Waktu Posting : 22-05-2015 12:22 | Dibaca : 2851x
Siapa yang tidak tahu bagaimana cara membuat jus buah yang enak? Siapapun pasti dapat membuat jus buah yang enak, namun apakah kita tahu ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi dalam bentuk jus, atau ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dijadikan satu ketika diblender?
Buah memang mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, namun ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan untuk cara membuat jus buah yang enak, dan tentunya menyehatkan untuk tubuh.
1. Sortir buah
Yang pertama kali harus kita lakukan adlah mensortir buah yang akan dibuat minuman jus. Sebaiknya pilih buah yang masih dalam keadaan segar, jangan pilih yang sudah layu. Karena kandungan nutrisi dan juga gizi yang ada dalam buah itu tentunya sudah hilang, atau bahkan dapat menjadi penyakit, karena ada beberapa kuman yang menempel.
Baca juga : 3 Kesalahan Dalam Pengolahan Jus yang Harus Dihindari
2. Menggunakan gula yang baik
Ada beberapa jus buah yang dapat menggunakan pemanis dan ada baiknya minuman jus tersebut tidak menggunakan gula karena rasanya sudah manis. Gula yang sebaiknya digunakan adalah dalam bentuk cair, bukan dalam bentuk kristal, agar mudah larut.
3. Menggunakan air
Ketika kita menggunajan juicer tentunya kita tidak akan membuatuhkan air, namun ketika kita menggunakan blender, maka kita membutuhkan air dalam jumlah tertentu. Kita dapat meggunakan air dingin, air dalam suhu nornal atau air es.
4. Menggunakan susu atau tidak
Ada beberapa buah-buahan yang dapat kita kombinasikan dengan susu, dan ada beberapa jenis jus buah yang sebaiknya tidak menggunakan susu, agar tidak mengubah atau merusak nutrisi atau kandungan vitamin C yang ada dalam buah tersebut.
Baca juga : Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai
5. Kombinasi beberapa buah
Jika kita berniat untuk mengkombinasikan beberapa buah, seperti buah strawberry dan juga buah melon, atau buah yang lainnya, ada baiknya jika memperhatikan komposisi rasa dan juga aroma. Ada baiknya menggunakan komposisi yang tepat, agar rasa jus tetap enak, dan aroma yang dihasilkan juga enak.
Cara membuat jus buah yang enak ini memang mudah, dan tentunya akan membuat tubuh menjadi sehat, untuk keterangan lebih lengkap dapat menghubungi www.kesehatan.tips.
17-07-2022 21:04
Macan macam darah wanita sejatinya tidak hanya merah terang saja namun setiap wanita bisa memiliki warna darah haid yang berbeda-beda. Hal tersebut bisa menjadi indikator kondisi kesehatan kamu. Setiap menstruasi, kamu mungkin akan melihat darah berwarna merah tua, merah terang, cokelat tua, hingga orange. Sebagian besar warna darah haid itu memang bisa dibilang normal. Tapi, warna lain bisa saja menjadi “alarm” agar kamu memeriksakan diri ke dokter. Menurut American Academy of Obstetricians and Gynecologists, darah menstruasi dapat digunakan sebagai tanda kesehatan yang vital. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui arti dari tiap warna darah haid. Berikut macam-macam warna darah haid yang bisa kamu temukan. Merah Tua Ketika kamu terbangun pada pagi hari dan melihat darah menstruasi berwarna merah gelap, jangan khawatir. Hal ini terjadi karena darah tersebut tersimpan cukup lama di uterus, sehingga teroksidasi. Hal tersebut tidaklah berbahaya. Selain itu, warna merah gelap juga dapat menjadi tanda bahwa menstruasi kamu di bulan itu akan selesai. Hal ini seiring dengan berkurangnya jumlah darah yang keluar. Merah Terang Warna merah terang dalam darah menstruasi umumnya terjadi pada hari-hari awal. Artinya, darah tersebut masih segar dan mengalir dengan cepat. Warna merah terang ini dapat bertahan selama periode menstruasi atau dapat berubah warna menjadi lebih gelap ketika menstruasi akan selesai. Hal tersebut diiringi jumlah darah yang semakin berkurang. Akan tetapi, warna merah terang juga dapat menjadi tanda adanya infeksi tertentu, seperti klamidia atau gonore. Kedua jenis infeksi tersebut dapat menyebabkan perdarahan di tengah siklus menstruasi. Misalnya saja, flek atau perdarahan di luar jadwal haid kamu. Merah Muda Penyebab warna haid berubah menjadi warna merah muda salah satunya akibat siklus haid lebih singkat atau jumlah darah lebih sedikit. Rendahnya tingkat hormon estrogen dalam tubuh juga dapat menyebabkan warna darah menjadi merah muda. Selain itu, faktor-faktor seperti stres dan perubahan fisik yang drastis juga dapat membuat warna darah menstruasi menjadi merah muda. Orange Jika darah menstruasi berwarna jingga, tak perlu khawatir. Hal ini terjadi karena percampuran darah menstruasi warna merah dengan cairan jernih di mulut rahim. Warna orange bisa terjadi di awal menstruasi. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa warna ini menjadi tanda adanya infeksi menular seksual di daerah vagina atau mulut rahim. Cokelat Tua Biasanya, warna darah menstruasi cokelat tua menandakan bahwa menstruasi akan segera dimulai atau segera berakhir. Darah bercampur dengan cairan lendir vagina, sehingga berwarna coklat tua. Oleh karena itu, kamu tidak perlu panik ketika mengalaminya. Warna darah haid coklat tua juga bisa menandakan awal kehamilan atau disebut perdarahan implantasi. Darah cokelat tua ini bisa keluar lebih awal dari jadwal haid atau di sekitar jadwal haid. Hitam Walaupun mungkin tampak agak mengerikan, darah haid berwarna hitam umumnya menandakan darah butuh waktu lama untuk keluar. Darah yang tersimpan dalam rahim akan mengalami oksidasi, sehingga perlahan-lahan berubah warna dari merah menjadi merah tua, kecokelatan, kemudian hitam. Akan tetapi, waspadalah jika darah berwarna hitam disertai keluhan, seperti bau busuk, demam, kesulitan BAK, gatal, atau bengkak pada area sekitar vagina. Bisa jadi, hal tersebut menandakan adanya sumbatan pada saluran reproduksi tersebut. Abu-abu Warna abu-abu pada darah menstruasi merupakan warna yang harus kamu waspadai. Warna tersebut rupanya dapat menjadi pertanda adanya infeksi, seperti vaginosis baktrealis. Apalagi kalau warna darah menstruasi itu muncul bersamaan dengan gejala tertentu, misalnya demam, gatal, serta bau amis pada cairan vagina. Sebaiknya, kamu langsung memeriksakan kesehatan ke dokter untuk mengetahui dan menanggulangi risiko infeksi. Selain warna darah haid, banyak karakteristik lain yang bisa dijadikan patokan untuk mengecek kesehatan wanita, seperti frekuensi, durasi, volume darah, dan gumpalan yang terbentuk saat haid. Setiap wanita harus mengetahui bagaimana warna darah haid yang normal dan mana yang berbahaya. Jika menemukan ada yang berbeda, kamu bisa langsung mencari tahu penyebabnya dengan memeriksakan diri ke dokter ahli.
30-06-2014 12:04
Ada dua macam lipoprotein serta jumlah lipoprotein itu dalam darah adalah aspek terpenting dari resiko penyakit jantung yakni : Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol “jahat” yakni adalah wujud dimana kolesterol dibawa ke dalam darah serta pemicu utama penumpukan lemak beresiko didalam arteri. Makin tinggi kandungan kolesterol LDL dalam darah, maka makin besar resiko penyakit jantung. High-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol “baik”. Kolesterol baik ini membawa kolesterol darah kembali ke hati, di kolesterol dapat di hilangkan. Kolesterol baik inipun menolong menghindarkan terjadinya penimbunan kolesterol pada pembuluh darah. Resiko penyakit jantung bertambah akibat rendahnya tingkat HDL atau kolesterol baik. Baca juga : Seks Baik Untuk Jantung Satu diantara pemicu utama terlalu tingginya kandungan atau kadar kolesterol LDL dalam darah ialah terlampau banyaknya asupan makanan yang memiliki kandungan : Lemak jenuh, yang umumnya ditemukan dalam buatan hewani. Kolesterol, yang cuma ditemukan dalam buatan hewani. Lemak jenuh menambah kandungan LDL lebih tinggi dari yang lain dalam pola makan tiap hari Anda. Berbagai aspek lain pula memengaruhi kandungan kolesterol darah, diantaranya : Keturunan. Kolesterol tinggi kerapkali terjadi penurunan didalam keluarga. Walau pemicu genetik spesifik sudah diidentifikasi cuma pada sebagian kecil masalah, tetapi genetik masih mempunyai peran dalam memengaruhi kandungan kolesterol darah. Berat Tubuh. berat tubuh berlebihan condong menambah kandungan kolesterol darah. Jadi mengurangi berat tubuh bisa menolong turunkan kandungan kolesterol darah. Olahraga. Kegiatan fisik yang teratur tak cuma bisa mengurangi kolesterol LDL, namun pula bisa menambah kandungan kolesterol HDL. Umur serta jenis kelamin. Sebelum saat menopause, wanita condong mempunyai kandungan kolesterol keseluruhan yang lebih rendah dibanding pria pada umur yang sama. Kandungan kolesterol pada wanita serta pria, dengan cara alami meningkat bersamaan pertambahan umur. Menopause kerap dihubungkan dengan penambahan kolesterol LDL pada wanita. Stres. Riset memanglah belum memperlihatkan bahwasanya stres mempunyai keterikatan seketika dengan kandungan kolesterol. Namun kaum pakar menyampaikan bahwasanya lantaran orang terkadang makan makanan berlemak untuk menghibur diri saat mereka tengah stres, maka hal semacam ini bisa mengakibatkan kolesterol darah tinggi. Baca juga : Merokok dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut Kandungan kolesterol keseluruhan serta LDL yang tinggi, dan kandungan kolesterol HDL rendah memanglah menambah resiko penyakit jantung. Tetapi kecuali ketiga aspek itu, tetap ada berbagai aspek resiko yang lain, yakni merokok, hipertensi, diabetes, obesitas, serta kurangnya kegiatan fisik. Bila ada aspek resiko lain, disamping kolesterol darah tinggi, maka resiko penyakit jantung jadi lebih tinggi. Berita baiknya ialah banyak aspek resiko itu bisa dikendalikan dengan pengubahan pola hidup, umpamanya : diet, turunkan berat tubuh, atau program olahraga, atau berhenti merokok. Obat-obatan barangkali pula dibutuhkan untuk sebagian orang. Juga, terkadang satu pergantian pola hidup bisa menolong mengatur berbagai aspek resiko. Selaku misal, turunkan berat tubuh bisa turunkan kandungan kolesterol darah, menolong mengatur diabetes, serta turunkan hipertensi. Namun ada beberapa faktor resiko yang tak bisa dikendalikan, diantaranya : Umur. Umur 45 tahun atau lebih untuk pria serta 55 tahun atau lebih untuk wanita. Kisah keluarga tentang penyakit jantung awal. Umpamanya, bapak atau saudara yang terkena penyakit jantung sebelum saat umur 55 tahun, ibu atau saudara wanita yang terkena penyakit jantung sebelum saat umur 65 tahun.
28-04-2014 13:18
Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi - Hipertensi merupakan bagian dari gangguan organ jantung yang disebabkan oleh perilaku individu yang kurang menjaga kesehatan. Menurut teori Blum mengatakan bahwa “tingkat kesehatan individu dipengaruhi oleh keempat faktor penyebab, diantaranya yaitu perilaku, kesehatan lingkungan, genetik serta pelayanan kesehatan”. Dari keempat faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan individu ini ternyata juga dapat diaplikasikan dalam prognosis suatu penyakit hipertensi. Aplikasi dari keempat faktor tersebut jika dihubungkan dengan kejadian penyakit hipertensi adalah sebagai berikut: A. dari segi Perilaku Status individu sebagai perokok aktif dapat mempengaruhi kesehatan organ jantungnya. Penyempitan pembuluh darah jantung akibat kandungan karsinogenik dari rokok ini dapat menyebabkan kerja otot jantung semakin cepat dari biasanya. Jika lama kelamaan tidak segera mendapat penanganan maka akan menyebabkan gangguan aliran darah dalam tubuh. Darah yang mengalir cepat menuju organ otak kemudian mengendap disana tentunya akan menyebabkan kelumpuhan atau stroke yang tentunya berakibat fatal sekali bagi produktivitas diri anda. Untuk itu, faktor perilaku ini memang mengambil peranan penting dalam kejadian penyakit tertentu khususnya yaitu hipertensi. Jika terjadi gangguan penyakit sudah pasti status atau tingkat kesehatan anda sedang mengalami penurunan fungsinya. Selain faktor pengaruh dari perilaku individu terhadap status kesehatannya yang ditinjau dari segi perokok, ternyata juga terdapat tindakan lainnya yang dapat mempengaruhi kejadian penyakit hipertensi dari pengaruh faktor perilakunya. Salah satu tindakan yang berisiko terhadap status kesehatan individu ini yaitu kebiasan individu yang suka mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi (protein hewani lebih utama daripada protein nabati), kebiasaan individu yang kurang berolahraga, kebiasaan individu yang suka mengonsumsi minuman keras atau pun terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda serta faktor perilaku lainnya. Untuk itu, jika anda memang benar – benar menginginkan tubuh yang sehat maka sebaiknya anda perlu melakukan tindakan preventif lebih dini sebelumnya serangan penyakit menyerang anda. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah B. dari segi genetik Penyakit hipertensi adalah gangguan klinis yang termasuk dalam penyakit tidak menular sehingga perkembangan penyakit ini hanya dapat didasarkan atas pengaruh faktor genetik. Menurut beberapa ilmuwan medis, kejadian penyakit hipertensi memang menjadi bagian dari pengaruh susunan gen dalam DNA nya. Oleh sebab itu penyakit hipertensi ini juga disebut sebagai penyakit herediter atau penyakit turunan. C. dari segi lingkungan Lingkungan menjadi bagian dari faktor eksternal individu yang mempengaruhi terjadinya gangguan penyakit hipertensi. Kondisi lingkungan yang mendukung peningkatan prevalensi penyakit hipertensi salah satunya yaitu adanya asap rokok dari para perokok aktif. Anda yang berada disekitar perokok aktif ternyata juga berisiko terganggu dengan penyakit hipertensi ini meskipun anda bukan pelaku utamanya. Untuk itu, sebenarnya perlu adanya kawasan tanpa rokok yang memberikan kemudahan serta tempat sehat untuk orang lain atau para perokok pasif. Dalam hal ini tentunya butuh kesadaran serta dukungan yang kuat terhadap para perokok aktif untuk bisa menempatkan dirinya sehingga tidak merugikan orang lain disekirtarnya apalagi para orang tersayang didekatnya. D. dari segi layanan kesehatan Stastus kesehatan individu tidak lepas kaitannya dengan penyedia layanan kesehatan. Ketersediaan layanan kesehatan serta akses layanan kesehatan yang terjangkau ini yang memungkinkan individu untuk memperoleh status kesehatan yang memadai. Namun, sudah sesuaikah penyedia layanan kita? Inilah yang wajib dipertanyakan untuk saat ini. Anda selaku masyarakat / penyedia layanan kesehatan sampai dengan para aparat pemerintahan alangkah baiknya saling tergabung menciatakan komitmen untuk menuju negara yang kuat dan sehat tentunya dengan menyelenggarakan layanan kesehan yang memadai serta berkualitas. Pada intinya, ingin sehat? Jadilah para pengguna serta para pelaksana layanan kesehatan yang peka dan professional. Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker Namun, meskipun keempat faktor tersebut saling mendukung terjadinya penyakit hipertensi ternyata faktor dari segi perilakulah yang mempengaruhi paling kuat terhadap terjadinya kejadian penyakit hipertensi. Terutama para perokok aktif maupun perokok pasif yang memiliki intesitas tinggi untuk terpapar asap rokok ini. Dari segi perilaku sebenarnya juga muncul faktor lain yang mempengaruhi terjadinya gangguan penyakit tekanan darah tinggi ini diantaranya yaitu seseorang yang mempunyai pola konsumsi tidak sehat dengan banyak mengonsumsi kolesterol ataupu lemak trans. Untuk itu, anda yang memiliki kebiasaan perilaku diatas alangkah baiknya anda perlu membatasi perilaku tersebut agar terhindar dari bahaya gangguan penyakit hipertensi.