Waktu Posting : 20-08-2014 01:37 | Dibaca : 2868x
03-05-2014 04:29
Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal - Kesehatan adalah salah satu hal terpenting dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga secara baik. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mulai dari mengatur pola makan yang ideal hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, Anda juga perlu mengetahui tentang berbagai jenis penyakit serta masalah kesehatan yang bisa mengancam kesehatan Anda. Mengetahui detail mengenai berbagai jenis penyakit serta masalah kesehatan akan memungkinkan Anda untuk mencegah atau mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Salah satu jenis penyakit yang cukup umum ditemui saat ini adalah batu ginjal. Secara sederhana, penyakit batu ginjal dapat dideskripsikan sebagai pembentukan kristal pada ginjal yang dapat berakibat pada rusaknya fungsi ginjal serta terjadinya infeksi. Ada berbagai hal penting yang perlu Anda ketahui mengenai penyakit batu ginjal sehingga Anda dapat melakukan pencegahan atau menemukan pengobatan yang tepat untuk penyakit ini. Hal pertama yang sebaiknya Anda ketahui mengenai penyakit batu ginjal adalah penyebab serta gejala penyakit ini. Secara umum, penyebab utama penyakit batu ginjal adalah pembentukan kristal kalsium oksalat yang terjadi pada organ ginjal. Penumpukan asam urat juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terbentuknya batu ginjal. Oleh karenanya, bila Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asam urat atau kalsium oksalat dalam kadar tinggi, kemungkinan terbentuknya batu ginjal akan menjadi tinggi pula. Makanan yang mengandung kadar protein tinggi juga dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Karenanya, penting bagi Anda untuk memperhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi serta memilih pola makan yang seimbang untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Selain faktor makanan, dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal. Bila tubuh Anda kekurangan cairan, hal tersebut bisa memicu terjadinya pengentalan urine yang dapat berujung pada pembentukan endapan atau batu pada ginjal Anda. Baca juga : Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan Faktor lain yang dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal adalah terlalu sering berada dalam ruangan dengan suhu tinggi atau berada di bawah paparan suhu panas. Bila Anda bekerja dalam ruangan yang bersuhu tinggi seperti pada dapur atau bengkel, maka tubuh Anda akan lebih cepat kehilangan cairan. Hal ini juga bisa terjadi apabila Anda terlalu sering bekerja di luar ruangan dan mendapat paparan sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Ketika cairan dalam tubuh Anda hilang karena suhu atau udara panas, maka Anda akan mengalami dehidrasi yang dapat berdampak pada terjadinya pengentalan urine seperti yang disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kebiasaan kurang minum, hal tersebut juga bisa memicu terjadinya dehidrasi yang dapat berujung pada pembentukan batu ginjal. Gangguan fungsi metabolisme tubuh juga dapat menjadi penyebab penyakit batu ginjal. Bila fungsi metabolisme tubuh Anda tidak berjalan sebagaimana mestinya, garam-garam dalam urine Anda bisa mengendap dan membentuk kristal penyebab penyakit batu ginjal. Selain itu, faktor lain yang dianggap sebagai penyebab penyakit batu ginjal adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium serta vitamin D yang tinggi. Setelah mengetahui penyebab penyakit batu ginjal, hal berikutnya yang perlu Anda ketahui adalah gejala yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal. Mengetahui gejala penyakit batu ginjal secara dini akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat terhadap penyakit ini. Adapun gejala pertama yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal adalah rasa nyeri yang timbul di sekitar area perut atau pinggang. Rasa nyeri yang ditimbulkan bisa bervariasi intensitasnya tergantung dari ukuran batu ginjal yang terbentuk. Bila batu ginjal berukuran sangat kecil, hal ini mungkin bahkan tidak akan menunjukkan gejala apapun. Namun bila Anda merasakan nyeri pada bagian punggung bawah, perut bagian bawah, atau selangkangan, Anda sebaiknya mewaspadai rasa nyeri ini sebagai gejala batu ginjal. Selain itu, rasa nyeri juga bisa muncul pada saat buang air kecil. Selain rasa nyeri, gejala lain yang biasa muncul pada penyakit batu ginjal adalah mual, muntah, serta demam. Mual dan muntah biasanya terjadi diakibatkan rasa nyeri yang sudah terlalu kuat. Sementara itu, bila penyakit batu ginjal sudah semakin kritis, maka akan bisa mengakibatkan penderita menjadi demam atau menggigil. Perubahan warna serta karakteristik urine juga dapat dianggap sebagai gejala penyakit batu ginjal. Urine yang keluar disertai dengan keluarnya darah juga bisa diwaspadai sebagai salah satu gejala penyakit batu ginjal. Baca juga : Mengenal Gejala Serta Penyebab Penyakit Maag Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit batu ginjal. Cara yang paling mudah namun juga dianggap sebagai cara yang paling efektif adalah dengan menjaga kadar cairan dalam tubuh Anda. Minum air secukupnya dianggap sebagai salah satu cara yang cukup efektif dalam mencegah terjadinya pembentukan batu pada ginjal. Dengan minum air secukupnya, maka kandungan air dalam urine akan meningkat sehingga dapat memperkecil potensi pengentalan urine. Pada musim panas, Anda dianjurkan untuk menambah konsumsi air putih sehingga kadar air dalam tubuh Anda tetap berada dalam batas normal. Selain banyak minum, cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit batu ginjal adalah dengan mengurangi atau membatasi konsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium, protein, atau garam yang tinggi. Anda juga perlu membatasi konsumsi susu dengan kadar kalsium tinggi bila Anda ingin mencegah terjadinya penyakit batu ginjal secara lebih efektif. Terakhir, berolahraga secara teratur juga dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal karena olahraga dapat membantu metabolisme tubuh untuk bekerja secara lebih optimal. Dengan memperhatikan pola makan serta menjalankan gaya hidup sehat, Anda dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal secara lebih efektif.
09-07-2016 07:06
Influenza (Flu) adalah jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari famili Orthomyxoviridae (virus influenza). Gejala yang biasanya timbul dari penyakit ini diantaranya yaitu badan menggigil, demam, nyeri tenggorokkan, nyeri otot, saki kepala terasa berat, batuk-batuk, kelemahan/lelah, dan rasa tidak nyaman secara umum. Baca juga : Menangani Keracunan MSG Berikut 10 Tips Cara Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami : Perbanyak Minum Air Putih Mengapa harus minum air puith? jawabannya simple, karena air putih memang mempunyai segudang manfaat yang diantaranya juga dapat membantu mengobati penyakit flu atau pilek. Usahakan minum air puith minimal 8 gelas / harinya. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga agar tenggorokan anda bersih dari kuman yang bisa menyebabkan flu. Mengkonsumsi Minuman Hangat Selain dengan memperbanyak minu air putih anda juga dapat mengkonsumsi minuman yang hangat-hangat misalnya, air puith hangat, air teh hangat, kopi dsb. Mengapa harus minuman hangat? Jawabannya karena pada saat flu, akan ada banyak cairan yang terbuang melalui ingus, ludah dan keringat. Maka dari itu, sangat disarankan agar anda banyak minum air, utjuannya untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Mengapa harus air hangat? karena cairan hangat dapat membantu mengurangi hidung mampet, mencegah dehidrasi, dan melegakan tenggorokan yang terganggu. Selain itu, uap dari minuman panas juga dapat membantu mengencerkan lendir. So, jika anda flu segeralah minum yang hangat-hangat! Beristirahat Total Kondisi tubuh yang lelah akan menyebabkan kekebalan tubuh melemah dan flu akan menyerang saat kondisi tubuh yang sistem kekebalannya melemah. Maka dari, sangat disarankan untuk anda melakukan istirahat total dan berhenti bekerja untuk sementara waktu, agar sistem kekebalan tubuh anda menjagi kembali seperti seharunya. Konsumsi Buan dan Sayuran Saat kondisi tubuh anda melemah, otomatis sistem kekebalan tubuh anda akan melemah. Maka dari itu asupan vitamin dan mineral sangat diperlukan untum membantu mengembalikan kondisi tubuh dan membantu memperbaiki sistem kekebalan tubuh agar tidak meudah terserang penyakit Gunakan Aroma Bawang Bawang yang selama ini kita kenal sebagai salah satu dari banyak rempah-rempah, ternyata juga bisa dijadikan obat untuk mengatasi flu. Aroma Bawang-Bawangan (bawang daun, merah, puith) dapat berfungsi sebagai katalis dalam mengeluarkan cairan dan membersihkan hidung. Caranya, peganglah bawang di bawah lubang hidung dan hiruplah aromanya selama sekitar 5 menit. Silahkan selamat mencoba! Terapi Uap Tradisional Penguapan merupakan salah satu cara tradisional yang dipercaya ampuh untuk mengatasi flu. Caranya masukan air panas ke dalam baskom, Gunakan handuk menutupi kepala Anda, dan tempatkan wajah anda di atas baskom tersebut. Agar hasilnya lebih optimal, anda bisa mencampurkan minyak kayu putih, kunyit, jahe atau rempah-rempah lainnya. Berkumur Berkumur bisa menjadi salah satu solusi saat flu menyerang. Mengapa harus berkumur? tujuannya untuk membantu membersihkan mulut agar bakteri jahat penyebab flu tidak masuk ke tenggorokan. CObalah berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam, cuka apel, kunyit jahe agar hasilnya maksimal. Gunakan Aroma Mentol / Mint Menggunakan aroma mentol atau mint adalah salah satu cara saya dalam mengatasi penyakit flu atau pilek. Caranya mudah, anda hanya perlu mengoleskan minyak kayu putih atau balsam di dekat lubang hidung, tenggorokan dan dibagian dada anda. Mandi dengan Air Hangat Saat anda mengalami flu, usahakan jangan mandi menggunakan air dingin. Tapi selalu gunakan air hangat tujuannya yaitu untuk menjaga agar tubuh tetap hangat. Konsumsi Cabai / makanan yang mengandung cabai Capsaicin adalah sebuah senyawa kimia yang terkandung dalam cabai yang dipercaya dan sudah terbukti efektif membantu membersihkan rongga hidung. Ketika flu mulai menyerang, cobalah mengkonsumsi sup dengan taburan lada atau makanan yang mengandung cabai. Tapi ingat, jangan terlalu banyak, nanti bukannya flunya sembuh malah sakit perut hehe. Baca juga : Penyebab Sariawan Konsumsi Rempah-rempah Yang Rasanya Hangat Terakhir anda juga bisa mencoba memakan rempah-rempah yang rasanya hangat seperti, kencur, jahe, kemangi, sreh. Atau bisa juga semua rempah-rempah berikut di satukan dan direbus dengan air secukupnya, lalu minum air rebusannya. Campuran Madu dan Jahe Semua orang pasti sudah tahu madu. Selain rasanya yang enak, madu ini juga kaya akan manfaat yang diantaranya juga bermanfaat dalam mengatasi penyakit flu atau pilek. Caranya, ambil 2 ruas jahe, kemudian parut dan campurkan dengan madu. Lalu anda makan 3x sehari. Insyaalloh flu anda akan sembuh.
17-12-2019 16:08
Pastinya pernah mendengar istilah kuretase terutama bagi anda kaum hawa,kata kuret ini berkaitan dengan keguguran. Di mana setelah seorang wanita mengalami kehamilan kemudian keguguran maka ibu ini akan dikerut untuk membersihkan rahim. Agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai kuret ini, simak yuk penjelasannya berikut ini. Di dalam bahasa medis kuret yang dikenal dengan nama D&C (dilation and curretage) atau di dalam bahasa Indonesia disebut dengan dilasi dan kuretase. Tindakan kuretase merupakan suatu prosedur operasi dilasi yang dilakukan sesudah wanita mengalami keguguran ketika usia kandungan pada trimester pertama. Kuretase ini mengacu pada pembukaan atau pelebaran leher rahim karena leher rahim tidak dapat trebuka dengan sendirinya setelah mengalami keguguran. Lain halnya ketika proses melahirkan maka tubuh ibu secara otomatis akan merangsang pelebaran leher rahim dan juga dengan bantuan dari dorongan kepala bayi. Tetapi pada saat keguguran tidak mengalami pelebaran leher rahim sehingga perlu adanya tindakan dilasi untuk mebuka leher rahim. Sesudah dilasi tersebut barulah dilakukan tindakan kuretase yang bertujuan untuk membersihkan isi rahim dari jaringan abnormal. Dan ternyata tindakan kuretase tidak hanya dilakukan setelah mengalami keguguran tetapi juga diperlukan pada saat :  Aborsi atau sesudah melahirkan  Tindakan dilasi dan kuretase dibutuhkan untuk membuang jaringan di dalam rahim selama atau setelah terjadinya keguguran atau aborsi. Sedangkan sesudah melahirkan, dilasi serta kuretase perlu dilakukan untuk membuang sisa-sisa dari placenta. Dilakukannya pembersihan ini untuk mencegah infeksi atau pendarahan hebat.  Pengobatan untuk kelainan rahim  Dilasi serta kuretase dapat membantu untuk mendiagnosis dan juga untuk mengobati adanya pertumbuhan kelainan jaringan pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, ketidakseimbangan hormonal atau[un kanker rahim. Contoh atau sampel dari jaringan rahim tersebut akan diperiksa untuk mengetahui ada atu tidaknya kelainan sel rahim. Tindakan kuretase pada prosedur yang paling awal dilakukan adalah dilasi baru kemudian kuretase. Untuk semua prosedur tersebut pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Langkah-langkah yang dilakukan saat proses kuret biasanya adalah sebagai berikut :  Dilatasi  Yaitu pelebaran yang dilakukan untuk bisa mencapai rahim. Dokter ahli obgyn akan membuka vagina anda dan kemudia melebarkan rahim dengan secara perlahan sehingga dapat mencapai rahim. Setelah leher rahim melebar kemudian diberikan obat agar leher rahim dapat lunak. Dokter juga akan memberikan obat mati rasa agar pasien tidak merasa kesakitan.  Kuretase  Sesudah proses dilasi selesau maka dokter akan mencapai rahim dan melakukan tindakan kuretase yang fungsinya untuk membersihkan rahim. Adakah resiko atau terjadi komplikasi setelah dilakukan kuretase? Kasus terjadinya resiko atau komplikasi setelah kuretase sangat jarang ditemukan namun sekitar 16% wanita yuang pernah menjalani tindakan kuret ini dapat membentuk jaringan parut di dalam rahim atau di sekitar leher rahim. Hal tersebut dikenal sebagai sindrom asherman yang dapat menyebabkan ketidaksuburan serta perubahan siklus menstruasi. Sindrom ini dapat disembuhkan dengan melakukan operasi lagi untuk menghilangkan jaringa parut tersebut. Namun bila mengalami keguguran pada usia kehamilan di atas 20 minggu maka kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi lainnya seperti infeksi, pendarahan berat, perforasi dinding rahim. Ini akibat dari rahim yang mengembang lebih besar dan lebih tipis selama kehamilan.  Tentunya setelah penjelasan di atas, tindakan kuret perlu dilakukan pada klinik yang terjamin legalitasnya. Klinik Raden Saleh  adalah salah satunya, klinik legal yang telah tersertifikasi dan memiliki dokter ahli spesialis kandungan (SP.oG) yang akan membantu proses kuret lebih aman dan meminimalisir dampak dari tindakan kuret tersebut. Apalagi saat ini tersedia informasi mengenai prosedur kuret yang beredar di dunia maya tetapi proses kuret yang salah. Seperti menggunakan obat sebagai cara menggugurkan kandungan  tetapi tidak menggunakan dosis yang tepat, justru tindakan yang demikian dapat berdampak buruk. Karena tidak semua ibu hamil dapat menggunakan metode ini apalagi bila :  Alergi terhadap obat tersebut Mengalami kehamilan ektopik Memiliki gangguan perdarahan Memiliki penyakit ginjal, paru-paru, penyakit hati Sedang menggunakan KB Telah minum obat kortikosteroid  Bahaya dari penggunaan obat tersebut tentunya tidak bisa dianggap sebagai seuatu yang sepele. Maka pertimbangkan dan lakukan dengan cara yang aman dan sempurna agar terhindar dari terjadinya komplikasi atau resiko akibat dari obat tersebut. Selain itu juga dapat menimbulkan resiko seperti pendarahan yang hebat sehingga jika tidak segera ditangai oleh dokter kandungan akan dapat menyebabkan pendarahan dan bahkan kematian akibat kehabisan darah. Jangan gunakan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan resiko kesehatan lainnya.    Â