Waktu Posting : 14-01-2015 23:33 | Dibaca : 3107x
Bintik-bintik kecil berwarna putih dan bisa jadi hitam yang ada pada beberapa bagian wajah adalah komedo. Biasanya munculnya komedo pada wajah timbul karena tersumbatnya pori-pori kulit wajah. Dan sumbatan ini biasanya disebabkan oleh sebum dan juga keratin berlebih pada wajah. Adanya komedo selain mengurangi keindahan kulit wajah juga dapat menurunkan tingkat percaya diri seseorang.
Penyebab Komedo
Kondisi kulit wajah berminyak adalah pemicu utama lahirnya komedo yang selama ini selalu muncul pada wajah. Minyak inilah yang nantinya dapat menyumbat pori-pori pada kulit wajah. Biasanya produksi minyak paling banyak adalah pada masa-masa datang bulan dan juga pada saat kita sangat sering mengkonsumsi makanan berminyak dan berlemak. Jika ingin terbebas dari komedo dengan mudah hanya perlu mengurangi produksi minyak pada wajah dan lebih banyak mengkonsumsi sayuran dan buah yang sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit wajah. Penyebab lain timbulnya komedo adalah penggunaan kosmetik, stress, konsumsi alkohol, merokok, kondisi hormon dan konsumsi kafein secara berlebihan. Bisa juga komedo ditimbulkan oleh pengaruh genetik kulit yang memang tidak bersih sehingga wajah selalu timbul komedo.
Baca juga : Tingkatkanlah Kesehatan Mental dan Kreativitas Anda dengan 5 Cara Ini
Mengatasi Komedo
Selain menggunakan sabun pencuci wajah yang dapat membasmi komedo, para wanita ini juga sering melakukan perawatan wajah. Biasanya dalam paket perawatan wajah yang disediakan oleh salon wajah, ada perawatan yang khusus difungsikan untuk menghilangkan komedo. Namun perawatan seperti ini diperlukan biaya yang mahal. Padahal ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menghilangkan komedo tanpa biaya yang mahal.
1. Tomat. Selain banyak mengandung vitamin C tomat juga mengandung antiseptik yang sangat baik untuk mengeringkan komedo. Gunakan tumbukan tomat pada wajah secara merata dan diamkan selama 15 menit sebelum membilasnya dengan air hangat.
2. Lemon. Lemon ini sangat bagus mengatasi komedo dengan melakukan perlakuan pada kulit wajah berminyak. Lemon akan menurunkan kadar minyak yang dikeluarkan kulit wajah sehingga meminimalisir timbulnya komedo. Gunakan perasan air lemon yang dicampur garam pada wajah secara merata. Diamkan 20 menit sebelum akhirnya dibilas dengan air hangat.
3. Pasta gigi. Gunakan pasti gigi dengan cara mengoleskannya pada bagian wajah yang berkomedo, berikan gerakan melingkar untuk menggosoknya dan berikan jarak 25 menit sebelum akhirnya dibilas air hangat. Cobalah menggunakan metode ini selama 2 minggu dan rasakan bagaimana komedo menghilang dari kulit wajah kita.
4. Madu. Sama halnya dengan tomat, madu juga mengandung antiseptik yang sangat baik untuk mengatasi komedo dan kulit berminyak. Oleskan madu merata keseluruh wajah dan diamkan selama 15 menit. Kemudian bilas menggunakan air hangat.
5. Bakingsoda. Bubuk bakingsoda harus dicampurkan dengan air terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai masker wajah. Tunggu masker sampai kering, setelah itu bilas menggunakan air hangat.
Baca juga :Wajah Mulus Bebas Luka Jerawat
6. Oatmeal. Campurkan 2 sendok makan oatmeal bersama yogurt. Tambahkan 1 sendok makan lemon dan minyak zaitun ke dalam campuran. Gunakan campuran ini sebagai masker wajah selama 15 menit dan bilas wajah dengan air dingin.
7. Telur. Gunakan telur sebagai masker wajah dengan cara mengambil 1 butir putih telur dan campurkan dengan satu sendok teh dengan madu. Gunakan masker pada wajah dan diamkan 30 menit lalu basuh dengan air hangat.
8. Kayumanis. Campurkan kayu manis dan jeruk nipis untuk membuat masker yang sangat pekat pada wajah. Gunakan masker ini pada wajah semalaman dan bersihkan menggunakan air hangat.
20-08-2014 01:37
Apakah Anda tergolong kepada orang yang hoby mengonsumsi roti tawar? Walau jadi menu andalan yang sering disantap waktu sarapan, tetapi menurut berbagai pendapat mengkonsumi roti tawar pun bisa menghadirkan efek negatif lho! Seperti yang di ketahui bila disamping gampang serta cepat di sajikan, roti tawar pun diakui memiliki kandungan karbohirat yang pas semacam pengganti nasi. Baca juga : Cara Mengatasi Efek Buruk AC Pada Kulit Tetapi kenyataannya roti tawar tak selama-lamanya baik untuk kesehatan. Tersebut di bawah ini berbagai efek negatif dari roti tawar untuk kesehatan, diantaranya : 1. Tak Mengenyangkan Serat adalah unsur utama yang bisa menolong mengurangi kandungan cholesterol, menolong pencernaan, serta menyebabkan dampak kenyang lebih lama. Tak seperti roti gandum, roti tawar terbuat dari tepung halus yang beberapa besar seratnya hilang waktu diolah. Hal semacam ini menjadikan Anda cepat terasa lapar. 2. Menambah Kandungan Gula Darah Roti tawar terbuat dari biji-bijian olahan yang gampang diserap sepanjang sistem pencernaan. Hal semacam ini condong mengakibatkan lonjakan tajam gula darah serta insulin. Roti putih ialah makanan yang tinggi glisemik menjadikan orang lebih rawan pada penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan sebagainya. 3. Tak Bernutrisi Sepanjang sistem penyulingan, tepung meninggalkan serat serta nutrisi lain seperti vitamin B6 serta E, magnesium, asam folat, seng, serta kromium. Kurangnya nutrisi menyebabkab roti tawar jadi tak sehat. Baca juga : Meredakan Stres Dengan Makanan Bermanfaat Alami 4. Susah Diolah Roti tawar pun memiliki kandungan gluten yang membuatnya susah untuk diolah. Kecuali itu roti tawar tak mempunyai enzim alami yang diperlukan pankreas untuk memecah lemak, karbohidrat, serta protein. Hal semacam ini bisa menyebabkan pankreas Anda lebih rawan terkena penyakit. 5. Tepung Halus Tepung halus tak mempunyai serat serta nutrisi utama. Roti tawar tak menyajikan manfaat kesehatan, hingga jadi penyebab beragam penyakit seperti obesitas serta diabetes.
29-04-2014 06:58
Berbagai Pilihan Obat Herbal Darah Tinggi di Sekitar Kita - Penyakit darah tinggi merupakan penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan aliran darah di pembuluh darah arteri. Akibatnya, jantung penderita penyakit ini harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh melalui arteri – arteri tersebut. Penyakit darah tinggi merupakan penyakit yang sangat sering menyebabkan jenis penyakit kronis lainnya dan bahkan kematian. Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penderita mengalami stroke, gagal jantung, serangan jantung, beberapa penyakit pada pembuluh darah, dan juga penyakit ginjal yang kronis. Begitu bahayanya penyakit darah tinggi membuatnya harus diobati dan dicegah dengan sebaik mungkin. Pada umumnya, penyakit darah tinggi yang diderita merupakan penyakit yang tidak jelas penyebabnya secara medis. Gaya hidup yang tidak sehat ditengarai menjadi hal yang memperparah penyakit ini. Oleh karena itu, mengatur pola makan dengan hanya mengkonsumsi makanan dan minuman sehat serta menjalani gaya hidup sehat lainnya adalah cara yang tepat untuk mengurangi resiko darah tinggi. Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman Bagi Anda yang menderita penyakit darah tinggi, berikut beberapa pilihan obat herbal yang dapat Anda temukan dengan mudah di sekitar Anda. - Bawang Putih Bawang putih sebagai obat penurun tekanan darah tinggi secara alami merupakan hal sudah terbukti melalui sebuah penelitian di Amerika. Melalui teknik penelitian meta analisis, sang peneliti menemukan bahwa bawang putih dapat menurunkan tekanan darah secara efektif. Penggunaan bawang putih sebagai obat herbal juga telah dilakukan sejak dulu oleh orang – orang Cina. Kandungan alami dalam bawang putih mampu mencairkan darah – darah yang mengalami penggumpalan di dalam pembuluh darah sehingga peredarannya menjadi lebih lancar. - Bunga Lavender Bunga Lavender dikenal luas sebagai bunga dengan wangi yang khas. Wewangian yang ditimbulkan oleh bunga ini membuatnya mampu mengusir nyamuk sehingga banyak orang memanfaatkannya sebagai tanaman pengusir nyamuk. Sesungguhnya, ada khasiat yang lebih besar dari bunga beraroma wangi ini. Wanginya yang dapat menjadi aromatherapy menjadikannya cukup ampuh dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Cara mudah yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan minyak bunga lavender sebagai minyak untuk memijat tubuh. Dengan pijatan – pijatan yang lembut di seluruh tubuh, maka Anda bisa menjadi lebih rileks. Selain itu, kandungan alami bunga lavender juga mampu melebarkan pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih lancar. Khasiat bunga lavender juga dapat Anda rasakan dengan mencampurkannya ke dalam air hangat dan gunakan air wangi ini untuk berendam beberapa saat. Air yang hangat dan wangi serta kandungan lavendernya dapat membuat tubuh lebih rileks dan tekanan darah pun menurun. Khasiat lavender sebagai penurun tekanan darah ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian di Universitas Creighton. Hasilnya, bunga beraroma terapi ini dapat menurunkan tekanan darah hingga setengahnya. - Mentimun Pilihan obat herbal darah tinggi lainnya yang dapat Anda peroleh dengan mudah adalah mentimun. Buah yang biasa dikonsumsi sebagai buah atau sayur ini dikenal sebagai bahan yang ampuh untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Mentimun mengandung kalium, magnesium dan serat yang tinggi. Selain itu, buah segar ini juga mengandung vitamin C, asam folat, vitamin A dan K, silica dan asam caffeic. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa mentimun dapat membantu menurunkan tekanan darah baik secara sistolik sebesar 5 poin, ataupun secara distolik sebesar 3,5 poin. Baca juga : Pengobatan Alami Untuk Sakit Gigi Sebagai buah segar, mentimun dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, minuman, atau sebagai snack sehat. Untuk menjadikannya obat penurun darah tinggi, Anda bisa menjadikan mentimun sebagai lalapan saat makan, buah pencuci mulut atau makanan pembuka, diolah menjadi jus atau minuman lainnya. Untuk membuatnya semakin nikmat dan berkhasiat, Anda juga bisa mencampurkan berbagai buah atau sayuran lain, seperti seledri, air perasan lemon atau jeruk nipis dalam minuman mentimun, dan sebagainya. - Semangka Semangka merupakan jenis buah – buahan yang sangat mudah ditemui di Indonesia. Selain memiliki rasa yang manis, segar dan kaya akan air, buah yang memiliki daging berwarna merah ini juga mengandung banyak nutrisi seperti vitamin C, vitamin A, vitamin B6 dan serat. Terlebih lagi, semangka juga merupakan sumber kalium dan L-citrulline yang terbukti ampuh menurunkan tekanan darah tinggi karena dapat melebarkan pembuluh darah sehingga alirannya dapat lebih lancar. Penelitian tentang manfaat semangka sebagai penurun tekanan darah tinggi juga telah dilakukan di Florida State University. Hasilnya, kandungan alami dalam semangka dapat memperlebar pembuluh darah sehingga dapat memperlancar peredaran darah serta mencegah stroke dan serangan jantung. - Seledri Seledri atau daun sop merupakan jenis pelengkap masakan yang sering kali menjadi bumbu tambahan. Daunnya yang wangi dapat memberikan rasa segar pada masakan, terutama masakan berkuah. Ternyata, seledri tidak hanya bermanfaat dalam memberikan rasa khas pada masakan, tapi juga memiliki berbagai khasiat yang baik bagi kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah tinggi. Di dalam daun seledri, terkandung berbagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan, yaitu sodium, magnesium, potassium, klorin, vitamin A, vitamin C, dan vitamin B1. Selain dapat menurunkan tekanan darah tinggi, seledri juga bermanfaat sebagai peningkat vitalitas tubuh, menurunkan kadar asam urat, mengurangi gejala rematik, dan juga mencegah stroke. Dengan begitu banyaknya pilihan obat herbal penyakit darah tinggi, pada dasarnya tidaklah susah untuk sembuh dari penyakit yang mematikan ini. Kunci untuk terbebas dari penyakit darah tinggi adalah dengan menjalankan gaya hidup yang sehat. Sebisa mungkin hindari konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat, perbanyak konsumsi buah dan sayuran bervitamin dan berserat tinggi, serta lakukan olah raga secara rutin. Metabolisme dan peredaran darah yang lancar dalam tubuh karena gaya hidup sehat tersebut tentunya dapat meningkatkan kesehatan secara efektif serta menghindari diri dari berbagai penyakit, termasuk darah tinggi.
05-07-2016 10:25
Nih... Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke! Stroke memang menjadi momok menakutkan karena bisa menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Di Indonesia stroke menjadi penyakit utama penyebab kematian. Merujuk data Harian Kompas,tahun 2015 lalu dari 41.590 kematian sepanjang Januari sampai Desember 2014, stroke menyumbang angka kematian sebanyak 21,1 persen. Angka ini tertinggi dibandingkan penyakit lain, seperti jantung dan pembuluh darah 12,9 persen, serta diabetes melitus dan komplikasinya 6,7 persen. Angka penderita stroke di Indonesia juga meningkat. Dari data Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) 2013, prevalensi stroke di Indonesia 12 orang per 1.000 penduduk. Jumlah itu naik dibandingkan data Riskesdas 2007 yang hanya 8 orang per 1000 warga. Baca juga : Durasi Tidur yang Tepat Cegah Diabetes Selain karena usia lanjut, perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tak sehat adalah salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita stroke. Berikut ini beberapa makanan pemicu serangan stroke: Makanan manis Makanan manis memang menggugah selera, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar gula dalam darah. Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Terlalu banyak asupan makanan manis juga dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke. Daging merah Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging. Sementara itu, wanita yang tiap hari makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit. Kandungan lemak jenuh di daging merah mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung. Keripik, kerupuk dan gorengan Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke. Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik. Minuman soda Menurut hasil studi Institute for Health Clinic dan Harvard University Cleveland, pemanis tambahan di soda dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga bisa memicu terjadinya peradangan dan resistensi insulin. Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang terdapat dalam soda. Makanan kaleng dan cepat saji Makanan kaleng dan cepat saji umumnya mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Namun, bila Anda ingin tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium dan garam maksimal adalah 1.500 miligram (mg) perhari. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Asosiasi jantung dan Stroke Amerika Serikat. Oleh karena itu, sebelum Anda membeli makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking soda, baking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate, sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack ringan dalam kemasan. Pola makan sehat Tapi, jika ingin meminimalisir risiko terserang stroke, ada baiknya Anda segera mengubah pola makan dari tak sehat menjadi sehat. Kurangi, bahkan bla perlu, tinggalkan jenis makanan berbahaya bagi kesehatan, seperti makanan manis, daging merah, gorengan, minuman soda, dan makanan kaleng. Perbanyaklah asupan makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran-sayuran hijau, dan makanan berserat tinggi. Untuk asupan protein hewani sebaiknya mengonsumsi daging ikan atau ayam. Bila rindu dengan kudapan manis, sebaiknya pilih camilan dengan kandungan gula alami. Jenis gula seperti ini biasanya berasal dari buah-buahan dan jagung. Lakukan perubahan pola makan secara teratur, mulai dari sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Apalagi saat ini sudah ada aplikasi mobile phone yang bisa membantu Anda menjalani pola makan sehat. Beberapa aplikasi bahkan bisa memasukkan menu makanan sehat dan jadwal konsumsinya. Sehingga saat tiba waktunya makan aplikasi ini dapat mengingatkan Anda melalui fitur reminder. Baca juga : Ingin Coba? Ini Ternyata Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah Tak hanya makanan, aplikasi itu juga memungkinkan Anda mengingat dan mengatur frekuensi minum air putih, kopi dan teh dalam satu hari. Aplikasi dengan detail seperti itu antara lain adalah Medcare. Selain membantu menjalankan pola makan sehat, aplikasi tersebut juga dapat mengatur rutinitas Anda berolahraga dan beristirahat. Aplikasi yang tersedia di Playstore dan App Store itu juga dapat memungkinkan Anda mengukur masa indeks tubuh dengan memasukkan tinggi dan berat badan. Nah, dengan begitu, pola makan sehat bukanlah perkara susah untuk Anda jalankan. Risiko Anda terserang stroke pun dapat diminimalisir.