Waktu Posting : 25-07-2014 13:45 | Dibaca : 2447x
Butuh Waktu
Salah satu penyakit mematikan yang katanya tak memiliki obat adalah kanker. Pasalnya, ada saja jenis kanker yang setelah disingkirkan, masih dapat kembali lagi menyerang tubuh. Penanganannya pun macam-macam, namun pengobatan paling awam yang diketahui adalah dengan menjalani kemoterapi. Meski ada pula cara lain atau obat kanker lain yang bisa digunakan untuk melawan kanker, kemoterapi kerap disarankan terutama bagi mereka yang penyakitnya sudah parah.
Baca juga : Tanaman Obat Keluarga
Kemoterapi merupakan satu cara pengobatan yang menggunakan penyakit untuk menyerang penyakit lain. Maksud penyakit di sini adalah zat yang buruk bagi tubuh, tetapi berfungsi pula untuk menyingkirkan kanker. Karena itulah para pasien yang menjalani kemoterapi biasanya akan terlihat sangat lemah dengan rambut yang terus rontok dan warna kulit yang terus memucat.
Baca juga : Menjalani Terapi Obat Stroke
Minta Rekomendasi
Selain kemoterapi, ada obat kanker lain yang sebenarnya bisa dijalani pasien, apalagi bagi mereka yang temuan kankernya masih pada fase awal dan belum begitu berkembang. Untuk mendapatkannya, pasien dan keluarganya tentu harus meminta rekomendasi kepada dokternya. Dengan berkonsultasi, diharapkan obat yang dipilih adalah pilihan pasien sendiri dan dapat bekerja dengan baik di bawah bimbingan dokter. Selain dengan obat-obatan dari rumah sakit atau yang direkomendasikan oleh dokter, pasien juga memiliki kebebasan untuk mencari ramuan obat kanker lain yang dirasa lebih tepat, seperti herbal dan obat dari bahan-bahan alami.
20-06-2014 12:23
Ketimun atau mentimun mempunyai nama ilmiah Cucumis sativus. Memiliki kandungan 0,65% protein, 0.1% lemak serta karbohidrat sejumlah 2,2%. Juga memiliki kandungan kalsium, fosforus, magnesium, zat besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 serta vitamin C. Biji timun sendiri memiliki kandungan toksin alkoloid berjenis hipoxanti, yang berperan untuk menyembuhkan anak-anak yang mengalami derita cacingan. Buah ketimun memiliki kandungan kalium, silikon & fluorin serta sebaliknya, rendah kalori, hingga dapat menolong merangsang ginjal untuk mengeluarkan bekas metabolisme serta deposit lemak didalam badan. Langkah memperoleh faedah ini gampang saja, yaitu dengan mengkonsumsi air perasan buah ketimun yang masih dalam keadaan segar. Kerjakan tiap-tiap hari, hingga lambung punya kebiasaan terima cairan ketimun. Kecuali semacam pembersih ginjal, ketimun mempunyai banyak faedah lainnya. Satu buah ketimun yang fresh, biasanya memiliki kandungan 0,65% protein, 0,1% lemak, serta 2,2% karbohidrat. Di samping itu ketimun juga memiliki kandungan zat berguna yang lain, seperti zat besi, kalsium, fosforus, magnesium, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, serta vitamin C. Baca juga : Kenalilah Perubahan Tubuh Seiring Usia Anda Biji ketimun dikenal memiliki kandungan toksin alkaloid berjenis hipoxanti yang bisa menyembuhkan penyakit cacingan. Biji ketimun juga dipercaya dapat meredakan radang tenggorokan dikarenakan batuk yang diikuti dengan suara yang menghilang. Langkahnya, cukup hanya mencampurkan biji ketimun dengan sedikit garam serta dikumur selama berkali-kali dalam satu hari. Ketimun dapat juga dipakai untuk mengompres ketika Anda atau anak Anda demam. Tidak butuh memberikan es, lantaran buah ketimun telah menawarkan rasa dingin yang diperlukan untuk mendinginkan badan yang panas disebabkan demam. Juice ketimun yang fresh serta bermanfaat untuk kesehatan, dapat juga menjaga kulit dari kudis. Tidak heran bila ketimun dibuat jadi semacam masker muka, karena disamping melembabkan, ketimun menolong kulit jadi halus serta mulus. Baca juga : Mengorek Kuping Asyik, Tetapi Berbahaya Bagi Kesehatan Berikut beberapa panduan yang dapat Anda kerjakan untuk memperoleh manfaat ketimun : 1. Kurangi hipertebsi Dua buah ketimun seger dicuci bersih, lalu diparut. Hasil parutannya diperas serta disaring, lalu diminum sekalian. Kerjakan 2-3 kali satu hari. 2. Menyembuhkan sariawan Makan buah ketimun mentah seperti halnya makanan ringan, kerjakan dengan cara teratur tiap-tiap hari. 3. Menangani bengkak di seputar mata Mata bengkak lantaran tidur terlampau larut atau mata capek disebabkan terlalu lama bekerja di depan monitor komputer. Langkahnya, irislah ketimun tipis-tipis serta simpanlah di ke-2 mata, kerjakan sembari berbaring selama 15 menit. Lalu basuh. 4. Bersihkan ginjal Ketimun seger dicuci lalu diparut. Hasil parutannya diperas serta disaring. Airnya diminum sedikit-sedikit hingga lambung punya kebiasaan menyerap cairan ketimun. 5. Demam Ketimun seperlunya dicuci bersih, lalu diparut. Hasil parutannya ditempatkan diatas perut. 6. Jerawat Buah ketimun dicuci lalu diiris-iris. lrisan ketimun ditempelkan serta digosok-gosok pada kulit yang berjerawat. Kerjakan tiap-tiap hari.
07-07-2016 03:30
Tak seperti wanita yang punya masa menopause dan mengalami masa di mana tak bisa lagi hamil, pria punya potensi seumur hidup untuk bisa memiliki anak. Ini karena pria bisa tetap menghasilkan sperma sehingga bisa membuahi sel telur. Tapi benarkah pria bisa terus subur seumur hidupnya? Well, ternyata itu tak sepenuhnya benar lho. Umur pria ternyata sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan dan kualitas sperma. Semakin tua, pria cenderung kehilangan kemampuannya untuk memiliki anak.  Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis! Seiring bertambahnya usia, sperma mengalami penurunan pergerakan dan jumlah. Setelah pria mencapai usia 40 tahun ke atas, kualitas sperma juga menurun. Inilah alasan mengapa pria sulit mendapatkan anak ketika usianya sudah di atas 40 tahun. Jika seorang pria muda bisa membuat pasangannya hamil dalam beberapa bulan saja, seorang pria usia 40 tahun ke atas membutuhkan kurang lebih 2 tahun agar istrinya hamil. Itulah mengapa pasangan di atas usia 45 tahun kecil kemungkinan memiliki anak biologis, bukan hanya karena kondisi wanita tapi juga dipengaruhi kondisi pria.  Baca juga : Sepatu Bau Bisa Bikin Kaki Lecet Bukan hanya itu, faktor penurunan kualitas ini ternyata juga berpengaruh pada besarnya potensi istri mengalami keguguran. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa anak yang terlahir dari ayah yang tua kemungkinan memiliki risiko besar mengalami masalah kesehatan mental dan fisik semacam autis, dibanding anak yang lahir dari ayah yang masih muda. Jadi, jika memungkinkan untuk menikah muda dan masih diberi kesempatan untuk memiliki anak, akan lebih baik jika pasangan suami istri memiliki anak sebelum usia mereka di atas 40 tahun. Jadi ingin menikah muda ladies?
30-08-2024 06:56
Mendengar kata kuret, biasanya para wanita akan merasa ngeri. Apa sebenarnya kuret? Mengapa perlu dilakukan? Bagaimana proses kuret janin tidak berkembang?. Dalam pengertiannya, kuret atau kuretase adalah prosedur pengeluaran jaringan dari dalam rahim. Jaringan yang dikeluarkan bisa berasal dari : sisa keguguran, di mana masih terdapat jaringan di dalam rahim. janin tidak berkembang (blighted ovum) atau hamil anggur janin meninggal yang tidak bisa keluar secara alami. Dalam istilah medis, kuret disebut D & C (dilatation & curettage). Mengapa Perlu Dilakukan Kuret? Ada beberapa tujuan dilakukannya kuret oleh dokter, yaitu : Mengeluarkan janin tidak berkembang atau hamil anggur. Mengeluarkan sisa jaringan pasca keguguran, untuk menghindari infeksi dan perdarahan Membuang sisa plasenta yang masih terdapat dalam rahim pascapersalinan Membuang polip jinak yang tumbuh di dalam rahim. Dalam kondisi keguguran, biasanya tidak semua dokter akan melakukan kuret. Janin yang bisa gugur sempurna biasanya tidak membutuhkan kuretase. Namun dalam kondisi tertentu, kadang masih ada jaringan yang tersisa. Bila tidak dikuret, sisa jaringan akan menjadi tempat berkembangnya bakteri dan bisa timbul infeksi. Infeksi rahim yang parah bisa menyebabkan diharuskannya rahim untuk diangkat agar infeksi tidak menyebar ke organ tubuh lainnya. Dalam jangka panjang, sisa jaringan dalam rahim yang tidak dibersihkan bisa memicu terjadinya kanker rahim. Proses Kuret Janin Tidak Berkembang Janin tidak berkembang umumnya bisa keluar secara alami. Bila tidak terjadi, maka perlu dilakukan kuret, dengan proses sebagai berikut : Pembiusan Tindakan pertama yang dilakukan dokter adalah melakukan tindakan anestesi atau pembiusan. Bunda akan dibius total (atau bius tidur) selama proses kuret, Sehingga Anda tidak akan merasa sakit atau tidak nyaman selama proses berlangsung. Persiapan Anda yang sudah dibius akan dikondisikan seperti akan melahirkan. Kedua kaki ditekuk dan direnggangkan sehingga dokter lebih mudah melakukan proses kuret. Pembukaan vagina Dengan menggunakan alat yang dinamakan spekulum, dokter akan membuka vagina. Alat ini berguna untuk menahan vagina tetap terbuka selama proses kuret berlangsung. Penahanan serviks Selanjutnya, dokter akan melakukan fiksasi atau pembukaan serviks. Alat yang digunakan adalah tenakulum. Dokter juga akan melakukan pengukuran kedalaman dan sudut rahim menggunakan alat bernama sonde, agar saat kuret lebih aman. Dilatasi Selanjutnya dokter akan menggunakan alat yang disebut dilator untuk membuka mulut rahim. Alat ini berbentuk batang silinder besi steril yang dimasukkan dari ukuran terkecil sampai ukuran tertentu yang memungkinkan sendok kuret masuk melalui mulut rahim. Penggunaan alat ini opsional ya, jika memang mulut rahim sudah terbuka (seperti pada kasus keguguran atau pasca persalinan) maka tidak diperlukan penggunaan dilator. Pembersihan Setelah itu barulah proses kuret bisa dilakukan. Kuret menggunakan alat berupa sendok yang memiliki ukuran bervariasi. Ukuran yang digunakan tergantung dari seberapa besar mulut rahim membuka. Sendok akan mengeruk perlahan seluruh jaringan yang ada pada dinding rahim. Tindakan ini dilakukan sampai dinding rahim bersih total. Prosedur kuret umumnya berlangsung sekitar 15-30 menit. Setelah semua proses kuretase selesai, alat kuret dan spekulum akan dikeluarkan dari vagina. Anda mungkin akan diminta untuk menginap di rumah sakit atau dipantau selama beberapa jam. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan kondisi Anda aman dan tidak ada perdarahan lanjutan. Pemulihan Pasca Kuret Janin Tidak Berkembang Setelah kuret janin tidak berkembang, rahim memerlukan waktu untuk pulih. Setelah pulih, rahim mampu membentuk jaringan endometrium baru. Total waktu pemulihan dari prosedur kuret adalah sekitar dua minggu. Seringkali pada pasca kuretase, Anda mengalami rasa tidak nyaman dan kram, yang berlangsung 3-4 hari. Selain itu, bisa juga muncul flek perdarahan selama dua minggu. Namun biasanya Anda tidak lagi mengalami flek ataupun perdarahan setelah 2 hari pasca kuretase. Selama masa pemulihan, siklus haid Anda bisa jadi mundur atau terlambat. Ini normal sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Agar pemulihan berjalan sempurna, perhatikan ini : Hindari hubungan seksual setidaknya selama 7 hari setelah kuret atau sesuai anjuran dokter. Ini penting agar perlukaan yang mungkin ada di dalam rahim bisa sembuh total. Hindari aktivitas fisik yang berat, termasuk olahraga berat. Lakukan gerakan ringan, terutama berjalan-jalan untuk memperlancar peredaran darah. Ikuti semua rekomendasi dokter agar kondisi Anda segera pulih. Setelahnya, Anda bisa merencanakan kehamilan secara lebih aman dan sehat. Itulah mengenai tahapan dari tindakan kuretase. Dan bagi Anda yang membutuhkan tindakan kuretase yang aman, Klinik Raden Saleh adalah pilihan terbaik. Klinik Aborsi Raden Saleh telah berhasil memberikan pelayanan kuret yang berkualitas, aman, dan tepat waktu bagi pasien wanita. Merupakan pusat layanan kesehatan reproduksi di Jakarta yang mengutamakan keselamatan, privasi, dan kesejahteraan pasien. Kami menyediakan berbagai layanan kesehatan reproduksi, termasuk prosedur aborsi yang aman, legal, dan sesuai dengan peraturan pemerintah Indonesia.