Tradisi Mudik Juga Ada di Beberapa Negara ini

Additional Image

Waktu Posting : 30-04-2022 01:14 | Dibaca : 592x

 

Di Indonesia, tradisi mudik kerap diidentikkan dengan Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini merupakan aktivitas pulang atau kembali ke kampung halaman yang dilakukan oleh para perantau atau pekerja migran. Selain Indonesia, sejumlah negara di luar negeri tampaknya juga memiliki tradisi mudik menjelang lebaran. 

Dilansir dari pssat.ugm.ac.id, aktivitas mudik ini mulanya menjadi sangat populer setelah kemerdekaan RI, tepatnya pada 1960-an. Kala itu, masyarakat berbondong-bondong ke Jakarta untuk mengais rejeki ke ibu kota baru Indonesia tersebut. Ketika menjelang lebaran tiba, mereka merasa rindu dengan kampung halamannya dan memutuskan untuk kembali. 

Sejak saat itu, fenomena mudik menjadi tradisi khas saat menjelang lebaran. Namun, tak hanya di Indonesia saja yang punya tradisi mudik. Di luar negeri pun terdapat tradisi mudik ini dengan pemaknaan dan istilahnya masing-masing. Dirangkum Tempo dari berbagai sumber, berikut lima negara yang memiliki tradisi mudik: 

1. China 

Di China, tradisi mudik tidak hanya berlangsung saat Lebaran, melainkan terjadi pada saat perayaan tahun baru Imlek. Mengutip ibtimes.co.uk, perayaan Imlek di China jauh lebih meriah ketimbang Hari Raya Idul Fitri. Momen tersebut banyak dimanfaatkan warganya untuk pulang ke kampung halaman atau mudik agar dapat merayakan bersama keluarga. 

2. India 

Tradisi mudik di India yang terbesar berlangsung saat perayaan Festival of Lights alias Diwali. Perayaan yang terjadi setiap Oktober atau November itu sama meriahnya dengan perayaan Idul Fitri di sejumlah negara-negara Islam. Warga India akan beramai-ramai kembali ke kampung halaman mereka. Bahkan, fenomena mudik di India ini lebih heboh ketimbang di Indonesia, seperti dikutip dari rediff.com. 

3. Bangladesh 

Seperti halnya di Indonesia, sebagian besar warga Bangladesh merantau ke kota-kota besar untuk bekerja dan memperbaiki nasib. Setiap menjelang perayaan hari besar, seperti Idul Fitri mereka akan pulang ke kampung halaman untuk merayakannya bersama sanak keluarga. Aktivitas mudik ini menjadi agenda tahunan yang wajib dilakukan para warga Bangladesh yang merantau. 

4. Pakistan 

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya jalur-jalur utama penghubung antar wilayah di Negara Pakistan akan terlihat penuh sesak. Tentunya, hal itu dipenuhi oleh kendaraan para pemudik serta angkutan umum yang hendak melangsungkan perjalanan ke kampung halaman. Melansir newspakistan.pk, pemerintah Pakistan akan melibatkan pihak kepolisian untuk bersiaga melancarkan arus mudik ini. 

5. Arab Saudi 

Fenomena mudik juga dilakukan oleh warga muslim di Arab Saudi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sama halnya dengan di Indonesia, keluarga di kampung halaman akan mendekorasi rumahnya seindah mungkin dan menyiapkan aneka masakan khas lebaran guna menyambut anggota keluarga lain yang akan berkunjung. 


 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tips Menghindari Kerontokan Rambut

17-06-2014 10:35

Rambut rontok menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang, terutama generasi muda. Mengenali gejala kerontokan rambut adalah penting agar terhindar dari kekhawatiran. Itu berkaitan juga dengan metode penyembuhannya, apakah dibiarkan saja, diobati secara alami, atau harus menjalani pengobatan medis. Kerontokan rambut (ellogen effluvium) dapat diakibatkan peristiwa alami maupun akibat suatu penyakit. Karenanya, masyarakat harus mengenal dulu siklus pertumbuhan rambut. Siklus pertumbuhan rambut itu dibagi menjadi tiga fase yaitu fase pertumbuhan rambut selama 2-5 tahun, fase transisi atau involusi yang berlangsung beberapa minggu, serta fase istirahat yang berlangsung 2-5 bulan. Pada akhir fase istirahat, rambut akan terlepas dan siklus pertumbuhan rambut baru akan dumulai lagi. Pada keadaan normal, kerontokan rambut biasa terjadi yaitu pada akhir fase istirahat dengan melepaskan 80-100 helai rambut per hari. Kita harus mulai khawatir bila ada leboh dari 100 helai rambut rontok setiap harinya. Kerontokan yang mengkhawatirkan ini bisa terjadi karena faktor fisiologis maupun patologis. Contoh faktor fisiologis adalah kerontokan rambut pada bayi baru lahir dan kerontokan rambut pada perempuan setelah melahirkan. Baca juga : Waspadai Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda  Faktor patologis itu cukup banyak. Misalnya setelah mengalami demam tinggi, infeksi berat akibat jamur, bakteri, dan virus, penyakit kronik seperti HIV dan lupus, stres berat yang berkepanjangan, setelah operasi besar, kemoterapi, radiasi, hipotiroid/hipertiroid, diet, dan kelaparan. Penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa mengakibatkan kerontokan rambut. Karena itu, untuk mengatasi kerontokan rambut dengan cara yang benar adalah dengan mengetahui dulu secara pasti penyebab kerontokan rambuntnya. Setelah diketahui, maka mulailah menghindari faktor pencetus kerontokan rambut dan mengobati sesuai dengan penyebabnya. Kerontokan rambut memang membuat perasaan tidak tenang. Berbagai cara mengatasinya dilakukan, mulaii dari mengganti shampo dan menggunakan tonik rambut. Ada juga yang mencari-cari tumbuhan yang bermanfaat seperti lidah buaya, urang aring, ginseng, dan lainnya untuk dioleskan ke kepala. Terapi menggunakan tumbuh-tumbuhan memang bisa digunakan bila jenis kerontokannya masih normal. Kerontokan itupun bukan karena faktor patologis ataupun hormonal. Kerontokan yang normal memang bisa dipicu akibat kurangnya asupan gizi. Protein, vitamin, dan zat mineral sangat diperlukan untuk pertumbuhan rambut. Misalnya, vitamin A bermanfaat untuk mencegah kerontokan, vitamin E bisa memperbaiki jaringan rambut, serta vitamin C akan memberikan kekuatan dan kelenturan rambut. Mineral seperti zat besi diperlukan dalam butir darah merah untuk mengangkut oksigen dan zat makanan ke seluruh jaringan termasuk rambut dan kulit kepada. Sementara zinc atau seng dibutuhkan dalam proses pembangunan protein dalam rambut dan tembaga dibutuhkan dalam membantu pembentukan pigmen rambut. Pengobatan medis mulai diperlukan pada jenis kerontokan rambut tertentu. Misalnya pada kebotakan rambut oleh sebab hormonal ataupun kebotakan akibat gejala sisa setelah penyembuhan penyakit tertentu seperti infeksi. Pengobatan medis itu utamanya untuk memperbaiki progresivitas kerontokan rambut, memperbaiki kondisi hormonal, dan lainnya. Pemberian obat-obatan itu bersifat individual tergantung penyebab kerontokannya. Pola hidup memang memiliki pengaruh pada kondisi rambut sehingga rontok. Beberapa faktor luar tubuh yang mengakibatkan kerontokan rambut dan tips bagaimana untuk mengatasinya. Baca juga : Mari Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis  Karena ingin rambut tampak sempurna, perempuan seringkali menggunakan hairdryer atau alat catok. Hawa panas yang keluar dari alat itu akan menyebabkan kerontokan rambut. Solusinya : Biarkan rambut kering dengan udara, hindari peralatan pengeringan yang dipanaskan. Laki-laki pun sering mengakali rambutnya supaya tampak sempurna dengan menggunakan gel rambut. Terlalu sering memakai zat kimia pada rambut seperti pewarna, gel, hairspray, dan lainnya akan menyebabkan kerusakan akar dan batang rambut sehingga memicu krontokan. Solusi : Biarkan rambut tertata sesuai bentuk aslinya dan jauhkan dari obat-obatan kimia. Cukup menata rambut dengan menggunakan sisir. Usahakan memakai sisr bergigi jarang berlapis teflon dan tidak menyisir rambut dalam keadaan basah. Kehidupan zaman sekarang juga erat dengan stres atau depresi. Kondisi stres berkepanjangan akan menyebabkan urat-urat saraf pada akar rambut menjadi lemah. Solusi : Jagalah kondisi kesehatan jiwa dengan mampu mengatasi rasa stres itu. Hindari pula kebiasaan menggaruk rambut dan kulit kepala di saat stres karena akan membuat rambut semakin mudah rontok. Beberapa perempuan Muslim secara rutin memakai jilbab selama di luar rumah. Hal ini memang lumrah mengakibatkan kerontokan. Kulit kepala yang lembap akan mengakibatkan ketombe yang akhirnya memicu kerontokan. Solusi : Lakukan perawatan yang benar dan tepat. Perawatan itu dimulai dengan menjaga kebersihan, keasaman, dan hidrasi kulit kepala. Cucilah rambut menggunakan shampo berbasis asam sesuai dengan pH kulit kepala (pH 4,5 – 5,5). Kondisioner bisa dipakai untuk meningkatkan kilau rambut dan tonik untuk menguatkan akar rambut.  

Featured Image
Inovasi DLH Banjarbaru dalam Mewujudkan Kota Ramah Lingkungan

22-11-2025 03:04

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru terus menghadirkan berbagai inovasi dalam upaya mewujudkan kota yang ramah lingkungan, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. Seiring berkembangnya kota dan meningkatnya aktivitas masyarakat, tantangan terkait pengelolaan lingkungan semakin besar. Oleh karena itu, DLH Banjarbaru berfokus pada solusi inovatif yang tidak hanya efektif, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan.Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan sampah berbasis digital dan partisipatif. Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru mulai memperkenalkan sistem pencatatan sampah menggunakan aplikasi sederhana yang dapat digunakan oleh bank sampah maupun petugas lapangan. Melalui aplikasi ini, data timbunan sampah, jenis sampah, hingga aktivitas daur ulang dapat dipantau secara lebih akurat. Pendekatan digital ini membantu pemerintah memahami pola produksi sampah dan menyiapkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.Tak hanya itu, DLH juga mendorong pembentukan bank sampah kreatif yang tidak sekadar mengumpulkan sampah anorganik, tetapi juga menghasilkan produk daur ulang bernilai ekonomi. Beberapa bank sampah di Banjarbaru kini mengembangkan produk seperti kerajinan plastik, pot tanaman dari botol bekas, hingga ecobrick yang digunakan untuk pembangunan fasilitas sederhana. Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.Dalam hal penghijauan, DLH Banjarbaru mengembangkan program Satu Rumah Satu Pohon sebagai gerakan massif yang melibatkan warga secara langsung. Masyarakat diajak menanam pohon di halaman rumah masing-masing serta merawatnya secara berkala. Program ini disambut positif karena tidak hanya menambah jumlah ruang hijau, tetapi juga menciptakan lingkungan rumah yang lebih asri dan sejuk. Selain itu, DLH juga mengembangkan taman-taman tematik di beberapa wilayah kota yang dapat digunakan sebagai ruang publik untuk rekreasi sekaligus sarana edukasi lingkungan.Pemanfaatan teknologi juga diterapkan melalui pemantauan kualitas udara dan air berbasis sensor. DLH menempatkan alat monitoring di beberapa titik strategis untuk mengukur tingkat polusi udara, kualitas air sungai, dan tingkat kebisingan. Data dari sensor tersebut membantu mendeteksi potensi pencemaran lebih cepat sehingga tindakan pencegahan dapat segera diambil. Inovasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan lingkungan sekaligus keamanan masyarakat.Program edukasi lingkungan berbasis komunitas juga menjadi terobosan yang terus dikembangkan. DLH Banjarbaru bekerja sama dengan sekolah, karang taruna, komunitas sepeda, hingga organisasi pecinta alam untuk melaksanakan berbagai kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon, bersih-bersih sungai, pengelolaan sampah organik, hingga kampanye literasi lingkungan. Melalui pendekatan komunitas, pesan-pesan pelestarian lingkungan lebih mudah diterima dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.Salah satu inovasi yang cukup menarik adalah pengembangan kompos organik skala rumah tangga. DLH mengadakan pelatihan teknis bagi warga untuk mengolah sampah dapur menjadi kompos menggunakan metode takakura atau komposter tertutup. Kompos yang dihasilkan kemudian dapat digunakan untuk tanaman di rumah maupun disalurkan ke taman kota. Program ini tidak hanya mengurangi sampah organik yang selama ini mendominasi TPA, tetapi juga mendukung program penghijauan kota secara menyeluruh.Dalam rangka mengurangi emisi karbon, DLH Banjarbaru juga mendukung penggunaan transportasi ramah lingkungan melalui kampanye Hari Tanpa Kendaraan Pribadi di beberapa kawasan tertentu. Selain itu, jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki terus dibenahi untuk mendorong gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan.Melalui berbagai inovasi tersebut, DLH Banjarbaru membuktikan bahwa pembangunan kota dapat selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan sektor usaha menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang dijalankan. Dengan semangat berkelanjutan dan inovasi, Banjarbaru semakin dekat untuk menjadi kota ramah lingkungan yang tidak hanya bersih dan hijau, tetapi juga memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warganya.Upaya DLH Banjarbaru ini menjadi contoh bahwa inovasi lingkungan bukan sekadar program jangka pendek, tetapi investasi penting untuk masa depan kota. Dengan komitmen yang kuat, Banjarbaru berpotensi menjadi salah satu kota dengan pengelolaan lingkungan terbaik di Kalimantan Selatan.

Featured Image
bagaimana menghilangkan kutil&tahi lalat diwajah?

19-01-2015 21:07

Malam bu,usia saya 35 tahun saya mempunyai masalah disekitar wajah dan leher yaitu tumbuh kutil diwajah dan leher tapi tumbuhnya kecil,dan tahi lalat diarea bawah mata saya tumbuhnya sedikit lebih besar,gimana bu?

...