Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai

Additional Image

Waktu Posting : 15-05-2015 21:19 | Dibaca : 2365x

Kadar kolesterol darah

Mendengarkan kata kolesterol, mungkin yang terbayang di benak Anda adalah sesuatu yang negatif. Bagaimana tidak, kebanyakan orang tentunya sudah tidak asing dengan istilah kolesterol tinggi bukan? Terlebih penyakit satu ini memang menjadi penyakit lumrah yang diderita oleh kaum urban dan masyarakat modern. Koleseterol sendiri sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dinding sel serta memproduksi hormon.

Catatan penting, kolesterol yang dibutuhkan tentunya dalam batas normal. Jika sudah melewati ambang batas, tentunya membutuhkan obat herbal untuk penyakit kolesterol. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa yang memiliki tekstur lembek dan terletak diantara lemak dan sel tubuh. Itulah mengapa kita sering mendengar istilah kandungan kolesterol di dalam aliran darah. Setidaknya, ada 2 jenis kolesterol dalam tubuh, yaitu LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat dan HDL (high density lipoprotein) atau kolesterol baik.

Baca juga : Resep untuk Merapatkan Vagina  

Selain berperan aktif dalam produksi hormon, kolesterol pun adalah komponen pentin dalam pembentukan asam empedu. Tak hanya itu, kolesterol pun menjadi salah satu komponen dalam vitamin D dan produksi hormon steroid. Sayangnya, kadar kolesterol di dalam darah tetaplah tidak boleh terlalu kebanyakan. Hal tersebut akan memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, batu empedu, stroke dan lain sebagainya.

Kadar trigliserida dan kolesterol

Selain kolesterol adapula trigliserida, yakni sejenis lemak di dalam aliran darah. Kadar trigliserida yang tinggi di dalam tubuh biasanya diikuti pula oleh kadar kolesterol yang tinggi. Kondisi ini berarti kadar LDL jauh lebih tinggi daripada kadar HDL di dalam aliran darah. Kolesterol seyogyanya berasal dari dalam maupun luar tubuh manusia, yaitu dari makanan yang Anda konsumsi. Biasanya makanan semacam ini berasal dari hewan, seperti telur dan daging.

Baca juga : Cara Membuat Jus Buah yang Enak dan Menyegarkan  

Penumpukan kolesterol pada aliran darah ternyata mampu menyempitkan pembuluh darah di dalam tubuh. Alhasil darah pun kesulitan mengalir lewat pembuluh darah yang ada di seluruh bagian tubuh Anda. Mungkin Anda tak menyadarinya dari sekrang, namun jumlah darah yang berkurang mengaliri seluruh jaringan tubuh akan berdampak tidak baik. Hal inilah yang coba dijelaskan dalam kesehatan.tips dan menyajikan obat herbal untuk penyakit kolesterol

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Obesitas Bisa Merusak Kesehatan Dan Penampilan

18-06-2014 14:29

Obesitas kerapkali dikira sebuah situasi sesaat yang dapat diatasi selama beberapa bulan  dengan melakukan diet yang ketat. Ini ialah asumsi yang salah. Tiap-tiap orang memanglah membutuhkan beberapa lemak tubuh untuk menyimpan tenaga, penyekat panas, penyerap guncangan serta yang lain. Tetapi dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak malah bakal merugikan metabolisme tubuh. Ada tiga langkah penghitungan untuk memastikan klasifikasi berat tubuh Anda. Pertama ialah penghitungan simpel untuk tahu berat tubuh ideal yakni tinggi tubuh dikurangi 100, jumlahnya dikali satu kilogram. Yang ke-2 ialah mengkalkulasi lingkar pinggang. Batas lingkar pinggang normal untuk wanita ialah lebih kecil dari 80 cm serta lebih kecil dari 90 cm untuk pria. Lemak yang ada di daerah perut lebih beresiko lantaran bakal masuk ke dalam metabolisme badan. Misalnya, bila lemak menutupi hati, tugas hati bakal terganggu serta lama-lama bakal rusak.   Baca juga : Inilah 3 Pilar Agar Tubuh Ideal Yang ketiga ialah penghitungan Indeks Massa Badan (IMT), yakni pengukuran yang memperbandingkan berat tubuh serta tinggi tubuh. Rumus matematika IMT ialah berat tubuh (kilogram) dibagi dengan tinggi tubuh (mtr.) pangkat dua. Menurut ukuran yang diputuskan Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) untuk daerah Asia Pasifik, idealnya orang mempunyai IMT pada 18,5 – 22,9. Bahaya laten yang mengancam Penumpukan lemak pada penderita obesitas bisa menambah kemungkinan terjadinya Beberapa penyakit menahun seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, radang tulang dan sendi, tekanan darah tinggi, masalah hormonal, stroke, penyakit kantung empedu, jantung, kanker, masalah pernapasan dan masalah kardiovaskular. Diabetes jenis 2, misalnya, berlangsung lantaran glukosa yang ada didalam darah tak bisa masuk ke dalam sel yang tertutup lemak. Mengakibatkan, kandungan gula dalam darah tinggi. Tetapi lantaran sel tak memperoleh konsumsi yang harusnya, maka bakal timbul rasa lapar. Waktu kita kembali makan, siklus yang sama bakal terulang. Hal semacam ini selalu menambah kandungan gula dalam darah yang selanjutnya mengakibatkan diabetes jenis 2. Sesaat itu, komplikasi obesitas yang paling kerap dikeluhkan ialah radang tulang serta sendi. Obesitas bisa mengakibatkan beragam persoalan ortopedik seperti nyeri punggung bawah serta memperburuk osteoartritis, terlebih di sendi lutut serta pergelangan kaki. Hal semacam ini disebabkan trauma mekanis pada persendian disebabkan kelebihan berat tubuh.   Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya Obesitas dapat juga menyebabkan masalah pernafasan lantaran penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma serta didalam dinding dada menghimpit paru-paru. Hal semacam ini bisa menyebabkan kesusahan bernapas walau penderita cuma beraktivitas mudah. Masalah pernapasan ini dapat juga berlangsung waktu tidur hingga mengakibatkan terhentinya pernafasan untuk tempo sesaat (apnea). Menanggung derita obesitas dapat juga menambah kemungkinan rusaknya otak Anda. Bersamaan dengan pertambahan umur, otak Anda bakal alami penyusutan (atrofi). Tetapi menanggung derita obesitas nyatanya bisa mempercepat prosesnya. Hal semacam ini sudah pasti kabar buruk lantaran atrofi otak disebut-sebut seperti satu diantara pemicu demensia. Sebuah riset atas 6.500 orang yang dikerjakan di California Utara, Amerika Serikat menunjukkan bahwasanya orang yang kelebihan berat tubuh di daerah perut di umur 40-an lebih memiliki resiko penyakit sukasia di umur 70-an. Apa yang mengakibatkan sistem penyusutan otak lebih cepat pada penderita obesitas belum di ketahui dengan cara pasti. Tetapi, obesitas di ketahui mengakibatkan beragam penyakit satu diantaranya tidur apnea yang mengakibatkan pasokan oksigen ke otak berhenti sepanjang sebagian detik. Hal semacam ini bisa mengakibatkan rusaknya otak. Jaringan lemak juga menyebabkan persoalan. Sel lemak keluarkan hormon leptin yang diprediksikan bertindak dalam perubahan Alzheimer.

Featured Image
Hati-Hati, Racun Tengah Mengintai Makanan dan Minuman Anda!

26-01-2016 09:26

Kasus keracunan massal Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut. Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga. Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin   Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh. Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda. Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama. Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi. Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril. Penanganan keracunan dini Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai. Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya   Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh. Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit. Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.  

Featured Image
Mengenal Manajemen Metabolisme Tubuh

23-05-2014 06:07

Gemuk, kurus, sehat, sakit, kuat, lemas, itu seluruhnya 'kerjaan'nya metabolisme. Bicara perihal metabolisme bermakna bicara perihal sistem pergantian dengan cara fisik serta kimiawi dalam jaringan ataupun sel badan untuk menjaga hidup serta perkembangan. Simpelnya, metabolisme bermakna merubah nutrisi dari makanan jadi tenaga, lewat rangkaian reaksi kimia dalam badan. Lantaran adalah satu reaksi kimia, pastinya reaksi ini dapat berjalan cepat maupun lambat. Makin cepat sistem metabolisme berlangsung, maka makin banyak tenaga yang dihasilkan dari sistem pembakaran kalori badan. Sebaliknya, makin lambat sistem metabolisme, maka kalori yang dirubah menjadi tenaga lebih sedikit. Serta cepat-lambatnya sistem metabolisme ini mempengaruhi kecepatan naik-turunnya berat tubuh. Oleh karenanya, bila bisa mengatur metabolisme, pertanda Anda bisa mengatur berat tubuh. Faktor Pengontrol Kecepatan Metabolisme Usia Anda yang berumur lebih dari tigapuluh tahun, barangkali heran, kenapa dengan pola makan yang sama juga dengan waktu Anda berumur 20-an atau waktu remaja, namun badan Anda jadi gampang gemuk? Jawabannya ialah : metabolisme. Kecepatan metabolisme memanglah menyusut searah dengan pertambahan umur. Jenis Kelamin Wanita mempunyai metabolisme lebih rendah dari pada pria. Rata-rata pria mempunyai pembagian tulang, organ, otot semakin besar di banding wanita. Tidak heran bila metabolisme mereka juga semakin besar. Jadi, janganlah samakan porsi makan Anda serta pasangan. Baca juga : Mengenal Depresi dan Cara Mengobatinya   Komposisi Badan Orang dengan berat tubuh normal yang mempunyai banyak otot mempunyai metabolisme lebih tinggi dari pada orang gemuk yang banyak lemak. Iklim Orang yang hidup di daerah tropis mempunyai metabolisme 10% lebih rendah dibanding orang yang hidup di daerah sub-tropis. Gizi Keadaan gizi jelek yang berkelanjutan kurangi metabolisme 10-20 % Tidur Saat tidur metabolisme 5% lebih rendah dibanding waktu bangun. Demam Karena panas bisa mempercepat satu reaksi kimia, oleh karenanya jika badan demam maka kecepatan metabolisme bakal meningkat. Maksud dari meningkatnya metabolisme ini satu diantaranya untuk mempercepat perbaikan beberapa sel yang rusak, thus mempercepat sistem pengobatan. Anda terasa diri kegemukan, serta hendak terus langsing di umur senja? Nah, beberapa hal berikut ini bisa anda kerjakan. Langkahnya : 1. Miliki badan berotot Yaa, tujuannya bukan hanya seperti binaraga sih, namun tentunya mesti olahraga. Olahraga aerobik dengan intensitas tinggi dapat membakar kalori sepanjang latihan serta 10 jam selanjutnya, sedang latihan beban bakal bikin pembakaran kalori tetap berlangsung sepanjang 16 jam sesudah latihan! Serta makin banyak otot yang terbentuk, makin banyak juga kalori yang terbakar. 1/2 kilogram otot bikin badan membakar 50 kalori tiap-tiap harinya. Ini bermakna 3-4 kali semakin banyak dari kalori yang terbakar untuk menjaga lemak. Latihan interval, yakni melaksanakan sebagian macam latihan dengan cara bertukaran, bikin badan selalu membakar kalori sampai 24 jam. Pikirkan! Baca juga : Mengenal Obesitas Pada Anak   2. Hindari penurunan berat tubuh dengan cara drastis Hati-hati, diet ketat bisa bikin metabolisme badan melambat sampai 30%, lantaran badan seakan-akan tahu bahwasanya ia mesti menghemat tenaga lantaran konsumsi makanannya yang juga hemat. 3. Makan dalam porsi kecil, namun kerap. Setiap kali Anda makan, badan bakal membakar kalori untuk mengolah makanan, hingga makan 5-6 kali dalam porsi kecil bakal bikin badan membakar 20 kalori penambahan. Menurut American Dietetic Association, sesudah empat jam tak makan, badan bakal memperlambat pembakaran kalori. Karena itu janganlah terlewat sarapan. Janganlah tinggalkan juga protein seperti polong-polongan, daging, serta olahan susu rendah lemak. Protein susah diolah, hingga badan memerlukan semakin banyak tenaga untuk mengolahnya dibanding dengan memproses karbohidrat serta lemak. 4. Cukup tidur serta jauhi stres. Penelitian di Kampus Chicago mendapatkan, orang yang tidur kurang dari 4 jam satu hari bakal menghasilkan terlampau banyak insulin yang bikin badan condong menumpuk lemak. Lagipula, kurang tidur dapat menyebabkan rasa mengantuk di siang hari. Mengakibatkan, makin sedikit kalori yang terbakar. 5. Makan asupan pendongkrak metabolisme. Kafein yang terkandung dalam kopi, katekin yang terdapat dalam teh hijau, serta capsaisin yang ada di dalam cabai, seperti yang tercatat dalam buku Introduction Human Nutrition, bisa bikin badan membakar kalori semakin banyak beberapa waktu sesudah dikonsumsi. Namun janganlah terlalu berlebih, lantaran dampaknya tak memberi keuntungan. Optimal dua cangkir kopi tiada gula satu hari. 6. Suplemen Umumnya, ada dua jenis suplemen macam ini, yakni yang memiliki kandungan herbal yang mempunyai watak peningkat metabolisme, serta yang memiliki kandungan CLA atau conjugated linoleic acid yang sebenarnya mempunyai tujuan menambah pembentukan otot. Lantaran otot membutuhkan kalori semakin banyak, metabolisme juga meningkat. Tetapi, untuk mengurangi berat tubuh, suplemen tadi cuma bertabiat menolong. Anda terus mesti melindungi konsumsi makanan serta olahraga.  

...