Gejala Kolesterol Yang Harus Diwaspadai

Additional Image

Waktu Posting : 02-08-2014 16:34 | Dibaca : 5249x

Silent killer adalah julukan yang diberikan kepada kolesterol tinggi . Karena serangan penyakit ini kerap tapa gejala apapun, tapi dampaknya sangat fatal. Meskipun dalam kasus tertentu bisa ditemukan gejala kolesterol. Kadar kolesterol yang normal adalah 160-200 mg, bila sudah melonjak melebihi 240 mg pertanda kolesterol sudah sangat berbahaya. Penanganan intensif harus segera dilakukan, obat herbal sangat disarankan dikonsumsi. Selain terbukti bermanfaat sekaligus aman tanpa efek samping negatif. Tapi pastikan produk tersebut anda dapatkan pada toko terpercaya yang jual obat herbal kolesterol.

Baca juga : Tips Kembali Langsing Usai Lebaran  

Apa saja gejala yang kerap dirasakan, sebagai tanda serangan kolesterol?

 

  • Tengkuk terasa berat dan pundak terasa pegal. Kondisi ini adalah gejala awal yang disebabkan oleh kekurangan pasokan oksigen.
  • Mudah mengantuk. Kadar trigliserida  normal sekitar 150 mg sampai 200 mg, bila sudah melewatinya bahkan melonjak sampai 700 mg maka rasa kantuk sering menyerang. Kondisi ini akibat pasokan oksigen di otak berkurang. Hal ini terjadi karena penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan penumpukan kolesterol atau lemak.
  • Gampang lelah. Penumpukan plak pada dinding arteri dapat mencetus jantung koroner, atherosclerosis dan sebagainya. Keadaan ini yang memicu tubuh gampang lelah.
  • Sering kesemutan. Kadar  kolesterol berlebihan bisa menjadikan darah menjadi kental, karena kekurangan pasokan oksigen.
  • Kerap sakit kepala. Kolesterol berlebihan bisa mencetus penumpukan plak pada pembuluh darah yang berdampak pada atherosclerosis. Keadaan ini bisa menghambat pasokan darah ke otak dan kepala, sehingga tercipta sakit kepala.
Baca juga : Gejala Serangan Penyakit Rematik

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Durasi Tidur yang Tepat Cegah Diabetes

05-07-2016 19:44

  Sebuah hasil survei mengungkap, jumlah orang yang setiap malam rutin tidur 8 jam semakin sedikit. Jadwal kerja yang sibuk, kemacetan di jalan, hingga godaan bermain gadget, membuat tidur menjadi prioritas nomer dua.   Dampak dari kurang tidur sebenarnya sudah banyak dibahas, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga obesitas.  Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi Dalam studi terbaru disebutkan, durasi tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak, juga berpengaruh pada risiko seseorang menderita diabetes.   Tim peneliti menganalisis 800 orang sehat dari berbagai negara Eropa dan secara spesifik mencari tahu hubungan antara durasi tidur dan metabolisme glukosa.   "Pada pria, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, terkait dengan respons yang rendah pada sel tubuh terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes . Pada wanita, kaitan itu tidak diketahui," kata Femke Rutters, yang melakukan penelitian.  Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke Durasi tidur yang dianggap cukup dalam penelitian ini adalah 7 jam setiap malam.   Jika kita kurang tidur, kita cenderung lebih bernafsu pada makanan tidak sehat, emosi tidak stabil, dan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi. Sementara, jika kita tidur terlalu banyak, kita berpotensi mengalami nyeri punggung, diabetes, dan penyakit jantung

Featured Image
Sering Galau Bisa Bikin Sakit Jantung

14-03-2016 11:49

Sering Galau Bisa Bikin Sakit Jantung  - Putus cinta tentunya paling tak enak. Dunia terasanya hancur dibuatnya. Hari-hari Anda juga dihiasi dengan kebimbangan setiap waktu. Barangkali Anda pernah memikirkan, biarkanlah sang waktu yang mengobati serta Anda bakal lupa dengan sendirinya. Tetapi janganlah salah, nyatanya patah hati yang kritis juga dapat menyebabkan penyakit yang serius, satu diantaranya ialah broken heart syndrome (sakit jantung).   Apa efek stres emosional pada kesehatan tubuh?  Selaku manusia, sungguh lumrah bila kita merasakan stres terlebih bila kita kehilangan orang yang kita sayangi. Stres emosional memanglah bisa menyebabkan beragam efek kesehatan, tidak cuma sulit tidur serta hilang nafsu makan namun pula bisa mengakibatkan munculnya beragam penyakit.    Berdasar pada riset yang diterbitkan di jurnal JAMA Internal Medicine, resiko penyakit jantung atau stroke bertambah sampai 3 kali lipat pada 3 bln pertama sesudah kematian orang yang disayangi. Kaum peneliti pun mendapatkan kalau ada penambahan resiko 25% lebih tinggi kematian pada 1 thn sesudah ditinggal orang yang disayangi pada pasangan lanjut usia, dengan puncaknya ialah 3 bln pertama.    Baca juga : Kurangi Kafein Mulai Sekarang Jika Tidak Ingin Cepat Lelah     Rasa nyeri atau pedih yang kita alami itu bisa mengakibatkan darah mengalir ke ruang otak yang "bertanggungjawab" untuk membuat nyeri fisik. Kecuali itu, stres emosional bisa mengurangi kekebalan tubuh serta mengakibatkan munculnya peradangan serta penyakit.    Waktu Anda menderita patah hati yang menjadikan Anda amat stres, tubuh bakal menghasilkan hormon adrenalin serta kortisol terlalu berlebih. Pada dosis kecil hormon ini bisa menaikkan denyut jantung. Tetapi bila terlalu berlebih bisa menyebabkan fatal untuk jantung.    Apakah itu broken heart syndrome?  Broken heart syndrome ialah satu penyakit atau masalah yang berlangsung pada jantung, memiliki sifat temporer serta kerapkali dikarenakan oleh kondisi penuh tekanan (umpamanya kehilangan orang yang di cintai).    Pada broken heart syndrome, ada masalah sesaat dari kegunaan pompa jantung. Keadaan ini sering dikatakan dengan sindrom takotsubo. Ketika serangan, otot jantung yang "sakit" tak bisa memompa darah dengan cara normal ke semua tubuh. Hal tersebut apabila didiamkan bisa mengakibatkan terjadinya gagal jantung serta membahayakan jiwa.    Bagaimana gejala broken heart syndrome?  Beberapa gejala broken heart syndrome bisa mirip gejala serangan jantung, seperti nyeri dada serta sesak napas.  Umumnya beberapa gejala itu bisa pulih sendiri dalam kurun saat 1 minggu. Tetapi bila Anda merasakan nyeri dada mendadak, dada berdebar maupun sesak sesudah ada momen yang bikin Anda tertekan, cepatlah pergi ke tempat pelayanan kesehatan.    Apa penyebabnya broken heart syndrome?  Penyebabnya dari broken heart syndrome masihlah belum secara pasti di ketahui. Tetapi di duga dikarenakan oleh ada penambahan mendadak hormon stres, umpamanya hormon adrenalin yang bisa mengakibatkan rusaknya jantung sesaat.    Berbagai aspek pemicunya bisa berbentuk :  Kehilangan atau kematian orang tercinta Diagnosis penyakit yang "menakutkan" Kekerasan fisik/verbal/seksual Kehilangan harta benda dalam jumlah banyak serta mendadak Bencana alam Kehilangan pekerjaan Perceraian Dll.  Baca juga : 5 Langkah Supaya Lebih Bahagia di Kantor     Bagaimana membedakan broken heart syndrome dengan episode serangan jantung?  Beberapa gejala broken heart syndrome nyaris serupa dengan serangan jantung. Umumnya serangan jantung dikarenakan oleh penyumbatan pembuluh darah pada arteri jantung. Bila berjalan dengan cara terus-menerus, beberapa sel otot jantung bisa mati serta mengakibatkan rusaknya permanen jantung.    Sedang pada broken heart syndrome tidak sama. Umumnya orang yang menderita broken heart syndrome mempunyai pembuluh darah jantung yang normal. Beberapa sel jantung "berhenti" sesaat oleh hormon stres, tetapi tak mati serta mengakibatkan jantung rusak.   Lantaran beberapa gejala broken heart syndrome serupa dengan serangan jantung, perlu untuk Anda untuk secepatnya memeriksakan diri ke dokter. Penyelesaian serangan jantung mesti dikerjakan secepat-cepatnya. 

Featured Image
Bahaya Ga Sih Ada Kandungan Alkohol Dalam Skincare?

21-09-2018 16:54

Alkohol seringkali digunakan sebagai salah satu bahan dalam skincare ataupun kosmetik. Banyak orang yang menghindari kandungan alkohol saat ingin memilih produk skincare dan kosmetik karena beranggapan jika alkohol dapat membawa dampak buruk pada kesehatan kulit. Alkohol memang terkenal sebagai kandungan "berbahaya" yang dianggap dapat menyebabkan kulit iritasi, kering bahkan bersifat karsinogenik. Namun ternyata, anggapan jika alkohol berbahay ternyata salah besar. Jika memang berbahaya, maka produk kosmetik atau skincare tidak akan dapat beredar luas dan tidak akan mendapat ijin BPOM, namun nyatanya banyak produk beralkohol yang mengantongi ijin BPOM yang berarti aman untuk digunakan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan beauty vlogger asal korea selatan, ia mengatakan jika alkohol merupakan produk yang aman digunakan untuk kulit dan ada beberapa manfaat dari alkohol yang ada dalam sebuah produk kosmetik maupun makeup seperti berikut ini : 1. Alkohol sebagai pelarut Alkohol merupakan pelarut yang sangat baik untuk bahan lain yang ada dalam produk sehingga kandungan dalam produk skincare atau kosmetik tersebut dapat terformulasikan secara baik dan bekerja maksimal pada kulit. 2. Alkohol sebagai pengawet Alkohol berperan penting untuk mencegah formula produk agar tidak terkontaminasi oleh kuman, bakteri dan jamur sehingga formula produk tidak akan berubah dan dapat bekerja maksimal saat diaplikasikan pada kulit dan produk pun tetap higienis. Alkohol juga akan menambah masa kadaluarsa produk sehingga dpaat lebih lama digunakan. 3. Alkohol akan mengurangi kadar minyak pada kulit Efek ini pasti akan sangat disenangi oleh orang dengan tipe kulit berminyak karena dapat menggunakan produk mengandung alkohol serta mampu mengurangi kadar minyak berlebih pada kulit. Namun proses tersebut bersifat sementara dan kandungan alkohol tidak akan mengganggu atau mengubah secara signifikan produksi minyak alami pada kulit. 4. Alkohol dapat meringankan tekstur produk Kandungan alkohol dalam produk skincare dan kosmetik dapat meringankan tekstur formula produk sehingga saat diaplikasikan pada kulit maka akan memberikan efek ringan.

...