Waktu Posting : 13-07-2014 18:45 | Dibaca : 3844x
09-07-2016 01:11
Konsumsi kopi di pagi hari memang bermanfaat untuk meningkatkan daya konsentrasi hingga 10%, namun selain itu juga ada efek lain yang bisa didapatkan seperti denyut jantung yang meningkat lebih tinggi hingga rata mengantuk yang hilang. Umumnya minuman yang satu ini tak hanya populer di kalangan pria saja, melainkan juga wanita, selain dari cita rasanya yang enak ternyata konsumsi kopi juga sangat baik bagi kecantikan wajah. Baca juga : Tampil Cantik dengan Make Up Tahukah Anda bahwa ternyata kopi ini memiliki khasiat yang sangat bagus untuk kecantikan wajah, untuk lebih jelasnya maka simak informasi berikut ini: Mengangkat sel-sel kulit mati, selama ini banyak diantara penikmat kopi yang hanya meminum bagian beningnya saja, namun meninggalkan ampas, eits jangan langsung dibuang, ampas tersebut yang sudah berpadu dengan gula sebenarnya adalah scrub yang paling efektif dalam mengangkat sel-sel kulit mati, cukup dengan menggosokkannya ke beberapa bagian wajah Anda. Menghilangkan black head atau komedo luar, proses menghilangkan komedo tak jarang membuat Anda merasa kesakitan bahkan menyebabkan wajah menjadi memerah, namun ada cara yang lebih menyenangkan, diantaranya adalah dengan scrubbing di bagian-bagian yang rentan komedo, seperti area T di wajah Anda. Menghaluskan kulit, mendambakan kulit wajah yang lebih lembut maka tak harus keluar banyak uang, cukup dengan menggunakan kopi sebagai marker, diamkan 15 menit dan cuci bersih wajah, sebaiknya gunakan pembersih setelah maskeran untuk mengangkat sisa-sisa warna hitam pada wajah. Cara yang satu ini juga bermanfaat di dalam mengontrol minyak berlebih pada wajah Anda. Mengatasi jerawat, masalah jerawat seperti noda hitam bekasnya hingga kulit yang kasar ternyata juga bisa Anda atasi dengan masker yang satu ini. Baca juga : Penyebab Sariawan Mudah bukan, bahkan tak memakan banyak biaya, kopi ini adalah salah satu minuman khas Indonesia yang cukup banyak penggemarnya. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka jangan gunakan produk kopi kemasan, buatlah sendiri dari biji yang di sangrai hingga cukup matang kemudian Anda haluskan.
19-08-2014 03:45
Glaukoma ialah penyakit pada saraf utama mata, yang dikatakan saraf optik. Saraf optik terima impuls saraf dari retina serta memancarkannya ke otak, dimana kita merubah sinyal-sinyal listrik itu semacam gambar. Glaukoma ditandai oleh rusaknya progresif pada saraf optik yang biasanya diawali dengan kehilangan pandangan samping halus (peripheral vision). Bila glaukoma tak didiagnosis serta diobati maka bisa berkembang jadi kehilangan pandangan sentral serta kebutaan. Glaukoma umumnya, namun tak senantiasa, terkait dengan tekanan tinggi di mata (tekanan intraokuler). Pada umumnya, tekanan mata tinggi ini mengarah ke rusaknya saraf mata (saraf optik). Dalam berbagai masalah, glaukoma bisa berlangsung pada tekanan mata normal tetapi ada masalah penyusunan aliran darah ke saraf optik. Baca juga : Cara Cepat dan Ampuh Atasi Mata Lelah Belum ada obat resmi untuk glaukoma. Tetapi, obat atau mungkin operasi bisa memperlambat atau mungkin mencegah perubahan kehilangan pandangan. Pengobatan yang jitu bergantung pada tipe glaukoma serta beberapa aspek yang lain. Deteksi awal amat utama untuk hentikan perubahan penyakit ini. Glaukoma adalah penyakit mata yang berlangsung lantaran saraf mata yang 'diam' serta mengakibatkan cairan mata tak dapat mengalir keluar. Dengan cara bertahap penyakit ini dapat jadi penyebab utama kebutaan. Oleh karenanya glaukoma kerap dikatakan silent diseases. Baca juga : Cara Mencegah Penularan Virus Ebola Jika Anda atau mungkin beberapa orang di sekeliling Anda mengalami glaukoma, diet yang sehat ialah jalan yang cerdas supaya penyakit ini tak makin kronis. Inilah diet glaukoma yang perlu di ketahui kaum penderitanya. Pasien glaukoma sebaiknya mengkonsumsi makanan tinggi zat anti-oksidan seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, serta vitamin B kompleks. Nutrisi yang ada di dalamnya dapat membuat perlindungan kesehatan mata. Pasien glaukoma dianjurkan untuk menjauhi kopi. Karena kandungan cafein yang tinggi di dalamnya dapat menambah tekanan darah yang berbuntut pada penambahan intraokular mata. Wortel serta sayuran hijau amat menolong untuk mengurangi resiko glaukoma sampai nyaris 60%. Suatu riset kesehatan mendapatkan bahwasanya minum teh hijau bisa mengurangi Anda dari resiko penyakit ini. Karena kandungan anti-oksidan di dalamnya dapat menyehatkan mata Anda. Kecuali ikuti pola makan itu, pasien glaukoma mesti menurunkan stres. Lantaran stres cuma bakal jadi memperburuk tekanan pada mata.
29-08-2022 05:33
Inkontinensia urine merupakan kondisi hilangnya kontrol kandung kemih. Kondisi ini umum terjadi dan sering kali membuat pengidapnya merasa malu. Tingkat keparahannya berkisar dari sering buang air kecil saat batuk atau bersin, hingga keinginan untuk buang air kecil yang begitu tiba-tiba dan kuat. Alhasil, pengidapnya tidak bisa ke toilet tepat waktu. Meskipun sering terjadi seiring bertambahnya usia, inkontinensia urine bukanlah konsekuensi penuaan yang tidak terhindarkan. Jika inkontinensia urine mempengaruhi aktivitas sehari-hari, maka jangan ragu untuk mengunjungi dokter. Biasanya, penyesuaian gaya hidup dan perubahan pola makan atau bahkan perawatan medis tertentu dapat mengobati gejala inkontinensia urine. Inkontinensia urine bisa disebabkan oleh kondisi yang terkait saluran kemih bagian bawah maupun kondisi yang tidak terkait saluran kemih bagian bawah. Jika terkait saluran kemih bagian bawah, kondisi ini lebih diakibatkan karena aktivitas otot dinding kandung kemih yang berlebihan. Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh penyakit saraf, sumbatan di saluran kemih, batu di kandung kemih atau pun kanker kandung kemih. Namun, inkontinensia urine juga dapat terjadi meski saluran kemih normal. Kondisi tersebut biasanya terjadi pada lanjut usia dan terkait dengan kondisi mobilitas juga kognitif. Penyebab inkontinensia sementara atau jangka pendek dapat mencakup : Infeksi Saluran Kemih (ISK) Infeksi di dalam saluran kemih (uretra, ureter, kandung kemih dan ginjal) dapat menyebabkan rasa sakit dan meningkatkan kebutuhan untuk buang air kecil Kehamilan Selama kehamilan, rahim memberi tekanan ekstra pada kandung kemih saat mengembang. Sebagian besar wanita yang mengalami inkontinensia selama kehamilan menyadari bahwa inkontinensia akan hilang dalam beberapa minggu setelah melahirkan. Obat-obatan Inkontinensia dapat menjadi efek samping dari obat-obatan tertentu, termasuk diuretik dan antidepresan. Minuman Mengonsumsi minuman tertentu, seperti kopi dan alkohol, dapat membuat seseorang perlu buang air kecil lebih sering. Jika kamu berhenti mengonsumsi minuman ini, kebutuhan untuk sering buang air kecil pun akan menurun. Sembelit Sembelit kronis (tinja yang keras dan kering) dapat menyebabkan seseorang memiliki masalah kontrol kandung kemih. Sementara itu, penyebab inkontinensia kronis atau jangka panjang dapat meliputi: Gangguan Dasar Panggul Ketika seseorang memiliki masalah dengan otot-otot dasar panggul, maka dapat memengaruhi fungsi organ, termasuk kandung kemih. Stroke Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah dengan kontrol otot. Hal ini mencakup otot-otot yang mengontrol sistem kemih. Diabetes Ketika mengidap diabetes, tubuh memproduksi lebih banyak urine. Peningkatan jumlah urine dapat menyebabkan masalah kebocoran. Selain itu, neuropati perifer dapat mempengaruhi fungsi kandung kemih. Menopause Ketika tubuh wanita mengalami perubahan kadar hormon dengan cepat, otot-otot dasar panggul juga bisa menjadi lebih lemah. Hal ini bisa terjadi seiring bertambahnya usia. Multiple Sclerosis Jika seseorang mengidap kondisi ini, mungkin akan mengalami kehilangan kontrol dengan kandung kemih, yang menyebabkan masalah kebocoran. Pembesaran Prostat Ketika prostat lebih besar dari biasanya, dapat menyebabkan beberapa masalah kontrol kandung kemih. Kondisi ini juga disebut sebagai benign prostatic hyperplasia. Pasca Pengobatan Kanker Prostat Selama operasi kanker prostat, otot sfingter terkadang dapat rusak yang menyebabkan inkontinensia stres. Berdasarkan jenisnya, berikut adalah beberapa gejala infeksi saluran kencing yang bisa terjadi: Inkontinensia Stres Urine bocor keluar di saat terjadi tekanan di kandung kemih, misalnya saat batuk, bersin, atau tertawa. Inkontinensia Urge Pengidap memiliki keinginan yang kuat untuk tiba-tiba buang air kecil diikuti dengan keluarnya urine yang tidak sengaja (mengompol). Pengidap bisa buang air kecil hingga lebih dari 8 kali dalam sehari, termasuk di malam hari. Inkontinensia Overflow Pengidap sering mengompol dalam jumlah urine yang sedikit-sedikit karena kandung kemih tidak sepenuhnya kosong. Inkontinensia urine di antaranya dapat dicegah dengan: Menjaga berat badan tetap ideal. Latihan otot panggul ( senam kegel). Membatasi mengonsumsi minuman yang bersifat diuretic, seperti teh dan kopi. Jika gejala inkontinensia urine sudah mengganggu kehidupan sosial atau menyebabkan ketidaknyamanan (rasa sakit, demam, iritasi kulit karena air kencing), segera periksa ke dokter untuk dapat ditangani dengan tepat.