Waktu Posting : 19-03-2016 23:55 | Dibaca : 2309x
27-09-2018 15:49
Susu kambing memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Susu kambing dipercaya dapat merawat kecantikan kulit dengan sangat baik tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya untuk kulit. Hal ini diperkuat dengan adanya bukti jika perempuan tercantik di Mesir, Cleopatra saja rajin berendam dalam susu agar kulitnya tetap lembut dan terawat. Susu kambing memiliki tekstur yang ringan sehingga mudah diserap oleh kulit. Selain itu susu kambing juga kaya akan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penuaan kulit. Susu kambing sangat baik dalam membantu proses regenerasi kulit, mengangkat sel kulit mati dan menghaluskan kulit. Lebih hebatnya lagi, susu kambing memiliki kandungan ALpha-hydroxyl Acid (AHA) yang berperan sebagai eksfoliator yang baik sehingga dapat membantu menghilangkan noda dan jerawat pada kulit. Beberapa manfaat lain dari susu kambing untuk kecantikan, yaitu : 1. Digunakan sebagai masker Bisa menggunakan susu kambing bubuk sebagai masker karena tekstur powder akan lebih mudah dicampur dengan bahan lain. Namun bisa juga jika ingin menggunakan susu kambing cair. 2. Mandi susu Perawatan mandi susu dapat ditemukan di salon ataupun spa besar dan sangat bermanfaat untuk kecantikan kulit. 3. Digunakan sebagai pencuci wajah Susu kambing dapat digunakan sebagai pengganti facial wash. Mencuci wajah menggunakan susu kambing secara rutin dapat membuat kulit lebih cantik dan sehat karena susu kambing mengandung anti bakteri dan vitamin yang sangat baik untuk kulit terutama yang memiliki jenis kulit sensitif dan berjerawat. 4. Diminum Susu kambing tak hanya dpaat digunakan untuk perawatan dari luar namun baik juga untuk dikonsumsi. Susu kambing sangat baik untuk merawat kecantikan dan kesehatan tubuh. 5. Digunakan sebagai sabun mandi Sabun susu kambing dikenal sangat baik untuk merawat kecantikan kulit. Sabun susu kambing dapat bermanfaat untuk menghaluskan kulit, mencerahkan kulit, mengobati jerawat ataupun menghilangkan noda pada kulit.
08-07-2024 04:12
Batuk merupakan salah satu penyakit yang paling umum menyerang. Batuk akan menjadi penyakit yang berbahaya jika tak kunjung sembuh, apalagi jika sudah berusaha untuk mengobatinya. Batuk yang terjadi terus menerus dalam jangka waktu sekitar dua bulan atau lebih yang terjadi pada orang dewasa dan satu bulan pada anak-anak bisa dikategorikan dalam batuk kronis. Batuk kronis bukan suatu penyakit melainkan suatu gejala yang mendasari gangguan kesehatan lainnya. Ada banyak faktor yang menyebabkan gejala batuk terus menerus. Salah satu penyebab batuk kronis yaitu kebiasaan merokok. Kurang minum air putih juga bisa menyebabkan batuk tak kunjung sembuh bahkan hingga kondisi yang lebih parah disertai flu. Gejala batuk terus menerus antara lain : suara menjadi serak batuk mengeluarkan darah sesak nafas hingga mengeluarkan bunyi hidung tersumbat dan berair berat badan turun drastis tenggorokan menjadi sakit dada terasa nyeri pusing, sakit kepala hingga pingsan demam tinggi disertai keringat di malam hari https://pafikotatamianglayang.org/ Penyebab batuk terus menerus antara lain : Infeksi Infeksi seperti tuberkulosis (TB), bronkitis dan penumonia bisa menyebabkan batuk terus menerus yang tak kunjung sembuh. Penyakit asam lambung Asam lambung (GERD) disebabkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan dan mengiritasi dan menyebabkan batuk terjadi terus menerus. Obat tekanan darah Batuk yang terjadi terus menerus juga bisa disebabkan mengonsumsi obat tertentu terutama obat yang biasa diresepkan untuk penderita gagal jantung dan tekanan darah tinggi. Polusi udara Sering terpapar polusi udara yang berupa debu, sulfur oksida, bahan kimia, jamur dan nitrat dioksida dapat menjadi pemicu batuk. Gagal jantung Penyakit ini dapat menyamar sebagai penyakit paru-paru yang ditandai batuk terus menerus dan sesak napas. Gejala khas yag sering terjadi pada penderita gagal jantung yaitu batuk yang akan sangat terasa berat saat berbaring telentang, sesak napas dan terjadi pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.
05-06-2014 09:55
Kesemutan ditangan bisa dialami oleh banyak orang dari semua kalangan umur. Berbagai penyebab bisa menimbulkan hal tersebut. Kesemutan merupakan sensasi tertusuk – tusuk , terbakar dan mati rasa pada bagian tertentu, seperti ada ratusan semut yang tiba – tiba menggerayangi bagian tersebut. Semua orang pernah mengalami kesemutan yang umumnya berlangsung singkat baik itu pada bagian tangan ataupun kaki. Tetapi kesemutan yang berlangsung lama dan berulang – ulang bisa menjadi tanda bahwa kondisi tersebut membahayakan diri seseorang entah itu adanya gejala penyakit atau lainnya. Mungkin ketika seseorang mengalami kesemutan akan menganggap hal biasa padahal, hal tersebut membutuhkan perhatian. Dimana, kita harus mengenali dan mengetahui bagaimana kondisi tubuh kita mulai dari peredaran darah hingga detak jantung yang sehat. Kesemutan seringkali terjadi ketika tangan terlalu lama menahan beban berat. Jika kesemutan terjadi secara berangsur – angsur akan membuat bagian tangan atau kaki menjadi mati rasa sehingga tidak dapat digunakan untuk beraktivitas seperti biasanya. Baca juga : Tips Kesehatan Ibu Hamil Tua Secara istilah medis kesemutan disebut dengan parestesia. Secara umum kesemutan disebabkan oleh tekanan pada syaraf, dimana pada saat sistem persarafan berjalan lancar, arus listrik kecil mengalir pada di sepanjang jaringan saraf pada lengan dan kaki, tulang belakang serta otak. Namun, jika terjadi tekanan secara terus – menerus pada saraf, arus tersebut terhambat sehingga menyebabkan sensasi kesemutan. Kondisi ini akan terjadi jika seseorang tidur kemudian tangan tertindih tubuh dalam waktu lama dan pada saat bangun tangan sulit digerakkan karena kesemutan. Selang beberapa waktu ketika tangan digerak – gerakan dengan halus kesemutan tersebut akan berkurang secara perlahan. Kesemutan ditangan yang berlangsung secara lama atau terjadi dalam waktu sering dimana menujukkan kondisi kronis harus diperhatikan. Dimana, hal ini bisa mengindikasikan adanya gangguan saraf yang lebih permanen. Berikut ini terdapat kondisi yang dapat menyebabkan kesemutan kronis. - Diabetes, bisa merusak pembuluh darah kecil yang memasok saraf pada jari tangan. Hal tersebut bisa menyebabkan kesemutan, nyeri, bahkan mati rasa pada bagian tangan. - Kompresi saraf, misalnya dengan saraf ulnaris dimana saraf yang dimulai dari leher dan memanjang kebawah hingga pada bagian dalam lengan atas dan siku. - Carpal tunnel syndrome, merupakan sensasi nyeri dan kesemutan ditangan yang diakibatkan oleh akumulasi tekanan pada terowongan kecil memanjang dari pergelangan tangan hingga pada bagian telapak tangan. - Malnutrisi, yaitu kondisi tubuh yang kekurangan nutrisi penting untuk berjalannya sistem saraf termasuk vitamin B12. - Kerusakan saraf, akibat infeksi ataupun cidera mampu menyebabkan kesemutan pada tangan. Baca juga : Mata Sakit dan Bengkak Kesemutan yang dialami seseorang ternyata dapat diatasi dengan alami. Sehingga ketahui beberapa tips mengatasi kesemutan berikut ini. - Hindari cedera saraf leher / punggung dengan tidak mengangkat beban yang berat. Beristirahat secara teratur dengan menjaga postur tubuh secara baik supaya kesemutan tidak terjadi secara sering. - Kendalikan diabetes, jika anda seseorang yang mengalami diabetes sebaiknya mengendalikan dengan diet, olahraga, obat – obatan serta rutin melakukan pemeriksaan. - Hindari kekurangan vitamin B12 dengan melakukan diet seimbang. - Segera kunjungi dokter apabila kesemutan disertai dengan adanya tanda – tanda gangguan saraf lain. Kesemutan harus diwaspadai dengan baik karena bisa menjadi tanda – tanda adanya penyakit didalam tubuh. Kondisi tubuh yang kurang sehat dan menjalur pada sistem saraf akan berakibat terjadinya kesemutan. Kesemutan ditangan dapat diatasi dengan melakukan beberapa hal diatas dan anda bisa mengetahui apa yang menyebabkan kesemutan dengan adanya penjelasan diatas.