Waktu Posting : 19-06-2014 00:35 | Dibaca : 2673x
Bekerja itu merupakan aktivitas yang menyehatkan baik untuk fisik maupun psikis sekaligus dapat menjadi sumber penghasilan. Oleh karena itu, tidaklah sulit bila ada yang berpendapat bahwa orang yang sehat jiwanya adalah orang yang mampu bekerja dengan baik. Pada usia lanjut, bekerja dapat memelihara fungsi otak agar tak mudah lupa, sedangkan pada orang dewasa bekerja akan menjaga rasa percaya diri.
Bekerja sebaiknya tak lebih dari 8 jam dalam sehari atau 40 jam seminggu. Sewaktu-waktu boleh bekerja lembur, terutama bila di kantor sedang sibuk. Bekerja terus-menerus selama 30 jam sangat berbahaya untuk jiwa karena yang bersangkutan mengalami kelelahan yang parah, baik fisik maupun mental. Kondisi dapat memburuk bila juga meminum minuman yang mengandung kafein. Kafein dapat memicu kerja sistem kardiovaskuler termasuk jantung.
Baca juga : Obesitas Bisa Merusak Kesehatan dan Penampilan
Ketika seseorang bekerja keras/lembur di atas batas kemampuan, awalnya tubuh akan menyesuaikan diri dengan memacu seluruh cadangan energi, baik fisik maupun mental sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Prestasi serta produktivitas kerja meningkat sangat mengagumkan. Akan tetapi, setelah beberapa bulan berlangsung semua cadangan energi habis terpakai sehingga akhirnya yang bersangkutan dapat mengalami exhausted atau kelelahan kerja dan itulah yang disebut sebagai burn out.
Apa itu burn out? Kata burn out sangat populer di dunia kerja dan kadang sulit dibedakan dengan stres di tempat kerja. Pada abad ini,burn out banyak ditemukan pada karyawan wanita dengan usia sebelum usia 30 tahun. Gejala-gejala burn out yang sering ditemukan antara lain :
Setelah burn out berlangsung cukup lama, yang bersangkutan dapat mengalami berbagai penyakit fisik seperti gangguan pencernaan, serangan jantung sampai kematian mendadak, depresi yang disertai ide bunuh diri, dan obesitas. Angka bunuh diri akibat burn out banyak ditemukan di Jepang yang masyarakatnya terkenal gila kerja atau workaholic.
Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular
Jika mulai merasakan keluhan-keluhan seperti tadi, berarti Anda mengalami burn out. Yang perlu Anda lakukan adalah segera ambil cuti untuk beristirahat. Mulailah dengan melakukan aktivitas yang Anda inginkan yang selama ini tidak sempat dilakukan seperti mendengarkan musik yang membuat relaks dan nyaman.
Tinggalkan, sekali lagi tinggalkan semua pikiran tentang pekerjaan selama Anda istirahat. Meditasi akan membuat Anda menjadi lebih relaks dan tenang atau membaca buku atau mengunjungi keluarga/kerabat untuk bersilaturahmi atau buatlah sesuatu yang benar-benar dapat membuat Anda relaks.
Sediakanlah waktu untuk itu. Temukan sesuatu di luar sana untuk melakukan aktivitas atau hobi. Semua komunikasi yang dapat mencetuskan stres dalam pekerjaan, tinggalkan. Sediakan waktu untuk kegiatan bersama keluarga, liburan, atau aktivitas sosial. Bukalah telepon atau e-mail (surat elektronik) Anda setelah makan malam. Bila dengan cara tersebut tadi belum juga membantu, segera hubungi psikiater untuk konsultasi lebih lanjut.
23-12-2025 17:42
Di zaman digital saat ini, interaksi media sosial menjadi salah satu ukuran keberhasilan yang paling penting bagi brand, bisnis, maupun kreator konten. Memiliki banyak pengikut memang memberikan kesan popularitas, tetapi keterlibatan nyata dari audiensseperti komentar, likes, shares, dan repostmenunjukkan seberapa efektif konten Anda dalam menarik perhatian dan membangun hubungan yang kuat dengan pengikut. Oleh karena itu, menemukan ide kreatif untuk meningkatkan interaksi media sosial menjadi langkah krusial bagi siapa pun yang ingin memperkuat kehadirannya di platform digital.Langkah pertama untuk membangun interaksi media sosial yang efektif adalah memahami audiens Anda. Setiap platform memiliki karakteristik pengguna yang berbeda. Misalnya, konten yang populer di TikTok belum tentu berhasil di LinkedIn atau Facebook. Dengan memahami minat, preferensi, dan perilaku audiens, Anda bisa menyesuaikan jenis konten, nada bahasa, dan waktu posting agar lebih relevan dan menarik. Pemahaman audiens ini menjadi fondasi untuk menciptakan konten yang tepat sasaran dan mendorong interaksi yang lebih tinggi.Kreativitas dalam konten juga sangat penting. Konten yang unik dan berbeda dari biasanya lebih mudah menarik perhatian audiens di feed yang padat. Anda dapat memanfaatkan storytelling, video pendek, infografik menarik, atau meme yang relevan dengan tren terkini. Misalnya, sebuah akun brand dapat membuat konten edukatif dengan sentuhan humor sehingga audiens terdorong untuk berkomentar, membagikan, atau menyimpan konten tersebut. Kreativitas semacam ini tidak hanya membuat konten lebih menonjol, tetapi juga meningkatkan peluang interaksi media sosial secara signifikan.Selain itu, memanfaatkan fitur interaktif yang ada di platform media sosial dapat mendorong interaksi media sosial lebih maksimal. Fitur seperti polling, kuis, live streaming, story dengan pertanyaan terbuka, atau tombol reaksi memungkinkan audiens ikut berpartisipasi secara langsung. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan engagement, tetapi juga memberikan insight tentang opini dan preferensi audiens. Semakin audiens merasa dilibatkan, semakin besar kemungkinan mereka menjadi pengikut setia dan merekomendasikan konten Anda ke orang lain.Konsistensi dalam posting juga memegang peranan penting. Mengunggah konten kreatif secara sporadis tidak akan membangun keterlibatan jangka panjang. Untuk meningkatkan interaksi media sosial, diperlukan strategi jangka panjang dengan frekuensi posting yang teratur. Kalender konten, termasuk tema mingguan atau konten musiman, membantu menjaga kontinuitas sehingga audiens selalu menantikan postingan terbaru. Algoritma platform sosial pun cenderung menonjolkan akun yang aktif dan konsisten membagikan konten berkualitas.Kolaborasi dengan influencer atau akun lain yang relevan juga dapat meningkatkan interaksi media sosial. Kolaborasi membantu memperluas jangkauan konten dan menarik audiens baru yang relevan. Misalnya, live session bersama influencer atau challenge kolaboratif dapat memicu komentar, shares, dan engagement lainnya sehingga visibilitas brand meningkat secara nyata.Analisis performa konten juga sangat penting. Dengan memantau data engagement, Anda bisa mengetahui jenis konten yang paling efektif mendorong interaksi media sosial, kapan waktu posting terbaik, dan topik apa yang paling diminati audiens. Informasi ini membantu mengoptimalkan konten berikutnya sehingga setiap postingan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan interaksi maksimal.Tidak kalah penting, respons aktif terhadap audiens juga menjadi kunci. Membalas komentar, menyukai tanggapan audiens, atau membagikan konten pengikut yang relevan dapat membuat mereka merasa dihargai. Keterlibatan semacam ini mendorong audiens untuk lebih sering berinteraksi dengan konten Anda, sehingga interaksi media sosial meningkat secara signifikan dan berkelanjutan.meningkatkan interaksi media sosial bukan hanya soal membuat konten yang menarik, tetapi juga menggabungkan pemahaman audiens, kreativitas konten, pemanfaatan fitur interaktif, konsistensi, kolaborasi, analisis data, dan respons aktif terhadap pengikut. Dengan strategi yang tepat dan ide kreatif yang segar, setiap brand atau kreator konten memiliki peluang besar untuk memperkuat keterlibatan audiens, membangun komunitas yang loyal, dan mencapai tujuan pemasaran digital secara lebih efektif.
17-12-2019 16:08
Pastinya pernah mendengar istilah kuretase terutama bagi anda kaum hawa,kata kuret ini berkaitan dengan keguguran. Di mana setelah seorang wanita mengalami kehamilan kemudian keguguran maka ibu ini akan dikerut untuk membersihkan rahim. Agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai kuret ini, simak yuk penjelasannya berikut ini. Di dalam bahasa medis kuret yang dikenal dengan nama D&C (dilation and curretage) atau di dalam bahasa Indonesia disebut dengan dilasi dan kuretase. Tindakan kuretase merupakan suatu prosedur operasi dilasi yang dilakukan sesudah wanita mengalami keguguran ketika usia kandungan pada trimester pertama. Kuretase ini mengacu pada pembukaan atau pelebaran leher rahim karena leher rahim tidak dapat trebuka dengan sendirinya setelah mengalami keguguran. Lain halnya ketika proses melahirkan maka tubuh ibu secara otomatis akan merangsang pelebaran leher rahim dan juga dengan bantuan dari dorongan kepala bayi. Tetapi pada saat keguguran tidak mengalami pelebaran leher rahim sehingga perlu adanya tindakan dilasi untuk mebuka leher rahim. Sesudah dilasi tersebut barulah dilakukan tindakan kuretase yang bertujuan untuk membersihkan isi rahim dari jaringan abnormal. Dan ternyata tindakan kuretase tidak hanya dilakukan setelah mengalami keguguran tetapi juga diperlukan pada saat :  Aborsi atau sesudah melahirkan  Tindakan dilasi dan kuretase dibutuhkan untuk membuang jaringan di dalam rahim selama atau setelah terjadinya keguguran atau aborsi. Sedangkan sesudah melahirkan, dilasi serta kuretase perlu dilakukan untuk membuang sisa-sisa dari placenta. Dilakukannya pembersihan ini untuk mencegah infeksi atau pendarahan hebat.  Pengobatan untuk kelainan rahim  Dilasi serta kuretase dapat membantu untuk mendiagnosis dan juga untuk mengobati adanya pertumbuhan kelainan jaringan pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, ketidakseimbangan hormonal atau[un kanker rahim. Contoh atau sampel dari jaringan rahim tersebut akan diperiksa untuk mengetahui ada atu tidaknya kelainan sel rahim. Tindakan kuretase pada prosedur yang paling awal dilakukan adalah dilasi baru kemudian kuretase. Untuk semua prosedur tersebut pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Langkah-langkah yang dilakukan saat proses kuret biasanya adalah sebagai berikut :  Dilatasi  Yaitu pelebaran yang dilakukan untuk bisa mencapai rahim. Dokter ahli obgyn akan membuka vagina anda dan kemudia melebarkan rahim dengan secara perlahan sehingga dapat mencapai rahim. Setelah leher rahim melebar kemudian diberikan obat agar leher rahim dapat lunak. Dokter juga akan memberikan obat mati rasa agar pasien tidak merasa kesakitan.  Kuretase  Sesudah proses dilasi selesau maka dokter akan mencapai rahim dan melakukan tindakan kuretase yang fungsinya untuk membersihkan rahim. Adakah resiko atau terjadi komplikasi setelah dilakukan kuretase? Kasus terjadinya resiko atau komplikasi setelah kuretase sangat jarang ditemukan namun sekitar 16% wanita yuang pernah menjalani tindakan kuret ini dapat membentuk jaringan parut di dalam rahim atau di sekitar leher rahim. Hal tersebut dikenal sebagai sindrom asherman yang dapat menyebabkan ketidaksuburan serta perubahan siklus menstruasi. Sindrom ini dapat disembuhkan dengan melakukan operasi lagi untuk menghilangkan jaringa parut tersebut. Namun bila mengalami keguguran pada usia kehamilan di atas 20 minggu maka kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi lainnya seperti infeksi, pendarahan berat, perforasi dinding rahim. Ini akibat dari rahim yang mengembang lebih besar dan lebih tipis selama kehamilan.  Tentunya setelah penjelasan di atas, tindakan kuret perlu dilakukan pada klinik yang terjamin legalitasnya. Klinik Raden Saleh  adalah salah satunya, klinik legal yang telah tersertifikasi dan memiliki dokter ahli spesialis kandungan (SP.oG) yang akan membantu proses kuret lebih aman dan meminimalisir dampak dari tindakan kuret tersebut. Apalagi saat ini tersedia informasi mengenai prosedur kuret yang beredar di dunia maya tetapi proses kuret yang salah. Seperti menggunakan obat sebagai cara menggugurkan kandungan  tetapi tidak menggunakan dosis yang tepat, justru tindakan yang demikian dapat berdampak buruk. Karena tidak semua ibu hamil dapat menggunakan metode ini apalagi bila :  Alergi terhadap obat tersebut Mengalami kehamilan ektopik Memiliki gangguan perdarahan Memiliki penyakit ginjal, paru-paru, penyakit hati Sedang menggunakan KB Telah minum obat kortikosteroid  Bahaya dari penggunaan obat tersebut tentunya tidak bisa dianggap sebagai seuatu yang sepele. Maka pertimbangkan dan lakukan dengan cara yang aman dan sempurna agar terhindar dari terjadinya komplikasi atau resiko akibat dari obat tersebut. Selain itu juga dapat menimbulkan resiko seperti pendarahan yang hebat sehingga jika tidak segera ditangai oleh dokter kandungan akan dapat menyebabkan pendarahan dan bahkan kematian akibat kehabisan darah. Jangan gunakan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan resiko kesehatan lainnya.    Â
24-03-2015 11:02
Penggunaan obat alami untuk diabetes diklaim memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan medis. Salah satu kelebihannya adalah dari segi harga dimana obat alami cenderung lebih mudah didapatkan dengan harga yang jauh dibawah obat-obatan medis. Dalam beberapa kasus, para pengguna obat alami ini bahkan tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun karena mereka bisa membuat obat tersebut dari bahan-bahan yang ada di sekitar rumah. Baca juga : Cara Menyembuhkan Diabetes yang Ampuh Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa penggunaan obat-obatan alami jauh lebih efektif dalam mengatasi kondisi diabetes. Obat alami yang umumnya berasal dari tumbuh-tumbuhan bekerja secara perlahan dan menyeluruh dalam mengatasi sumber penyakit itu sendiri. Sementara itu, beberapa jenis obat medis hanya mampu menghilangkan atau mengurangi gejala yang muncul tanpa bisa mengobati penyebab dari penyakit tersebut. Secara kasat mata, penggunaan obat alami untuk diabetes memang membutuhkan waktu cukup lama sebelum menunjukkan hasil yang signifikan namun hal ini merupakan pertanda bahwa obat tersebut sedang bekerja dari akar permasalahan yang ada, sehingga nantinya para penderita diharapkan akan sembuh total. Efek samping yang sedikit adalah kelebihan lain dari penggunaan bahan alami untuk mengobati diabetes. Kebanyakan obat medis memiliki efek samping yang cukup mengganggu sementara obat alami cenderung hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak ada efek samping sama sekali, sepanjang penggunaannya tepat dan tidak berlebihan. Baca juga : Dua Jenis Obat Ginjal yang Bermanfaat Bagi Penderita Ginjal Akut Obat alami yang bisa dipergunakan untuk mengobati diabetes itu sendiri cukup beragam pilihannya, sehingga para penderita penyakit ini bebas untuk memilih obat yang mudah untuk didapatkan di daerah tempat tinggal mereka. Obat alami ini pada umumnya berasal dari berbagai jenis tumbuhan seperti: § Biji alpukat yang ternyata mampu mengurangi kadar gula darah dalam tubuh § Rambut jagung yang bukan hanya mampu menurunkan kadar gula darah namun juga mampu menstimulasi proses regenerasi sel beta pada pankreas § Madu § Nigella sativa § Kunyit dengan bahan aktif curcumin yang terkandung didalamnya Serta berbagai bahan alami lainnya yang bisa diolah dengan mudah menjadi obat alami untuk diabetes di tanah air.