Waktu Posting : 16-08-2014 06:50 | Dibaca : 3007x
16-06-2014 00:33
Supaya kita bisa bergerak serta melakukan aktivitas keseharian, tubuh perlu daya. Sumber daya datang dari karbohidrat, yang bakal dipecah jadi glukosa. Karbohidrat bakal terbakar jadi daya bila kita bergerak, atau disimpan di jaringan otot serta lemak bila kita minim gerak. Reaksi melepas glukosa dalam darah ini ditetapkan oleh indeks glikemik (IG). Indeks glikemik ialah tingkatan pangan dalam dampaknya menambah gula darah. Makin tinggi IG satu makanan, makin cepat makanan dirubah jadi glukosa. Dalam keadaan normal, tubuh mempunyai mekanisme untuk melindungi kandungan gula darah dalam situasi stabil. Namun beberapa orang spesifik, seperti pasien diabetes, tak bisa melakukan hal semacam itu. Karenanya, indeks glikemik satu makanan benar-benar butuh dicermati. Pastinya kita disarankan untuk menentukan makanan rendah IG yang sifatnya lambat menambah gula darah. Indeks glikemik memanglah bukan hanya hanya satu patokan untuk menentukan makanan sehat. Waktu mengatur diet rendah IG, Anda butuh tahu makanan mana yang paling baik untuk kesehatan. Enam hal tersebut tak bisa Anda lupakan : Baca juga : Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Bernergi Jauhi karbohidrat Makanan yang memiliki kandungan 100 % protein (daging, ikan, telur), serta yang memiliki kandungan 100% lemak (minyak, mentega), tak memiliki kandungan karbohidrat. Karenanya makanan itu tak berefek menambah gula darah, atau mungkin dengan kata lain, rendah IG. Jauhi zat tepung Ini zat yang paling gampang dirubah jadi glukosa didalam tubuh. Zat tepung dalam situasi mentah, susah dipecah oleh tubuh. Tetapi bila partikel-partikel dalam zat itu sudah di proses, misalnya tepung terigu, tubuh dengan gampang memecahnya serta merubah zat itu jadi glukosa. Serat diperbanyak Pemecahan zat-zat makanan di dalam tubuh dapat diperlambat dengan serat. Karenanya, indeks glikemik rendah dimiliki oleh makanan dengan serat yang tinggi. Bedakan tipe gula Ada empat tipe gula : glukosa, fruktosa, laktosa, serta sukrosa. Makanan dengan kandungan glukosa tinggi, umpamanya minuman ringan, bakal segera menambah kandungan gula dalam darah. Sedangkan fruktosa (gula pada buah) serta laktosa (umumnya pada olahan susu) tak menambah kandungan gula dalam darah. Karenanya, beberapa jenis makanan itu mempunyai IG rendah. Adapun sukrosa mempunyai IG cukup. Baca juga : Tubuh Bugar Berkat Posisi Tidur Seimbang Konsumsi lemak Komponen ini bakal memperlambat pengosongan lambung. Makin lama lambung dikosongkan, makin lama juga makanan diolah. Dengan cara automatis produksi glukosa diperlambat. Cermati derajat keasaman makanan Keasaman satu makanan memengaruhi kecepatan pencernaannya didalam tubuh. Maka pemecahan makanan jadi glukosa lebih lambat. Jeruk merupakan contoh makanan yang memiliki derajat keasaman tinggi. Glycemic Load Kita juga butuh mengkalkulasi Glycemic Load (GL) selain IG makanan. Sistem penilaian peringkat untuk porsi makanan dan jumlah karbohidrat dalam makanan menurut ukuran IG disebut GL. Untuk memperlihatkan dampak makanan dalam satu porsi, sehari, atau berhari-hari diperlukan GL. Langkah mengkalkulasi GL gampang saja, yakni : IG x kandungan karbohidrat dalam 1 porsi makanan (g)/100. Akhirnya menunjukkan efek satu porsi makanan pada kandungan gula dalam darah. Misalnya, nasi merah mempunyai IG 88 sedang IG gula putih 64. Bila cuma memperhatikan angka itu, lebih baik gula dari pada nasi merah. Walau sebenarnya bukan hanya seperti itu. Di sinilah GL butuh dicermati. Kita mesti 'menghitung' dahulu jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kita umumnya makan nasi satu piring, namun gula mustahil dimakan dalam jumlah satu piring, bukan?
16-06-2014 18:34
Mempunyai tubuh yang sehat ialah idaman tiap-tiap orang. Lantaran dengan tubuh yang sehat, kita bisa menjalankan beragam jenis kesibukan tidak dengan mesti terhambat oleh penyakit. Satu diantara hal utama untuk melindungi kesehatan tubuh ialah dengan mengkonsumsi makanan sehat. Konsumsi makanan sehat ialah satu keperluan untuk tubuh supaya beberapa sel serta organ tubuh bisa terpenuhi nutrisinya. Waktu melakukan aktivitas, tubuh kita membutuhkan banyak tenaga. Keperluan tenaga itu bisa dipenuhi oleh nutrisi yang terdapat dalam makanan sehat. Makanan sehat ialah makanan yang memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta beragam mineral utama seperti kalsium, zat besi, serta ada banyak lagi. Baca juga : Inilah Cara Alami Agar Anda Awet Muda Di bawah ini ialah sebagian contoh dari jenis makanan sehat menurut nutrisi yang diperlukan oleh tubuh : 1. Karbohidrat Tubuh membutuhkan banyak tenaga untuk melakukan aktivitas. Karbohidrat berperan semacam pengasup tenaga utama dalam tubuh. Bila tubuh kita kekurangan karbohidrat, tubuh kita bakal jadi benar-benar lemas. Kekurangan karbohidrat bikin kepala kita cepat pusing serta tak bisa beraktivitas dengan baik. Contoh makanan sehat yang memiliki kandungan karbohidrat ialah sagu, nasi, gandum, singkong, oatmeal, jagung, roti, ubi, dan kentang. 2. Protein Zat protein berperan untuk ganti beberapa sel kulit mati pada tubuh. Ada dua tipe, yakni protein hewani serta protein nabati. Contoh sumber protein hewani ialah daging, ikan, dan telur. Protein nabati datang dari kedelai yang umumnya di proses jadi susu kedelai, tempe, dan tahui. Demikianlah jenis makanan sehat yang memiliki kandungan protein serta gampang didapati. 3. Lemak Lemak yang baik untuk tubuh ialah lemak yang tidak jenuh yang terdapat banyak pada minyak zaitun, ikan, kacang-kacangan, buah alpukat, maupun biji-bijian (biji bunga matahari, wijen). Lemak jenuh atau yang kerap dikatakan lemak jahat/beresiko, kerap kita dapatkan pada buatan olahan hewani, seperti jeroan (usus, paru, hati, dan lain-lain) dan daging. Lemak tipe ini tak baik untuk tubuh lantaran bakal menambah kolesterol dalam darah. 4. Vitamin Macam makanan sehat ialah makanan yang banyak memiliki kandungan vitamin, baik vitamin A, B, C, D, E, serta vitamin K. Beragam vitamin ini amat perlu untuk mendukung kesehatan tubuh, menambah ketahanan serta perawatan organ tubuh kita. Keperluan vitamin ini dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi buah-buahan (melon, apel, jeruk, jambu, dan lain-lain) serta sayuran (brokoli, kangkung, wortel, bayam, dan lain-lain.) Baca juga : Mengenali Tanda-tanda Fisik Kolesterol Tinggi 5. Mineral Sangat banyak jenis dari mineral yang diperlukan oleh tubuh, seperti zat besi, kalium, dan kalsium. Mineral-mineral ini dapat diperoleh pada susu serta buatan olahannya (yogurt, keju), sayuran, ataupun buah-buahan. 6. Serat Serat amatlah utama untuk menolong memperlancar pencernaan tubuh. Serat banyak kita peroleh pada oatmeal (gandum memiliki serat tinggi), sayuran, ataupun buah. Paduan makanan dengan kandungan zat di atas jadi langkah untuk meramu makanan jadi sehat. Di bawah ini adalah contoh dari daftar simpel menu harian makanan sehat yang bisa Anda ikuti : Makan Pagi : Nasi goreng, telur dadar irislah, lalap ketimun, tomat Makan Siang : Nasi, sayur bayam, ikan bakar, bakwan jagung+udang, semangka Makan Malam : Sup kacang merah Dengan mengenali jenis makanan sehat yang dapat Anda konsumsi tiap-tiap hari, maka Anda dapat mulai memilih makanan apapun yang masuk ke dalam kelompok menu Anda keseharian, supaya hidup selalu sehat, bugar, semangat, tambah energi serta lebih berguna.
31-05-2014 00:35
Influenza atau flu merupakan penyakit saluran pernafasan (hidung, tenggorokan, paru-paru) yang disebabkan infeksi virus influenza. Komponen virus yaitu spike hemaglutinin berikatan dengan reseptor yang ada pada permukaan sel inang. Selanjutnya melalui proses endositiosis nukleokapsid, virus masuk ke sitoplasma. Virus kemudian masuk ke nukleus dan bereplikasi. Protein-protein virus yang bersifat virulen dihasilkan di sitoplasma. Setelah protein-protein virus dihasilkan, beberapa gejala seperti demam, sakit kepala, kelelahan, kedinginan, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan nyeri pada otot akan mucul. Pada anak-anak seringkali disertai dengan mual, muntah dan diare. Virus flu disebarkan melalui droplet infection atau percikan ludah penderita saat bersin atau batuk, dan melalui saliva (air liur). Jika tidak segera ditangani, flu dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, asma, infeksi telinga, dehidrasi, bronkhitis, sinus kerusakan organ hati, dan diabetes. Pada akhirnya dapat menyebabkan kematian, terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi, seperti orang tua yang berusia di atas 65 tahun, bayi yang baru lahir, wanita hamil, dan seseorang dengan kondisi kesehatan yang buruk. Di Amerika Serikat diperkirakan 10% - 20% penduduk setiap tahunnya menderita influenza, dan sekira 36.000 penduduk meninggal/tahun karena komplikasi. Baca juga : Bahaya di Balik Berat Badan Berlebihan Influenza disebabkan virus, jadi terapi antibiotik seperti penisilin tidak bisa digunakan. Metode yang tepat untuk mencegah infeksi virus flu adalah dengan vaksinasi sebelum musim flu tiba. Musim flu (flu season) di Amerika Serikat biasanya terjadi antara bulan November hingga April. Ada dua jenis vaksin untuk mencegah flu. Pertama adalah flu shot yang merupakan vaksin yang berisi virus mati. Vaksin ini diberikan melalui injeksi pada lengan bagi orang-orang yang sehat, seseorang dengan kondisi medis yang kronis, dan bayi yang telah berusia lebih dari enam bulan. Kedua adalah nasal spray flu vaccine atau Live Attenuated Influenza Vaccine (LAIV). Vaksin jenis ini telah diperkenalkan sejak tahun 2003, berisi virus hidup yang telah dilemahkan. Vaksin ini diberikan pada penderita yang telah berusia 5-49 tahun dengan cara penyemprotan ke dalam hidung atau nasal spray. Kedua vaksin di atas mengandung tiga jenis virus, yaitu virus A (H3N2, HINI) dan virus B. Flu shot vaksin dan LAIV bekerja dengan jalan menginduksi terbentuknya antibodi yang akan melindungi tubuh terhadap infeksi virus flu. Antara tahun 2003-2004 telah diproduksi 87,1 juta dosis vaksin flu. Baca juga : Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal Kemampuan vaksin flu untuk melindungi manusia dari serangan virus flu tergantung pada dua faktor, yaitu usia dan status kesehatan penderita, serta kemiripan (match) antara strain virus yang menginfeksi dengan vaksin yang diberikan. Seserorang yang telah divaksinasi pada kondisi tertentu dapat terserang kembali flu, hal ini terjadi karena sistem imun alami yang dibentuk tubuh belum tentu efektif terhadap strain virus baru yang menginfeksi atau vaksin yang diberikan sebelumnya, kemungkinan tidak efektif lagi terhadap virus baru. Meskipun tingkat kematian yang disebabkan penyakit ini tidak terlalu tinggi (sekira 1%), namun pandemik yang terjadi di sekuruh dunia pada tahun 1918-1919 dengan menyebabkan kematian lebih dari 20 juta penduduk mengingatkan kita agar berhati-hati terhadap virus ini. Obat-obatan antiviral seperti amantadine, rimantadine, oseltamivir dan zanamavir digunakan juga untuk mencegah flu. Namun, pemakaian obat-obatan ini harus dengan resep dokter dan memperhatikan siapa yang akan meminum obat tersebut, dosis, usia, kondisi medis penderita dan efek samping yang mungkin timbul. Apa yang harus kita lakukan jika telah terinfeksi virus flu? Istirahat yang cukup, banyak minum air putih, hindari konsumsi alkohol dan tembakau, konsumsi minuman suplemen berbahan herbal yang memiliki khasial meningkatkan imunitas, berobat ke dokter untuk meringankan flu, serta menjaga kebersihan merupakan beberapa tindakan bijaksana yang bisa dilakukan agar kesehatan segera pulih.