Waspadai Kanker Usus Mengincar Anda

Additional Image

Waktu Posting : 15-06-2014 09:17 | Dibaca : 2473x

Apabila Anda terhitung orang yang kerap sakit perut dalam wujud apapun, serta sampai kini condong mengabaikannya, saat ini telah waktunya Anda mulai waspada setiap saat sakit perut menyerang. Lantaran, tanda-tanda kanker kolorektal (kanker usus) yang timbul pada tiap-tiap stadium berlainan.

Tanda-tanda umum ialah terjadinya pergantian rutinitas BAB dari yang awal mulanya lancar serta teratur, jadi lebih tidak sering atau bahkan jadi susah BAB. Ini ialah tanda-tanda awal kanker kolorektal pada stadium awal, waktu mulai berlangsung penyempitan serta penyumbatan pada usus besar serta dubur. Beberapa gejala yang lain :
 
Baca juga : Mengenal 5 Mitos Seputar Jantung

1. Alami diare, sembelit, kembung, nyeri di perut sisi belakang, tegang, atau rasa tidak nyaman lain pada perut dengan cara terus-menerus - berlangsung melebihi 6 bulan - namun tak diketahui pemicunya. Anda tak tengah haid, tak barusan memakan makanan pedas, tak kekenyangan makan, dsb.

2. Nafsu makan selalu menyusut atau berat tubuh turun dengan cara dramatis tidak dengan menjalankan diet apapun.

3. Kerap terasa lemah serta kelelahan walau tak mengerjakan pekerjaan berat.

4. Adakalanya, apabila diraba jadi ada tonjolan atau benjolan di bagian dalam perut.

5. Feses mulai bercampur dengan darah, serta makin lama jumlah darahnya semakin banyak. Dapat pula darah keluar dari dubur tidak dengan diikuti feses. Apabila tanda-tanda ini telah berlangsung, ada kemungkinan kanker telah mulai masuk stadium tinggi.
 
Baca juga : Dapatkan Hidup Sehat dengan Pola Tidur yang Sehat

Langkah paling simpel untuk mendeteksi ada kanker rektum ialah melalui kontrol dubur, yakni dokter memasukkan jari ke dalam daerah rektum lewat dubur pasien. Kontrol ini cuma memerlukan tempo  5 menit serta cukup dikerjakan di klinik rawat jalan, tak mesti dirumah sakit besar. Tetapi langkah tersebut cuma bisa mendeteksi kanker yang terdapat pada 5 hingga 8 cm paling akhir dari rektum.

Untuk mendeteksi kanker yang terdapat lebih jauh didalam usus besar, bisa dilaksanakan kontrol sigmoidoskopi atau kolonoskopi. Suatu teropong serat optik yang lentur dimasukkan ke dalam usus besar lewat rektum untuk mengambil sepotong kecil jaringan tumbuh untuk diuji selanjutnya di laboratorium. Langkah lain ialah lewat barrium enema atau kontrol dengan X Ray (sinar X) untuk memeriksa usus besar dengan cara menyeluruh. Ke-2 kontrol yang dimaksud paling akhir ini mesti dikerjakan dirumah sakit yang relatif besar atau komplit.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Obat Herbal Kencing Manis yang Ampuh

02-06-2014 15:34

Obat herbal kencing manis merupakan cara alternatif yang bisa ditempuh untuk mengobati kencing manis. Pengobatan medis untuk kencing manis memang memmbutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika penyakitnya tergolong sudah cukup parah. Butuh waktu dan proses yand tidak sebentar untuk menyembuhkannya. Selain itu, dalam proses penyembuhan Anda juga harus telaten dalam mengonsumsi obatnya. Tak bisa dipungkiri bahwa untuk menjaga kesehatan tubuh itu mahal harganya. Namun, jika hal ini dialami oleh orang menegah ke bawah maka akan terasa berat sekali melakukan pengobatan medis untuk kencing manis ini. Sebenarnya Anda tak perlu khawatir karena banyak sekali tanaman-tanaman di sekitar kita yang bisa kita gunakan sebagai obat herbal penyembuh kencing manis. Baca juga : Cara Tepat Gunakan Krim Malam untuk Dapatkan Kulit Sehat  Brotowali untuk mengeluarkan glukosa berlebih       Ada beberapa bagian tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal kencing manis. Salah satunya adalah brotowali. Tanaman yang sering digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat ramuan jamu ini, ternyata bisa digunakan untuk mengobati kencing manis. Tanaman yang sangat mudah dijumpai di daerah beriklim tropis ini memiliki kandungan bernama tinokrisposid yand dipercaya oleh banyak orang untuk mempercepat penyembuhan kencing manis. Zat yang terkandung di dalam brotowali ini dapat membantu mempercepat pengeluaran glukosa dari dalam tubuh penderita kencing manis. Tanaman dengan nama latin Tinaspora crispa ini akan membantu mengeluarkan glukosa dengan meningkatkan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh penderita. Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman brotowali ini terutama untuk obat kencing manis adalah batangnya. Biasanya brotowali ini dikonsumsi sebagai obat herbal dengan direbus. Sedangkan untuk obat herbal kencing manis bisa dengan cara mengambil 6 cm ruas batang brotowali dan dicampur dengan sepertiga genggam daun sambiloto dan juga sepertiga genggam daun kumis kucing. Rebus semua bahan dengan tiga gelas air. Setelah mendidih dan airnya berkurang, saringlah air rebusan dan bisa langsung diminum. Ramuan ini akan lebih cepat khasiatnya jika dikonsumsi dua kali sehari secara rutin. Lamtoro untuk menyembuhkan kencing manis         Selain brotowali Anda juga bisa menggunakan lamtoro untuk mengobati kencing manis. Lamtoro yang juga biasa dikenal orang dengan sebutan petai cina ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Selain itu, bijinya juga mengandung tanin. Kandungan inilah yang dipercaya dapat menyembuhkan kencing manis. Cara membuat ramuan dengan lamtoro ini sangat mudah sekali. Yang perlu Anda lakukan hanya mengambil beberapa batang lamtoro yang sudah tua. Kemudian, keluarkanlah biji lamtoro dari kulitnya dan sangrai biji-biji tersebut. Setelah matang, tumbuk hingga halus. Seduhlah tumbukan lamtoro tersebut dengan air panas dan minumlah ramuan ini tanpa harus menyaringnya terlebih dahulu. Mengonsumsi ramuan dari lamtoro ini dengan rutin sebanyak dua kali sehari sangat ampuh sebagai obat herbal kencing manis.  Baca juga : Manfaat Olahraga Pagi untuk Kebugaran Tubuh Mengkudu   Sari mengkudu sudah digunakan sejak dahulu oleh orangtua kita, yang dianggap mampu menurunkan kadar gula darah. Sekarang banyak jus mengkudu, yang sudah jadi, tidak perlu repot untuk memeras, dan memilih mengkudu yang matang. 

Featured Image
Tradisi Mudik Juga Ada di Beberapa Negara ini

30-04-2022 01:14

  Di Indonesia, tradisi mudik kerap diidentikkan dengan Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini merupakan aktivitas pulang atau kembali ke kampung halaman yang dilakukan oleh para perantau atau pekerja migran. Selain Indonesia, sejumlah negara di luar negeri tampaknya juga memiliki tradisi mudik menjelang lebaran.  Dilansir dari pssat.ugm.ac.id, aktivitas mudik ini mulanya menjadi sangat populer setelah kemerdekaan RI, tepatnya pada 1960-an. Kala itu, masyarakat berbondong-bondong ke Jakarta untuk mengais rejeki ke ibu kota baru Indonesia tersebut. Ketika menjelang lebaran tiba, mereka merasa rindu dengan kampung halamannya dan memutuskan untuk kembali.  Sejak saat itu, fenomena mudik menjadi tradisi khas saat menjelang lebaran. Namun, tak hanya di Indonesia saja yang punya tradisi mudik. Di luar negeri pun terdapat tradisi mudik ini dengan pemaknaan dan istilahnya masing-masing. Dirangkum Tempo dari berbagai sumber, berikut lima negara yang memiliki tradisi mudik:  1. China  Di China, tradisi mudik tidak hanya berlangsung saat Lebaran, melainkan terjadi pada saat perayaan tahun baru Imlek. Mengutip ibtimes.co.uk, perayaan Imlek di China jauh lebih meriah ketimbang Hari Raya Idul Fitri. Momen tersebut banyak dimanfaatkan warganya untuk pulang ke kampung halaman atau mudik agar dapat merayakan bersama keluarga.  2. India  Tradisi mudik di India yang terbesar berlangsung saat perayaan Festival of Lights alias Diwali. Perayaan yang terjadi setiap Oktober atau November itu sama meriahnya dengan perayaan Idul Fitri di sejumlah negara-negara Islam. Warga India akan beramai-ramai kembali ke kampung halaman mereka. Bahkan, fenomena mudik di India ini lebih heboh ketimbang di Indonesia, seperti dikutip dari rediff.com.  3. Bangladesh  Seperti halnya di Indonesia, sebagian besar warga Bangladesh merantau ke kota-kota besar untuk bekerja dan memperbaiki nasib. Setiap menjelang perayaan hari besar, seperti Idul Fitri mereka akan pulang ke kampung halaman untuk merayakannya bersama sanak keluarga. Aktivitas mudik ini menjadi agenda tahunan yang wajib dilakukan para warga Bangladesh yang merantau.  4. Pakistan  Menjelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya jalur-jalur utama penghubung antar wilayah di Negara Pakistan akan terlihat penuh sesak. Tentunya, hal itu dipenuhi oleh kendaraan para pemudik serta angkutan umum yang hendak melangsungkan perjalanan ke kampung halaman. Melansir newspakistan.pk, pemerintah Pakistan akan melibatkan pihak kepolisian untuk bersiaga melancarkan arus mudik ini.  5. Arab Saudi  Fenomena mudik juga dilakukan oleh warga muslim di Arab Saudi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sama halnya dengan di Indonesia, keluarga di kampung halaman akan mendekorasi rumahnya seindah mungkin dan menyiapkan aneka masakan khas lebaran guna menyambut anggota keluarga lain yang akan berkunjung.   

Featured Image
Gunakanlah Obat Dengan Tepat Dan Sesuai Aturan

23-06-2014 01:59

Obat adalah suatu hal yang biasanya dikonsumsi waktu seorang sakit. Waktu menanggung derita flu, batuk, sakit maag atau sakit kepala (pusing), umumnya orang mengobatinya dengan konsumsi obat bebas yang bisa dibeli di warung, toko atau apotik. Hal semacam ini dikarenakan lantaran penyakit itu biasanya cepat pulih serta dikira tak beresiko. Namun, ada hal yang butuh dicermati waktu Anda konsumsi obat bebas atau antibiotik. Obat Bebas Obat bebas ialah obat yang bisa dibeli dengan cara bebas atau tak memerlukan resep dokter. Obat bebas cukup aman dikonsumsi apabila ikuti ketentuan gunakan serta dosis yang terdaftar dalam paket. Anda pula mesti meyakinkan apakah obat bebas itu betul-betul obat bebas yang aman, bukan hanya obat yang memerlukan resep dokter namun bisa dibeli dengan cara bebas.   Baca juga : Cara Melindungi Diri dari Serangan Flu Cocokkan obat yang bakal dikonsumsi dengan penyakit yang terkena. Umpamanya, waktu Anda batuk, cermati apakah batuk itu terhitung tipe batuk kering atau batuk berdahak. Batuk kering umumnya dikarenakan lantaran ada iritasi. Sedang batuk berdahak lantaran masuknya virus atau bakteri hingga tubuh keluarkan lendir untuk melawannya. Atau apabila Anda menanggung derita flu, bisa dideteksi apakah flu dikarenakan virus atau bakteri. Flu yang dikarenakan virus umumnya keluarkan cairan encer yang sesungguhnya dapat sembuh dengan cukup beristirahat, minum banyak air, serta makan makanan bergizi serta memiliki kandungan vitamin terutama vitamin C, tiada butuh konsumsi obat. Sebaliknya, apabila cairan kental bermakna flu dikarenakan oleh bakteri yang butuh diatasi dengan konsumsi obat atau mungkin dengan pergi ke dokter untuk memperoleh antibiotik.   Baca juga : Pijat yang Tepat, Badan Sehat dan Segar Anda butuh tahu apa kandungan yang ada dalam obat bebas serta meyakinkan supaya Anda atau orang yang bakal konsumsi obat itu tak mempunyai alergi pada kandungan obat. Jauhi konsumsi kandungan spesifik dari obat dikonsumsi dengan dosis 2 x lipat atau lebih. Hal semacam ini bisa saja jika seorang konsumsi obat flu serta obat sakit kepala berbarengan hingga kandungan parasetamol yang ada dalam ke-2 obat itu masuk ke tubuh dengan dosis ganda. Di bawah ini tabel kandungan yang biasanya ada dalam obat bebas serta kegunaannya.   Efek samping yang bisa berlangsung apabila kelebihan dosis (over dosis) obat ialah nyeri lambung, jantung berdebar, gelisah, kejang atau hilang kesadaran. Efek terburuknya bisa menyebabkan kematian. Kapan Waktu yang Pas untuk Minum Obat? Konsumsi obat, baik obat bebas atau obat dengan resep dokter terhitung antibiotik baiknya tak dikerjakan waktu perut dalam situasi kosong lantaran bisa mengakibatkan efek yang jelek. Senantiasa pakai air putih bukan hanya kopi, susu atau teh waktu minum obat. Serta yang terutama senantiasa ikuti saran penggunaan supaya terlepas dari efek samping yang beresiko. Antibiotik Apabila Anda tak kunjung pulih sesudah konsumsi obat bebas, baiknya Anda selekasnya pergi ke dokter supaya bisa diberikan obat yang jitu. Untuk penyakit yang menyangkut infeksi, biasanya dokter bakal menyajikan antibiotik, meskipun dalam banyak masalah ada yang bisa sembuh tiada konsumsi antibiotik. Maka, tiada kelirunya Anda bertanya tipe dan manfaat obat yang didapatkan dokter. Antibiotik yang dikonsumsi terlalu berlebih dalam periode pendek bisa mengakibatkan alergi seperti gatal-gatal, nyeri lambung, mual atau bengkak pada bibir, kelopak mata, serta sisi tubuh yang lain. Efek yang lain ialah bakteri jadi kebal, hingga jika bakteri yang sama menyerang tubuh dibutuhkan antibiotik dengan dosis yang semakin banyak atau antibiotik yang lebih berat untuk melawannya. Karenanya bila Anda sakit tak terlampau kronis, baiknya jauhi pemakaian antibiotik, lantaran bisa bikin bakteri dalam tubuh lebih kebal. Di negara-negara maju, pemakaian antibiotik dibatasi serta tak gampang diberikan pada pasien. Dokter umumnya bakal menyajikan resep dengan obat non antibiotik terkecuali keadaan infeksi atau penyakit pada pasien telah tergolong kronis. Pakai obat dengan bijak, serta rasakan faedahnya. Baiknya Anda melindungi keadaan kesehatan tubuh Anda. Tetapi bila Anda sakit, pakai serta pastikan obat dengan jitu. Semoga cepat pulih!

...