Waktu Posting : 28-04-2014 02:46 | Dibaca : 9640x
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu :
A. Osteomalacia
Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang.
Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah?
Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang.
Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut :
a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah
b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya
c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya
d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok
Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu :
a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll
b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi.
Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah
c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak.
d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif.
Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu
a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia.
b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang
c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda
B. Osteoporosis
Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun.
Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun.
Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium
Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk.
Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya.
Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu
a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda
b. Melakukan terapi kekuatan tulang
c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda.
Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.
19-06-2020 01:24
Pada masa kehamilan, sangat penting dalam menjaga asupan makanan. Dan tentunya wanita hamil wajib mengkonsumsi makanan sehat agar kesehatan ibu maupun bagi perkembangan janin. Tidak hanya sekedar mengkonsumsi makanan yang banyak selama masa kehamilan tetapi juga harus memperhatikan akan kebutuhan kalori serta gizi selama kehamilan. Di masa kehamilan seringkali ibu merasakan gangguan seperti mual, muntah dan bahkan diare yang dapat terjadi karena perut kembung dan bergas hingga merasa kegerahan sehingga lebih mudah berkeringat dibanding dari yang biasanya. Hal-hal tresebut di atas merupakan hal yang sangat umum terjadi, namun ternyata hal tersebut dapat membuat ibu hamil kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi. Hal ini tidak diboleh dianggap sebagai sesuatu yang sepele dan diabaikan. Karena situasi seperti ini bisa membahayakan keadaan ibu dan juga janin yang berada di dalam kandungan. Situasi yang demikian dapat membuat air ketuban berkurang dan produksi ASI sedikit, kelahiran preamtur dan bahkan menyebabkan kematian baik ibu maupun janin yang dikandung. Kenali tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat memberikan dampak yang berbahaya. Sering merasa pusing atau sakit kepala Tanda yang paling sering ditemui sebagai tanda dehidrasi yaitu merasa serimg pusing atau sakit kepala. Ini terjadi karena pada saat hamil, volume darah ibu hamil akan meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah yang biasanya. Dan bila terjadi kondisi dehidrasi maka aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh akan berkurang sehingga menimbulkan kepala mudah pusing atau terasa sakit. Mulut terasa kering dan sering merasa haus Ketika cuaca dalam keadaan panas seringkali lebih memilih untuk meminum air dingin dan manis. Misalnya saja seperti soda, teh atau es kopi, namun yang sebenarnya justru dengan mengkonsumsi minuman yang manis dapat membuat kita merasa semakin haus. Dan bila ibu hamil merasa haus serta mulut yang terasa kering, sebaiknya perbanyak untuk mengkonsumsi air putih dibandingkan dengan minuman manis lainnya serta kurangi kafeimn maupun minuman kemasan yang tidak memiliki manfaat bagi tubuh. Merasa kontraksi palsu Ibu hamil yang mengalami dehidrasi secara umum akan merasakan kontraksi. Dan bila ibu hamil mengeluh tentang kontraksi palsu maka biasanya dokter atau bidan akan menyaran agar ibu hamil tersebut minum air segera. Biasanya dokter akan menyuruh ibu hamil untuk duduk dan beristirahat kemudian meminum dua gelas besar air putih. Air seni keruh atau kuning Pada situasi yang normal maka air seni berwarna bening dan tidak berbau. Nah, bila air seni berwarna keruh atau kuning serta berbau tajam maka hal ini menandakan bila ibu hamil sedang mengalami dehidrasi. Tetapi ada kalanya vitamin yang dikonsumsi oleh ibu hamil menyebabkan air seni menjadi kuning, jadi sebaiknya tanyakan kepada dokter. Bibir pecah-pecah dan lidah mengalami pembengkakan Tanda yang lainnya yang merupakan suatu kondisi ibu hamil mengalami dehidrasi yaitu bibir yang pecah-pecah dan lidah yang seperti bengkak. Cobalah untuk mengoleskan pelembap bibir dan bila belum membaik cobalah untuk mengkonsumsi air dan periksakan ke dokter bila semakin parah. Menurut seorang ahli ginekologi, kebidanan dan ilmu reroduksi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai yaitu Fahimeh Sasan mengatakan bahwa ibu hamil harus mengkonsumsi paling tidak 10 gelas cairan per hari. Dan cairan tersebut dapat berupa air, jus, teh, kopi yang pada dasarnya merupakan cairan yang dapat diminum ibu hamil. Namun bila berada di tempat dengan cuaca yang memiliki suhu panas maka membutuhkan asupan air yang lebih dari itu agar terhindar dari dehidrasi selama kehamilan. Akan lebih baik lagi bila ibu hamil meminum air putih yang hangat dibandingkan dengan minuman jenis lainnya. Itulah ulasan mengenai tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat dialami oleh ibu hamil. Lalu bagaimana bila terjadi hal yang mengharuskan ibu hamil terpaksa kehilangan janin, seperti keguguran. Tentunya bila hal tersebut terjadi maka tindakan yang harus dilakukan adalah tindakan kuretase. Di mana tindakan ini bertujuan untuk mengangkat jaringan yang ada di dalam rahim karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi bila tidak dibersihkan. Untuk melakukan tindakan kuretase tersebut pastinya sesudah melalui prosedur dan atas saran dokter serta dilakukan di klinik kuret yang resmi. Dalam hal ini tentunya klinik aborsi yang telah berpengalaman serta ditangani oleh dokter ahlinya yang berkompeten. Salah satunya adalah klinik kuretase yang melakukan berbagai tindakan medis seperti persalinan, tindakan pembedahan dan penanganan dalam mengatasi berbagai gangguan pada sistem reproduksi wanita.
22-05-2020 21:38
Penyebab flu yang tidak kunjung sembuh harus diketahui dan sebisa mungkin harus ditinggalkan. Karena hal ini tidak hanya membuat penyakit flu semakin parah tetapi justru membuat penyakit ini menimbulkan risiko yang lebih kronis. Karena hal itulah, di bawah ini akan dijelaskan penyebab flu tidak kunjung sembuh yang harus diwaspadai dan dicegah. 1. Karena Alergi Penyebab penyakit flu tidak kunjung sembuh yang pertama adalah penyakit ini bukan flu biasa melainkan flu yang disebabkan oleh alergi. Memang gejalanya sama tetapi memiliki tingkat kronis penyakit yang berbeda. Jika flu biasa biasanya mudah sembuh bahkan jika diobati dengan baik dua minggu gejala sudah berkurang. Tetapi jika flu karena alergi penyakit sukar untuk sembuh bahkan pasien bisa menanggung gejala sepanjang hidupnya. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah menghindari segala pemicu terjadinya alergi. 2. Pemakaian Semprotan Hidung Yang Berlebihan Silakan menggunakan semprotan hidung untuk melegakan pernafasan maupun mengencerkan lendir hidung yang kental. Maka dari itu produk juga bagus untuk menyembuhkan penyakit flu. Akan tetapi jika digunakan secara berlebihan ternyata semprotan hidung memiliki efek samping. Pasalnya di dalam produk terdapat zat yang disebut oksimetazolin yang bisa menyebabkan ketergantungan. Hal ini yang membuat gejala penyakit flu yang awalnya sederhana menjadi ekstrim dan sulit sembuh. 3. Infeksi Sinus Atau Polip Penyebab flu tidak kunjung sembuh berikutnya adalah karena adanya infeksi sinus atau polip di dalam hidung. Tentunya ini tidak bisa diobati dengan obat flu biasa melainkan dibawa ke rumah sakit agar dilakukan operasi pengangkatan. Gejala flu karena polip tidak akan hilang karena terjadi pelebaran membran di dalam hidung yang menghambat proses pengenceran lendir serta keluar masuknya oksigen. Meskipun demikian, penyakit ini juga perlu diobati karena jika tidak, pemulihannya akan sangat lama. 4. Kondisi Tubuh Lemah Jika flu biasa biasanya mudah sembuh sekalipun hanya diobati dengan obat-obat generik. Akan tetapi jika stamina menurun atau vitalitas down maka pengobatan akan sangat lama. Karena virus influenza yang menjadi penyebabnya masih bertahan sedangkan obat tidak mampu mengusirnya. 5. Kondisi Tubuh Dingin Flu muncul pada saat cuaca sedang dingin. Itu artinya suhu tubuh manusia yang dingin juga berpeluang mengalami penyakit dibandingkan orang yang suhu tubuhnya hangat. Nah jika penyakit flu tidak kunjung sembuh mungkin kegiatan yang menghangatkan tubuh seperti olahraga dan makan makanan yang mengandung protein tidak dilaksanakan dengan baik. Oleh sebab itu jika sedang terjadi flu selama 3 hari dan belum juga sembuh coba lakukan kegiatan-kegiatan penghangat badan seperti olahraga ringan. Bisa juga dilakukan dengan berjemur atau mengangin-anginkan diri. Biasanya dengan aktivitas tersebut gejala pilek akan reda asalkan diiringi dengan meminum obat-obat flu yang tepat. 6. Sudah Flu Masih Begadang Penyebab flu tidak kunjung sembuh yang terakhir adalah kebiasaan begadang. Begadang dilakukan di malam hari saat suhu sedang dingin. Jika kebiasaan ini sering dilakukan tentu penyakit flu tidak akan pernah sembuh. Bahkan semakin hari gejalanya akan semakin parah. Oleh sebab itu jika flu sudah menyerang hentikan kebiasaan begadang. Lebih baik beristirahat yang cukup untuk memulihkan stamina dan tenaga. Demikianlah beberapa penyebab flu tidak kunjung sembuh yang harus diwaspadai dan sebisa mungkin harus dihindari. Karena jika ini tetap dilakukan flu tidak akan pernah hilang. Apalagi di zaman ini flu memiliki gejala sama dengan corona yang juga sulit untuk disembuhkan.
20-05-2020 03:36
Cara meningkatkan imunitas tubuh harus diketahui masyarakat. Apalagi saat ini, ketika sedang terjadi pandemi virus covid-19. Karena menurut medis, hanya imun yang bisa mencegah tubuh diserang virus corona ini. Di bawah ini adalah penjelasan mengenai cara untuk meningkatkan imunitas tubuh yang bisa dicoba. Cara yang tidak mahal tetapi berdampak bagus karena membuat tubuh kebal penyakit. Ini dia cara-cara yang dimaksud: 1. Banyak Minum Air Putih Sebagian besar tubuh manusia berisi cairan. Selain untuk mencegah dehidrasi tubuh, ternyata mineral ini bisa meningkatkan imun. Maka dari itu, perbanyaklah minum air putih. Pastikan minum air putih yang sudah matang atau bisa juga mengkonsumsi air mineral kemasan. Untuk kadarnya disesuaikan dengan kebutuhan, namun ukuran normalnya adalah delapan gelas per hari. Ini cara meningkatkan imunitas tubuh yang murah. Selain itu, tipsnya tidak melelahkan bahkan menyegarkan. Namun pastikan hindari minum es batu karena bisa memperbanyak gas di lambung. 2. Minum Vitamin C Secara Rutin Vitamin yang bisa meningkatkan imunitas tubuh adalah vitamin C. Maka dari itu, silahkan konsumsi vitamin ini secara rutin maksimal satu kapsul per hari. Karena jika over dosis bisa memicu kanker. Boleh juga untuk mengkonsumsi vitamin C generik atau vitamin C resep dokter. Karena semuanya bisa meningkatkan imunitas hanya dosis saja yang berbeda. Jika minum vitamin C secara rutin, imunitas akan lebih bagus sehingga tubuh tidak mudah sakit. Jika vitamin C tubuh terpenuhi, virus, bakteri dan penyebab penyakit lainnya tidak berani menyerang. Karena hal inilah yang membuat tubuh tetap sehat wal afiat. 3. Rajin Berolahraga Tubuh yang memiliki imun kuat salah satu cirinya adalah suhu tubuh selalu hangat. Nah, Jika ingin tubuh hangat, lakukan olahraga secara rutin. Ini untuk memacu proses pembakaran lemak tubuh menjadi energi. Nah, di musim pandemi semacam ini, sekalipun ada himbauan berdiam diri di rumah, jangan berhenti berolahraga. Karena olahraga justru menjaga kehangatan tubuh supaya mampu melawan virus. Sekalipun demikian tetap lakukan olahraga yang normal sesuai usia. Jika sudah kepala empat ke atas, jangan lakukan olahraga berat. Karena bisa menimbulkan gangguan lain seperti serangan jantung hingga otot kejepit. Olahraga yang cocok untuk menjaga imunitas adalah jalan kaki, jogging dan bersepeda. Ini olahraga yang mampu membakar tubuh dengan cepat dan aman. Selain itu, olahraga semacam ini juga murah. 4. Istirahat yang Cukup Tubuh butuh istirahat untuk memulihkan stamina dan metabolisme. Jika metabolisme sudah baik, tentu imunitas tetap terjaga. Lain soal jika suka begadang tentu perlahan-lahan stamina akan menurun, karena metabolisme bekerja berlebihan. Jika metabolisme sudah semacam ini, tentu imun tidak akan berkembang. Yang ada tubuh tidak prima dan mudah diserang penyakit. Oleh sebab itu, hindari begadang dan istirahat yang banyak minimal 8 jam sehari. Yang paling parah kalau begadangnya sambil bekerja. Karena pada waktu itu, bukan hanya vitalitas dan imunitas yang turun, pikiran juga diforsir berlebihan. Khawatir bisa memicu stress yang berlebihan. 5. Makan Sayur dan Buah Cara meningkatkan imunitas tubuh yang terakhir adalah makan sayur dan buah. Dua makanan ini ternyata mengandung mineral dan vitamin C yang bagus. Sedangkan kedua nutrisi ini bagus untuk meningkatkan imun. Silakan konsumsi sayur dan buah jenis apapun. Karena semua memiliki fitonutrien yang ideal. Jangan lupa, sayuran dan buah juga mengandung mineral yang bagus. Nah, mineral ini ikut membantu meningkatkan kekebalan tubuh manusia (imun). Itulah beberapa cara meningkatkan imunitas tubuh yang bisa dilakukan dengan mudah. Silakan diterapkan terutama di musim corona seperti saat ini. Hal itulah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari berbagai macam serangan virus dan penyakit.