Waktu Posting : 30-06-2014 12:04 | Dibaca : 3090x
15-08-2025 07:09
Militer seringkali dipandang sebagai institusi yang identik dengan kedisiplinan tinggi, ketegasan, bahkan kekakuan. Namun di tengah pandangan tersebut, muncul sosok yang mampu menghadirkan sisi lain dari kepemimpinan militer Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. Semasa menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), ia memperlihatkan bahwa menjadi seorang jenderal tak hanya soal komando dan strategi, tapi juga soal rasa kemanusiaan, kepedulian, dan keberanian dalam merangkul rakyat.Menjadi Prajurit dan Pemimpin yang MembumiJenderal Dudung berasal dari latar belakang keluarga sederhana dan religius. Ia lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1988 dan meniti karier dari bawah dengan berbagai penugasan di lapangan. Perjalanan panjang itu membentuk kepribadiannya sebagai pemimpin yang paham realitas prajurit, serta dekat dengan kehidupan rakyat kecil.Kedekatannya dengan masyarakat terlihat dari sikapnya yang sering turun langsung ke lapangan, berdialog dengan warga, dan merespons keluhan prajurit maupun masyarakat tanpa sekat. Dalam banyak kesempatan, ia selalu menekankan bahwa TNI bukan hanya pelindung negara, tapi juga pelindung rakyat.TNI harus hadir untuk rakyat, bukan hanya saat perang, tapi juga saat rakyat membutuhkan perlindungan, bantuan, dan perhatian, ungkapnya.Kepemimpinan Tegas, Tapi Tidak KakuKetegasan Jenderal Dudung bukanlah bentuk otoriterisme, tetapi implementasi disiplin yang adil dan rasional. Ia dikenal sebagai sosok yang berani mengambil keputusan sulit, termasuk ketika menjabat sebagai Pangdam Jaya dan memerintahkan penurunan baliho ormas yang dianggap mengganggu ketertiban umum. Tindakan itu menunjukkan bahwa ia tidak gentar menghadapi tekanan demi menjaga wibawa negara dan hukum.Namun di balik semua ketegasan itu, Dudung tetap menunjukkan sikap yang penuh empati. Ia tidak ragu memeluk prajurit yang mengalami masalah, mendengarkan curahan hati anak-anak muda, bahkan bersikap terbuka kepada tokoh-tokoh masyarakat dan agama.Sentuhan Religius dalam KepemimpinanSebagai keturunan dari Sunan Gunung Jati, salah satu tokoh Wali Songo yang menyebarkan Islam dengan pendekatan damai dan kultural, nilai-nilai spiritualitas sangat membentuk cara berpikir Jenderal Dudung. Ia memandang agama sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan perdamaian, bukan sebagai alat untuk mengintimidasi atau membelah masyarakat.Beragama jangan keras. Inti dari semua agama adalah cinta kasih dan perbuatan baik, katanya.Ia aktif membina kehidupan rohani prajurit dan mendorong keberagaman agama di tubuh TNI agar tetap harmonis. Bagi Dudung, iman dan kebangsaan harus berjalan beriringan. Ia konsisten menolak paham radikal dan intoleran, yang kerap menyusup ke berbagai elemen masyarakat.Membangun Citra Baru TNI yang Lebih HumanisKiprah Jenderal Dudung dalam membangun TNI yang humanis dan terbuka mencerminkan arah baru militer Indonesia tidak lagi hanya sebagai kekuatan tempur, tetapi sebagai bagian dari rakyat yang siap mengayomi. Selama masa kepemimpinannya, ia memperkuat program kemanusiaan seperti:Penanganan bencana alamBakti sosial di wilayah terpencilKeterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur desaPembinaan ideologi dan karakter bangsa di kalangan generasi mudaSemua ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan Dudung tidak semata-mata berorientasi pada kekuatan fisik militer, tetapi juga kekuatan moral dan sosial.Warisan Nilai Seorang JenderalJenderal Dudung Abdurachman telah membuktikan bahwa seorang pemimpin militer dapat menjalankan peran sebagai pelindung negara, sekaligus sebagai pengayom rakyat. Kepemimpinannya yang tegas, religius, dan humanis menjadi inspirasi bagi generasi penerus TNI dan masyarakat luas.Dalam dunia yang sering kali diliputi oleh polarisasi dan konflik identitas, pendekatan Dudung menunjukkan bahwa pemimpin tidak harus kaku untuk dihormati, dan bahwa kekuatan justru lahir dari kepedulian.Warisan keteladanan ini diharapkan menjadi cermin bagi pemimpin Indonesia ke depan bahwa keberanian sejati bukan hanya ada di medan perang, tapi juga di medan pengabdian kepada kemanusiaan.
29-05-2014 12:41
Sistem metabolisme tubuh selama bln. puasa sangat mungkin timbulnya masalah bau mulut. Walau lumrah, tidak ada kelirunya bila Anda coba menangkalnya dengan mengambil faedah bermacam bahan alami. Lantaran bau mulut orang berpuasa bernilai pahala, beberapa orang tak terlampau memedulikannya. Masalah apakah benar bau mulut condong meningkat pada saat puasa dari pada hari umum, selama ini belum ada jawaban pasti. Langkah paling gampang untuk meredam bau mulut selama berpuasa sudah pasti rajin bersihkan gigi, terutama sesudah makan sahur. Parahnya, rutinitas ini dapat tak gampang untuk beberapa orang. Usai sahur, beberapa orang malas gosok gigi, jadi segera tidur lagi. Walau sebenarnya, sesudah 30 menit tidak makan, keasaman mulut bakal meningkat lantaran bekas asam tak diangkat. Untuk menetralkan bau mulut sekalian membuat napas lebih bersahabat selama berpuasa, Anda dapat memakai sebagian ramuan alami di bawah ini. Baca juga : Kenali Penyebab Anak Kurang Darah Cengkih kurangi peradangan Dalam jurnal tanaman obat Indonesia th. 2005 dijelaskan bahwasanya cengkih mempunyai kandungan minyak asiri (15-20 %) serta eugenol (60). Minyak asiri ini di kembangkan oleh sebagian produsen jamu nasional semacam bahan baku untuk ramuan tolak angin atau semacam peluruh gas dalam perut atau persoalan pencernaan yang lain. Minyak cengkih dapat melakukan perbaikan manfaat lambung hingga pencernaan jadi tambah baik. Kecuali itu, minyak cengkih dipercaya dapat kurangi peradangan, terutama yang berlangsung pada selaput lendir mulut serta tenggorokan semacam satu diantara penyebab munculnya bau mulut. Untuk memperoleh khasiatnya semacam obat kumur penangkal bakteri bau mulut, tersebut langkah meramunya : Ambillah 3-5 bunga cengkih. Seduh dengan air seperlunya kurang lebih 5 menit, lalu dinginkan. Pakai air ini untuk berkumur. Langkah lain, ambillah sebagian butir cengkih kering. Tumbuk hingga hancur, rendam dalam satu gelas air hangat. Sesudah 30 menit, airnya bisa dipakai untuk berkumur. Sirih kaya asiri Daun sirih jadikan bahan utama untuk menginang lantaran dikira bisa menguatkan gigi, menyembuhkan luka kecil di mulut, menyingkirkan bau mulut, serta menghentikan perdarahan gusi. Kebiasaan orang-orang itu menggelitik beberapa ilmuwan untuk menunjukkan manfaat daun sirih dengan cara klinis. Dari riset yang dikerjakan di Laboratorium Biokimia Institut Pertanian Bogor (IPB) terungkap, minyak asiri dalam daun sirih mempunyai kesibukan antibakteri yang cukup besar. Langkah meramu : Bersihkan bersih sebagian lembar daun sirih lalu di rebus dengan 1, 5 gelas air. Sesudah dingin, air rebusan ini dipakai untuk berkumur sesudah gosok gigi. Ambillah 10-15 lembar daun sirih merah yang sudah dicuci bersih, rebus dengan 400 cc (dua gelas air) sampai tersisa 200 cc, lalu saring. Pada saat hangat, pakai air untuk berkumur-kumur sesudah sahur. Kayu manis samarkan bau mulut Kayu manis adalah rempah-rempah berupa kulit kayu yang umum digunakan semacam penambah cita rasa masakan atau kue. Kecuali itu, herba ini dapat di kenal mempunyai beragam manfaat, terhitung kurangi bau tidak enak yang keluar dari mulut waktu berpuasa. Karena khasiatnya itu, kayu manis di kembangkan semacam bahan kombinasi permen karet, industri jamu, serta buatan kecantikan. Karakter kimia kayu manis adalah hangat, pedas, wangi, serta sedikit manis. Kandungan zat kimianya diantaranya minyak asiri, safrole, tanin, sinamadehide, eugenol. Penelitian teranyar di Amerika Serikat tunjukkan, pemakaian kayu manis dalam permen karet bisa menangani persoalan bau mulut. Rupanya kayu manis tak cuma dapat menyamarkan aroma yang tidak enak, namun juga memiliki kandungan zat yang bisa turunkan konsentrasi bakteri didalam mulut. Baca juga : Mengapa Minum Antibiotika Harus Dihabiskan? Untuk memakai kayu manis semacam obat kumur pembasmi bakteri pemicu bau, cukup gampang. Rebus dua batang kayu manis dengan air seperlunya sampai mendidih. Sesudah dingin, airnya bisa dipakai semacam obat kumur. Kapulaga antibakteri yang sejuk Di kelompok pengagum herba, kapulaga populer semacam ekspektoran sekalian antibakteri. Sebagian riset tunjukkan bahwasanya rahasia manfaat itu nyatanya datang dari kandungan minyak asiri sineol. Sineol yang sama, namun tidak sama juga dengan eukaliptol kayu putih, ini lebih pedas. Tetapi, apabila jadikan obat kumur, maka akhirnya jadi sejuk. Juga, bahan ini umum dipakai untuk membuat pepermin palsu. Ada dua langkah untuk memperoleh manfaat kapulaga : Untuk penyembuhan luar, rebus atau haluskan seluruhnya sisi tumbuhan kapulaga. Lalu airnya atau adonan halusnya dioleskan ke sisi yang sakit. Untuk obat kumur, biji kapulaga ditumbuk lalu di rebus serta air saringannya diminum. Langkah yang lain, biji kapulaga di rebus dengan air bersih. Sesudah masak serta dingin, air rebusan bisa dipakai untuk obat kumur. Berkumurlah sesudah gosok gigi, selesai makan sahur pastinya. Supaya memperoleh khasiatnya dengan cara optimal, umumnya sebelum saat dipakai, buah kapulaga disimpan dalam wujud utuh dengan kata lain tak dikupas. Baru saat akan dipakai, kupas kulit luarnya lalu ambillah bijinya.
28-05-2014 03:55
Gejala anemia atau kurang darah dapat dihadapi siapapun, baik dewasa ataupun anak-anak. Anemia mempunyai efek yang merugikan lantaran dapat turunkan produktivitas. Juga pada anak, anemia dapat mengganggu sistem tumbuh kembang. Anemia biasanya adalah keadaan waktu tubuh kekurangan zat besi hingga punya pengaruh pada manfaat hemoglobin (Hb) mengikat serta membawa oksigen ke semua tubuh. Maka seorang yang alami anemia umumnya lebih cepat capek, lesu, serta tak bergairah. Profesor dr Djajadiman Gatot, SpA, dari unit pekerjaan anemia defisiensi besi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan, anemia dapat dikarenakan oleh beberapa hal. " Juga ada keadaan-keadaan spesifik, seperti penyakit lain, yang mengakibatkan tubuh dapat alami anemia, " katanya dalam seminar media minggu lalu di Jakarta. Baca juga : Cara Menyembuhkan Penyakit Kanker Keadaan-keadaan itu, terang dia, diantaranya pendarahan dari luka yang mengakibatkan hilangnya sel darah merah hingga terjadi anemia. Djajadiman menuturkan, pendarahan tidak cuma keluar dari luka yang terlihat seperti luka luar, namun juga luka dalam seperti pendarahan pada usus atau organ yang lain. " Luka pada usus kerapkali tak disadari, walau sebenarnya itu juga bertindak pada terjadinya anemia. Persoalannya, luka pada usus terkadang tak menyebabkan warna merah pada feses, namun sesungguhnya sel darahnya telah hilang, " papar Konsultan Hematologi Onkologi dari Divisi Hematologi Onkologi Departemen Pengetahuan Kesehatan Anak FKUI-RSCM ini. Kecuali itu, anemia pada anak juga dikarenakan oleh kurangnya konsumsi bahan pembentuk sel darah merah seperti zat besi, asam folat, serta vitamin B12. Karenanya, Djajadiman merekomendasikan supaya anak senantiasa memperoleh konsumsi gizi yang baik manfaat mencukupi keperluan zat besinya. " Bila butuh, dapat ditambahkan suplementasi zat besi, " katanya. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut Anemia dapat juga disebabkan oleh kegagalan sumsum tulang menghasilkan sel darah merah. Produksi sel darah merah yang kurang, kata Djajadiman, umumnya dipicu oleh penyakit-penyakit spesifik yang butuh diselidiki selanjutnya. Djajadiman menyampaikan, anemia mempunyai efek yang serius pada anak. Terutama pada anak dibawah umur dua th., di waktu perkembangan otak mencapai periode emasnya, kekurangan zat besi bisa menyebabkan pada tak optimalnya manfaat otak serta mental. Sesaat itu, walau terus merugikan, anemia pada anak diatas umur dua th. semakin dapat ditolerir. Kuncinya, ungkap Djajadiman, yakni sesegera barangkali melakukan perbaikan situasi anemia. " Bila anemia dilewatkan terlampau lama, baik pada anak diatas umur 2 tahun. atau orang dewasa sekalipun, pasti bakal menyebabkan jelek pada kesehatan, " ujarnya.