Cara Cek Kesehatan Menurut Indikator Darah Sewaktu Menstruasi

Additional Image

Waktu Posting : 17-07-2022 21:04 | Dibaca : 637x

Macan macam darah wanita  sejatinya tidak hanya merah terang saja namun setiap wanita bisa memiliki warna darah haid yang berbeda-beda. Hal tersebut bisa menjadi indikator kondisi kesehatan kamu. Setiap menstruasi, kamu mungkin akan melihat darah berwarna merah tua, merah terang, cokelat tua, hingga orange. Sebagian besar warna darah haid itu memang bisa dibilang normal. Tapi, warna lain bisa saja menjadi “alarm” agar kamu memeriksakan diri ke dokter.

Menurut American Academy of Obstetricians and Gynecologists, darah menstruasi dapat digunakan sebagai tanda kesehatan yang vital.  Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui arti dari tiap warna darah haid. Berikut macam-macam warna darah haid yang bisa kamu temukan.

Merah Tua

Ketika kamu terbangun pada pagi hari dan melihat darah menstruasi berwarna merah gelap, jangan khawatir. Hal ini terjadi karena darah tersebut tersimpan cukup lama di uterus, sehingga teroksidasi. Hal tersebut tidaklah berbahaya. Selain itu, warna merah gelap juga dapat menjadi tanda bahwa menstruasi kamu di bulan itu akan selesai. Hal ini seiring dengan berkurangnya jumlah darah yang keluar.

 

  • Merah Terang

 

Warna merah terang dalam darah menstruasi umumnya terjadi pada hari-hari awal. Artinya, darah tersebut masih segar dan mengalir dengan cepat. Warna merah terang ini dapat bertahan selama periode menstruasi atau dapat berubah warna menjadi lebih gelap ketika menstruasi akan selesai. Hal tersebut diiringi jumlah darah yang semakin berkurang.

Akan tetapi, warna merah terang juga dapat menjadi tanda adanya infeksi tertentu, seperti klamidia atau gonore. Kedua jenis infeksi tersebut dapat menyebabkan perdarahan di tengah siklus menstruasi. Misalnya saja, flek atau perdarahan di luar jadwal haid kamu.

 

  • Merah Muda

 

Penyebab warna haid berubah menjadi warna merah muda salah satunya akibat siklus haid lebih singkat atau jumlah darah lebih sedikit. Rendahnya tingkat hormon estrogen dalam tubuh juga dapat menyebabkan warna darah menjadi merah muda. Selain itu, faktor-faktor seperti stres dan perubahan fisik yang drastis juga dapat membuat warna darah menstruasi menjadi merah muda.

 

  • Orange

 

Jika darah menstruasi berwarna jingga, tak perlu khawatir. Hal ini terjadi karena percampuran darah menstruasi warna merah dengan cairan jernih di mulut rahim. Warna orange bisa terjadi di awal menstruasi. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa warna ini menjadi tanda adanya infeksi menular seksual di daerah vagina atau mulut rahim.

 

  • Cokelat Tua

 

Biasanya, warna darah menstruasi cokelat tua menandakan bahwa menstruasi akan segera dimulai atau segera berakhir. Darah bercampur dengan cairan lendir vagina, sehingga berwarna coklat tua. Oleh karena itu, kamu tidak perlu panik ketika mengalaminya. Warna darah haid coklat tua juga bisa menandakan awal kehamilan atau disebut perdarahan implantasi. Darah cokelat tua ini bisa keluar lebih awal dari jadwal haid atau di sekitar jadwal haid.

 

  • Hitam

 

Walaupun mungkin tampak agak mengerikan, darah haid berwarna hitam umumnya menandakan darah butuh waktu lama untuk keluar. Darah yang tersimpan dalam rahim akan mengalami oksidasi, sehingga perlahan-lahan berubah warna dari merah menjadi merah tua, kecokelatan, kemudian hitam.

Akan tetapi, waspadalah jika darah berwarna hitam disertai keluhan, seperti bau busuk, demam, kesulitan BAK, gatal, atau bengkak pada area sekitar vagina. Bisa jadi, hal tersebut menandakan adanya sumbatan pada saluran reproduksi tersebut.

 

  • Abu-abu

 

Warna abu-abu pada darah menstruasi merupakan warna yang harus kamu waspadai. Warna tersebut rupanya dapat menjadi pertanda adanya infeksi, seperti vaginosis baktrealis.  Apalagi kalau warna darah menstruasi itu muncul bersamaan dengan gejala tertentu, misalnya demam, gatal, serta bau amis pada cairan vagina. Sebaiknya, kamu langsung memeriksakan kesehatan ke dokter untuk mengetahui dan menanggulangi risiko infeksi.

Selain warna darah haid, banyak karakteristik lain yang bisa dijadikan patokan untuk mengecek kesehatan wanita, seperti frekuensi, durasi, volume darah, dan gumpalan yang terbentuk saat haid.  Setiap wanita harus mengetahui bagaimana warna darah haid yang normal dan mana yang berbahaya. Jika menemukan ada yang berbeda, kamu bisa langsung mencari tahu penyebabnya dengan memeriksakan diri ke dokter ahli.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenal Lebih Jauh Tentang Terapi Chiropractic

26-01-2016 07:36

Terapi Chiropractic tentulah bukan lagi hal yang asing bagi masyarakat Indonesia, apalagi dengan adanya pemberitaan baru-baru ini terkait dengan sebuah pasien dari klinik chiropractic yang meninggal dunia setelah melakukan terapi di klinik tersebut. Namun, sebelum Anda berpikiran negatif tentang terapi ini, sebaiknya Anda memahami dengan seksama apa yang dimaksud dengan terapi yang membantu sistem kerja tulang belakang kembali normal seperti semula. Berikut akan dijelaskan secara menyeluruh tentang chiropractic beserta manfaat dan resiko yang akan terjadi apabila melakukan terapi Chiropractic tersebut. Apa itu Chiropractic ?             Chiropractic merupakan salah satu terapi yang membenarkan gangguan fungsi serta letak tulang belakang. Chiropractic adalah gabungan dari kata Chiros yang berarti tangan dan prakticos yang berarti praktis dalam bahasa yunani. Jadi chiropractic dapat diartikan menggunakan tangan. Chiropractic ini dikenal sebagai salah satu bentuk teknik alternatif untuk terapi tulang belakang. Lebih dari seratus negara yang menggunakan terapi ini karena kelebihannya yang tidak perlu menggunakan obat-obatan kimia dan tanpa harus melakukan operasi. Baca juga : Waspadai Penyakit Kanker Kulit               Chiropractic berfokus pada sistem syaraf dimana syaraf merupakan salah satu sistem yang mengatur semua bagian dalam tubuh manusia. Seperti sistem tulang sendi, otot dan paling utama adalah tulang belakang. Pergerakan yang terjadi pada tulang sendi akan memiliki pengaruh yang sangat besar pada sistem syaraf dan seluruh struktur yang mengatur sistem tersebut seperti otot, organ tubuh, rasa sakit dan lain sebagainya.             Sistem syaraf merupakan sistem yang paling utama dalam tubuh seorang manusia. Sistem syaraf bekerja mengirim dan menerima segala informsi dari semua sel dan jaringan yang terdapat dalam tubuh. Apabila kerja sistem syaraf dalam tubuh seorang manusia dapat berfungsi secara normal dan maksimal maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki kondisi kesehatan yang baik dan optimal. Namun terkadang terdapat gangguan yang dapat menghambat  kinerja sistem syaraf, yang disebabkan oleh rasa stress yang terus-menerus, atau trauma, dan gangguan ini disebut dengan subluxation. Gejala yang ditimbulkan dari subluxstion berupa sakit pada bagian kepala, mati rasa, merasakan nyeri dan kesemutan.             Chiropractic diyakini adalah satu-satunya terapi yang dapat mencegah serta menghilangkan gangguan subluxation. Teknik yang digunakan oleh terapi ini disebut juga dengan teknik adjustment. Teknik ini memeiliki tujuan untuk menghilangkan gejala serta sakit yang disebabkan oleh subluxation dan chiropractic juga digunakan untuk mengembalikan letak atau posisi tulang belakang dengan menggunakan cara yang lembut, aman serta efektif. Para praktisi atau yang lebih dikenal dengan sebutan chiropractor akan membantu melepaskan tekanan-tekanan yang terdapat pada syaraf yang bertujuan untuk mengoptimalkan kerja dan fungsi sistem syaraf. Manfaat dan Resiko Chiropractic                      Chiropractic hingga saat ini masih disebut sebagai salah satu pengobatan dengan cara tradisional. chiropractic sendiri adalah salah satu metode yang dilakukan untuk melakukan pengobatan pada tulang belakang dengan menggunakan tangan agar tubuh dapat menyembuhkan diri sendiri tanpa bantuan obat-obatan maupun operasi. Chiropractic merupakan salah satu perawatan yang direkomendasikan untuk para pasien yang mengeluhkam sakit pada bagian bawah punggung. Chiropractic juga bermanfaat bagi orang yang menderita sakit di bagian-bagian tubuh lainnya yang diakibatkan oleh adanya gangguan pada sistem syaraf seperti osteoarthritis atau fibromyaglia.             Osteoartritis adalah gangguan yang terjadi karena tulang rawan yang berfungsi untuk melindungi persendian mengalami kerusakan. Hal ini  mengakibatkan sendi yang tidak dapat bergerak normal sehingga akan menimbulkan rasa sakit serta nyeri dan membuat pergerakan seseorang menjadi terbatas. Sedangkan Fibromyaglia adalah rasa nyeri yang muncul pada tulang serta otot dan dapat menyebar luas ke bagian tubuh yang berada disekitar asal nyeri. Fibromyaglia ini biasanya muncul dengan gejala seperti rasa nyeri dan otot yang kaku.             Anda yang tidak memiliki masalah atau gangguan sistem syaraf dan tidak menderita penyakit apapun dapat melakukan terapi ini. Karena chiropractic sendiri dapat membantu sistem kekebalan tubuh anda menjadi lebih meningkat, dan juga dapat melancarkan jalannya peredaran darah, membentu membuat otot-otot anda menjadi lebih lemas dan tidak kaku serta membantu meringankan tekanan tulang belakang. Selain itu chiropractic juga dikenal mampu memberikan efek positif bagi seseorang yang mengalami depresi dan stress berlebihan.             Chiroprotic juga memiliki manfaat yang baik bagi para wanita untuk mengurangi rasa sakit saat mengalami masa pra-menstruasi dan juga dapat dilakukan pada wanita hamil yang cenderung mengalami rasa sakit di bagian bawah punggung. Selain wanita ternyata chiropractic juga sangat bermanfaat bagi bayi yang baru lahir untuk membantu sistem syaraf serta tulang belakang bayi dapat berkembang dan tumbuh secara optimal.             Bayi akan mengalami trauma pada saat menjalani proses kelahiran yang mengharuskan bayi melewati sebuah saluran yang terdapat pada rahim dan hal ini dapat menimbulkan adanya ketidakseimbangan yang terjadi pada tubuh sang bayi. Dalam perkembangannya pun sang bayi masih harus mengalami beberapa proses yang mengharuskan tulang belakang dan sistem syarafnya bekerja dan tumbuh dengan optimal. Karena apabila perkembangan pada tubuh bayi mengalami kesalahan atau tidak berkembang pada posisi yang salah maka akan muncul ketidakseimbangan yang akan menyebabkan bayi menderita scoliosis. Scoliosis adalah kelainan yang terjadi pada rangka tubuh sehingga mengakibatkan adanya lengkukan pada bagian tulang belakang.             Chiropractic yang biasanya dilakukan selama 45 menit atau bahkan satu jam dalam sekali perawatan ternyata juga dapat membantu pasien yang memiliki rasa trauma terhadap suatu kejadian pada masa rehabilitasi. Hasil yang didapatkan dari chiropractic ini tentunya akan berbeda dari satu pasien dengan pasien yang lainnya. Ada kalanya chiropractic hanya sebatas membantu para pasien untuk mengurangi rasa sakit yang diderita oleh pasien tanpa menyembuhkan atau mengobati penyakit yang diderita pasien. Baca juga : Mengenali Alarm dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin              Namun tak jarang chiropractic mampu menyembuhkan seorang pasien dari penyakit yang dideritanya. Hanya perlu menyesuaikan diri dengan chiropractic agar perawatan ini mampu mendapatkan hasil maksimal yang diinginkan oleh pasien.             Resiko yang didapat dari terapi chiropractic ini sejauh ini tergantung dari para terapis yang melakukan teknik ini terhadap pasien. Apabila terapis memiliki keahlian serta sertifikat yang sah, maka kecil kemungkinan akan menghasilkan resiko yang buruk pada pasien. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa chiropractic aman dan berhasil. Pasien akan mengalami rasa nyeri maupun rasa sakit ketika melakukan perawatan chiropractic ini untuk pertama kali, namun apabila dilakukan dengan teknik yang baik dan benar, maka rasa sakit tersebut tidak akan dirasakan.             Apabila Anda memiliki penyakit osteoporosis maupun penyakit lain yang masih berkaitan dengan penyakit yang mengharuskan Anda untuk mengonsumsi obat yang berfungsi untuk mengencerkan darah, maka sebaiknya Anda tidak melakukan chiropractic. Dan apabila Anda merupakan penderita penyakit kanker, wajib bagi Anda untuk mendapatkan izin dari dokter Anda untuk melakukan terapi Chiropractic.

Featured Image
Cara Tepat Merawat Gigi Berkawat

12-06-2014 10:27

Gigi yang didapatkan kawat untuk maksud medis ataupun kosmetik adalah pusat berkumpulnya bekas makanan serta plak yang bisa menodai gigi serta bikin warna alami gigi beralih. Gigi memanglah jadi lebih rapi, tetapi dibarengi dengan munculnya persoalan baru pada gigi. Untuk yang memilki gigi berkawat, benar-benar utama untuk terus melindungi kebersihan gigi sesudah makan dengan pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Sesudah menyikat gigi, terus kerjakan penelusuran jika tetap ada bekas makanan yang menyangkut di sela-sela kawat. Pakai juga obat kumur fluoride yang bisa meraih sela-sela gigi berkawat yang tak bisa dijangkau sikat gigi. Petunjuk Menyikat Gigi Berkawat Pastikan sikat gigi dengan bulu lembut umum untuk memulai kebiasaan menyikat gigi. Sikat dengan gerakan dari atas ke bawah serta dari bawah ke atas pada tiap-tiap area yang berkawat. Lalu, awalilah menyikat gigi dengan proxabrush atau sikat gigi yang berupa seperti pohon Natal. Sikat gigi tipe ini dengan cara spesial didesain untuk bersihkan diantara dua kawat. Gerakkan sikat dari atas ke bawah serta dari bawah ke atas diantara ke-2 jalur kawat. Gerakkan sekian kali sebelum saat beralih ke area lain sampai gigi bersih.   Baca juga : Yuk Mengenal Hepatits A Petunjuk Makan dengan Gigi Berkawat Menggunakan kawat bermakna kurangi sedikit kebebasan dalam mengunyah serta melahap apapun. Memanglah banyak tipe makanan terus dapat di nikmati sepanjang makanan bisa dipotong kecil-kecil, tetapi terus ada tipe makanan yang baiknya dihindari sekalipun supaya kawat tak kendur atau jadi lepas. Tipe makanan itu ialah : 1. Makanan yang keras serta susah digigit seperti apel serta kue yang keras. 2. Makanan yang kenyal seperti karamel. 3. Jagung. 4. Kacang-kacangan yang keras serta wortel. 5. Es serta permen karet. Aktivitas lain yang harus diwaspadai oleh orang yang memakai kawat gigi ialah aktivitas olahraga. Ada kemungkinan terpukul di muka untuk mereka yang hoby olahraga hingga melukai mulut, gigi, atau juga muka. Gunakan pelindung mulut yang didesain sesuai sama ukuran serta wujud mulut serta terbuat dari plastik keras serta mampu membuat perlindungan jaringan lunak dalam mulut. Bila Kawat Terlepas atau Kendur Persoalan yang umum dihadapi ialah saat kawat rusak, karet mengendur, atau jalur kawat yang mencuat pada tempat yang tak semestinya. Hal semacam ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan untuk pemakai kawat gigi meskipun bukan situasi yang darurat. Tetapi, baiknya terus menghubungi dokter gigi yang mengatasi pemasangan kawat.   Baca juga : Ada Apa Di Balik Terapi Pijat?  Tersebut aksi pertolongan pertama saat berlangsung persoalan dengan posisi kawat. 1. Kawat terlepas. Gunakan sedikit lilin ortodontis untuk tempelkan kawat ke posisi awal mulanya untuk sesaat saat. Umumnya, lilin ortodontis (lem) bakal diberikan waktu pertama kali menempatkan kawat. 2. Karet terlepas. Bila hal semacam ini berlangsung, taruh karet serta selekasnya jadwalkan kontrol dengan dokter gigi yang mengatasi. 3. Kawat yang mencuat serta rusak. Pakai ujung pensil yang mempunyai penghapus untuk meggerakkan kawat yang mencuat ke posisi yang lebih aman serta tak mengganggu. Bila tak sukses, gunakan sedikit lilin ortodontis (lem) di ujung kawat yang mencuat. Janganlah coba memotong kawat lantaran ada resiko kawat tertelan atau terhirup e paru-paru. Bila berlangsung sariawan atau luka disebabkan kawat yang mencuat, kumur dengan air gara atau obat kumur antiseptik. Resiko lain memakai kawat ialah ada kerentanan bibir serta mulut merasakan sariawan. Umumnya, sariawan yang diakibatkan oleh kawat gigi bisa diobati dengan salep yang meredakan rasa sakit serta menolong mengobati lukanya.

Featured Image
Mari Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis

17-06-2014 06:57

Mengenal pengertian, pemicu, gejala serta tipe atau jenis sinusitis atau infeksi sinus amatlah utama lantaran angka peristiwa serta prevalansi penyakit ini di Indonesia cukup tinggi di mana umumnya penderitanya ialah wanita serta dana pengobatannya relatif mahal. Prevalansi sinus akut pada pasien pasien saluran nafas atas seputar 25 Persen di mana angka ini cukup besar dibanding negara-negara lain. Apakah itu sinus? Dalam pengetahuan anatomi, sinus ialah rongga yang ada dalam tulang atau jaringan tubuh serta biasanya ditemukan pada tulang muka serta terhubung dengan hidung semacam sisi dari system pernapasan. Dengan cara normal, sinus terbuka ke saluran pernapasan pada hidung lewat ostium. Manusia memiliki 4 setel rongga sinus (tengok gambar di atas), yakni : 1. Sinus frontalis (frontal sinus), yang terdapat di dahi 2. Sinus maksilaris (maxillary sinus) di belakang tulang pipi 3. Sinus ethmoidalis (ethmoid sinus) di belakang mata 4. Sinus sphenoidalis (sphenoid sinus) terdapat di belakang tulang ethmoid. Ke empat sinus di atas kerap disebutkan semacam satu kesatuan yang dimaksud dengan nama sinus paranasal di mana sel pada setiap sinus ialah sel sekresi mukus, sel epitel serta sebagian sel yang disebut sisi dari system kekebalan tubuh (makrofaga, limposit serta eosinofil).   Baca juga :  Tips Menghindari Kerontokan Rambut   Manfaat dari sinus ialah melembabkan serta menghangatkan hawa yang masuk serta membuat perlindungan susunan di sekelilingnya (mata serta saraf), menambah resonansi nada, semacam penyangga melawan trauma di wajah serta turunkan berat tipe kepala. Apakah itu sinusitis atau infeksi sinus? Sinusitis berlangsung saat mikro organisme pathogen seperti virus, bakteri serta jamur tumbuh didalam sinus serta mengakibatkan berlangsung penghambatan pada ostium sinus hingga mukus (ingus serta upil) serta nanah tak dapat keluar atau terhalang yang mengakibatkan terjadinya infeksi. Pembuangan kotoran ini (bila tak terganggu) umumnya berlangsung dari rongga hidung menuju tenggorokan atau lubang hidung. Infeksi ini bakal mengakibatkan radang pada satu atau lebih sinus yang bisa mengakibatkan berlangsung ketidaknyaman. Peradangan pada rongga hidung dimaksud semacam sinusitis serta bisa pula dikarenakan oleh alergi serta iritasi pada sinus, sinusitis ini merupakan satu diantara dari sebagian keadaan atau masalah yang bisa memengaruhi manusia sepanjang seumur hidupnya di mana umumnya bakal berlangsung saat debu atau kotoran dari hawa serta lingkungan mengakibatkan iritasi pada rongga hidung hingga berlangsung demam. Sinusitis dapat juga berlangsung lantaran hidung hirup zat kimia atau penyalahgunaan semprotan hidung, terdaftar sejumlah 30 masyarakat semua dunia menderita sinusitis. Pemicu terjadinya sinusitis 1. Ada infeksi Infeksi bisa diakibatkan oleh virus atau bakteri, infeksi ini bakal menyebabkan terjadinya radang. Peradangan yang timbul bisa di sekitar rongga hidung ataupun tenggorok, peradangan dapat juga berlangsung pada organ-organ di daerah seputar rongga hidung serta tenggorok seperti amandel atau tonsil serta kelenjar adenoid. Peradangan itu menyebabkan sakit serta nyeri khas di area pada rongga hidung serta tenggorok.   Baca juga : Berkenalan dengan Infeksi Menular Seksual 2. Rongga hidung alami sumbatan Sumbatan yang berlangsung pada rongga hidung bisa dikarenakan oleh penyakit ataupun kelainan susunan anatomis hidung, penyakit yang bisa menyebabkan terjadinya sinusitis diantaranya ialah tumor, polip. Tumor atau polip. Tumor serta polip di rongga hidung dapat menimbukan sumbatan yang setelah itu jadi sinusitis. Wujud anatomis tulang hidung yang bengkok dapat juga menyumbat aliran hawa ataupun mukus hingga menyebabkan terjadinya sinusitis. 3. Alergi Alergi bisa berbentuk senyawa alergen seperti makanan, zat kimia ataupun hawa ekstrim, baik dingin ataupun panas. Pada keadaan terkena alergi, tanggapan tubuh ialah alami radang serta pembengkakan. Bila pembengkakan berlangsung di lokasi sinus, maka terjadi sumbatan rongga sinus menyebabkan sinusitis. 4. Trauma pada fisik Trauma fisik seperti stress, kemasukan air, bisa mengakibatkan pendarahan berbuntut sinusitis. 5. Infeksi berat pada gigi Infeksi yang timbul pada gigi geraham atas kanan ataupun kiri, terlebih geraham 1, 2 serta 3 bisa menjalar hingga ke dalam rongga sinus maksilaris serta menyebabkan sinusitis. Beberapa gejala yang terjadi Gejala umum dari penyakit sinusitis ialah sakit kepala serta sakit di wajah di sekitar hidung, mata serta dahi. Satu dari 4 pasien barangkali bakal alami demam terlebih pada sinusitis akut. Gejala yang lain ialah : 1. Ingus atau upil yang keluar tak berwarna 2. Rongga hidung jadi kaku 3. Sakit tenggorokan serta batuk 4. Berlangsung sensitivitas atau sakit kepala saat jalan atau bergerak 5. Sakit pada gigi atau telingga 6. Terasa letih serta susah bernapas 7. Bila dikarenakan alergi, mata jadi gatal serta kerap bersin.

...