Obat Herbal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Additional Image

Waktu Posting : 23-04-2014 21:58 | Dibaca : 2675x

Ada kecenderungan kian hari obat tradisional atau yang sekarang kita kenal dengan sebutan obat herbal  kian diburu. Itu setidaknya yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Semakin banyak dokter yang memberi resep pengobatan menggunakan ramuan herbal dan banyak yang terbukti menyembuhkan.

Fakta yang berkembang saat ini kontras sekali dengan dekade 80-an. Ketika itu, ada seorang dokter di Jakarta yang memberi resep ramuan herbal pada pasiennya dan berdampak pada izin prakteknya dicabut. Berbeda dengan China, negara biang pengobatan herbal. Di negara yang terbesar jumlah penduduknya ini setiap orang yang berobat ke rumah sakit diberi pilihan; berobat secara herbal (menggunakan ramuan tradisional) atau modern (menggunakan obat berbahan kimia)?

Baca juga : Tips Memilih Obat Herbal Pelangsing 

Masyarakat di China sejak puluhan abad yang lalu hingga sekarang meyakini sekali obat herbal tak kalah mutunya dibandingkan dengan obat modern. Tidak hanya penyakit-penyakit ringan, tapi penyakit berat seperti kanker, stroke, hipertensi, diabetes, asam urat bisa sembuh dengan obat herbal. Diantara obat herbal tersebut yang sudah terkenal untuk mengatasi atau menyembuhkan penyakit mematikan itu adalah sirsak, kulit manggis, buah naga, mengkudu, dll.

Di tempat asalnya, Benua Amerika, sirsak telah menjadi tanaman pengobatan yang diandalkan masyarakat setempat. Orang Indian misalnya, telah berabad-abad menggunakan tanaman ini untuk mengobati penyakit jantung, asma, reumatik, dan penyakit hati. Karena khasiatnya, sirsak menjadi salah satu tanaman obat yang diperknenalkan ke dunia lama setelah Christoper Columbus menemukan Benua Amerika pada 1492. Kemudian setelah itu orang Spanyol membawanya ke Filipina dan daerah tropis sekitarnya.

Baca juga : Obat Herbal Untuk Penyakit Kolesterol 

Memang benar, buah manggis (terutama kulit buahnya) memiliki banyak khasiat yang luar biasa bagi kesehatan dan kecantikan. Zat xanthone yang terdapat dalam kulit manggis inilah yang menyebabkan buah ini memiliki daya obat yang kuat dan ampuh.  Beberapa penyakit yang diyakini dapat disembuhkan oleh kulit manggis diantaranya peluruh haid, obat sariawan, penurun panas, obat jerawat, disentri, kanker, kolesterol, diabetes, penyakit jantung, dll.

Diakui atau tidak, buah naga merupakan salah satu buah-buahan yang memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Pasalnya, buah naga ini tidak hanya unik dari segi namanya, tetapi juga unik dari segi morfologinya (bentuk akar, bunga, batang, dll). Dari beberapa sumber, diketahui bahwa buah naga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia seperti pencegah kanker usus, penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolesterol, pencegah pendarahan, obat keluhan keputihan, dan penyembuh bagi beberapa penyakit lainnya.

Baca juga : Menurunkan Berat Badan Dengan Obat Diet Herbal

Sementara itu, secara turun-temurun buah mengkudu (Noni) sudah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu buah yang berasal dari Indonesia ini telah terbukti secara ilmiah melalui penelitian dapat menyembuhkan beragam penyakit, antara lain kolesterol, diabetes melitus (kencing manis), asam urat dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

Itulah beberapa manfaat kesehatan dari aneka tanaman herbal. Jika Anda termasuk salah seorang yang memiliki risiko kesehatan (terserang penyakit) seperti itu, tidak ada salahnya bila Anda mencoba mengkonsumsi obat herbal, biasanya berbentuk jus, yang berbahan dasar dari buah-buahan/tumbuhan alami sebagai obat penawar atau pencegah penyakit tersebut.  Kini saatnya Anda beralih ke pengobatan herbal sebab sekarang obat herbal tak lagi dipandang sebelah mata. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi

28-04-2014 13:18

Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi  - Hipertensi merupakan bagian dari gangguan organ jantung yang disebabkan oleh perilaku individu yang kurang menjaga kesehatan. Menurut teori Blum mengatakan bahwa “tingkat kesehatan individu dipengaruhi oleh keempat faktor penyebab, diantaranya yaitu perilaku, kesehatan lingkungan, genetik serta pelayanan kesehatan”. Dari keempat faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan individu ini ternyata juga dapat diaplikasikan dalam prognosis suatu penyakit hipertensi. Aplikasi dari keempat faktor tersebut jika dihubungkan dengan kejadian penyakit hipertensi adalah sebagai berikut: A. dari segi Perilaku  Status individu sebagai perokok aktif dapat mempengaruhi kesehatan organ jantungnya. Penyempitan pembuluh darah jantung akibat kandungan karsinogenik dari rokok ini dapat menyebabkan kerja otot jantung semakin cepat dari biasanya. Jika lama kelamaan tidak segera mendapat penanganan maka akan menyebabkan gangguan aliran darah dalam tubuh. Darah yang mengalir cepat menuju organ otak kemudian mengendap disana tentunya akan menyebabkan kelumpuhan atau stroke yang tentunya berakibat fatal sekali bagi produktivitas diri anda. Untuk itu, faktor perilaku ini memang mengambil peranan penting dalam kejadian penyakit tertentu khususnya yaitu hipertensi. Jika terjadi gangguan penyakit sudah pasti status atau tingkat kesehatan anda sedang mengalami penurunan fungsinya. Selain faktor pengaruh dari perilaku individu terhadap status kesehatannya yang ditinjau dari segi perokok, ternyata juga terdapat tindakan lainnya yang dapat mempengaruhi kejadian penyakit hipertensi dari pengaruh faktor perilakunya. Salah satu tindakan yang berisiko terhadap status kesehatan individu ini yaitu kebiasan individu yang suka mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi (protein hewani lebih utama daripada protein nabati), kebiasaan individu yang kurang berolahraga, kebiasaan individu yang suka mengonsumsi minuman keras atau pun terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda serta faktor perilaku lainnya. Untuk itu, jika anda memang benar – benar menginginkan tubuh yang sehat maka sebaiknya anda perlu melakukan tindakan preventif lebih dini sebelumnya serangan penyakit menyerang anda. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah  B. dari segi genetik Penyakit hipertensi adalah gangguan klinis yang termasuk dalam penyakit tidak menular sehingga perkembangan penyakit ini hanya dapat didasarkan atas pengaruh faktor genetik. Menurut beberapa ilmuwan medis, kejadian penyakit hipertensi memang menjadi bagian dari pengaruh susunan gen dalam DNA nya. Oleh sebab itu penyakit hipertensi ini juga disebut sebagai penyakit herediter atau penyakit turunan. C. dari segi lingkungan Lingkungan menjadi bagian dari faktor eksternal individu yang mempengaruhi terjadinya gangguan penyakit hipertensi. Kondisi lingkungan yang mendukung peningkatan prevalensi penyakit hipertensi salah satunya yaitu adanya asap rokok dari para perokok aktif. Anda yang berada disekitar perokok aktif ternyata juga berisiko terganggu dengan penyakit hipertensi ini meskipun anda bukan pelaku utamanya. Untuk itu, sebenarnya perlu adanya kawasan tanpa rokok yang memberikan kemudahan serta tempat sehat untuk orang lain atau para perokok pasif. Dalam hal ini tentunya butuh kesadaran serta dukungan yang kuat terhadap para perokok aktif untuk bisa menempatkan dirinya sehingga tidak merugikan orang lain disekirtarnya apalagi para orang tersayang didekatnya. D. dari segi layanan kesehatan Stastus kesehatan individu tidak lepas kaitannya dengan penyedia layanan kesehatan. Ketersediaan layanan kesehatan serta akses layanan kesehatan yang terjangkau ini yang memungkinkan individu untuk memperoleh status kesehatan yang memadai. Namun, sudah sesuaikah penyedia layanan kita? Inilah yang wajib dipertanyakan untuk saat ini. Anda selaku masyarakat / penyedia layanan kesehatan sampai dengan para aparat pemerintahan alangkah baiknya saling tergabung menciatakan komitmen untuk menuju negara yang kuat dan sehat tentunya dengan menyelenggarakan layanan kesehan yang memadai serta berkualitas. Pada intinya, ingin sehat? Jadilah para pengguna serta para pelaksana layanan kesehatan yang peka dan professional. Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker  Namun, meskipun keempat faktor tersebut saling mendukung terjadinya penyakit hipertensi ternyata faktor dari segi perilakulah yang mempengaruhi paling kuat terhadap terjadinya kejadian penyakit hipertensi. Terutama para perokok aktif maupun perokok pasif yang memiliki intesitas tinggi untuk terpapar asap rokok ini. Dari segi perilaku sebenarnya juga muncul faktor lain yang mempengaruhi terjadinya gangguan penyakit tekanan darah tinggi ini diantaranya yaitu seseorang yang mempunyai pola konsumsi tidak sehat dengan banyak mengonsumsi kolesterol ataupu lemak trans. Untuk itu, anda yang memiliki kebiasaan perilaku diatas alangkah baiknya anda perlu membatasi perilaku tersebut agar terhindar dari bahaya gangguan penyakit hipertensi.

Featured Image
Pentingnya Memahami Pengetahuan Tentang ASI (Air Susu Ibu)

26-01-2016 21:21

Cara memperbanyak ASI adalah kata kunci yang sering ditanyakan dalam website pencarian secara online. Hal ini dikarenakan banyak wanita baik yang akan menunggu saat-saat melahirkan dan menjadi ibu serta para ibu yang akan memiliki anak kembali. Mungkin jika pertanyaan, “bagaimana cara memperbanyak asi” ditanyakan kepada orang-orang tua jaman dulu, hal itu tentu tak susah menjawab. Jawaban mereka pasti adalah memperbanyak makan makanan bergizi seperti perbanyak sayuran dan protein serta susu. Namun ada kondisi yang berbeda dengan para wanita jaman sekarang, apa saja itu? Baca juga : Tips Menjadi Ibu Hamil Cerdas   Beberapa kondisi wanita saat ini yang mempengaruhi faktor cara memperbanyak asi: -       Sebagian wanita saat ini, bisa dikatakan hampir semuanya, sebelum menikah sudah bekerja. Dan tuntutan pekerjaan saat ini berbeda dengan masa sebelumnya. Banyak jobdesc yang menuntut fisik dan psikis yang kuat. Hal ini berhubungan erat tentunya dengan konsumsi makanan yang diasup. -       Hampir semua karyawan wanita selalu mencari tempat makan terdekat dari kantor atau tempat mereka bertugas. Jarang sekali ada yang membawa bekal dari rumah. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap gizi dan kesehatan dari makanan yang mereka beli di luar -       Jika asupan makanan sejak muda sudah tidak diperhatikan, seperti misalnya kebanyakan orang jaman sekarang lebih suka junk or fast food, kurang vitamin dari sayuran ataupun buah-buahan, maka tubuh mereka pun akan kekurangan bekal untuk menyusui nantinya. -       Dengan kondisi untuk tetap berkomitmen bekerja walaupun sudah melahirkan (karena tuntutan kebutuhan kehidupan), banyak wanita memilih untuk memberikan asi formula atau asi perah. Nah, untuk hal yang satu ini ternyata tidak semua wanita mengerti tentang informasi apa saja yang dibutuhkan demi persiapan proses pemberian asi setelah para ibu menyusui masuk kerja kembali. Dibutuhkan pengetahuan yang lebih dari cukup, agar pemberian asi perah atau asi formula dapat dipilih secara bijak. Informasi penting tentang ASI. Solusi cara memperbanyak asi: -       ASI adalah kepanjangan dari air susu ibu dimana arti harafiahnya memang air susu yang dikeluarkan dari payudara sang ibu kandung. ASI adalah konsumsi dan sumber gizi utama bagi seorang bayi dari sejak ia dilahirkan sampai idealnya 6 bulan dan dilanjutkan sampai 2 tahun jika mampu. -       Bagaimana proses produksi asi? Pada dasarnya, asi diproduksi karena adanya pengaruh dari 2 hormon. Hormon tersebut yakni hormon oksitosin dan hormon prolaktin. -       Apa itu hormon oksitosin? Hormon ini ada pada manusia dengan fungsinya sebagai perangsang kontraksi kuat di dalam dinding rahim atau uterus yang tentunya bermanfaat untuk mempermudah proses kelahiran. Selain itu, hormon oksitosin juga berfungsi untuk mensekresi atau mengeluarkan air susu dengan cara proses perangsangan kontraksi kalenjar payudara pada ibu menyusui. Tentu saja hormon oksitosin ini penting untuk menjawab bagaimana cara memperbanyak asi. Tapi ada 1 hal yang terkadang salah ditangkap oleh para ibu. Hormon oksitosin ini tidak mengatur produksi air susu ibu. Yang mengaturnya adalah hormon prolaktin. -       Apa itu hormon prolaktin? Laktogen dan prolaktin berarti sama yakni hormon yang berhubungan dengan menyusui atau laktasi. Fungsinya adalah untuk merangsang kelenjar susu yang memproduksi asi pada ibu sesudah melahirkan. -       Jadi apa bedanya? Oksitosin itu untuk merangsang mengeluarkannya. Sedangkan prolaktin yang bertugas mengatur produksinya. -       Info penting pertama yang perlu diketahui: Ø  Kolustrum adalah kandungan yang dikeluarkan oleh kelenjar asi pada tahap akhir masa hamilnya sampai hari ketujuh setelah persalinan bayinya. Ø  Kolustrum mengandung banyak immunoglobulin yang sangat baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit. Ø  Ada 2 jenis asi: ~ Foremilk : ASI yang diproduksi pada tahapan awal proses menyusui. ·         Mengandung banyak protein penting seperti laktosa dan lainnya serta mengandung kadar air yang tinggi namun kadar lemaknya rendah. ·         Warna : lebih bening dan kebiruan ~ Hindmilk : ASI yang diproduksi pada akhir proses menyusui. ·         Jumlahnya sedikit namun kadar lemaknya lebih banyak / lebih tinggi dibandingkan foremilk. ·         Warna : lebih putih ·         Banyak memberikan energy pada bayi dan menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama -       Hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI: Ø  Makanan yang dikonsumsi Ø  Ketenangan jiwa dan pikiran sang ibu Ø  Perawatan payudara Ø  Anatomis payudara Ø  Pola istirahat Ø  Faktor isapan anak/frekuensi penyusuan Ø  Berat lahir bayi Ø  Umur kehamilan saat melahirkan Ø  Konsumsi rokok dan alkohol Ø  dll Kenapa ada orang yang mengatakan bahwa dengan memeras asi, maka hal ini menjadi salah satu cara memperbanyak asi? Karena seringnya asi dikosongkan dari payudara, maka kelenjar susu akan memproses bahwa asi harus segera diproduksi segera. Dan semakin rutin maka produksi asi juga semakin banyak. Maka dari itu perlu adanya pengetahuan yang jelas tentang cara menyimpan asi perah pula agar hal ini menjadi jalan efektif cara memperbanyak asi. -       Cara menyimpan ASI yang benar Ø  Jika disimpan di suhu ruangan, ASI dapat digunakan sampai 6 jam kemudian. Ø  Jika disimpan dalam kotak pendingin atau sering kita sebut cool box dengan batu es, ASI dapat digunakan sampai 24 jam kemudian. Ø  Jika disimpan di dalam kulkas dengan suhu 4 derajat atau lebih dingin lagi, ASI dapat digunakan sampai 5 hari kemudian. (simpan ASI di bagian paling dalam kulkas, jauhkan dari telur, daging dan makanan mentah) Ø  Jika disimpan di dalam freezer di kulkas 1 pintu, ASI dapat digunakan sampai 2 minggu kemudian. Ø  Jika disimpan dalam freezer kulkas 2 pintu, ASI bisa digunakan sampai 3 bulan kemudian. Ø  Jika disimpan dalam freezer khusus dengan suhu di bawah -18 derajat atau lebih dingin, bisa digunakan sampai 6 bulan kemudian. Cara memperbanyak asi juga dapat dipengaruhi oleh pijatan payudara yang berguna untuk memperlancar produksi asi. Selain itu kebersihan puting juga penting. Anda dapat memulai pijatan payudara pada usia trimester ketiga. Baca juga : Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung   Caranya adalah dengan memulai dengan membersihkan puting susu agar jalan keluar asi dapat lancar. Cara membersihkannya sangat sederhana dengan baby oil sebelum mandi. Lakukan sambil memilin-milin puting terutama di bagian lipatan-lipatan pada ujung puting. Lakukan cara ini beberapa hari sekali ya Bunda. Setelah itu lakukan pijatan rileksasi pada payudara yang tentu saja sebagai cara memperbanyak asi anda. Berikut tahapannya: Oleskan baby oil / olive oil. Lakukan gerakan memutar pada payudara anda. angkat dan topang payudara kanan dengan tangan kanan anda. Pijat menggunakan tiga jari tangan kiri dengan gerakan memutar. Contohnya adalah gerakan spiral dimulai dari pangkal sampai menuju area areola. Lakukan dengan payudara kiri anda juga. Taruh 5 jari tangan kiri (yang diregangkan) di pangkal payudara kanan. Pijat memutar sambil menekan. Mulai dari pangkal menuju areola. Lanjutkan gerakan no.4 mulai dari arah dinding dada (samping) menuju areola. Selain gerakan memutar, ada juga gerakan kupu-kupu dan memerah payudara. Anda dapat melatihnya kapanpun anda mau di rumah sambil bersantai.

Featured Image
Sering Onani, Berbahayakah?

03-10-2014 23:21

Masturbasi memanglah bukan satu kajian favorit untuk diperbincangkan dengan cara umum. Umumnya kajian sekitar kegiatan sex yang dikerjakan sendiri ini kerap dibicarakan cuma dengan lingkungan spesifik. Dapat dibuktikan bahwa 99% remaja lelaki didunia ini biasanya pasti telah pernah lakukan onani atau masturbasi, umumnya dikerjakan pada usia 17 hingga 20 thn. Banyak lingkungan yang mengungkap rutinitas ini normal saja dikerjakan, serta tidak tidak sering yang menyampaikan hal itu tak baik.   Baca juga : Mengenal Diet Sehat Ala Wanita Kantoran Onani atau masturbasi adalah ciri reproduksi yang sehat. Namun masturbasi masih tetap jadi pro-kontra, lepas dari itu seluruhnya masturbasi bakal mulai menyajikan dampak negatif bila dikerjakan terlalu berlebih, dalam satu hari 5 kali masturbasi umpamanya. Menurut survey, umumnya kaum pria lah yang melaksanakan masturbasi, bahkan juga ada yang sampai kecanduan hingga jadi gelisah bila satu hari saja tak mengerjakannya. masturbasi pun mempunyai dampak buruk bila terus-terusan dikerjakan. Tetapi tahukah Anda bahwa ada efek yang mungkin Anda dapat bila Anda mengerjakannya terus-terusan? Efek jelek onani atau masturbasi ini dapat dipandang dari sisi fisik ataupun non fisik.   Baca juga : Cara Menjalankan Pola Hidup Sehat Sesungguhnya masturbasi yang terus-terusan dapat menyebabkan kegiatan berlebihan pada saraf parasimpatik. Efeknya ialah produksi hormon-hormon serta senyawa kimia sex bertambah termasuk juga serotonin, asetilkolin serta dopamin. Masturbasi kritis memengaruhi otak serta tubuh disebabkan produksi hormon sex yang berlebih serta neurotransmiter. Walau efeknya pada tiap-tiap orang tidak sama, terus-terusan masturbasi bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan, nyeri panggul, testis sakit, atau rambut rontok. Kontraksi otot waktu merasakan orgasme dapat menyebabkan nyeri otot, terlebih di daerah punggung serta selangkangan.

...