Waktu Posting : 14-01-2015 03:57 | Dibaca : 2960x
Jerawat adalah salah satu masalah pada kulit wajah yang paling sering diderita banyak orang. Penyebab dari jerawat itu sendiri sebenarnya ada banyak. Namun penyebab paling besar timbulnya jerawat adalah kurangnya menjaga kebersihan kulit wajah dan dari segi makanan yang dikonsumsi. Sayangnya masalah jerawat pada kulit wajah tidak hanya muncul saat jerawat itu datang. Bahkan saat jerawat itu pergi masalah baru akan muncul kembali. Masalah tersebut adalah luka yang ditimbulkan akibat jerawat yang pernah muncul. Luka yang ditimbulkan ini biasanya membekas berwarna hitam. Diindikasi luka menghitam ini akibat dari tangan usil yang suka memencet jerawat saat masih belum atau sudah muncul. Namun penjelasana medis tentang luka menghitam ini adalah karena terganggunya kolagen akibat radang yang disebabkan oleh jerawat. Karena membekas dan juga berwarna hitam, luka bekas jerawat ini akan mengurangi kemulusan kulit wajah. Akibatnya wajah terlihat suram dan tidak menyenangkan.
Baca juga : Obat Tradisional Kolesterol
Jenis-jenis Luka Bekas Jerawat
Rasanya banyak orang pernah mengalami munculnya jerawat pada wajah. Banyak orang pula mengalami luka bekas jerawat yang sangat mengganggu kemulusan kulit wajah. Namun tidak banyak orang yang memiliki wawasan luka yang ditimbulkan akibat munculnya jerawat. Padahal wawasan ini perlu untuk dapat mengobati bekas luka jerawat kita dengan tepat sehingga wajah bisa kembali mulus.
Ada tiga jenis luka bekas jerawat yang telah teridentifikasi. Luka bekas jerawat pertama adalah atrophic, yakni luka jerawat yang tidak dalam melainkan sedikit dangkal. Luka kedua adalah boxcar. Luka kedua ini adalah jenis luka bekas jerawat yang lebih dalam dari luka pertama dan memiliki ciri-ciri luka yang menggulung. Luka ketiga adalah ice pick yakni luka bekas jerawat yang sangat dalam yang tampilannya menyerupai lubang kecil dibagian atasnya. Ketiga luka ini biasanya memiliki tingkat keparahan yang dapat dilihat dari warna kulit tempat timbulnya jerawat. Biasanya orang dengan kulit warna hitam akan cenderung mengalami bekas luka yang menghitam pula. Sedangkan pada orang yang memiliki kulit cerah, bekas luka akan kemerahan.
Luka-luka bekas jerawat ini jika dibiarkan akan membawa dampak buruk pada kulit wajah. Bahkan luka-luka ini semakin bertambah parah karena beberapa hal dibawah ini:
1. Terpapar sinar matahari atau uv.
2. Dipencet/ disentuh dengan tangan.
3. Diolesi dengan vitamin E.
Baca juga : Bersih dari Komedo dengan Bahan Alami
Mengatasi Bekas Luka Jerawat
Untuk mengatasi bekas luka jerawat sangat efektif dilakukan jika kita mengetahui bekas luka-luka yang ditimbulkan oleh jerawat. Namun yang paling sering digunakan untuk mengatasi bekas luka jerawat adalah dengan menggunakan cream jerawat yang berjenis kortikosteroid. Gunakan cream jerawat ini selama jerawat muncul dan meradang. Oleskan cream pada jerawat yang meradang supaya kortikosteroid diserap kulit sehingga radang akan berkurang. Namun cream ini adalah cream yang dalam penggunaannya harus berada dalam pengawasan dokter karena jika dipakai dengan serabutan akan membawa dampak berbahaya bagi kulit wajah.
Penggunaan cream jenis kortikosteroid ini akan berefek langsung pada jerawat yang timbul. Setelah dioleskan, cream ini akan memberikan efek kering pada jerawat dan tidak lagi berwarna merah meradang. Saat luka jerawat mengering sebaiknya gunakan pigmen kulit yang akan membantu kecerahan wajah kembali normal. Pigmen kulit seperti kojid acid sangat bagus digunakan karena bahan-bahan alami seperti jamur, bearbarry dan vitamin C. Untuk luka jerawat yang sangat dalam biasanya diatasi dengan melakukan prosedur laser yang lebih mahal dari prosedur lainnya.
26-05-2014 07:40
Sudah di ketahui bahwasanya, daya kekuatan intelektual kaum lanjut usia akan makin menyusut bersamaan dengan pertambahan umur. Mereka kerapkali sudah merasakan situasi yang dimaksud dengan demensia (lupa serta mengakibatkan tidak tahu lagi). Situasi ini ketika menyebabkan kita turut prihatin, lantaran beberapa dari mereka yang lanjut usia nyatanya biasanya tidak dapat lagi mencapai beberapa hal yang bernilai bahagia didalam diri dia sendiri maupun didalam keluarganya ; berhubung ada sistem penuaan alamiahnya (aging). Sebut saja tanda-tanda rasa sedih, kerap “cekcok” atau rewel, peka juga jadi pemarah. Mereka yang tengah dalam sistem penuaan tadi disebutkan menjalani situasi yang diberi nama demensia. Jika dilihat dari jumlah populasi, nyatanya kaum lanjut usia yang terhitung dalam kelompok demensia jumlahnya cukup besar. Serta pada tingkat setelah itu, mereka yang menderita demensia ini nyatanya condong punya potensi untuk mengganggu kesejahteraan atau kebahagiaan beberapa anak-anak dan cucu-cucunya. Timbullah satu pemikiran bagaimana kita dapat menolong mereka (kamu lanjut usia yang sudah berusia di atas 70 th.) itu, untuk dapat mendapatkan satu rasa kebahagiaan, baik dalam pergaulan dengan pasangannya maupun dalam keluarganya. Baca juga : Jenis-jenis Makanan yang dapat Menghilangkan Stres Pemikiran untuk membantu mereka : Menurut data ilmiah, kekuatan intelektual pada kaum lanjut usia dengan umur di atas 70 th. itu, bisa ditolong supaya mereka tetap dapat tahu serta mengerti apa makna sejahtera serta bahagia. Tulisan ini diantaranya menyampaikan satu pengalaman klinis dalam usaha menolong sebagian orang lanjut usia yang sudah berumur 70 th. lebih, di mana awal mulanya mereka datang berobat pada penulis lantaran mereka kerap mempunyai situasi hati yang kesal serta kerap bertengkar mulut atau pertikaian dengan pasangannya serta juga punya niat bercerai. Mereka kerap menyampaikan lupa atau mengulang-ngulang persoalan yang sama juga. Beberapa dari lanjut usia menderita tanda-tanda pikun (demensia), karakter yang tidak ingin beralih serta kaku, awal mulanya (tidak ingin untuk beralih keputusannya. Berpendirian bahwasanya pasangannya, dirasakan oleh mereka semacam musuh) ; namun pada tingkat selanjutnya, sesudah bisa dinaikkan potensi kekuatan intelektualnya atau status perbaikannya di bagian demensianya, maka ia lebih dapat mengerti ada nilai rukun serta bahagia. Juga pada mereka yang sudah memiliki cucu, mereka memiliki pendapat bahwasanya mereka akan tambah baik keadaannya bila berpisah dari cucu-cucunya. Situasi ini lantaran mereka sudah menjalani demensia; serta susah untuk tahu atau menangkap satu pengertian yang dia anggap baru juga yang agak sedikit abstrak (contoh : rasa malu apabila dipandang oleh cucunya apabila mereka berkali-klai marah, terlebih tiada argumen yang pasti ; kekuatan pemahaman rasa hati dari orang lain dan kerap menyampaikan bahwasanya ia lupa atau kelupaan). Jadi ada satu kekhasan sendiri juga, di mana penggunaan obat penyakit neurodegeneratif nyatanya benar-benar perlu, untuk mendukung pengobatannya (psikoterapi), di mana mereka dapat tahu – mengerti serta menghayati ada rasa kangen – rukun serta sejahtera dan bahagia. Tulisan ini semacam satu kajian informatif untuk orang kebanyakan; yang diandalkan dapat untuk menambah kwalitas kehidupan individu pada umur lanjut. Baca juga : Khasiat Magis Kulit Manggis Pada akhir tingkatan terapi, nyatanya mereka dapat rukun serta malahan lebih rukun lagi serta terlebih mereka dapat mengecap ada satu rasa kebahagian dalam hati mereka baik dengan cara perseorangan maupun dengan cara keseutuhan dalam keluarga itu. Rasa hati ini dikemukakan oleh pasangan tadi. Ada satu potensi yang sudah di kembangkan atau dibangkitkan. Karena terpikir bahwasanya Nilai Kebahagiaan yang dapat dirasakan serta dihayati oleh mereka, butuh sekali ada satu “terapi” untuk menambah potensi atau daya kekuatan si pasien supaya mereka dapat tahu serta merasai dan menghayati kebahagiaan itu. Pada masalah dengan situasi demensia, terlebih yang telah berat, kekuatan intelektual di dalam diri mereka untuk tahu perihal situasi pribadi mereka atau daya insight, akan menjalani penurunan. Serta sesudah memperoleh obat untuk melakukan perbaikan situasi neurodegeneratif sel otaknya, kemampuannya beralih ke arah yang lebih baik atau bisa disebutkan lebih ke arah menyembuh. Pada kaum lanjut usia yang sudah berusia di atas 70 th akan banyak mulai merasakan demensia. Situasi ini akan dapat membaik atau ke arah menyembuh, yaitu bilamana mengunakan obat untuk menangani demensianya atau obat penyakit neurodegeneratifnya, supaya dapat lebih berproduktif serta dapat sanggup menikmati situasi bahagia. Situasi sejahtera serta bahagia itu benar-benar utama untuk tiap-tiap orang, terlebih untuk mereka yang lanjut usia.
09-07-2014 07:48
Paparan cahaya matahari pagi, pada kisaran jam 7 hingga jam 9, memanglah baik untuk kulit kita lantaran banyak memiliki kandungan vitamin D. Tetapi, saat matahari sudah meraih puncak teriknya, paparan cahaya matahari yang terlalu berlebih malah bisa membawa efek yang merugikan pada kulit kita. Â Baca juga :Â Mari Mengenal Fungsi Keringat Bagi Badan Cahaya matahari memiliki kandungan sinar ultar violet (UV) yang bisa menyebabkan terjadinya kanker kulit. Oleh karena itu, terpapar cahaya matahari terlalu berlebih bakal amat membahayakan diri kita. Kebanyakan masalah kanker kulit berlangsung dikarenakan oleh paparan sinar UV yang terlalu berlebih. Basal Cell Carcinoma (BCC) ialah satu diantara tipe kanker kulit yang paling kerap berlangsung. Lalu, apapun ciri kanker kulit BCC? Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini. Basal Cell Carcinoma (BCC) ialah tipe kanker kulit yang berlangsung pada sel basal. Sel basal terdapat dibawah susunan kulit terluar yang paling kerap terpapar sinar UV. Ciri kanker kulit BCC umumnya tampak di wajah, telinga, serta kulit kepala. Ciri ini bisa berbentuk tonjolan berupa mutiara atau seperti lilin, atau dapat pula trelihat seperti sisa luka yang rata dengan kulit berwarna-warni atau coklat. Â Baca juga :Â Yuk Kenali 5 Penyakit Kulit Ciri Kanker Kulit Kanker kulit BCC tak tumbuh dengan cepat, serta tidak sering menyebar ke sisi lain dari badan. Walau sekian, kanker kulit BCC ini bisa mengakibatkan kerusakan dengan cara lokal. Untuk hindari kanker kulit BCC, upayakanlah selalu untuk kenakan tabir surya bila hendak keluar pada siang hari, juga dalam keadaan berawan sekalipun. Anda pula dapat memakai penutup kepala untuk menghindari kulit kepala dari paparan cahaya matahari segera. Semoga tulisan ini memperbanyak pengetahuan Anda perihal ciri kanker kulit ya! And please, stay healthy!
13-07-2014 18:45
Galaktosemia merupakan kelainan dimana badan tak dapat memetabolisme galaktosa. Hal semacam ini dikarenakan oleh ada defisiensi enzim galactose-1-phosphate uridyl transferase yang bertindak merubah galaktosa jadi glukosa untuk lalu dipakai selaku tenaga. Galaktosa yang tak bisa dimetabolisme itu bakal terakumulasi dalam darah serta dan menyebabkan berbagai persoalan kesehatan seperti mual, muntah, diare, jaundice, hipoglikemi, pembengkakan hati, retardasi mental, katarak, masalah dalam proses pembekuan darah, kerentanan pada infeksi, atau juga rusaknya organ yang lain. Oleh karenanya butuh dilaksanakan perlakuan yang pas, satu diantaranya yakni penyusunan diet yang sesuai. Hal yang butuh dicermati pada diet untuk galaktosemia ialah konsumsi galaktosa dari makanan. Satu diantara sumber galaktosa yakni susu serta pula hasil olahannya seperti keju, yogurt, mentega, cream, serta beberapa produk lain yang memiliki kandungan susu. Lantaran makanan yang tak bisa diberikan pada pasien galaktosemia adalah asupan sumber kalsium dan protein, maka butuh dikerjakan modifikasi diet untuk terus mencukupi konsumsi protein serta kalsium sesuai akan keperluan. Baca juga : Hanya Mengkonsumsi Jus Setiap Hari, Bolehkah? Untuk mencukupi keperluan protein, pasien galaktosemia tetap bisa konsumsi pangan hewani kecuali susu seperti daging sapi, daging unggas serta pula telur. Susu kedelai pula bisa diberikan semacam substitusi susu sapi, baik untuk mencukupi kecukupan protein ataupun kalsium. Kecuali itu, keperluan kalsium pula bisa didapat dari sumber makanan nabati yakni sayuran hijau seperti brokoli serta pula olahan kacang kedelai yang lain. Tetapi jika konsumsi kalsium dari sumber-sumber itu belum memenuhi, bisa diberikan suplementasi kalsium. Namun, sudah pasti hal itu butuh pertimbangan selanjutnya hingga pemenuhan keperluan kalsium dari makanan tetap merupakan penyelesaian yang paling utama. Baca juga : Rahasia Sukses Turunkan Berat Badan Utama, vitamin! Zat gizi lain yang butuh dicermati ialah vitamin yang bisa didapat dari buah serta sayuran. Vitamin itu bisa menolong melindungi ketahanan badan pada infeksi, mengingat pasien galaktosemia rawan pada nfeksi. Hingga kecukupan vitamin butuh dicermati. Kecuali itu, untuk persoalan muntah serta diare pada pasien galaktosemia, mesti diberikan cairan serta pula elektrolit yang cukup untuk hindari terjadinya dehidrasi. Kesuksesan penyusunan diet untuk pasien galaktosemia sudah pasti amat di pengaruhi oleh peran keluarga. Hingga butuh dikerjakan edukasi gizi tentang galaktosemia dan dietnya tak cuma untuk pasien tetapi pula pada keluarga, terlebih ibu. Hal semacam itu karena ibu merupakan orang yang bertindak dalam pemenuhan keperluan gizi keluarga. Ibu mesti pandai-pandai mengontrol makanan yang bakal dikonsumsi anak, baik makanan yang dimasak sendiri ataupun makanan yang dibeli dalam wujud siap makan. Butuh kecermatan dalam membaca label serta komposisi dalam tiap-tiap buatan makanan. Penyusunan diet yang jitu bisa kurangi sinyal serta gejala yang diakibatkan galaktosemia, dan bisa menghindari pasien dari komplikasi penyakit yang barangkali bakal nampak.