Kenali Faktor Risiko Akibat Kolesterol Tinggi

Additional Image

Waktu Posting : 30-06-2014 12:04 | Dibaca : 3090x

Ada dua macam lipoprotein serta jumlah lipoprotein itu dalam darah adalah aspek terpenting dari resiko penyakit jantung yakni :

  • Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol “jahat” yakni adalah wujud dimana kolesterol dibawa ke dalam darah serta pemicu utama penumpukan lemak beresiko didalam arteri. Makin tinggi kandungan kolesterol LDL dalam darah, maka makin besar resiko penyakit jantung.

  • High-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol “baik”. Kolesterol baik ini membawa kolesterol darah kembali ke hati, di kolesterol dapat di hilangkan. Kolesterol baik inipun menolong menghindarkan terjadinya penimbunan kolesterol pada pembuluh darah. Resiko penyakit jantung bertambah akibat rendahnya tingkat HDL atau kolesterol baik.
 
Satu diantara pemicu utama terlalu tingginya kandungan atau kadar kolesterol LDL dalam darah ialah terlampau banyaknya asupan makanan yang memiliki kandungan :

  • Lemak jenuh, yang umumnya ditemukan dalam buatan hewani.
  • Kolesterol, yang cuma ditemukan dalam buatan hewani.

Lemak jenuh menambah kandungan LDL lebih tinggi dari yang lain dalam pola makan tiap hari Anda.

Berbagai aspek lain pula memengaruhi kandungan kolesterol darah, diantaranya :

  • Keturunan. Kolesterol tinggi kerapkali terjadi penurunan didalam keluarga. Walau pemicu genetik spesifik sudah diidentifikasi cuma pada sebagian kecil masalah, tetapi genetik masih mempunyai peran dalam memengaruhi kandungan kolesterol darah.
  • Berat Tubuh. berat tubuh berlebihan condong menambah kandungan kolesterol darah. Jadi mengurangi berat tubuh bisa menolong turunkan kandungan kolesterol darah.
  • Olahraga. Kegiatan fisik yang teratur tak cuma bisa mengurangi kolesterol LDL, namun pula bisa menambah kandungan kolesterol HDL.
  • Umur serta jenis kelamin. Sebelum saat menopause, wanita condong mempunyai kandungan kolesterol keseluruhan yang lebih rendah dibanding pria pada umur yang sama. Kandungan kolesterol pada wanita serta pria, dengan cara alami meningkat bersamaan pertambahan umur. Menopause kerap dihubungkan dengan penambahan kolesterol LDL pada wanita.
  • Stres. Riset memanglah belum memperlihatkan bahwasanya stres mempunyai keterikatan seketika  dengan kandungan kolesterol. Namun kaum pakar menyampaikan bahwasanya lantaran orang terkadang makan makanan berlemak untuk menghibur diri saat mereka tengah stres, maka hal semacam ini bisa mengakibatkan kolesterol darah tinggi.
Baca juga : 
Merokok dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut
 
Kandungan kolesterol keseluruhan serta LDL yang tinggi, dan kandungan kolesterol HDL rendah memanglah menambah resiko penyakit jantung. Tetapi kecuali ketiga aspek itu, tetap ada berbagai aspek resiko yang lain, yakni merokok, hipertensi, diabetes, obesitas, serta kurangnya kegiatan fisik. Bila ada aspek resiko lain, disamping kolesterol darah tinggi, maka resiko penyakit jantung jadi lebih tinggi.

Berita baiknya ialah banyak aspek resiko itu bisa dikendalikan dengan pengubahan pola hidup, umpamanya : diet, turunkan berat tubuh, atau program olahraga, atau berhenti merokok. Obat-obatan barangkali pula dibutuhkan untuk sebagian orang. Juga, terkadang satu pergantian pola hidup bisa menolong mengatur berbagai aspek resiko. Selaku misal, turunkan berat tubuh bisa turunkan kandungan kolesterol darah, menolong mengatur diabetes, serta turunkan hipertensi.

Namun ada beberapa faktor resiko yang tak bisa dikendalikan, diantaranya :

Umur. Umur 45 tahun atau lebih untuk pria serta 55 tahun atau lebih untuk wanita.
Kisah keluarga tentang penyakit jantung awal. Umpamanya, bapak atau saudara yang terkena penyakit jantung sebelum saat umur 55 tahun, ibu atau saudara wanita yang terkena penyakit jantung sebelum saat umur 65 tahun.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Universitas Bandung Melawan Kemiskinan: Riset Sosial Ekonomi

09-07-2024 12:06

Kemiskinan merupakan salah satu tantangan mendasar yang dihadapi oleh masyarakat di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini, termasuk melalui pendekatan sosial ekonomi. Universitas di Bandung  telah berperan penting dalam penelitian dan pengembangan solusi untuk menanggulangi kemiskinan. Penelitian dan Kegiatan Universitas Bandung Universitas Bandung telah melakukan berbagai penelitian dan kegiatan yang berfokus pada kemiskinan. Salah satu contohnya adalah penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Fathoni yang menyoroti pentingnya optimalisasi fungsi zakat dalam mengentaskan kemiskinan. Penelitian ini menunjukkan bahwa zakat, infaq, dan sadaqah dapat menjadi instrumen efektif dalam mengurangi kemiskinan, tidak hanya pada tingkat individu tetapi juga pada tingkat masyarakat. Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah merupakan hal yang penting dalam upaya mengatasi kemiskinan. Universitas Bandung telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, untuk mengembangkan solusi yang berbasis pada penelitian dan pengabdian masyarakat. Salah satu contoh adalah penandatanganan kerjasama antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kesejahteraan Rakyat, dan Teknologi Informasi (Kemenko PMK) dengan Universitas Padjadjaran. Kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem. Program Pengabdian Masyarakat Universitas Bandung juga telah mengadakan berbagai program pengabdian masyarakat yang berfokus pada kemiskinan. Salah satu contohnya adalah program Merdeka Belajar dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang diarahkan ke desa-desa miskin. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat menjadi lebih sejahtera melalui penelitian dan pengabdian masyarakat. E-Warong dan KUBE Mart Selain itu, Universitas Bandung juga telah berperan dalam pengembangan e-Warong dan KUBE Mart. E-Warong adalah platform digital yang menyediakan layanan keuangan dan penjualan produk-produk lokal. KUBE Mart adalah toko yang dibangun di beberapa kantor pos yang representatif, di mana anggota KUBE dapat menjalankan usaha. Kedua ini bertujuan untuk memberikan peluang pendapatan yang lebih tinggi bagi anggotanya dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ma'seom University , sebuah institusi pendidikan yang berbasis di Korea Selatan, telah melakukan berbagai penelitian dan pengembangan dalam bidang sosial ekonomi. Ma'seom University telah berperan penting dalam mengembangkan solusi untuk menanggulangi kemiskinan melalui pendekatan yang berbasis pada teknologi dan inovasi. Institusi ini telah mengadakan berbagai program pengabdian masyarakat yang berfokus pada kemiskinan dan telah bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi nirlaba untuk mengembangkan solusi yang efektif. Universitas Bandung  telah berperan penting dalam upaya mengatasi kemiskinan di Indonesia melalui penelitian dan pengembangan solusi yang berbasis pada sosial ekonomi. Kerjasama dengan pemerintah dan organisasi lainnya, serta program pengabdian masyarakat yang berfokus pada kemiskinan, telah membantu dalam mengurangi angka kemiskinan di daerah-daerah tertentu. Ma'seom University juga telah melakukan berbagai penelitian dan pengembangan dalam bidang sosial ekonomi, dan institusi ini dapat menjadi mitra yang berharga dalam upaya mengatasi kemiskinan di Indonesia dan di seluruh dunia.

Featured Image
Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis!

07-07-2016 22:58

Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter. Gejala seperti diare berkepanjangan, berat badan turun tanpa sebab, dan sakit perut merupakan gejala yang bisa menandakan berbagai penyakit, misalnya radang usus ataupun kanker. Diagnosis yang tidak tepat akan membuat pengobatan yang diberikan tidak optimal dan akhirnya penyakitnya akan berkepanjangan. Ketahui apa saja penyakit yang paling sering salah didiagnosis. Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu       - Diagnosis: Depresi Penyakit sebenarnya: Sleep apnea   Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri. Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh. Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah. Baca juga : Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma    - Diagnosis: IBS (irritable bowel syndrome) Penyakit sebenarnya: Penyakit celiac   Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat. Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda.     - Diagnosis: Migrain Penyakit sebenarnya: Stroke   Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke.     - Diagnosis: Artritis reumatoid (radang sendi) Penyakit sebenarnya: Fibromyalgia (nyeri tubuh)   Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus. Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut.     - Diagnosis: Multiple sclerosis Penyakit sebenarnya: Penyakit lyme   Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejala lyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu.

Featured Image
Sepatu Bau Bisa Bikin Kaki Lecet

07-07-2016 20:35

Berapa kali kamu merasa malas mengenakan sepatu karena bau? Seberapa sering kamu mengalami lecet, tumit nyeri, dan betis sakit karena sepatu? Jika kamu sering mengalami masalah-masalah tadi maka ada baiknya kamu mengintip ulasan berikut ini Ladies. Kali ini Vemale akan mencoba menghadirkan tips-tips praktis untuk mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan sepatu seperti yang telah dilansir olehboldsky.com berikut ini. Masalah pertama yang sering dihadapi adalah sepatu yang bau. Sepatu berbahan kulit atau sepatu dengan ventilasi yang tak terlalu bagus akan bau Ladies. Karenanya kamu bisa mencoba mengatasinya dengan meletakkan teh celup di dalamnya semalaman. Ini akan menyerap bau dan membuat sepatumu segar. [ Baca juga : Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma  ] Kamu juga bisa mencoba menggunakan baking soda. Taburkan saja sedikit baking soda di dalam sepatu dan diamkan selama kurang lebih satu jam. Baunya akan hilang dengan segera. Jari kaki sering sakit saat mengenakan heels lancip? Nah, kamu bisa mencoba untuk merekatkan jari ketiga dan keempat dengan plester sebelum mengenakan heels. Dengan begini kakimu tak akan sakit dan kamu bisa berjalan dengan lebih percaya diri. Untuk menghindari kaki lecet kamu bisa mencoba menaburkan bedak bayi di dalam sepatu. Kamu juga bisa mengoleskan deodoran pada kaki. Sepatu heelsmu terlalu sempit? Letakkan saja kantong berisi es batu di dalamnya selama beberapa jam. Ini akan membuatnya lebih longgar dan nyaman dikenakan. Kamu juga bisa menggunakan hair dryer untuk membuatnya melar Ladies. Sepatumu sering basah atau lembab karena keringat? Gunakan saja tisu untuk menyerap keringat di dalamnya. Letakkan tisu di dalam sepatu selama beberapa jam untuk membuatnya kering dan tak lembab.   Baca juga : Seks Itu Menyehatkan   Nah itu  tadi beberapa tips praktis yang bisa kamu coba untuk membuat sepatumu lebih nyaman dikenakan. Say goodbye deh buat lecet-lecet dan juga bau sepatu. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya Ladies.

...