Kenali Faktor Risiko Akibat Kolesterol Tinggi

Additional Image

Waktu Posting : 30-06-2014 12:04 | Dibaca : 3196x

Ada dua macam lipoprotein serta jumlah lipoprotein itu dalam darah adalah aspek terpenting dari resiko penyakit jantung yakni :

  • Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol “jahat” yakni adalah wujud dimana kolesterol dibawa ke dalam darah serta pemicu utama penumpukan lemak beresiko didalam arteri. Makin tinggi kandungan kolesterol LDL dalam darah, maka makin besar resiko penyakit jantung.

  • High-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol “baik”. Kolesterol baik ini membawa kolesterol darah kembali ke hati, di kolesterol dapat di hilangkan. Kolesterol baik inipun menolong menghindarkan terjadinya penimbunan kolesterol pada pembuluh darah. Resiko penyakit jantung bertambah akibat rendahnya tingkat HDL atau kolesterol baik.
 
Satu diantara pemicu utama terlalu tingginya kandungan atau kadar kolesterol LDL dalam darah ialah terlampau banyaknya asupan makanan yang memiliki kandungan :

  • Lemak jenuh, yang umumnya ditemukan dalam buatan hewani.
  • Kolesterol, yang cuma ditemukan dalam buatan hewani.

Lemak jenuh menambah kandungan LDL lebih tinggi dari yang lain dalam pola makan tiap hari Anda.

Berbagai aspek lain pula memengaruhi kandungan kolesterol darah, diantaranya :

  • Keturunan. Kolesterol tinggi kerapkali terjadi penurunan didalam keluarga. Walau pemicu genetik spesifik sudah diidentifikasi cuma pada sebagian kecil masalah, tetapi genetik masih mempunyai peran dalam memengaruhi kandungan kolesterol darah.
  • Berat Tubuh. berat tubuh berlebihan condong menambah kandungan kolesterol darah. Jadi mengurangi berat tubuh bisa menolong turunkan kandungan kolesterol darah.
  • Olahraga. Kegiatan fisik yang teratur tak cuma bisa mengurangi kolesterol LDL, namun pula bisa menambah kandungan kolesterol HDL.
  • Umur serta jenis kelamin. Sebelum saat menopause, wanita condong mempunyai kandungan kolesterol keseluruhan yang lebih rendah dibanding pria pada umur yang sama. Kandungan kolesterol pada wanita serta pria, dengan cara alami meningkat bersamaan pertambahan umur. Menopause kerap dihubungkan dengan penambahan kolesterol LDL pada wanita.
  • Stres. Riset memanglah belum memperlihatkan bahwasanya stres mempunyai keterikatan seketika  dengan kandungan kolesterol. Namun kaum pakar menyampaikan bahwasanya lantaran orang terkadang makan makanan berlemak untuk menghibur diri saat mereka tengah stres, maka hal semacam ini bisa mengakibatkan kolesterol darah tinggi.
Baca juga : 
Merokok dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut
 
Kandungan kolesterol keseluruhan serta LDL yang tinggi, dan kandungan kolesterol HDL rendah memanglah menambah resiko penyakit jantung. Tetapi kecuali ketiga aspek itu, tetap ada berbagai aspek resiko yang lain, yakni merokok, hipertensi, diabetes, obesitas, serta kurangnya kegiatan fisik. Bila ada aspek resiko lain, disamping kolesterol darah tinggi, maka resiko penyakit jantung jadi lebih tinggi.

Berita baiknya ialah banyak aspek resiko itu bisa dikendalikan dengan pengubahan pola hidup, umpamanya : diet, turunkan berat tubuh, atau program olahraga, atau berhenti merokok. Obat-obatan barangkali pula dibutuhkan untuk sebagian orang. Juga, terkadang satu pergantian pola hidup bisa menolong mengatur berbagai aspek resiko. Selaku misal, turunkan berat tubuh bisa turunkan kandungan kolesterol darah, menolong mengatur diabetes, serta turunkan hipertensi.

Namun ada beberapa faktor resiko yang tak bisa dikendalikan, diantaranya :

Umur. Umur 45 tahun atau lebih untuk pria serta 55 tahun atau lebih untuk wanita.
Kisah keluarga tentang penyakit jantung awal. Umpamanya, bapak atau saudara yang terkena penyakit jantung sebelum saat umur 55 tahun, ibu atau saudara wanita yang terkena penyakit jantung sebelum saat umur 65 tahun.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenal Penyebab Xerostomia (Mulut Kering) Dan Cara Mencegahnya

01-07-2014 09:29

Xerostomia atau yang lebih di kenal dengan mulut kering, bukan merupakan satu jenis penyakit. Xerostomia adalah tanda-tanda dari beragam penyakit atau keadaan kesehatan yang lain. Keadaan ini mengakibatkan produksi air liur jadi menyusut atau malahan tiada sepenuhnya. Air liur berperan untuk membasahi mulut, menolong menelan, serta mencicipi makanan. Air liur pula menolong mencegah pembentukan plak gigi yang dikarenakan oleh makanan. Kecuali itu, air liur pula menolong menetralkan asam mulut yang membahayakan enamel gigi. Xerostomia bisa berlangsung lantaran berbagai hal. Tersebut di bawah ini ialah 5 pemicu paling umum yang kerap menyebabkan xerostomia : 1. Efek Samping Obat Obat-obatan adalah pemicu paling umum terjadinya xerostomia. Beberapa ratus obat bisa mengakibatkan mulut kering. Terhitung salah satunya ialah obat pembasmi rasa sakit, obat-obatan untuk depresi, obat flu, obat kejang otot, serta obat alergi. Orang lansia kerap minum banyak obat-obatan, terhitung obat yang barangkali dapat mengakibatkan mulut kering. Oleh karenanya, banyak dari mereka yang alami keadaan mulut kering.   Baca juga : Waspadai Stroke di Usia Muda 2. Komplikasi dari Penyakit serta Infeksi Berbagai penyakit terkait dengan mulut kering. Salah satunya ialah diabetes, anemia, cystic fibrosis, rheumatoid arthritis, desakan darah tinggi, serta infeksi HIV. Xerostomia pula berlangsung pada sindrom Sjogren. Pada keadaan ini, antibodi badan menyerang kelenjar saliva serta kelenjar air mata. Berbagai infeksi virus, seperti penyakit gondok, pula merubah produksi air liur serta mengakibatkan xerostomia. 3. Dehidrasi Tiap-tiap keadaan yang mengakibatkan hilangnya cairan badan pula bisa mengakibatkan xerostomia. Keadaan ini terhitung demam, keringat terlalu berlebih, muntah, diare, kehilangan darah, atau kehilangan air lewat kulit lantaran luka bakar. 4. Terapi Radiasi Xerostomia ialah efek samping yang umum berlangsung lantaran terapi radiasi untuk menyembuhkan kanker di kepala serta leher. 5. Operasi Pengangkatan Kelenjar Ludah Bila berlangsung pembengkakan yang besar pada kelenjar ludah, operasi pengangkatan kelenjar barangkali mesti dikerjakan. Bila kelenjar ludah diangakat, maka sudah pasti produksi air liur bakal berhenti. Mulut kering ialah keadaan yang merubah seputar satu dari empat sampai lima orang dewasa, terlebih wanita. Mulut kering (xerostomia) dikarenakan terlebih lantaran kurangnya air liur untuk melindungi mulut terus basah. Berlangsung penurunan sekresi air liur dari kelenjar ludah, hingga mengakibatkan keadaan ini. Xerostomia biasanya berlangsung pada umur dewasa muda (seputar 20 tahun) serta umur lanjut (60-80 tahun). Tersebut ialah 6 tanda-tanda umum dari xerostomia : 1. Perasaan lengket serta kering di mulut serta lidah 2. Bibir pecah-pecah 3. Kesusahan dalam mengunyah, menelan, rasakan, atau berbicara 4. Mulut luka 5. Bau napas tidak enak 6. Gigi palsu yang jadi jadi tak nyaman   Baca juga : Mengenal 8 Jenis Penyakit Peredaran Darah Air liur menolong dalam mengunyah, menelan serta mengolah makanan. Air liur pula membuat perlindungan gigi dari pembusukan dengan jalan membersihkan bekas makanan, gula serta asam yang dihasilkan oleh bakteri. Saat kekurangan air liur, seperti dalam keadaan mulut kering, maka keadaan ini bisa mengakibatkan resiko kesehatan semacam ini: 1. Kurang air liur bakal turunkan pH mulut (mulut semakin asam) hingga menambah resiko rusaknya gigi, penyakit gusi, bau mulut, serta infeksi mulut. 2. Beberapa hal yang bisa diakibatkan oleh adanya mulut kering antara lain susah dalam mengunyah, menelan dan berbicara, gigi palsu jadi longgar, rasa terbakar, penurunan kepekaan akan rasa makanan, sakit mulut dan tenggorokan. Langkah tersebut bisa mencegah keadaan mulut kering atau xerostomia : 1. Tidur dengan mulut terbuka mengakibatkan mulut kering pada pagi hari. Sebisa-bisanya bernapaslah dengan hidung saat tidur. 2. Memakai buatan pencegah mulut kering. Untuk lebih aman, tanyakan dengan dokter tentang buatan yang paling jitu. 3. Melindungi kebersihan mulut. Sikat gigi serta berkumur dengan cara teratur. Pakai juga benang gigi (dental floss). 4. Minum air sekurang-kurangnya 8 gelas /hari. 5. Jauhi konsumsi kafein serta alkohol

Featured Image
Kolesterol Tinggi Membahayakan Kesehatan

07-05-2014 05:30

Kolesterol Tinggi Membahayakan Kesehatan  - Sesuatu yang baik itu sesuai takaran. Anggapan itu tentu ada benarnya. Jika takaran kurang akan merepotkan. Pun sebaliknya, jika takaran melebihi batas bisa mencelakai diri sendiri. Begitu pula dengan jumlah kolesterol dalam tubuh, kolesterol yang melebihi batas normal bisa membahayakan. Kondisi dimana kadar kolesterol meningkat dinamai hiperkolesterolemia. Kondisi ini bermula saat jumlah LDL dalam darah meningkat pesat. Jumlah LDL yang meningkat tentu membuat kinerja HDL dalam menawar kelebihan kolesterol di pembuluh darah menjadi tidak maksimal. Akibatnya, timbunan kolesterol akan membentuk plak dalam pembuluh darah. Kondisi ini dinamai atherosklerosis. Atherosklerosis bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan Penyempitan pembuluh darah dibarengi laju darah yang tersumbat sebab gumpalan kolesterol bisa menutupi sebagian pembuluh darah. Aliran darah dan oksigen pun menjadi terganggu. Akibatnya timbul gejala-gejala kekurangan oksigen dalam tubuh seperti sakit kepala dan pegal. Gejala-gejala tersebut belum tentu menandai meningkatnya kadar kolesterol. Bisa jadi itu hanya sakit kepala atau pegal-pegal biasa. Untuk itu, jika suatu saat tiba-tiba Anda merasa pusing, segera periksakan ke dokter. Jangan biarkan gumpalan kolesterol tertimbun lama dalam pembuluh darah sebab bisa menyebabkan Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan stroke. Dua penyakit berbahaya yang rentan menyebabkan kematian. Kolesterol memang telah dicap negatif karena beragam akibat negatif yang ditimbulkannya. Namun demikian, tak selamanya kolesterol berefek negatif bagi tubuh. Dalam menjalankan fungsinya kolesterol juga memiliki fungsi yang dibutuhkan tubuh diantaranya membantu proses pembentukan empedu, membantu produksi vitamin D, membantu melapisi sistem saraf tubuh, dll. Baca juga : Beberapa Pilihan Obat Herbal Mata Minus   Setelah mengetahui bahaya yang ditimbulkan, ada baiknya mengenal faktor risiko apa saja yang menyebabkan kolesterol tinggi. Lantas, apa sajakah itu? Simaklah penjelasan berikut. Keturunan. Seseorang terkena kolesterol tinggi bisa disebabkan karena adanya faktor keturunan. Anda juga bisa terkena kolesterol tinggi jika memiliki riwayat keluarga terkena hal yang sama. Mengkonsumsi makanan berlemak tinggi secara berlebihan. Faktor makanan, tak bisa dielakkan lagi, merupakan salah satu faktor penyebab naiknya kolesterol yang cukup berpengaruh. Sebagian besar lemak kadar tinggi berasal dari makanan. Misalnya saja otak babi dan otak sapi, jeroan sapi dan jeroan santan, dan sebagainya. Untuk itu, waspadalah terhadap jenis makanan ini. Kegemukan (obesitas). Jumlah lemak yang terlalu banyak rentan menyebabkan pelbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Sekali lagi, waspadalah bagi yang memiliki tubuh gemuk. Kadar gula tinggi. Kolesterol tinggi bisa juga disebabkan kadar gula tinggi (diabetes). Bagi penderita diabetes melitus (kencing manis), tak jarang juga memiliki kadar kolesterol tinggi, bahkan bisa terkena serangan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Umur. Dengan bertambahnya umur, makin tinggi pula risiko terkena penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Namun, tidak hanya orang tua saja yang perlu waspada. Apalagi saat ini telah terjadi pergeseran, orang muda juga bisa terkena kolesterol tinggi. Ini bisa disebabkan gaya hidup tak sehat seperti merokok dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak tinggi. Merokok. Sebatang rokok mengandung zat-zat yang bisa mengakibatkan bertambahnya plak-plak lemak dalam pembuluh darah. Dengan demikian, peluang meningkatnya kadar kolesterol tinggi sebesar lima kali dialami oleh perokok. Kurang aktivitas fisik. Aktivitas gerak yang kurang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Pada saat bergerak, kalori dan lemak dalam tubuh ikut terbakar. Itu artinya, jika aktivitas gerak kurang, kalori dan lemak hanya akan menumpuk dan mengganggu pembuluh darah.

Featured Image
Inilah Diet Yang Perlu Diikuti Penderita Glaukoma

19-08-2014 03:45

Glaukoma ialah penyakit pada saraf utama mata, yang dikatakan saraf optik. Saraf optik terima impuls saraf dari retina serta memancarkannya ke otak, dimana kita merubah sinyal-sinyal listrik itu semacam gambar. Glaukoma ditandai oleh rusaknya progresif pada saraf optik yang biasanya diawali dengan kehilangan pandangan samping halus (peripheral vision). Bila glaukoma tak didiagnosis serta diobati maka bisa berkembang jadi kehilangan pandangan sentral serta kebutaan.  Glaukoma umumnya, namun tak senantiasa, terkait dengan tekanan tinggi di mata (tekanan intraokuler). Pada umumnya, tekanan mata tinggi ini mengarah ke rusaknya saraf mata (saraf optik). Dalam berbagai masalah, glaukoma bisa berlangsung pada tekanan mata normal tetapi ada masalah penyusunan aliran darah ke saraf optik.    Baca juga : Cara Cepat dan Ampuh Atasi Mata Lelah  Belum ada obat resmi untuk glaukoma. Tetapi, obat atau mungkin operasi bisa memperlambat atau mungkin mencegah perubahan kehilangan pandangan. Pengobatan yang jitu bergantung pada tipe glaukoma serta beberapa aspek yang lain. Deteksi awal amat utama untuk hentikan perubahan penyakit ini.  Glaukoma adalah penyakit mata yang berlangsung lantaran saraf mata yang 'diam' serta mengakibatkan cairan mata tak dapat mengalir keluar. Dengan cara bertahap penyakit ini dapat jadi penyebab utama kebutaan. Oleh karenanya glaukoma kerap dikatakan silent diseases.    Baca juga : Cara Mencegah Penularan Virus Ebola   Jika Anda atau mungkin beberapa orang di sekeliling Anda mengalami glaukoma, diet yang sehat ialah jalan yang cerdas supaya penyakit ini tak makin kronis. Inilah diet glaukoma yang perlu di ketahui kaum penderitanya.  Pasien glaukoma sebaiknya mengkonsumsi makanan tinggi zat anti-oksidan seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, serta vitamin B kompleks. Nutrisi yang ada di dalamnya dapat membuat perlindungan kesehatan mata.  Pasien glaukoma dianjurkan untuk menjauhi kopi. Karena kandungan cafein yang tinggi di dalamnya dapat menambah tekanan darah yang berbuntut pada penambahan intraokular mata.  Wortel serta sayuran hijau amat menolong untuk mengurangi resiko glaukoma sampai nyaris 60%.  Suatu riset kesehatan mendapatkan bahwasanya minum teh hijau bisa mengurangi Anda dari resiko penyakit ini. Karena kandungan anti-oksidan di dalamnya dapat menyehatkan mata Anda.  Kecuali ikuti pola makan itu, pasien glaukoma mesti menurunkan stres. Lantaran stres cuma bakal jadi memperburuk tekanan pada mata.

...