3 Cara Alami Mengobati Radang Tenggorokan Pada Anak

Additional Image

Waktu Posting : 19-03-2016 23:55 | Dibaca : 2174x

3 Cara Alami Mengobati Radang Tenggorokan Pada Anak  - Si kecil merasakan sakit saat menelan, tak ingin makan serta rewel, barangkali itu sinyal tanda radang tenggorokan pada anak. Kecuali sakit saat menelan, sinyal tanda radang tenggorokan pada anak atau faringitis dapat pula berbentuk tenggorokan merasa kering serta gatal, dibarengi sakit kepala, tubuh merasa capek, serta nyeri otot.
 
Radang tenggorokan adalah gejala yang seringkali menyerang anak-anak dan remaja serta dikarenakan oleh virus. Tetapi kadang-kadang, radang tenggorokan pada anak pun dapat disebabkan oleh bakteri. Lantas, adakah cara alami mengobati radang tenggorokan pada anak?

Nah, bila Si Kecil mengalami radang tenggrokan, Anda janganlah cemas terlalu berlebih. Radang tenggorokan pada anak yang dikarenakan oleh virus bisa pulih dengan sendirinya. Sistim kekebalan badan Si Kecil biasanya bisa menangani virus dalam kurun waktu satu minggu. Mengonsumi obat pembasmi rasa sakit, minum banyak air, serta berkumur dengan air garam telah cukup menolong memperingan gejala radang tenggorokan pada anak. 
 
Baca juga : 4 Kiat Mencukur Bulu Kemaluan Dengan Aman

Bila si kecil telah masuk usia sekolah, Anda bisa mengajarinya berkumur dengan air garam hangat untuk melegakan tenggorokan. Langkahnya, aduk sekitaran ¼ sampai ½ sendok teh garam dengan satu gelas air putih sampai larut, lalu dipakai untuk berkumur. 

Oh, minum banyak air amat utama supaya si buah hati tak dehidrasi. So, walau si kecil merasakan kesakitan atau kesusahan untuk menelan, pinta dia supaya selalu minum air. Si kecil perlu banyak cairan, terlebih apabila dia pun menderita demam. 

Minum air hangat seperti teh madu atau air dingin seperti juice apel serta es cream pun di duga bisa meredakan radang tenggorokan pada anak. Tetapi, janganlah menyajikan buah jeruk, air jeruk, atau juice jeruk pada Si Kecil. Meskipun alami, buah jeruk nyatanya bisa merangsang tenggorokan buah hati Anda. Serta kecuali itu, dianjurkan juga supaya si kecil banyak istirahat. Jauhi menyajikan makanan atau minuman yang terlampau anas pada anak Anda. 
 
Baca juga : Kenali 4 Penyebab Nyeri Pada Payudara dan Cara Mengatasinya  

Tetapi, jika si buah hati betul-betul tak merasakan nyaman, Anda dapat memberikannya obat acetaminophen atau ibuprofen. Pastinya dengan dosis yang sesuai untuk anak-anak serta sudah mengonsultasikannya terlebih dulu pada dokter anak. Disarankan untuk tak menyajikan aspirin pada Si Kecil lantaran mungkin mengakibatkan sindrom Reye yang menjadikan otak membengkak. 

Anda pun dapat menyalakan vaporizer atau humidifier di kamar tidur si kecil untuk melembapkan udara sekeliling serta meredakan radang tenggorokannya. Pastinya, yakinkan apakah filter-nya bersih ataukah tidak. Lantaran filter yang kotor bisa memberi banyak kuman di udara. 

Seluruh cara diatas pun dapat diaplikasikan pada radang tenggorokan akibat bakteri, namun butuh menambahkan antibiotik sesuai saran dokter. Radang tenggorokan pada anak yang dikarenakan oleh virus memanglah dapat pulih tanpa ada penyembuhan serius, tetapi bila radang sakit tenggorokan tak hilang dalam beberapai hari, berlangsung demam, susah bernapas, leher kaku atau bengkak selekasnya bawa buah hati ke dokter anak atau instalansi gawat darurat paling dekat. Supaya buah hati Anda memperoleh penyembuhan selanjutnya yang cepat serta jitu.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Waspada, Batu Kandung Empedu Incar Siapa Saja

14-06-2014 18:10

Batu kandung empedu (kalkuli bilier) adalah zat kecil seperti kerikil yang terbentuk di dalam kandung empedu. Kandung empedu ialah kantung berupa seperti buah pir yang terdapat di bawah hati. Empedu terdapat didalam hati serta disimpan didalam kandung empedu hingga badan Anda membutuhkannya. Kehadiran makanan berlemak bisa menyebabkan kandung empedu untuk mendorong empedu masuk ke usus halus. Empedu bisa menolong pencernaan serta memecah makanan berlemak. Empedu memiliki kandungan air, kolesterol, lemak, garam empedu, protein serta bilirubin. Apabila empedu memiliki kandungan terlampau banyak kolesterol, garam empedu, atau bilirubin maka resiko terjadinya pengerasan batu empedu makin tinggi.   Baca juga : Cara Pahami Angka dan Istilah Pada Label Makanan Batu empedu bisa menghambat aliran normal dari empedu, apabila mereka mesti dikeluarkan dari kandung empedu serta masuk ke dalam saluran serta membawa masuk empedu dari hati ke usus dua belas jari. Duktus itu terbagi dalam : • Duktus hepatitis, berlangsung saat empedu dikeluarkan dari hati. • Duktus sistikus, berlangsung saat empedu dikeluarkan serta dimasukkan ke kandung empedu. • Duktus koledokus, berlangsung saat empedu dikeluarkan dari duktus sistikus serta duktus hepatitis masuk ke dalam usus dua belas jari. Tidak ada pemicu tunggal dari terjadinya batu kandung empedu. Biasanya batu kandung empedu bisa memiliki ukuran kecil seperti pasir atau besar seperti bola golf. Didalam kandung empedu bisa terbentuk satu buah batu yang besar atau beberapa ratus batu kecil, atau gabungan dari keduanya. Ada tiga jenis dari batu kandung empedu yakni batu kolesterol, batu pigmen, serta batu kombinasi.   Baca juga : Sehat dengan Diet Sehari Untuk tahu ada batu kandung empedu dalam badan Anda, Anda bisa lakukan kontrol USG, CT Scan serta Kolesistografi. Batu pada kandung empedu bisa menyebabkan terjadinya persoalan yang lain yang serius, oleh karena itu aksi pengeluaran atau pengangkatan batu kandung empedu (kolesistektomi) mesti selekasnya dikerjakan. Pengeluaran serta pengangkatan batu kandung empedu bisa dikerjakan lewat pembedahan perut maupun lewat satu prosedur medis yang dimaksud Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP). Untuk lakukan pencegahan terjadinya batu kandung empedu pada diri Anda, sebaiknya sejak saat ini Anda mengawali untuk kurangi serta hindari makanan yang mempunyai kandungan kolesterol yang tinggi, lantaran pemicu utama terjadinya batu kandung empedu ialah kolesterol.

Featured Image
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis?

28-04-2014 02:46

Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis?  - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu : A.      Osteomalacia Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah?   Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang. Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut : a.       Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah b.      Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya c.       Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya d.      Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu : a.       Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll b.      Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah  c.       Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak. d.      Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif. Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu a.       Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia. b.      Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang c.       Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda B.       Osteoporosis        Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun.        Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun.          Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium         Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk.        Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya.        Pengobatan          : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu a.       Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda b.      Melakukan terapi kekuatan tulang c.       Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda. Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda. 

Featured Image
Tips Agar Tidak Mudah Lelah

22-06-2014 14:16

Hidup aktif dan terus berkarya setiap hari merupakan sebuah kesenangan tersendiri bagi sebagian besar orang. Akan tetapi, tidak semua orang mampu untuk melakukannya setiap hari karena kondisi kesehatan dan stamina yang berbeda – beda pada setiap orang. Sebagian dari kita sering kali merasa cepat lelah dalam keseharian. Akibatnya, tidak ada lagi semangat untuk terus aktif hingga di penghujung hari. Mengantuk, tidur setelah makan siang, dan mengemil untuk menghilangkan kantuk menjadi kebiasaan buruk yang dapat memicu peningkatan berat badan dengan cepat. Oleh karena itu, setiap orang perlu mengatur pola hidupnya dengan baik agar lebih sehat, tidak cepat lelah dan dapat terus aktiv setiap harinya. Awal Hidup Sehat di Pagi Hari Untuk memiliki hidup yang selalu sehat, seseorang harus memulainya di pagi hari. Bangunlah di pagi hari dan rasakan segarnya udara saat embun belum sepenuhnya menguap. Lakukan stretching atau peregangan selama beberapa menit sambil menghirup udara segar di pagi hari. Setelah itu, bersihkan tubuh dengan mandi. Jangan lupa untuk sarapan sebelum memulai aktivitas lainnya. Sebagai waktu makan paling awal, sarapan sangat penting untuk mempersiapkan energi di awal hari. Pilihlah menu makanan sehat yang cukup memberikan energi hingga siang hari dan tidak berlebihan kalori, seperti roti gandum dan selai kacang, buah – buahan dan susu atau keju rendah lemak, kacang – kacangan, dan lain sebagainya. Dengan mengawali hari dengan sehat, Anda akan merasa memiliki banyak energi dan semangat hingga penghujung hari. Baca juga : Cara Makan Sehat di Tempat Kerja   Olah Raga atau Aktivitas Fisik Teratur Jika Anda berpikir bahwa olah raga akan membuat tubuh cepat lelah, maka pikiran Anda salah. Justru dengan berolah raga, tubuh akan terasa lebih berenergi, bersemangat, dan tidak cepat lelah. Hal ini karena olah raga dapat melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan sistem metabolisme dalam tubuh sehingga tubuh terasa segar dan bugar serta bersemangat untuk melakukan aktivitas lain sepanjang hari. Lakukan olah raga secara teratur selama 20 - 30 menit dan paling tidak 3 kali dalam seminggu. Jangan lakukan olah raga secara berlebihan karena justru akan membuat tubuh kelelahan. Selain tidak cepat lelah, olah raga juga dapat meningkatkan kualitas tidur malam sehingga tubuh terasa segar di pagi hari. Hindari Stress Cara ini juga merupakan trik utama yang dapat menghindari diri dari kelelahan. Kondisi psikologis seseorang memang sangat mempengaruhi kesehatan dan stamina. Ketika Anda merasa stress atau tertekan, tubuh Anda akan terasa lebih cepat lelah karena energi yang terkuras karena memikirkan sesuatu dengan keras. Oleh karena itu, berusahalah untuk menghindari stress dalam keseharian. Jalani setiap kegiatan dan pekerjaan dengan fokus dan tidak terlalu memikirkannya dengan berat sehingga pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu dan tubuh tidak terlalu cepat merasa lelah. Baca juga : Kenali Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin dalam Jangka Panjang   Cukup Nutrisi, Cairan dan Tidur Malam Asupan nutrisi merupakan hal penting yang harus diperhatikan jika Anda ingin merasa lebih berenergi. Pilih dengan baik setiap makanan yang Anda konsumsi. Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yang melepaskan energi secara bertahap sehingga tubuh merasa berenergi lebih lama, serta protein, vitamin dan serat dalam jumlah yang memadai. Minumlah cukup air putih setiap hari untuk menjaga tubuh terhidrasi dengan baik karena kekurangan cairan juga menyebabkan tubuh cepat lelah. Selain itu, pastikan tidur malam Anda cukup agar energi yang tersimpan cukup memadai untuk digunakan dalam berbagai aktivitas esok hari.  

...