Tips Kembali Langsing Usai Lebaran

Additional Image

Waktu Posting : 04-08-2014 02:04 | Dibaca : 2993x

Berat badan bertambah pasca lebaran adalah hal yang biasa. Anda bisa mulai mengontrol asupan makanan dengan sarapan yang sehat.

Jika biasanya Anda sarapan dengan makanan berat seperti nasi uduk atau lontong sayur, kini saatnya mengganti menu tersebut dengan menu sederhana namun tidak kalah mengenyangkan. Roti gandum dengan isi telur, daging asap dan daun selada adalah pilihan terbaik.
 

Hindari makanan yang mengandung gula terlalu banyak karena akan membuat Anda cepat mengantuk. Jika Anda penggemar donat, saatnya mengganti makanan manis tersebut dengan sereal beras, susu, kismis dan campuran kacang-kacangan. Tambahkan madu untuk memberikan rasa manis yang alami.

Jika Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk sarapan pagi. Sediakan oatmeal yang tersedia dalam kemasan. Oatmeal mengandung banyak karbohidrat yang tidak menggemukkan karena kaya akan serat. Dengan mengonsumsi oatmeal maka perut akan terasa cepat kenyang dan Anda dapat bertahan dalam waktu yang lama untuk beraktivitas tanpa rasa lapar.
 

Anda bisa berkreasi dengan oatmeal. Campurkan potongan buah seperti, strawberry, anggur, pisang atau kiwi ke dalam mangkuk oatmeal. Jika ingin rasa yang lebih menarik, Anda bisa menaruh es krim rendah lemak di atasnya.

Membuat sarapan sehat tidaklah mudah. Jika Anda termasuk wanita yang sibuk, sebaiknya rencanakan menu-menu sarapan yang akan dibuat saat weekend. Dengan begitu Anda pun tidak akan terburu-buru dan kerepotan.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Hati-hati saat Sakit Kepala Belakang

26-05-2014 23:51

Masalah kesehatan menjadi sebuah masalah yang kian dihadapi oleh masyarakat saat ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyatakan bahwa penyakit yang diderita oleh masyarakat modern kini semakin kompleks karena banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak memperhatikan kesehatan. Sebut saja konsumsi makanan instan yang kian hari semakin meningkat. Selain itu masih terdapat pola hidup kurang sehat lainnya yang timbul sebagai dampak adanya kemajuan dalam bidang teknologi yang tidak terbendung saat ini. Jelas hal tersebut akhirnya menimbulkan masalah kesehatan yang kian menakutkan bagi para manusia modern.                   Menyimak tentang masalah kesehatan yang semakin kompleks ini pun akhirnya mengantarkan kita untuk lebih mengetahui tentangnya. Salah satunya yang akan kita bahas di sini tentang permasalahan kesehatan adalah tentang sakit kepala. Ya hampir setiap orang di antara kita pernah mengalaminya di dalam hidup ini. Biasanya ketika kita mengalami sakit kepala, mungkin banyak di antara kita yang memilih untuk tidur, tetapi sebagian lainnya ada yang membiarkannya dan sebagian yang lain, yang lebih perhatian terhadap kesehatannya memilih untuk berkonsultasi ke dokter. Penting untuk anda ketahui bahwa dari beberapa hal yang saya katakan di atas saat seseorang mengalami sakit kepala, maka yang paling baik untuk dilakukan adalah segera berkonsultasi ke dokter. Terlebih saat anda merasakan sakit kepala belakang. Hal ini dikarenakan ketika kita berkonsultasi ke dokter maka kita dapat mengetahui apakah yang mengakibatkan kita mengalami sakit kepala. Baca juga : Kenali Ciri-ciri Kanker Lambung                    Secara umum dapat kita simpulkan bahwa sakit kepala yang terjadi pada diri seseorang ini terjadi akibat kurangnya suplai oksigen yang masuk ke otak. Saat pasokan oksigen yang masuk ke otak ini terganggu, maka yang terjadi adalah otak akan melakukan kinerja yang lebih berat dari biasanya. Sehingga kerja otak yang berlebihan ini akhirnya membuat kepala terasa sakit.                   Yang perlu anda waspadai saat sedang sakit kepala adalah karena sakit kepala seperti sakit kepala belakang menjadi indikasi akan terserang penyakit berbahaya. Banyak di antara penyakit berbahaya layaknya jantung, paru-paru dan juga penyakit lainnya ditandai dengan sering merasakan sakit kepala terlebih dahulu sebagai gejala awal. Karenanya ketika anda mengalami sakit kepala terlebih sakit kepala belakang maka sebaiknya anda segera melakukan konsultasi ke dokter terkait. Hal ini semata-mata bertujuan untuk mengetahui informasi terkait penyebab sakit kepala yang anda alami. Dan jika kemudian sakit kepala tersebut timbul sebagai sebuah indikasi penyakit berbahaya, maka anda akan segera mendapatkan perawatan yang lebih dini sebelum penyakit tersebut bertambah parah. Baca juga :Luka Diabetes Sembuh Sangat Sulit                   Selain melakukan konsultasi ketika mengalami sakit kepala. Maka anda juga dapat melakukan upaya preventif atau pencegahan terhadap sakit kepala ini. Cara yang paling baik untuk dilakukan adalah dengan selalu berpikiran positif. Dengan selalu berpikir positif, tubuh akan bekerja dengan baik termasuk otak yang dapat bekerja secara seimbang. Pikiran positif tersebut dapat anda kembangkan dalam kehidupan anda ketika anda merasa nyaman, sehingga anda perlu mendapatkan suasana nyaman tersebut. Hal ini dapat anda peroleh salah satunya dengan melakukan refreshing ketika anda memiliki banyak beban pikiran. Jika hal ini anda terapkan dalam kehidupan anda maka resiko untuk terkena sakit kepala terlebih sakit kepala belakang pun dapat anda kurangi.                   Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan kepada anda tentang sakit kepala belakang tersebut. Semoga beberapa ulasan yang telah saya sampaikan di atas, mampu memberikan banyak manfaat bagi anda sekalian. Sekian, dan sampai jumpa pada ulasan menarik pada perjumpaan yang selanjutnya. Selamat beraktivitas!

Featured Image
Mengenal Lebih Jauh Tentang Terapi Chiropractic

26-01-2016 07:36

Terapi Chiropractic tentulah bukan lagi hal yang asing bagi masyarakat Indonesia, apalagi dengan adanya pemberitaan baru-baru ini terkait dengan sebuah pasien dari klinik chiropractic yang meninggal dunia setelah melakukan terapi di klinik tersebut. Namun, sebelum Anda berpikiran negatif tentang terapi ini, sebaiknya Anda memahami dengan seksama apa yang dimaksud dengan terapi yang membantu sistem kerja tulang belakang kembali normal seperti semula. Berikut akan dijelaskan secara menyeluruh tentang chiropractic beserta manfaat dan resiko yang akan terjadi apabila melakukan terapi Chiropractic tersebut. Apa itu Chiropractic ?             Chiropractic merupakan salah satu terapi yang membenarkan gangguan fungsi serta letak tulang belakang. Chiropractic adalah gabungan dari kata Chiros yang berarti tangan dan prakticos yang berarti praktis dalam bahasa yunani. Jadi chiropractic dapat diartikan menggunakan tangan. Chiropractic ini dikenal sebagai salah satu bentuk teknik alternatif untuk terapi tulang belakang. Lebih dari seratus negara yang menggunakan terapi ini karena kelebihannya yang tidak perlu menggunakan obat-obatan kimia dan tanpa harus melakukan operasi. Baca juga : Waspadai Penyakit Kanker Kulit               Chiropractic berfokus pada sistem syaraf dimana syaraf merupakan salah satu sistem yang mengatur semua bagian dalam tubuh manusia. Seperti sistem tulang sendi, otot dan paling utama adalah tulang belakang. Pergerakan yang terjadi pada tulang sendi akan memiliki pengaruh yang sangat besar pada sistem syaraf dan seluruh struktur yang mengatur sistem tersebut seperti otot, organ tubuh, rasa sakit dan lain sebagainya.             Sistem syaraf merupakan sistem yang paling utama dalam tubuh seorang manusia. Sistem syaraf bekerja mengirim dan menerima segala informsi dari semua sel dan jaringan yang terdapat dalam tubuh. Apabila kerja sistem syaraf dalam tubuh seorang manusia dapat berfungsi secara normal dan maksimal maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki kondisi kesehatan yang baik dan optimal. Namun terkadang terdapat gangguan yang dapat menghambat  kinerja sistem syaraf, yang disebabkan oleh rasa stress yang terus-menerus, atau trauma, dan gangguan ini disebut dengan subluxation. Gejala yang ditimbulkan dari subluxstion berupa sakit pada bagian kepala, mati rasa, merasakan nyeri dan kesemutan.             Chiropractic diyakini adalah satu-satunya terapi yang dapat mencegah serta menghilangkan gangguan subluxation. Teknik yang digunakan oleh terapi ini disebut juga dengan teknik adjustment. Teknik ini memeiliki tujuan untuk menghilangkan gejala serta sakit yang disebabkan oleh subluxation dan chiropractic juga digunakan untuk mengembalikan letak atau posisi tulang belakang dengan menggunakan cara yang lembut, aman serta efektif. Para praktisi atau yang lebih dikenal dengan sebutan chiropractor akan membantu melepaskan tekanan-tekanan yang terdapat pada syaraf yang bertujuan untuk mengoptimalkan kerja dan fungsi sistem syaraf. Manfaat dan Resiko Chiropractic                      Chiropractic hingga saat ini masih disebut sebagai salah satu pengobatan dengan cara tradisional. chiropractic sendiri adalah salah satu metode yang dilakukan untuk melakukan pengobatan pada tulang belakang dengan menggunakan tangan agar tubuh dapat menyembuhkan diri sendiri tanpa bantuan obat-obatan maupun operasi. Chiropractic merupakan salah satu perawatan yang direkomendasikan untuk para pasien yang mengeluhkam sakit pada bagian bawah punggung. Chiropractic juga bermanfaat bagi orang yang menderita sakit di bagian-bagian tubuh lainnya yang diakibatkan oleh adanya gangguan pada sistem syaraf seperti osteoarthritis atau fibromyaglia.             Osteoartritis adalah gangguan yang terjadi karena tulang rawan yang berfungsi untuk melindungi persendian mengalami kerusakan. Hal ini  mengakibatkan sendi yang tidak dapat bergerak normal sehingga akan menimbulkan rasa sakit serta nyeri dan membuat pergerakan seseorang menjadi terbatas. Sedangkan Fibromyaglia adalah rasa nyeri yang muncul pada tulang serta otot dan dapat menyebar luas ke bagian tubuh yang berada disekitar asal nyeri. Fibromyaglia ini biasanya muncul dengan gejala seperti rasa nyeri dan otot yang kaku.             Anda yang tidak memiliki masalah atau gangguan sistem syaraf dan tidak menderita penyakit apapun dapat melakukan terapi ini. Karena chiropractic sendiri dapat membantu sistem kekebalan tubuh anda menjadi lebih meningkat, dan juga dapat melancarkan jalannya peredaran darah, membentu membuat otot-otot anda menjadi lebih lemas dan tidak kaku serta membantu meringankan tekanan tulang belakang. Selain itu chiropractic juga dikenal mampu memberikan efek positif bagi seseorang yang mengalami depresi dan stress berlebihan.             Chiroprotic juga memiliki manfaat yang baik bagi para wanita untuk mengurangi rasa sakit saat mengalami masa pra-menstruasi dan juga dapat dilakukan pada wanita hamil yang cenderung mengalami rasa sakit di bagian bawah punggung. Selain wanita ternyata chiropractic juga sangat bermanfaat bagi bayi yang baru lahir untuk membantu sistem syaraf serta tulang belakang bayi dapat berkembang dan tumbuh secara optimal.             Bayi akan mengalami trauma pada saat menjalani proses kelahiran yang mengharuskan bayi melewati sebuah saluran yang terdapat pada rahim dan hal ini dapat menimbulkan adanya ketidakseimbangan yang terjadi pada tubuh sang bayi. Dalam perkembangannya pun sang bayi masih harus mengalami beberapa proses yang mengharuskan tulang belakang dan sistem syarafnya bekerja dan tumbuh dengan optimal. Karena apabila perkembangan pada tubuh bayi mengalami kesalahan atau tidak berkembang pada posisi yang salah maka akan muncul ketidakseimbangan yang akan menyebabkan bayi menderita scoliosis. Scoliosis adalah kelainan yang terjadi pada rangka tubuh sehingga mengakibatkan adanya lengkukan pada bagian tulang belakang.             Chiropractic yang biasanya dilakukan selama 45 menit atau bahkan satu jam dalam sekali perawatan ternyata juga dapat membantu pasien yang memiliki rasa trauma terhadap suatu kejadian pada masa rehabilitasi. Hasil yang didapatkan dari chiropractic ini tentunya akan berbeda dari satu pasien dengan pasien yang lainnya. Ada kalanya chiropractic hanya sebatas membantu para pasien untuk mengurangi rasa sakit yang diderita oleh pasien tanpa menyembuhkan atau mengobati penyakit yang diderita pasien. Baca juga : Mengenali Alarm dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin              Namun tak jarang chiropractic mampu menyembuhkan seorang pasien dari penyakit yang dideritanya. Hanya perlu menyesuaikan diri dengan chiropractic agar perawatan ini mampu mendapatkan hasil maksimal yang diinginkan oleh pasien.             Resiko yang didapat dari terapi chiropractic ini sejauh ini tergantung dari para terapis yang melakukan teknik ini terhadap pasien. Apabila terapis memiliki keahlian serta sertifikat yang sah, maka kecil kemungkinan akan menghasilkan resiko yang buruk pada pasien. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa chiropractic aman dan berhasil. Pasien akan mengalami rasa nyeri maupun rasa sakit ketika melakukan perawatan chiropractic ini untuk pertama kali, namun apabila dilakukan dengan teknik yang baik dan benar, maka rasa sakit tersebut tidak akan dirasakan.             Apabila Anda memiliki penyakit osteoporosis maupun penyakit lain yang masih berkaitan dengan penyakit yang mengharuskan Anda untuk mengonsumsi obat yang berfungsi untuk mengencerkan darah, maka sebaiknya Anda tidak melakukan chiropractic. Dan apabila Anda merupakan penderita penyakit kanker, wajib bagi Anda untuk mendapatkan izin dari dokter Anda untuk melakukan terapi Chiropractic.

Featured Image
Cara Mencegah Cedera Gigi Dan Mulut

21-05-2016 01:51

Cedera pada gigi serta mulut umum berlangsung. Sekitaran 80% cedera gigi terkait dengan satu atau lebih gigi depan serta bisa mengakibatkan rusaknya pada jaringan lunak, seperti lidah, bibir, serta pipi sisi dalam.  Pada anak yang amat muda, cedera gigi pada bayi umumnya dikarenakan belajar jalan, serta barangkali pula ada rusaknya pada gigi permanen yang belum tumbuh. Sumber paling utama cedera gigi serta mulut pada remaja serta orang dewasa ialah cedera berolahraga. Hal tersebut lantaran sampai 40% cedera gigi pada remaja serta orang dewasa berlangsung ketika olahraga.    Baca juga : 9 Langkah Atasi Mata Kering   Berikut ini kami paparkan panduan menghindari cedera gigi serta mulut yang berkaitan dengan olah raga:  Pelindung Mulut : Waktu olahraga, jalan paling baik membuat perlindungan gigi serta mulut Anda ialah dengan memakai pelindung mulut.  Pelindung Wajah : Peralatan ini membuat perlindungan wajah pada trauma, terlebih saat Anda memegang posisi spesifik dalam berbagai berolahraga seperti penangkap bisbol atau penjaga gawang hoki.  Helm : Amat bijaksana untuk kenakan helm yang jitu dengan aktivitas yang bakal Anda kerjakan. Meskipun umumnya helm tak membuat perlindungan gigi serta mulut, tetapi helm bakal membuat perlindungan daerah utama lain, yakni kepala Anda, untuk menolong membuat perlindungan kepala pada gegar otak.  Bisakah Gigi Yang Terlepas Diperbaiki?    Baca juga : Inilah Risiko Kesehatan untuk Pekerja Shift Malam   Ya, gigi yang lepas bisa diperbaiki, serta makin cepat Anda berobat ke dokter gigi bakal makin baik. Peluang penyelamatan paling tinggi dari gigi yang lepas ialah yang diobati dokter serta dikembalikan ke soket gigi dalam kurun waktu satu jam sesudah lepas. Bila gigi lepas, basuh lembut tiap-tiap kotoran dari akar serta upayakan untuk meletakkan kembali gigi kedalam soket. Bila tak mungkin, taruh gigi tersebut di mulut sepanjang perjalanan ke dokter gigi Anda. Bila tak dapat, taruh gigi yang lepas didalam susu sampai Anda tiba ke dokter gigi.  Meskipun gigi Anda tak bisa diselamatkan, bukanlah bermakna Anda kehilangan senyum Anda. Perkembangan dalam kedokteran gigi saat ini, alhasil implan gigi tiruan bisa dipasang langsung ke tulang rahang Anda, dengan mahkota gigi dari porselen untuk menolong dalam menggigit, kunyah, maupun estetika.

...