Cerita Pendek yang Menyentuh Hati Jutaan Orang

Additional Image

Waktu Posting : 22-07-2016 01:01 | Dibaca : 8853x

Berikut adalah dua cerita pendek yang memberi kesadaran baru dan jarang kita perhatikan, namun kini telah kami sampaikan kepada Anda.

Cerita pertama:

Ada seorang anak, yang mempunyai ibu berusia lanjut, giginya sudah tanggal semua, sehingga membuat anaknya ingin membawa ibunya untuk memasang gigi palsu. Begitu masuk ke klinik gigi, dokter pun mulai mempromosikan gigi palsu mereka, namun si ibu maunya gigi palsu yang paling murah. Mendengar itu, sang dokter tidak mau menyerah begitu saja, sambil memandangi si anak, dengan sabar ia menjelaskan perbedaan kualitas antara gigi yang bagus dan buruk. Namun, yang sangat mengecewakan dokter adalah, anak yang tampaknya berduit itu acuh tak acuh, hanya sibuk merokok sambil telepon, sama sekali tidak peduli dengannya.

Dokter gagal meyakinkan si ibu, hingga akhirnya memenuhi permintaannya. Saat itu, dengan tangan bergetar, si ibu mengambil sebuah kain bungkusan, lalu membukanya selapis demi selapis, kemudian mengambil dan menyerahkan uangnya kepada dokter sebagai uang muka, dan semingu kemudian akan kembali lagi untuk memasang gigi palsunya.

Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis  

Setelah si ibu dan anaknya meninggalkan klinik, orang-orang yang ada di klinik mulai jengkel dan marah-marah terhadap anak berduit tersebut, berpakaian necis, rokonya pun cerutu kualitas tinggi, tetapi tidak rela mengeluarkan uang untuk sepasang gigi palsu yang bagus bagi ibunya. Tepat di saat mereka masih memendam rasa jengkel dan amarah itulah, tak diduga anak berduit itu pun kembali ke klinik dan berkata : “Dok, tolong buatkan gigi porselen yang terbaik buat ibu saya, biayanya saya yang tanggung, tidak masalah berapa pun harganya. Tapi, saya minta anda jangan mengatakan hal yang sebenarnya kepada ibu saya, ibu saya orang yang sangat hemat, dan saya tidak ingin membuatnya sedih karena hal ini.”

Cerita kedua:

Saya ke pembaringan biasanya pada pukul 23:00 malam, di luar jendela sana tampak hujan salju. Saya menyusutkan diri di balik selimut, mengambil jam alarm, namun alarmnya tidak berfungsi, karena sudah saatnya ganti baterai baru dan saya lupa membelinya. Cuaca yang begitu dingin seperti itu, membuat saya malas untuk bangun lagi.

Rasa malas membuat saya menelepon ibu, “Bu, jam alarm saya belum diganti dengan baterai baru, sementara besok pagi saya harus ke kantor untuk rapat, dan saya harus bangun pagi, jadi, besok jam 6 pagi, ibu bangunkan saya ya melalui telepon.”

Suara ibu di ujung sana terdengar agak serak, mungkin sudah tertidur, kemudian terdengar ucapanya, “Ya, baiklah”.

Saat telepon berdering, saya sedang bermimpi indah, langit di luar sana tampak gelap gulita. Sementara di seberang sana, ibu berkata, “Xiao-ju, ayo bangun, hari ini ada rapat.”

Aku melihat jam di pergelangan tanganku, baru jam lima pagi. Lalu dengan jengkel, aku berteriak, “Bukankah aku bilang jam enam pagi? Aku kan masih mau tidur beberapa saat lagi, tapi ibu ganggu!”

Tiba-tiba di seberang sana, ibu terdiam, dan aku pun menutup telepon.

Setelah bangun, aku pun merapikan diri, dan siap berangkat ke kantor. Dingin sekali cuacanya, tampak hamparan salju di mana-mana. Di halte bis, aku terus menginjak kakiku saking dinginnya. Di sekeliling tampak gelap gulita, sementara di sampingku berdiri dua orang tua yang sudah senja. Aku mendengar si kakek berkata pada nenek itu, “Coba lihat kau, semalaman tidak tidur dengan nyenyak, waktu masih pagi juga kau mulai mendesakku, dan coba lihat sekarang harus menunggu begitu lama di sini.”

Ya, bis pertama baru akan tiba lima menit lagi. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bis yang ditunggu-tunggu itu pun datang, aku bergegas naik ke atas bis. Supir bis adalah seorang pemuda tanggung, sang supir segera tancap gas setelah menunggu aku naik ke dalam bis.

Aku berkata kepadanya, “Hei, sopir, di bawah sana masih ada dua orang tua, cuaca begitu dingin, mereka sudah lama menunggu di sana, mengapa kau langsung tancap gas tidak menunggu mereka ?”

Dengan bangga pemuda tanggung itu berkata, “Tidak apa-apa, mereka itu ayah ibu saya. Hari ini adalah hari pertama saya menarik (sebagai supir) bis umum, mereka datang hanya sekadar melihat saya.”

Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri  

Tiba-tiba mataku berkaca-kaca dan meneteskan air mata, aku membaca pesan pendek dari ayah, “Nak, ibu bilang, ibu yang salah, ibu selalu tidak bisa tidur dengan nyenyak, sebenarnya sejak awal ibu sudah bangun, dan ibu khawatir kamu akan terlambat rapat.”

Tiba-tiba aku teringat sebuah pepatah Yahudi :

“Ketika ayah memberikan sesuatu untuk anaknya, sang anak pun tersenyum. Namun, ketika si anak memberikan sesuatu untuk ayahnya, sang ayah menangis.”

Setelah membaca cerita ringkas dan sarat dengan makna ini, mengingatkan kita untuk menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Seumur hidup ini, orang yang memungkinkan kita berutang terlalu banyak dan tidak mengharapkan balasan jasa serta tanpa pamrih hanyalah Ayah dan Ibu, yakni orang tua kita. Jadi janganlah berkeluh kesah hanya karena mendengar ocehan mereka, sebaiknya maklumi dan pahami mereka, bersyukur dan terima kasih kepada mereka, serta peduli dengan mereka. Hidup ini singkat, jangan pernah merasa bosan untuk melihat orang tua kita selagi sempat, walau hanya sekejap. (secretchina/jhon/ran)


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengkonsumsi Roti Tawar Berlebihan Ternyata Berdampak Negatif

20-08-2014 01:37

Apakah Anda tergolong kepada orang yang hoby mengonsumsi roti tawar? Walau jadi menu andalan yang sering disantap waktu sarapan, tetapi menurut berbagai pendapat mengkonsumi roti tawar pun bisa menghadirkan efek negatif lho!  Seperti yang di ketahui bila disamping gampang serta cepat di sajikan, roti tawar pun diakui memiliki kandungan karbohirat yang pas semacam pengganti nasi.    Baca juga : Cara Mengatasi Efek Buruk AC Pada Kulit   Tetapi kenyataannya roti tawar tak selama-lamanya baik untuk kesehatan. Tersebut di bawah ini berbagai efek negatif dari roti tawar untuk kesehatan, diantaranya :  1. Tak Mengenyangkan  Serat adalah unsur utama yang bisa menolong mengurangi kandungan cholesterol, menolong pencernaan, serta menyebabkan dampak kenyang lebih lama.  Tak seperti roti gandum, roti tawar terbuat dari tepung halus yang beberapa besar seratnya hilang waktu diolah. Hal semacam ini menjadikan Anda cepat terasa lapar.  2. Menambah Kandungan Gula Darah  Roti tawar terbuat dari biji-bijian olahan yang gampang diserap sepanjang sistem pencernaan. Hal semacam ini condong mengakibatkan lonjakan tajam gula darah serta insulin.  Roti putih ialah makanan yang tinggi glisemik menjadikan orang lebih rawan pada penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan sebagainya.  3. Tak Bernutrisi  Sepanjang sistem penyulingan, tepung meninggalkan serat serta nutrisi lain seperti vitamin B6 serta E, magnesium, asam folat, seng, serta kromium. Kurangnya nutrisi menyebabkab roti tawar jadi tak sehat.    Baca juga : Meredakan Stres Dengan Makanan Bermanfaat Alami   4. Susah Diolah  Roti tawar pun memiliki kandungan gluten yang membuatnya susah untuk diolah. Kecuali itu roti tawar tak mempunyai enzim alami yang diperlukan pankreas untuk memecah lemak, karbohidrat, serta protein. Hal semacam ini bisa menyebabkan pankreas Anda lebih rawan terkena penyakit.  5. Tepung Halus  Tepung halus tak mempunyai serat serta nutrisi utama. Roti tawar tak menyajikan manfaat kesehatan, hingga jadi penyebab beragam penyakit seperti obesitas serta diabetes.

Featured Image
solusi/tips mengatasi jerawat

17-09-2014 10:12

Cara atasi jerawat

Featured Image
Obat Kanker Bekerja Secara Perlahan di Dalam Tubuh

25-07-2014 13:45

Butuh Waktu Salah satu penyakit mematikan yang katanya tak memiliki obat adalah kanker. Pasalnya, ada saja jenis kanker yang setelah disingkirkan, masih dapat kembali lagi menyerang tubuh. Penanganannya pun macam-macam, namun pengobatan paling awam yang diketahui adalah dengan menjalani kemoterapi. Meski ada pula cara lain atau obat kanker lain yang bisa digunakan untuk melawan kanker, kemoterapi kerap disarankan terutama bagi mereka yang penyakitnya sudah parah. Baca juga :  Tanaman Obat Keluarga Kemoterapi merupakan satu cara pengobatan yang menggunakan penyakit untuk menyerang penyakit lain. Maksud penyakit di sini adalah zat yang buruk bagi tubuh, tetapi berfungsi pula untuk menyingkirkan kanker. Karena itulah para pasien yang menjalani kemoterapi biasanya akan terlihat sangat lemah dengan rambut yang terus rontok dan warna kulit yang terus memucat. Baca juga :  Menjalani Terapi Obat Stroke Minta Rekomendasi Selain kemoterapi, ada obat kanker lain yang sebenarnya bisa dijalani pasien, apalagi bagi mereka yang temuan kankernya masih pada fase awal dan belum begitu berkembang. Untuk mendapatkannya, pasien dan keluarganya tentu harus meminta rekomendasi kepada dokternya. Dengan berkonsultasi, diharapkan obat yang dipilih adalah pilihan pasien sendiri dan dapat bekerja dengan baik di bawah bimbingan dokter. Selain dengan obat-obatan dari rumah sakit atau yang direkomendasikan oleh dokter, pasien juga memiliki kebebasan untuk mencari ramuan obat kanker lain yang dirasa lebih tepat, seperti herbal dan obat dari bahan-bahan alami. 

...