovaskuler. Gangguan pernafasan yang sering terjadi pada malam hari akan menciptakan kekurangan oksigen, dan mampu merusak otak, jantung serta organ dalam lainnya. Penderita sleep apnea kemudian akan banyak makan sehingga tubuhnya cenderung lebih gemuk dari orang yang tidak menderita sleep apnea. Kegemukan ini juga menjadi pemicu bagi seseorang lebih mudah terserang penyakit terutama penyakit dalam karena jumlah lemak di dalam tubuh lebih banyak. Seseorang yang menderita sleep apnea juga akan merasa kantuk serta selalu lelah dan sakit kepala, tidak dapat berkonsentrasi hingga kehilangan memori siang hari karena tubuh dan otak tidak cukup tidur. Sehingga hal ini beresiko kecelakaan jika penderitanya mengendarai kendaraan ataupun mengoperasikan sebuah mesin. Gangguan tidur yang ditandai dengan mendengkur ini menjadi penyebab terjadinya kematian mendadak sehingga harus ditangani secara tepat ketika anda mengalami sleep apnea. Gangguan tidur sleep apnea dapat menyerang siapa saja, dengan demikian ketahuilah gejala – gejala sleep apnea untuk menyelamatkan nyawa diusia senja.

Featured Image
Benarkah Kipas Angin Sebabkan Paru-paru Basah?

09-05-2016 02:48

Udara panas kerapkali bikin anak-anak tidak nyaman waktu tidur siang ataupun malam. Hingga pilihan memakai kipas angin atau AC waktu anak-anak tidur jadi satu diantara jalan keluar supaya udara selalu sejuk. Tetapi, apakah benar tidur memakai kipas angin dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan anak alami paru-paru basah?  Sebenarnya tiada sebutan paru-paru basah dalam dunia medis. Penyakit yang umumnya menyerang paru-paru itu diberi nama pneumonia. Pemicunya juga bukan akibat pemakaian kipas angin sepanjang tidur. Pneumonia adalah penyakit radang paru-paru yang sebenarnya dapat menyerang siapapun, dari bayi sampai orang lansia.    Baca juga :  Cara Mengobati Mata Bengkak Tanpa Obat Tetes Mata   Bakteri pneumonia yang mengakibatkan radang di paru-paru ini umumnya menyerang waktu pertahanan badan rendah, hingga bakteri ini amat gampang memperbannyak diri. Gejala paling utama pneumonia ialah batuk yang dibarengi dengan napas cepat serta sesak napas (asma/bengek). Untuk menghindarinya, Anda harus meyakinkan anak mendaparkan gizi yang seimbang, hingga ketahanan badan anak senantiasa terpelihara. Kecuali itu, cermati pula kebersihan lingkungan anak.  Disamping itu, apabila benar-benar kipas angin atau AC dapat menjadikan anak tambah nyaman sewaktu tidur, jadi untuk mencegah masalah kesehatan, Anda dapat mengakalinya dengan menghindari kipas itu. Hindarkan mengarahkan kipas dengan cara langsung ke arah badan anak. Kecuali itu, secepatnya tukar baju anak apabila basah akibat keringat.   Baca juga : Inilah 3 Nutrisi Utama untuk Pelari     Sementara itu bagi Anda yang tidak ingin terkena penyakit paru-paru, Anda bisa mencegah dan menangkalnya dengan rutin mengkonsumsi minuman kesehatan produksi kami diantaranya Ultra Noni, Ultra Mangosteen dan DragonNoni. 

Featured Image
Anies Baswedan Tekankan Urgensi Status Bencana Nasional untuk Penanganan Bencana

13-12-2025 18:21

Anies Baswedan kembali menyuarakan perlunya langkah tegas pemerintah pusat dalam merespons rangkaian banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Berdasarkan hasil peninjauan langsung ke lapangan, Anies menilai bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah layak ditetapkan sebagai Bencana Nasional Aceh dan kawasan sekitarnya. Menurutnya, keputusan tersebut penting agar penanganan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi dan berdampak nyata bagi masyarakat terdampak.Dalam beberapa hari terakhir, Anies mengunjungi wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah, seperti Aceh Tamiang, Langkat, hingga Kota Padang. Ia menyaksikan langsung rumah warga yang hancur, akses jalan yang terputus, serta fasilitas umum yang lumpuh akibat terjangan banjir dan longsor. Di lokasi pengungsian, Anies meluangkan waktu untuk berdialog dengan warga, mendengarkan keluhan mereka, dan melihat secara langsung kondisi kehidupan di tengah keterbatasan.Ia bercerita, banyak ibu-ibu kehilangan rumah dan harta benda, sementara anak-anak terpaksa menghentikan kegiatan sekolah karena bangunan pendidikan rusak atau dijadikan tempat pengungsian. Tidak sedikit pula kepala keluarga yang kehilangan mata pencaharian karena lahan pertanian dan tempat usaha mereka tertimbun lumpur serta material kayu. Kondisi ini, menurut Anies, menunjukkan bahwa dampak bencana sangat luas dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.Kalau melihat langsung situasinya, ini bukan bencana kecil. Skala kerusakan dan jumlah warga terdampak menunjukkan bahwa daerah tidak bisa menanganinya sendirian. Negara perlu hadir penuh melalui penetapan bencana nasional, ujar Anies.Ia menegaskan bahwa penetapan Bencana Nasional Aceh bukan sekadar urusan administratif. Status tersebut merupakan pengakuan negara atas besarnya dampak bencana sekaligus dasar hukum untuk menggerakkan sumber daya nasional secara maksimal. Dengan status nasional, pemerintah pusat memiliki ruang yang lebih luas untuk mengalokasikan anggaran, mengerahkan personel lintas kementerian dan lembaga, serta memobilisasi peralatan berat dalam satu komando yang jelas.Anies menjelaskan bahwa manfaat langsung dari penetapan status bencana nasional adalah percepatan penanganan pada fase darurat. Bantuan logistik seperti bahan makanan, air bersih, obat-obatan, tenda, dan perlengkapan dasar lainnya dapat disalurkan lebih cepat dan dalam jumlah besar. Selain itu, pengerahan alat berat untuk membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan yang terputus akan sangat membantu memperlancar distribusi bantuan.Selain kebutuhan fisik, Anies juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan dan dukungan psikososial. Menurutnya, trauma akibat bencana tidak boleh diabaikan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan. Penanganan kesehatan yang menyeluruh, termasuk pendampingan mental, perlu menjadi bagian dari respons negara terhadap Bencana Nasional Aceh.Lebih lanjut, Anies menilai bahwa penetapan status nasional sangat menentukan keberhasilan pemulihan jangka menengah dan panjang. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan dukungan anggaran besar dan koordinasi lintas sektor. Dengan status bencana nasional, pembangunan kembali rumah warga, perbaikan sekolah, fasilitas kesehatan, serta pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan dapat dilakukan secara lebih terencana dan terintegrasi.Dampak ekonomi pascabencana juga menjadi perhatian serius. Banyak warga kehilangan sumber penghasilan karena sawah, kebun, dan usaha kecil mereka rusak. Anies mendorong pemerintah untuk menyiapkan program pemulihan ekonomi, seperti bantuan modal usaha, dukungan bagi petani dan nelayan, serta program padat karya. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat tidak terjebak dalam kondisi rentan berkepanjangan.Menanggapi kekhawatiran publik terkait potensi tumpang tindih kewenangan atau risiko penyalahgunaan anggaran, Anies menilai bahwa hal tersebut seharusnya dijawab dengan penguatan pengawasan. Transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat sipil perlu menjadi bagian dari pelaksanaan kebijakan sejak awal.Kekhawatiran itu wajar, tetapi solusinya bukan menunda penetapan bencana nasional. Yang harus diperkuat adalah tata kelola dan pengawasan agar bantuan tepat sasaran, katanya.Bagi Anies, penetapan Bencana Nasional Aceh juga memiliki makna moral yang penting. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa negara tidak menutup mata terhadap penderitaan rakyatnya dan berani mengambil langkah besar demi melindungi keselamatan serta martabat warga.Ia menambahkan bahwa meskipun bencana telah berlangsung beberapa waktu, penetapan status nasional tetap relevan. Proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu panjang, bahkan hingga satu atau dua tahun ke depan. Oleh karena itu, keputusan yang diambil saat ini akan sangat menentukan kekuatan dukungan negara dalam masa pemulihan tersebut.Menutup pernyataannya, Anies mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga masyarakat luas, untuk bersama-sama mengawal penanganan Bencana Nasional Aceh secara transparan dan bertanggung jawab. Ia berharap, masyarakat terdampak tidak hanya menerima bantuan darurat, tetapi juga mendapatkan kepastian pemulihan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

...