Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua

Additional Image

Waktu Posting : 05-05-2014 08:24 | Dibaca : 2967x

Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua  - Saat ini banyak sekali usia muda yang meninggal pada umur 30-an. Dikarena serangan jantung, hanya kena 1x serangan, langsung meninggal. Keadaan ini sebenarnya bisa dihindari, asalkan dilakukan sejak muda. 

 

Beberapa tips pending di masa muda, untuk menjaga kesehatan di masa depan:

 

1. Olahraga Teratur

 

Olahraga teratur minimal 3x seminggu, durasi 1 jam. Atau 30 menit tiap hari, itu juga bisa menjaga peredaran darah kita selalu lancar. Melatih jantung kita supaya rajin memompa darah. Darah yang dihasilkan dari peredaran darah yang lancar, akan lebih encer tidak kental. Karena ciri-ciri kena penyempitan pembuluh darah yaitu memiliki darah kental, sehingga memiliki kadar kolesterol tinggi.

 

2. Menghindari Makan Junk Food

 

Biasanya anak muda suka sekali dengan junk food seperti: hamburger, pizza, fried chicken, hot dog, hal itu yang membuat kolesterol tinggi di darah, dan lama-kelamaan terjadi penyempitan pembuluh darah. Walaupun masih muda, tetapi jika tiap hari makan junk food, maka siapapun akan bisa terkena penyempitan pembuluh darah, dan umur 30-an bisa kena sakit jantung. Ganti pola makannya dengan makan tanpa gorengan, sayur-sayuran dan buah-buahan bisa dijadikan alternatif yang baik.

 

Baca juga : Penyakit yang di Anggap Ringan, Tapi Mematikan  

 

3. Rajin Puasa

 

Minimal seminggu 1 hari untuk puasa, ini dimaksudkan agar organ-organ tubuh kita kembali normal. Karena kenyataannya jika pada saat bulan puasa, seluruh kadar dalam darah semuanya membaik, dikarenakan asupannya secukupnya dan tidak berlebihan. Cukup 1 hari dalam seminggu untuk puasa dari subuh sampai magrib. Jika agak malas berpuasa, bisa dengan cara yaitu, makan pada saat lapar sekali, dan berhenti makan pada saat belum kenyang, ini juga membantu mengurangi asupan makanan yang berlebihan ke tubuh kita.

 

4. Kontrol Darah 

 

Kontrol darah untuk menjaga dari hal-hal yang melebihi batas normal. Jika kolesterol yang diatas normal, segera kurangi makanan goreng-gorengan dan junk food. Jika asam uratnya yang tinggi, kurangi sayuran yang berwarna hijau dan jeroan-jeroan. Jika trigliseridanya naik, kurangi makan karbohidrat, seperti nasi. Jika gula darah yang naik, kurangi makanan yang manis-manis. Setelah cek di laboratorium, hasilnya dijadikan patokan untuk merubah pola makan dan pola hidup, agar hasilnya semua kembali dalam batas normal.

 

5. Hindari Stress

 

Stress adalah akibat dari keinginan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Coba hindari stress dengan cara ikhlas. Lepaskan segala permasalahan kantor atau kerjaan jika berada di rumah. Tidak perlu membahas pekerjaan jika ada di rumah. Istirahatkan pikiran jika memang harus istirahat. Tidur jangan terlalu malam, dan bangun juga jangan terlalu siang. Jika stress, bisa membuat metabolisme melambat, tidak terjadinya keseimbangan tubuh, bisa jadi pusing, maag, pegal-pegal, tidak bisa tidur dan banyak lagi. Dan yang pasti bisa langsung mendapatkan serangan jantung. Akhirnya sakit jantung berkepanjangan. Dan selalu minum obat medis, padahal obat medis itu memiliki 2 mata pisau, yang satu untuk menyembuhkan penyakitnya dan satunya akan menimbulkan penyakit baru. Stress adalah sumber dari banyak penyakit, jadi hindari stress, ikhlas dan serahkan masalah pada akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya  

 

6. Gunakan Obat Herbal sebagai Pendamping Obat Medis

 

Obat herbal harus sebagai pendamping obat medis, tidak jadi yang utama tapi juga jangan sampai dilupakan, karena obat medis awalnya juga berasal dari penelitian obat-obat herbal. Semuanya yang serba alami pasti lebih baik, karena ciptaan Allah selalu lebih sempurna daripada ciptaan manusia. Obat herbal yang paling aman adalah berbentur cairan, karena lebih cepat diserap tubuh dan tanpa efek samping ke ginjal, karena berbentuk cairan bukan ekstrak yang harus dilarutkan dahulu.

 

Demikian penjelasan dari saya, sesuai dengan pengamatan dan pengalaman saya selama ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca. (TTR)

 

 

 

 

 

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Mudah Rileksasi Tubuh Dan Pikiran

04-06-2014 17:10

Dalam buku Ten Minute Stress Relief, Erica Brealey berikan kiat rileksasi dalam yang bermanfaat untuk bikin badan serta pikiran rileks, tenang. Cara rileksasi ini menurut pada yoga dengan pose savasana. Mempunyai tujuan untuk bikin tenang pikiran serta badan lewat sistem melepas kemelut otot di tiap-tiap sisi badan. Rileksasi dengan langkah tersebut bakal menolong mengenyahkan kelelahan, meredakan stres, serta simtom berkenaan stres seperti sakit kepala, migren, serta insomnia.   Baca juga : Kiat Mengatasi Stres di Kantor Di bawah ini adalah metode yang dikerjakan dalam rileksasi dalam. 1. Berbaring dengan posisi telentang. 2. Pejamkan mata serta konsentrasi pada napas Anda. Tarik napas dalam serta perlahan-lahan, kalkulasi sampai empat, lalu hembuskan empat hitungan. Kerjakan selalu sampai napas Anda jadi mudah serta rileks. 3. Lalu alihkan perhatian untuk melepas kemelut dengan secara sadar bikin rilek tiap-tiap sisi badan. Pertama, fokuskan perhatian pada kaki sepanjang sebagian waktu. Rileks sedalam barangkali lalu pindahkan kesadaran ke sisi betis serta ulangilah sistem itu. 4. Kerjakan selalu ke sisi atas badan dengan bikin rileks paha, pantat, pinggul, perut, punggung sisi bawah, dada, punggung sisi atas, tangan, lengan, lengan atas, bahu, tenggorokan, leher, serta kepala.   Baca juga : Kiat Menghadapi Bila Didiagnos Mengidap Kanker 5. Beri perhatian spesial di bagian halus untuk bikin muka rileks. Rileks dagun serta mulut, bikin bibir rileks serta lidah beristirahat di 1/2 lebih bawah sisi mulut. Rileks pipi, mata, alis, dahi, serta pelipis. Rasakan kulit melembut waktu otot muka betul-betul rileks. Lalu rilekskan kulit kepala serta semua otot dibagian kepala. 6. Pindai semua badan dari ujung jari kaki ke ujung kepala. Bernapas ke kantung-kantung yang penuh kemelut. Bebaskan serta rileks waktu napas dihembuskan. 7. Saat ini Anda betul-betul rileks. Waktu semua beban badan beristirahat di lantai bikin Anda terasa terbenam ke dalamnya. 8. Lalu, kembali sadari napas serta terus dalam posisi ini sepanjang 5-10 menit. Benar-benar disarankan untuk mengawali rileksasi cepat dahulu yang lalu dilanjutkan rileksasi dalam.

Featured Image
Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan

03-05-2014 14:19

Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan  - Ada lima jenis penyakit mata yang paling sering diderita orang berusia di atas 40 tahun dan dapat mengakibatkan kebutaan. Berikut ini penjelasannya. 1. Miopia Jenis gangguan ini paling banyak terjadi. Tanda-tandanya, sulit melihat jauh dan harus menggunakan kaca mata minus. Yang perlu diwaspadai adalah Miopis Patologis, yaitu jenis miopia yang paling berbahaya dan berpotensi membutakan. Pada beberapa individu, miopia jenis ini dibarengi kerapuhan retina akibat penipisan selaput jala dari waktu ke waktu. Penyembuhan bisa dilakukan melalui operasi, tetapi tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan sangat tergantung dari kecepatan penanggulangannya. Satu hari tertundanya pelaksanaan pembedahan sudah mampu mengurangi presentase keberhasilan dalam derajat cukup banyak. 2. Katarak Katarak merupakan gangguan mata yang paling banyak terjadi pada orang dewasa, sebab berkaitan erat dengan faktor usia. Katarak tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati lewat operasi. Penyakit ini menyerang orang berusia 30 tahun ke atas. Gejalanya diawali dengan penglihatan ganda, peka terhadap cahaya dan kesilauan sehingga menyebabkan penglihatan di malam hari lebih nyaman dibanding siang hari.   Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping Gejala katarak pada stadium lanjut biasanya disertai selaput berwarna putih susu di pupil mata. Lensa mata penderita menjadi keruh dan menghalangi cahaya yang masuk sehingga tidak sampai ke retina mata bagian belakang. Selain karena faktor usia, katarak juga terjadi karena kecelakaan mata, diabetes, kelenjar paratiroid kurang aktif, radang kulit yang disebut dermatitis atopik, dan gangguan ginjal. Katarak juga bisa disebabkan alergi terhadap obat tertentu, terpaan sinar X, bahkan radang bisa disebabkan karena keturunan. 3. Glaukoma Di Indonesia glaukoma menempati urutan kedua penyakit mata yang banyak diderita golongan usia 40 tahun ke atas. Glaukoma adalah kondisi dimana cairan yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tiba-toba tersumbat. Sumbatan menyebabkan nyeri hebat dan hilang penglihatan. Gejala glaukoma antara lain sakit kepala hebat, mata merah, penglihatan kabur atau tampak cincin bercahaya, muntah-muntah, bola mata mengeras dan nyeri, pupil mata melebar, dan kelopak mata bagian atas membengkak. Glaukoma bisa menyerang siapa saja, tapi yang tergolong risiko tinggi adalah penderita diabetes atau penyumbatan pembuluh darah. Lebih-lebih jika sudah berusia lebih dari 60 tahun, mengalami stres emosional dan perokok, risiko glaukoma semakin besar.   Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal Sekali terkena glaukoma, meskipun operasi berhasil, penglihatan tidak bisa pulih penuh. Ini karena penderita glaukoma mengalami kerusakan saraf otpik permanen. 4. Degenerasi Makula (Atrofi) Degenerasi makula atau atrofi adalah penyakit mata yang menyerang daerah dekat pusat retina. Pada usia lanjut, jenis penyakit mata ini merupakan salah satu penyebab kebutaan. Ada dua bentuk degenerasi makula. Pertama, bentuk kering yang ditandai perubahan atrofi pigmen epitel dan menyebabkan kehilangan penglihatan secara perlahan. Kedua, bentuk basah yang menyebabkan kehilangan daya lihat secara cepat. Penyebab penyakit ini adalah penyempitan dan penyumbatan arteri retina karena kemunduran pada refleksi normal. Gejalanya ditandai dengan adanya perubahan pada pusat penglihatan, semacam bintik putih di tengah-tengah halaman ketika sedang membaca. 5. Retinopati Diabetika Penyakit ini merupakan komplikasi dari penyakit kencing manis yang mengganggu mata. Sekitar 60% pengidap diabetes selama 15 tahun mengalami kerusakan pembuluh darah pada mataya. Retinopati sangat berpotensi menjadi penyebab kebutaan pada penderita diabetes.   Ada dua jenis retinopati diabetika. Pertama retinopati awal. Pada tahap ini, pembuluh darah di retina mata mulai berubah. Ada pembuluh yang  menyempit, ada yang membesar dan membentuk kantong-kantong yang bisa menghambat jalan darah. Pada tahap ini, retinopati diabetika tidak menimbulkan gangguan serius. Tapi jika tidak segera ditangani, retinopati awal berkembang ke tahap serius dan membahayakan penglihatan. Kedua, retinopati proliferatif, yang terjadi jika retinopati awal tidak ditangani serius dan muncul pembuluh darah baru pada permukaan retina atau pada saraf optik dan kemudian mengalami kebocoran. Dari sini bisa terjadi pelepasan retina mata, glaukoma, atau cacat penglihatan berat dan kebutaan. Jika sudah mengalami retinopati. lakukan diet dan menjaga kadar gula. Kurangi pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari pendarahan pada retina karena adanya tekanan darah yang meningkat. Hindari juga olahraga yang berat.

Featured Image
Cara Menjaga Kesehatan Mulut Selama Berpuasa

04-07-2014 06:19

Sepanjang kita menunaikan beribadah puasa, kerapkali kita jadi tak nyaman serta terganggu dengan keluhan seperti bau mulut yang tak enak. Hal semacam ini lumrah berlangsung serta dapat dihindari dengan tahu apa pemicunya. Saat berpuasa, pastinya seorang bakal lebih rawan merasakan bau mulut yang tak enak. Dengan cara fisiologis keadaan ini mengakibatkan berkurangnya produksi air liur yang bisa bikin mulut jadi kering (xerostomia), manfaat air liur ialah semacam self-cleansing didalam rongga mulut. Didalam rongga mulut ada kian lebih 300 mikroorganisme normal, dalam kondisi berpuasa di mana tiada kegiatan mengunyah serta berlangsung penurunan produksi air liur, mengakibatkan jumlah oksigen didalam mulut bakal menyusut. Bakteri anaerob dapat berkembang biak didalam mulut tiada oksigen yang merubah bekas makanan yang tersisa disela-sela gigi serta memecah asam amino hingga membuahkan gas sulfur yang bikin mulut jadi baunya atau halitosis.   Baca juga : Tips Berpuasa Bagi Penderita Asma Kecuali itu, mulut yang kering umumnya bakal kerap timbul sariawan pada mukosa rongga mulut, hal semacam ini dikarenakan pula lantaran berkurangnya produksi air liur yang berperan semacam moisturizer atau pelembab pada rongga mulut. Di bawah ini berbagai langkah untuk mengatasinya : Menyikat gigi dengan cara teratur sesudah saat sahur dengan tehnik menyikat yang baik serta benar, sekurang-kurangnya seputar 3-5 menit. Sikat juga lidah Anda, terlebih sisi belakang lidah, di mana di bagian ini ialah tempat berkembang biaknya mikroorganisme. Walaupun awalannya barangkali bakal jadi mual waktu menyikat lidah, namun bila dikerjakan dengan cara teratur, Anda bakal punya kebiasaan. Pakai benang gigi di bagian depan serta belakang, sesudah menyikat gigi untuk mengoptimalkan pembersihan sela-sela gigi. Gunakanlah obat kumur. Pastikan yang tak memiliki kandungan alkohol. Berbagai merk khusus yang beredar di market juga memiliki kandungan 26% alkohol. Konsultasi dengan dokter gigi pun terhitung porsi paling penting, untuk tahu apakah gigi geligi kita dalam keadaan sehat, serta janganlah lupa tanyakan bagaimana tehnik menyikat gigi yang baik serta benar. Inilah sajian beberapa tip mencegah bau mulut selama berpuasa di bulan Ramadhan:   Baca juga : Waspadai Dehidrasi Ringan Mengancam Produktivitas Hindari makanan serta minuman yang umumnya bikin mulut bau, seperti bawang putih, petai, jengkol, durian. Konsumsilah makanan yang banyak memiliki kandungan serat seperti sayur serta buah. Banyak konsumsi air putih waktu sahur. Minum air putih 8-10 gelas saat sahur serta berbuka, dapat menolong tangkal bau mulut disiang hari. Lantaran air putih bakal menambah produksi saliva (air liur), hingga mulut terjaga kebersihan serta kelembabannya. Minum teh hijau tiada gula waktu sahur serta berbuka bakal mencegah bau mulut. Teh hijau mempunyai zat polyphenol yang bermanfaat untuk bersihkan bakteri pada mulut serta saluran pernafasan. Konsumsi vitamin c sesuai sama dosis supaya terlepas dari munculnya sariawan. Bila sangat mungkin, dapat diimbuhkan mengunyah tumbuhan seperti tarragon, ekaliptus, atau daun ketumbar. Waktu sahur kurangi merokok. Pengurangan bau mulut pada siang hari bulan puasa merupakan kontribusi besar dikarenakan tidak merokok saat sahur. Mengkonsumsi makanan yang lengket serta manis seperti karanel, cokelat, biskuit, es cream, dodol serta kue basah yang lainnya, coba jauhilah.. Makanan lengket ini bakal lebih susah untuk dibikin bersih, ditambah bakal melekat pada gigi kurun waktu lama hingga mengakibatkan bau mulut. Kerjakan olahraga mudah dengan cara teratur mendekati atau setelah berbuka puasa pula berguna. Olahraga dapat melepas zat-zat beracun dalam tubuh terhitung pemicu bau pada mulut. Jauhi tidur yang terlampau lama lantaran hal semacam ini bakal menyebabkan bau mulut yang tak enak. Apabila anda sudah lakukan beberapa cara di atas bau mulut Anda tetap pula belum menyusut, selekasnya tanyakan ke dokter lantaran bau mulut pula dapat berlangsung lantaran aspek dari dalam tubuh (maag), masalah pernapasan, diabetes atau penyakit dalam yang lain.

...