Pentingnya Memahami Kulit Dan Fungsinya

Additional Image

Waktu Posting : 05-05-2014 00:01 | Dibaca : 2534x

Pentingnya Memahami Kulit Dan Fungsinya  - Kulit adalah bagian terluar dari tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk melindungi organ-organ tubuh bagian dalam, mengatur suhu tubuh (thermoregulator), sebagai indra peraba, dan sebagainya. Selain itu, kulit memberikan pengaruh besar terhadap kecantikan. Demikian pentingnya fungsi kulit hingga perlu diberikan perhatian khusus agar terhindar dari kerusakan. Selain akibat benda tajam dan benturan, kulit juga dapat rusak akibat lingkungan alam seperti sinar matahari.

Selain sebagai selimut tubuh dan sebagai pelindung alat-alat tubuh yang ada di bawahnya, kulit juga memiliki fungsi-fungsi penting yang lain, mencegah badan menjadi kering, menyaring bahan-bahan yang tak diperlukan badan, mengatur panas badan, melindungi badan dari ancaman luar, dan memberi peringatan awal pada sistem saraf akan adanya bahaya-bahaya dari luar.

Dalam pemilihan dan penggunaan kosmetik ada faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan agar kulit tampil cantik, sehat, dan aman. Faktor-faktor tersebut adalah lingkungan alam, manusianya, dan kosmetiknya.

1. Faktor Lingkungan Alam
Lingkungan tropis yang bermatahari terik dan udara panas serta lembab memiliki pengaruh yang berbeda dengan lingkungan subtropis yang kurang sinar mataharinya dan berhawa dingin (4 musim) serta kering, misalnya Amerika, Eropa, baik terhadap kulit maupun terhadap kosmetiknya.
 
Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua
 
Di daerah tropis seperti Indonesia, kulit banyak berminyak dan berkeringat sehingga kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi dan lengket mudah menyebabkan timbulnya jerawat. Sebaliknya, di lingkungan subtropis yang dingin dan kering, kulit lebih kering sehingga banyak membutuhkan kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi.

Sinar matahari dalam jumlah sedikit diperlukan untuk kehidupan manusia, tetapi dalam jangka waktu yang panjang sinar matahari sangat berbahaya dan dapat menginduksi efek buruk antara lain kanker, katarak mata, penuaan dini, kerusakan-kerusakan kulit lain. Hal ini terjadi karena reaksi peroksidan lemak pada permukaan kulit dengan sinar UV (ultra violet) dan oksigen udara yang menghasilkan radikal-radikal oksigen yang bebas dan akan masuk ke dalam kulit serta merusak sel-sel kulit dan menimbulkan rantai-rantai radikal di tubuh dan kerusakan-kerusakan sel yang lain.

Oleh karena itu diperlukan perlindungan kulit terhadap sinar matahari. Perlindungan untuk kulit orang Indonesia akan berbeda dengan perlindungan kulit untuk orang Eropa dan Amerika. Udara yang panas dan matahari yang terik juga dapat merusak kosmetik sehingga ketika dipakai dapat menimbulkan berbagai kelainan pada kulit.

2. Faktor Manusia
Perbedaan ras kulit, tipe kulit, kepekaan kulit dan pandangan hidup tentang kulit yang dianggap cantik (esthetic behavior) serta pengetahuan akan seluk-beluk kosmetik dan cara pemakaiannya yang benar sangat berpengaruh terhadap hasil pemakaian kosmetik pada kulit. Kulit ras Kaukasia (Eropa) yang putih mengandug sedikit pigmen melanin, kecil-kecil, dan mudah pecah (pheomelanin) menyebabkan kulitnya sulit menjadi cokelat (tanning). Sementara kulit rasa Asia dan Negro yang banyakmengandung pigmen melanin, ukurannya besar-besar dan sulit pecah (eumelanin) sehingga kulit yang sudah coklet ini mudah menjadi lebih cokelat.
 
Baca juga : Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat
 
Perbedaan tipe kulit membutuhkan kosmeik yang juga berbeda. Kulit orang Eropa yang kering membutuhkan banyak pelembab, sedangkan kulit orang Asia/Indonesia yang berminyak di iklim tropis yang lembab panas tidak membutuhkan kosmetik yang lengket berminyak karena dapat memicu terjadinya jerawat.

3. Faktor Kosmetik
Kosmetik secara universal harus aman, tidak merusak kulit dan tubuh karena kosmetik dipergunakan berulang-ulang dalam jangka panjang dipergunakan oleh semua umur dari bayi hingga usia lanjut dan dipergunakan di seluruh tubuh setiap hari. Salah memakai kosmetik atau memakai kosmetik yang tidak tepat guna dan secara berlebih-lebihan dapat menimbulkan kerusakan kulit.

Saat ini ribuan macam kosmetik ditawarkan di pasaran dengan berbagai cara sehingga menimbulkan keinginan orang untuk memakainya. Akan tetapi, tidak jarang berlawanan dengan maksud semula memakai kosmetik untuk mempercantik diri, yang didapat malah sebaliknya, kulit menjadi rusak seperti noda hitam, kulit merah seperti udang rebus dan lain-lain karena kosmetik itu. 

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
2 Penyebab Vagina Bau Dan Cara Merawat Kebersihannya

22-03-2016 19:10

2 Penyebab Vagina Bau Dan Cara Merawat Kebersihannya - Vagina bau tak cuma bisa bikin seseorang wanita tak yakin diri, tetapi pula dapat jadi sinyal ada permasalahan dengan kesehatan vagina. Bau vagina seseorang wanita bisa tidak sama didalam satu siklus menstruasi. Anda pula tak usah cemas bila vagina Anda merasa bau sesudah lakukan kegiatan yang berkeringat. Walau demikian, vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain butuh diwaspadai. Lantaran, itu berarti ada permasalahan pada kesehatan daerah kewanitaan Anda.  Kenali Penyebabnya Vagina Bau  Melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan atau vagina ialah hal yang utama. Kenali berbagai penyebabnya vagina bau berikut ini, serta bermacam gejala yang lain, manfaat tahu apakah bau pada vagina beresiko atau tak.    Baca juga : Inilah 5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar dan Cara Mengatasinya   Vaginosis bakterialis  Pada intinya vagina memanglah memiliki kandungan satu tipe bakteri. Bakteri ini ada didalam rongga vagina normal serta berperan membuat perlindungan vagina dengan bikin situasi asam. Tetapi pada vaginosis bakterialis, jumlah bakteri normal sekan-akan menyusut hingga keasaman vagina alami penurunan serta bakteri spesifik malah alami penambahan. Berlangsung tidak seimbangan bakteri atau kimia didalam vagina. Vagina bau adalah satu diantara gejala yang nampak dari keadaan ini. Bila Anda alami vaginosis bakterialis, vagina bakal berbau amis atau seperti bau ikan sesudah lakukan jalinan intim. Kecuali itu, vagina bakal keluarkan keputihan berwarna abu-abu atau putih, yang berair serta/atau encer.    Trichomoniasis  Keadaan ini dikarenakan oleh parasit protozoa, serta adalah satu diantara penyakit menular seksual. Penularan penyakit ini bisa lewat jalinan pada penis dengan vagina atau vagina dengan vagina. Walau penyakit ini bisa sembuh, tetapi tak tutup peluang penyakit ini bakal kambuh lagi. Timbulnya penyakit ini kadang-kadang tak diakui oleh pasien, hingga menyebabkan peluang untuk menularkan pada orang lain. Gejala yang mungkin saja nampak diantaranya, vagina berbau tak enak atau busuk, vagina memerah, gatal, kerap terasa hendak buang air kecil, tak nyaman waktu buang air kecil, keputihan berwarna hijau atau kuning, dan pembengkakan di sekitaran selangkangan.    Kecuali berbagai hal diatas, walau tidak sering berlangsung atau termasuk tak umum berlangsung, penyebabnya munculnya vagina bau yang lain diantaranya ialah kanker vagina, kanker serviks, fistula rektovaginal.  Sayangi Daerah Kewanitaan Anda  Kurangnya melindungi kebersihan daerah kewanitaan pula dapat jadi penyebabnya munculnya vagina bau. Jagalah kebersihan daerah kewanitaan Anda dengan berbagai jalan berikut ini.  Jagalah kebersihan Miss V dengan benar  Cermati pemakaian pembalut. Bila Anda tengah dalam saat menstruasi, ingatlah untuk rajin ganti pembalut Anda dengan yang baru. Jauhi memakainya sepanjang sepanjang hari. Ingat pula untuk hindari pemakaian panty liners atau semacamnya bila tak tengah menstruasi. Lantaran pembalut atau panty liners bisa tingkatkan kelembaban pada daerah kewanitaan. Keadaan berikut yang bisa mengakibatkan masalah kesehatan pada vagina Anda. Kecuali itu, sesudah buang air besar, sebisa-bisanya jauhi mengusap dari belakang ke depan. Supaya bakteri yang ada di sekitaran anus tak masuk kedalam vagina. Ingatlah untuk mengusap dari depan ke belakang. Jalan ini pula bisa turunkan resiko infeksi kandung kemih.    Cermati kelembaban Miss V  Anda pula butuh melindungi sisi kewanitaan Anda tetaplah kering, serta pakai bahan yang nyaman seperti dalaman memiliki bahan katun. Jauhi memakai celana ketat untuk hindari meningkatnya kelembaban pada daerah kewanitaan yang bisa menyebabkan infeksi serta berkumpulnya bakteri.    Baca juga : Cara Mengembalikan Kualitas Hidup dengan Terapi Stroke     Jauhi cairan pembersih vagina  Vagina bau memanglah dapat bikin seseorang wanita jadi kurang yakin diri. Kadang-kadang cairan pembersih vagina dengan bermacam aroma juga jadi pilihan. Sayangnya, nyatanya cairan ini malah dapat mengacaukan kesehatan serta keseimbangan pH (situasi asam atau basa) pada vagina, yang wajarnya sekitar di angka 3, 8 – 4, 5. Cairan ini pula dapat menyebabkan infeksi bakteri didalam vagina. Tak cuma itu, bila bau pada vagina Anda nyatanya dikarenakan oleh bakteri atau masalah kesehatan vagina yang lain, cairan ini tak bisa menolong dalam mengobati permasalahan itu. Tetapi cuma menyingkirkan bau.    Kecuali berbagai hal diatas, manfaat melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan, jauhilah sex bebas. Lantaran lewat fasilitas ini, bakteri yang beresiko bisa mengintai Anda. Hingga pada akhirnya menyebabkan herpes, gonorea, HIV, klamidia, sifilis, serta kutil kelamin.  Vagina adalah organ badan yang amat utama untuk tiap-tiap wanita. Jaga kesehatannya dengan memerhatikan kebersihannya. Tangkal vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain dengan mencegah berbagai hal yang bisa menyebabkan bakteri atau infeksi. Bila vagina bau yang Anda alami dibarengi dengan gejala yang lain, janganlah malu atau malas untuk bertanya pada dokter. Dengan mendiamkannya demikian saja malah dapat membahayakan kesehatan organ kewanitaan Anda.

Featured Image
Penyebab Bau Kaki Dan Cara Mengatasinya

27-08-2014 17:57

Bau kaki (bromodosis) bisa dirasakan siapa saja. Walau begitu, bau kaki kerap berlangsung pada remaja serta ibu hamil sebab pergantian hormon, waktu stres, terlampau banyak berdiri, banyak berkeringat (hyperhidrosis), dan meminum obat-obatan spesifik. Kaki tentunya keluarkan keringat lantaran mempunyai banyak kelenjar keringat melebihi dari pada sisi tubuh lain.  Pemicu bau kaki ialah kaki menjalani infeksi jamur, alas kaki (sepatu atau mungkin kaus kaki) yang tidak pernah ditukar, serta kaki yang berkeringat. Terlebih waktu kaki aktif bergerak serta berdiri dalam kurun waktu yang lama. Atau mungkin, sepatu telah digunakan kembali walau sebenarnya pada awal mulanya masih tetap basah lantaran keringat.    Baca juga : Penyebab Stroke dan Faktanya yang Harus Anda Ketahui  Keringat bikin sepatu lembap hingga menyebabkan bakteri. Waktu keringat bercampur dengan bakteri, nampaklah bau kaki. Walau sepatu telah dilepaskan, bakteri bakal selalu berkembang. Terlebih bila sepatu tak selekasnya dicuci serta dijemur.  Nah, untuk menghindar bau kaki, Anda mesti melindungi kaki terus bersih serta kerap bertukar alas kaki. Umpamanya, janganlah pernah menggunakan satu sepatu sepanjang dua hari berturut-turut, upayakan sepatu betul-betul kering sebelum saat digunakan, rajinlah membersihkan serta mengeringkan kaki, ganti kaus kaki, serta kenakan kaus kaki memiliki bahan wol atau mungkin katun serta bukanlah nilon.  Bila kaki Anda yang mudah berkeringat, tersebut panduan untuk hindari kaki bau :  • Lap sela-sela jari kaki dengan kain katun yang di celupkan ke alkohol, lantas keringkan dengan handuk.  • Pakai semprotan deodoran atau mungkin antikeringat pada kaki.  • Gunakan kaus kaki spesial berolahraga yang dapat melindungi kaki terus kering.  • Gunakan sepatu memiliki bahan kulit atau mungkin kanvas.  • Batasi penggunaan sepatu plastik supaya kaki dapat bernafas.  • Bertelanjang kaki dirumah.    Baca juga : Atasi Kelelahan Selama Kehamilan Dengan 5 Tips Ini   Namun, bila kaki Anda telah telanjur alami persoalan bau kaki, coba membersihkan kaki dengan sabun antibakteri serta cari info tipe pembersih kaki yang beredar di market untuk Anda pakai. Berhati-hatilah dalam kenakan sabun antibakteri spesial kaki bila kaki pecah-pecah atau mungkin mempunyai persoalan kulit eczema.  Apabila bau kaki tak pula hilang sesudah coba beragam perawatan, maka coba berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin saja bakal temukan pemicunya serta menyajikan penyembuhan.

Featured Image
Waspadai Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda

17-06-2014 07:19

Berbagai pekerjaan mengharuskan kita berlama-lama di depan komputer. Kalau Anda salah satu yang mengalaminya, saatnya mulai memperhatikan bagaimana kondisi mata, kepala, leher, dan punggung Anda?  Mata menjadi bagian tubuh yang paling terdampak akibat pemakaian komputer yang terlalu lama. Mata akan berakomodasi secara berlebihan sehingga cepat lelah. Kalau itu terjadi terus-menerus akan ada gangguan visus, gangguan penglihatan. Pada orang muda, biasanya menjadi minus atau bertambah minusnya. Itu karena mata seakan dipaksa bekerja terus-menerus.  Sebuah penelitian dari American Optometric Association tentang dampak komputer terhadap kesehatan mata menunjukkan hasil bahwa kondisi yang paling umum terjadi adalah mata lelah dan ketegangan otot mata. Selain itu, ada nyeri kepala, gangguan penglihatan seperti buram serta sakit pada leher dan bahu.  Baca juga : Tips Menghindari Kerontokan Rambut  Penelitian itu pun menyatakan, menurunnya kesehatan mata akibat penggunaan komputer akan berdampak lagi berupa penurunan produktivitas kerja dan meningkatnya tingkat kesalahan kerja. Selain mata, kepala tempat mata bernaung juga bisa terdampak kesehatannya. Terlalu lama bekerja, otak akan menjadi tidak rileks. Lama-kelamaan bisa muncul kondisi nyeri kepala seperti nyut-nyutan ataupun pusing seperti limbung. Bukan hanya di bagian atas, dampak kesehatan itu juga terjadi di keseluruhan otot badan mulai dari leher, punggung atau tulang belakang, dan sampai ke kaki. Dampak yang muncul mulai dari pegal linu sampai nyeri otot. Coba Anda ingat-ingat bagaimana kondisi tubuh saat bekerja di depan komputer. Adakah yang tahan berjam-jam dengan posisi tegak? Atau membungkuk mendekatkan kepala ke layar? Atau malah selonjoran saking lelahnya? Otot tubuh jelas terganggu karena biasanya duduk dengan posisi yang sama dalam waktu yang sama. Otot berkontraksi terus tanpa relaksasi sehingga menimbulkan gangguan kesehatan otot. Bahkan, ada pula yang tulang punggungnyamenjadi berubah bentuk bila dibiarkan dalm jangka panjang. Beban pekerjaan dalam berbagai profesi ini memang menuntut seseorang bekerja di depan komputer tanpa bisa bergerak. Apalagi saat deadline mendekat, tubuh ini seakan tertancap dikursi dan kita pun harus terus berhadapan dengan komputer. Kondisi itu membuat tubuh terlalu banyak diam. Akhirnya, muncullah berbagai efek sekunder yang sebenarnya tak berkaitan langsung dengan komputer dan baru akan dirasakan dalam jangka panjang. Salah satunya adalah jantung. Karena kurang aktivitas fisik, otot jantung pun menjadi tidak terlatih. Jantung pun akan mudah kena gangguan. Sirkulasi darah pun menjadi kurang lancar sehingga tubuh mudah nyeri. Saat serius bekerja pun orang-orang cenderung tak teratur pola makannya hingga muncul gangguan lambung. Biasanya mereka pun kurang minum air putih dan apalagi suka malas buang air kecil karena sedang kagok bekerja. Akhirnya fungsi ginjal dapat terganggu. Apalagi beberapa orang terbiasa bekerja depan komputer sambil merokok dan minum kopi. Alasannya untuk memudahkan otak bekerja. Padahal, itu malah akan berdampak nyata pada kesehatan paru-paru dan organ lain di dalam tubuh. Baca juga : Lensa Kontak, Amankah?  Berikut ini beberapa tips agar Anda bisa tetap sehat walau sering duduk berlama-lama di depan komputer : Setelah dua jam bekerja di depan komputer, keluarlah dari kantor! Carilah pemandangan hijau seperti pepohonan untuk menyegarkan mata. Lakukan selama 15 menit. Selama 15 menit itu, gerakkan badan, terutama yang tidak mengalami pergerakan selama duduk di depan komputer. Itu akan meregangkan dan merelaksasi otot. Saat waktu istirahat, berhenti bekerja! Pakai waktu istirahat untuk makan dan menggerakkan badan. Selama bekerja, selalu sediakan air putih dan rajinlah minum. Itu akan mengakibatkan frekuensi buang air kecil meningkat, tapi jangan malas ke toilet bahkan manfaatkan momen itu untuk meregangkan otot badan. Atur posisi layar komputer supaya berada persis di hadapan kita. Ada beberapa meja kerja yang menempatkan layar di samping, itu akan membuat tulang punggung berubah bentuk. Hasil penelitian American Optometric Association menunjukkan kita harus mengatur pencahayaan layar komputer supaya tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap sehingga mata tidak cepat lelah. Penelitian itu juga menganjurkan penataan penerangan di ruang kerja. Posisi komputer pun diatur supaya lampu ruangan tidak menimbulkan bayangan yang mengganggu di layar. Antisipasi kondisi ruang kerja dengan menggunakan tirai supaya pencahayaan bisa dikontrol sepanjang hari. Sebagai individu, kita harus mengantisipasi dampak kesehatan itu sebelum ada keluhan yang nyata, atau kalau pun ada maka kondisinya tak bertambah parah. Selain itu, setiap perusahaan pun sebaiknya menerapkan kebijakan mengenai durasi maksimal di depan komputer sehingga bisa diselingi dengan relaksasi atau kegiatan lain. Kalau dipaksa terus-menerus dalam jangka panjang dan akhirnya sakit, sudah pasti pekerjaan pun tidak bisa ditangani sesuai target. Jadi, mari mencegah daripada mengobati!    

...