Waktu Posting : 04-08-2014 02:04 | Dibaca : 2946x
23-02-2016 14:55
Memasuki musim hujan, tentu saja terdapat beberapa perubahan, selain berkaitan dengan keadaan alam seperti lokasi yang rawan banjir, longsor, sampah yang mulai menumpuk. Bahkan cuaca pun turut berubah dengan drastis, hingga tidak heran jika banyak diantaranya manusia yang kehilangan daya tahan tubuhnya dan menderita beberapa bentuk penyakit tertentu. Ada beberapa jenis Penyakit di musim hujan yang seringkali menyerang manusia. Karena itulah ketika memasuki musim yang satu ini kebersihan sangat penting untuk Anda jaga, baik itu kebersihan diri sendiri serta alam di sekitar kita. Berikut ini terdapat beberapa jenis penyakit yang wajib untuk diwaspadai ketika memasuki musim hujan, diantaranya adalah : Diare Penyakit ini sangat erat dengan tingkat kebersihan setiap individu atau lebih dikenal dengan sebutan personal hygiene. Memasuki musim hujan, potensi banjir yang juga mengganggu kebutuhan sumber air minum warga tentunya akan menjadi salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan. Karena dengan keadaan tersebut, tentu saja sumber air minum yang digunakan oleh warga menjadi tercemar dengan berbagai macam bentuk kotoran. Selain itu, ketika terjadi banjir, maka banyak diantaranya warga yang diungsikan menuju tempat pengungsian yang memiliki fasilitas serta sarana yang jauh lebih terbatas, termasuk untuk ketersediaan dari air bersih. Hal inilah yang seringkali menimbulkan dan menjadi penyebab utama hadirnya penyakit diare tersebut dan penularannya yang juga berjalan dengan jauh lebih cepat. Baca juga : Hati-hati, Racun Tengah Mengintai Makanan dan Minuman Anda! Leptospirosis Penyakit yang satu ini ditimbulkan oleh jenis bakteri yang bernama leptospira. Jenis penyakit ini termasuk dalam kategori zoonosis, yang mana ditularkan melalui binatang atau pun hewan . Sementara itu, untuk hewan yang paling utama dalam menyebarkan berbagai macam jenis penyakit adalah tikus dan juga air kencing yang dimilikinya. Karena musim hujan seringkali menimbulkan banjir, maka tikus yang semula berada di dalam tanah pun akan ikut menyelamatkan diri ke bagian luar. Karena itulah ia berkeliaran di sekitar manusia dan menyebarkan kotoran bersama dengan air kencing yang dikeluarakan olehnya tadi. Jika seseorang yang memiliki luka pada bagian tubuhnya kemudian berjalan di area banjir dengan kondisi air yang sudah tercemar oleh kotoran dari tikus tersebut. Maka luka dari bagian tubuh orang itu pun akan terkena bakteri yang bernama leptospira. Dengan infeksi yang kemudian menyerangnya hingga ia pun menjadi sakit. Karena itulah ketika memasuki musim hujan dan kemudian terjadi banjir di lingkungan sekitar, maka biasakanlah untuk tidak berkeliaran dalam kubangan air banjir tersebut. ISPA ISPA atau Infeksi Saluran Pernafapasan Akut adalah jenis penyakit yang dapat disebabkan oleh berbagai macam bentuk bakteri, virus atau bahkan mikroba lainnya. Beberapa gejala utama yang menjadi ciri dari penyakit tersebut adalah demam tinggi, batuk, sesak nafas, rasa nyeri pada bagian dada, dan juga berbagai macam bentuk gejala lainnya. Dalam mengobati jenis penyakit yang satu ini masyarakat biasanya akan dihimbau untuk melakukan pengobatan simtomatis yang sesuai dengan gejala serta melakukan istirahat. Karena itulah dalam mengobati penyakit yang satu ini terkadang diperlukan adanya pengobatan kausal sebagai cara mengatasi penyebab yang dimilikinya. Selain itu, cara pengobatan tersebut juga berguna untuk meningkatkan daya tahan yang dimiliki oleh tubuh. Kemudian cara menutup mulut ketika batuk dan juga tidak meludah secara sembarangan dapat membantu untuk menghindari penularan dari penyakit tersebut pada masyarakat lainnya. Penyakit kulit Beberapa penyakit kulit sering pula dikategorikan sebagai penyakit di musim hujan. Seperti halnya infeksi, atau bahkan alergi. Penyakit kulit tersebut seringkali hadir karena tingkat kebersihan diri yang kurang terjaga dengan baik, sama halnya dengan penyakit ISPA. Beberapa bentuk penyebab utama yang seringkali menimbulkan penyakit kulit hadir karena berkumpulnya banyak orang di tempat pengungsian akibat banjir, sehingga infeksi kulit yang dialami oleh seseorang pun dapat menular pada orang lainnya Penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna Selain beberapa jenis penyakit di bagian atas, ada pula penyakit yang berkaitan dengan saluran cerna. Seperti halnya pada demam tifoid. Dalam bentuk penyakit yang satu ini faktor kebersihan dari makanan menjadi salah satu penyebab utama mengapa penyakit tersebut dapat dialami oleh penderita. Penyakit kronik Pemburukan pada jenis penyakit kronik juga menjadi hal yang wajib untuk Anda perhatikan ketika memasuki musim hujan. Karena bagi seseorang yang sudah menderita penyakit tersebut, dan kemudian mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan, maka bentuk penyakitnya tersebut pun dapat kembali kambuh dalam jangka waktu berkepanjangan. Apalagi jika terjadi banjir dalam waktu berhari-hari. Demam berdarah Berbicara mengenai curah hujan yang selalu meningkat pada musim hujan, tentunya akan membuat perindukan dari nyamuk Aedes Aegypti semakin membesar pula. Sementara seperti yang masyarakat umumnya ketahui bahwa jenis nyamuk yang satu ini termasuk dalam hewan yang menularkan penyakit demam berdarah. Perindukan nyamuk tersebut meningkat berkaitan dengan banyaknya sampah seperti kaleng bekas yang terendam oleh genangan air. Genangan itu lah yang kemudian digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak. Dengan meningkatnya populasi dari nyamuk, maka resiko untuk penyakit demam berdarah pun akan turut meningkat pula. Untuk mencegah hadirnya penyakit tersebut dalam tubuh yang Anda miliki, ada beberapa cara pencegahan yang cukup mudah untuk diakukan. Ingin tau apa saja cara pencegahan tersebut? Simaklah penjelasannya dalam uraian di bawah ini : Persiapan kebutuhan hujan Cara efektif untuk menghindari sakit di musim hujan yaitu dengan menggunakan perlengkapan tubuh untuk menghindari hujan itu sendiri. Seperti halnya payung, mantel hujan, sepatu waterproof atau bahkan kebutuhan lainnya yang dapat melindungi tubuh Anda agar terhindar dari air hujan tersebut. Mengkonsumsi vitamin C Vitamin C seringkali diguankan sebagai obat flu, karena itulah ada pendapat yang meyatakan jika vitamin yang satu ini mampu meringankan gejala penyakit di musim dingin. Namun yang pasti dari vitamin tersebut adalah fungsinya sebagai antibodi, sehingga mampu menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam bentuk gangguan. Selain itu, daya tahan tubuh juga dapat lebih meningkat ketika Anda mengkonsumsi jenis vitamin yang satu ini. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya Kurangi rokok Merokok pada dasarnya dapat membuat tubuh menjadi lebih hangat, namun hal ini juga mengganggu saluran pernafasan. Karena itulah ketika memasuki musim hujan, sebaiknya konsumsi rokok lebih diminimalisir agar Anda dapat terhindar dari jenis penyakit ISPA. Mandi setelah kehujanan Hal ini mungkin sedikit terdengar aneh, namun tahukan Anda, ketika Anda basah kuyup akibat kehujanan, maka penyakit akan lebih mudah untuk berkembang biak? Hal ini berkaitan dengan perubahan drastis pada suhu tubuh yang mampu membuat penyakit berkembang dengan lebih cepat. Karena itulah sebaiknya Anda segera mandi ketika kehujanan, karena hal ini berfungsi untuk menstabilkan suhu tubuh yang Anda miliki. Mencari tempat berteduh Hujan termasuk salah satu hal yang cukup mengejutkan. Karena itulah untuk menghindari penyakit di musim hujan yang mungkin dapat menyerang Anda kapan saja. Maka hindarilah hujan tersebut dengan cara berteduh pada area yang lebih tertutup atau tidak terkena air hujan itu tadi.
05-06-2014 05:54
Perut kembung jadi problema yang nyaris dirasakan tiap-tiap orang. Kerapkali persoalan ini menyebabkan rasa tak nyaman. Ketidaknyamanan yang timbul, kecuali lantaran banyak gas yang dapat bikin perut jadi tambah kira-kira 7,5 cm, dapat juga menyebabkan suara-suara seperti orang kelaparan. Anda juga dapat terasa serba salah. Perut kembung berlangsung lantaran timbunan hawa didalam saluran cerna yang bikin badan jadi tak nyaman. Bisa disebut, didalam usus itu mirip-mirip terjadi perang sipil. Kira-kira 20 % gas pemicu perut kembung sesungguhnya datang dari gas atau hawa yang ditelan. Selebihnya, merupakan hasil buatan dari saluran cerna, seperti produksi bakteri didalam usus yang menolong mengolah makanan. Sejumlah 80 % gas ini datang dari pemecahan makanan yang tak diolah pada saluran pencernaan. Hal-hal lain ini dapat berlangsung saat badan tak bisa menyerap karbohidrat spesifik, seperti gula, pati, serta serat yang ada pada banyak makanan, lantaran ketidakhadiran atau kurangnya enzim yang menolong sistem mengolah. Baca juga : Tips Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Pria Berkenaan dengan makanan, sebagian macam sayur serta buah, dan minuman seperti minuman berkarbonasi serta olahan susu umpamanya, dapat mengakibatkan perut kembung. Kecuali itu, makanan atau minuman yang memiliki kandungan sorbitol dapat juga menyebabkan persoalan itu. Sorbitol ini merupakan pemanis buatan yang dapat ditemui pada minuman bersoda, permen karet, ataupun permen yang cukup keras. Sorbitol baiknya dihindari. Mengingat badan tak bisa memecahnya serta susah untuk mengolahnya. Dalam pada itu, sayuran serta buah seperti kubis, brokoli, kembang kol, dan kacang-kacangan, meski baik untuk badan, memiliki kandungan gula kompleks serta pati. Yang sesungguhnya susah untuk dipecah serta menyebabkan perut kembung. Sedangkan gandum serta olahan susu bisa menyebabkan gas pada mereka yang menanggung derita intoleransi laktosa, gluten, maupun alami alergi. Di segi lain, makan dalam jumlah berlebihan dapat juga menyebabkan perut kembung. Begitupun waktu Anda menyantap makanan dengan cepat maupun konsumsi makanan tinggi lemak. Baca juga : Inilah Pembakar Kalori Dari Dapur Bila kerap merasakan perut kembung, jauhi tingkah laku yang dapat menambah hawa yang ditelan lewat minum dengan memakai sedotan, mengunyah permen karet, konsumsi minuman berkarbonasi, serta mengulum permen yang cukup keras. Sebagian orang menelan semakin banyak hawa waktu mereka tengah gugup. Karenanya, perlu mengelola stres serta kekhawatiran yang dihadapi, lewat cara olah raga pernapasan atau rileksasi, yang bisa menolong menurunkan gas berlebihan serta perut kembung. Bila perut kembung berbentuk sesaat, serta dapat hilang sesudah Anda mengeliminasi pemicunya, persoalan ini tetap tergolong ringan serta umum berlangsung. Yang butuh dicermati, apabila Anda terus-terusan alami perut kembung tidak ada perbaikan. Mungkin saja, meski hal semacam ini tidak sering berlangsung, perut kembung yang dihadapi, merupakan simtom dari masalah kesehatan yang lebih serius. Misalnya saja peradangan usus, kanker ovarium , serta juga irritable bowel syndrome. Apabila perut kembung Anda tak membaik, secepatnya berkonsultasi dengan dokter.
08-07-2024 09:44
Banyak hal yang mungkin kalian lakukan jika setelah makan. Ternyata ada kebiasaan buruk yang biasa dilakukan, sebaiknya jika kalian melakukan 4 hal ini harus di hindari karena ini hal buruk yang tidak boleh dilakukan setelah makan : 1. Jangan merokok setelah makan Mungkin terasa sangat ideal untuk merokok setelah kalian makan. Merokok tidak baik untuk kesehatan, tidak peduli kapan, terlebih jika kalian mengidap gastritis, kolitis dan irritable bowel syndrome. 2. Jangan makan buah setelah makan Makan buah adalah salah satu kebiasaan yang baik, tetapi tidak direkomendasikan memakan buah setelah makan. Memakan buah sesaat setelah kalian makan akan membuat perut kembung dan akan membuat buah tersebut tidak tercerna dengan baik. Hal ini juga dapat menimbulkan masalah lambung. 3. Jangan pergi tidur segera setelah makan Banyak orang yang makan larut malam dan langsung pergi tidur setelahnya. Hal ini juga bisa terjadi saat siang hari dimana banyak sekali godaan makanan. Tetapi tidur setelah kenyang makan akan membawa dua akibat buruk. Makanan tidak dapat dicerna dengan baik dan bisa membuat kalian terbangun dengan sensasi terbakar di mulut dan tenggorokan. Hal ini terjadi karena enzim pencernaan naik ke atas. Tunggulah beberapa saat sebelum kalian tidur setelah makan. 4. Jangan berenang setelah makan banyak Banyak orang berpikir dengan melakukan sedikit olahraga seperti berenang dapat menyingkirkan rasa kenyang yang kalian rasakan setelah makan. Berenang dalam keadaan perut penuh justru akan membuat perut kram dan hal ini dapat berakibat fatal jika kalian berenang dalam jarak jauh dan tidak dapat kembali ke tepi karena rasa kram yang kalian rasakan. https://pafikualapembuang.org/