Kenali Penyebab Anak Kurang Darah

Additional Image

Waktu Posting : 28-05-2014 03:55 | Dibaca : 2484x

Gejala anemia atau kurang darah dapat dihadapi siapapun, baik dewasa ataupun anak-anak. Anemia mempunyai efek yang merugikan lantaran dapat turunkan produktivitas. Juga pada anak, anemia dapat mengganggu sistem tumbuh kembang.

Anemia biasanya adalah keadaan waktu tubuh kekurangan zat besi hingga punya pengaruh pada manfaat hemoglobin (Hb) mengikat serta membawa oksigen ke semua tubuh. Maka seorang yang alami anemia umumnya lebih cepat capek, lesu, serta tak bergairah.

Profesor dr Djajadiman Gatot, SpA, dari unit pekerjaan anemia defisiensi besi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan, anemia dapat dikarenakan oleh beberapa hal. " Juga ada keadaan-keadaan spesifik, seperti penyakit lain, yang mengakibatkan tubuh dapat alami anemia, " katanya dalam seminar media minggu lalu di Jakarta.
 
Baca juga : Cara Menyembuhkan Penyakit Kanker

Keadaan-keadaan itu, terang dia, diantaranya pendarahan dari luka yang mengakibatkan hilangnya sel darah merah hingga terjadi anemia. Djajadiman menuturkan, pendarahan tidak cuma keluar dari luka yang terlihat seperti luka luar, namun juga luka dalam seperti pendarahan pada usus atau organ yang lain.

" Luka pada usus kerapkali tak disadari, walau sebenarnya itu juga bertindak pada terjadinya anemia. Persoalannya, luka pada usus terkadang tak menyebabkan warna merah pada feses, namun sesungguhnya sel darahnya telah hilang, " papar Konsultan Hematologi Onkologi dari Divisi Hematologi Onkologi Departemen Pengetahuan Kesehatan Anak FKUI-RSCM ini.

Kecuali itu, anemia pada anak juga dikarenakan oleh kurangnya konsumsi bahan pembentuk sel darah merah seperti zat besi, asam folat, serta vitamin B12. Karenanya, Djajadiman merekomendasikan supaya anak senantiasa memperoleh konsumsi gizi yang baik manfaat mencukupi keperluan zat besinya. " Bila butuh, dapat ditambahkan suplementasi zat besi, " katanya.
 
Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut

Anemia dapat juga disebabkan oleh kegagalan sumsum tulang menghasilkan sel darah merah. Produksi sel darah merah yang kurang, kata Djajadiman, umumnya dipicu oleh penyakit-penyakit spesifik yang butuh diselidiki selanjutnya.

Djajadiman menyampaikan, anemia mempunyai efek yang serius pada anak. Terutama pada anak dibawah umur dua th., di waktu perkembangan otak mencapai periode emasnya, kekurangan zat besi bisa menyebabkan pada tak optimalnya manfaat otak serta mental.

Sesaat itu, walau terus merugikan, anemia pada anak diatas umur dua th. semakin dapat ditolerir. Kuncinya, ungkap Djajadiman, yakni sesegera barangkali melakukan perbaikan situasi anemia.

" Bila anemia dilewatkan terlampau lama, baik pada anak diatas umur 2 tahun. atau orang dewasa sekalipun, pasti bakal menyebabkan jelek pada kesehatan, " ujarnya.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Beras yang Menjadi Pangan Primadona

08-08-2019 13:33

Beras organik adalah salah satu jenis beras yang pada dibudidayakan pada tempat yang memiliki tanah yang baik. Selain itu juga, beras organik ini dirawat tanpa menggunakan pestisida sama sekali atau bahan kimia lainnya sehingga kualitas dari beras organik ini jauh lebih baik bila dibandingkan dengan beras pada umumnya. Di samping itu, beras organik steril dan aman untuk dikonsumsi sehingga tidak mengherankan bila banyak orang yang mulai melirik jenis beras organik ini sebagai bahan makanan sehari-hari. Di Indonesia sendiri, beras dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat utama yang ada dalam menu makanan sehat. Dan selain itu juga beras merupakan makanan yang selalu disajikan oleh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari makanan sehari-hari. Namun sayangnya dengan kepopuleran beras di kalangan masyarakat Indonesia membuat orang yang tidak baik memproduksi beras yang tidak layak untuk dikonsumsi seperti beras plastik dan lain sebagainya. Akan tetapi dari banyaknya jenis beras yang beredar di pasaran, beras organik kini menjadi primadona bagi masyarakat yang mengedepankan kesehatan makanan yang dikonsumsinya setiap hari. Salah satu pangan yang saat ini marak digalakkan adalah beras organik. Di dalam beras organik terdapat kandungan nutrisi serta mineral tinggi, kandungan glukosa, karbohidrat dan protein yang mudah terurai sehingga aman dan sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes dan bahkan baik bagi yang sedang menjalankan program diet, mencegah penyakit kanker, jantung, asam urat, darah tinggi dan vertigo.Dan selain itu juga beras organik juga dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh seperti : Meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit Menurunkan kadar gula darah (sangat baik bagi penderita diabetes) Memperbaiki kerusakan sel hati (hepatitis dan sirosis) Mencegah gangguan fungsi ginjal Memperlambat penuaan (anti-aging) Mencegah anemia Mencegah kanker Antioksidan Menurunkan tekanan darah (bagi penderita tekanan darah rendah sebaiknya beras hitam ini dicampur dengan beras merah, perbandingan 1:1) Membersihkan kolesterol dalam darah Lebih sehat bukan mengkonsumsi beras organik bila dibandingkan dengan beras non organik? Keunggulan dari beras organik lainnya yaitu karena di dalamnya terdapat kandungan nutrisi serta mineral tinggi, kandungan glukosa, karbohidrat dan protein yang mudah terurai sehingga aman dan sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes dan bahkan baik bagi yang sedang menjalankan program diet, mencegah penyakit kanker, jantung, asam urat, darah tinggi dan vertigo. Salah satu distributor beras di Cirebon menyediakan beras organik RHT yaitu beras organik yang diproduksi secara hygienis oleh GAPOKTAN, daerah istimewa Yogyakarta. Beras organik RHT adalah beras Sleman karena dibudidayakan di lahan sekitar lereng gunung Merapi yangg merupakan wilayah kabupaten Sleman, daerah istimewa Yogyakarta dengan air yang jernih dan mengandung humus vulkanik. Nah, Bila anda berminat untuk membeli beras organik dan kebetulan berada di kota Cirebon, silahkan anda mengunjungi kantor pemasaran beras di Cirebon yang juga menyediakan beras organik di Cirebon pada alamat di bawah ini : Kantor Pemasaran Jalan Saputra No.55 Tuparev - Cirebon                                                Telp : 0231 211286 / 081 286 463 060   

Featured Image
Waspadai Stroke Di Usia Muda

30-06-2014 19:31

Stroke didefinisikan semacam manifestasi klinik masalah otak fokal (setempat) atau global (menyeluruh) yang berjalan lebih dari 24 jam disebabkan masalah pembuluh darah. Dengan kata lain, peristiwa stroke melibatkan komponen pembuluh darah (meliputi yang termuat di dalamnya) di otak, masalah saraf pusat (otak atau sumsum tulang), serta berjalan cukup lama. Rencana utama yang butuh dimengerti juga disini ialah kekurangan oksigen dari beberapa sel otak untuk bekerja. Oleh karenanya, sumbatan pembuluh darah serta kurangnya aliran sel darah merah didalam otak oleh hal apa pun bisa menimbulkan stroke pada ujung-ujumgnya. Dengan cara garis besar, stroke dikelompokkan jadi dua : stroke perdarahan atau stroke penyumbatan (dikatakan iskemik). Pada orang muda, stroke penyumbatan seringkali didapati dari pada stroke perdarahan.   Baca juga : Turunkan Kadar Kolesterol Anda dengan 5 Makanan Ini Beberapa unsur resiko terkena stroke memanglah bisa ditemukan pada orang muda serta temuan itu sedikit tidak sama pada orang yang lebih tua. Pada umur atau usia muda, perhatian ditujukan pada berbagai unsur resiko seperti tersebut di bawah ini  : Merokok. Merokok sejumlah 1-10 batang /hari mempunyai resiko 2.2 kali, sedang lebih dari atau sama juga dengan 40 batang rokok /hari berisiko 9.1 kali. Dalam hubungan dengan stroke, penambahan pembekuan darah dan rusaknya susunan pembuluh darah jadi mekanisme yang ditimbulkannya hingga memudahkan penimbunan lemak ataupun sumbatan didalam pembuluh darah dengan cara menyeluruh, tergolong didalam otak. Migrain. Migrain memegang fungsi sampai 2 kali lipat dari pada orang tidak dengan migrain dalam membuat stroke. Tetapi, belum banyak terjelaskan bagaimana mekanismenya. Sangkaan paling akhir memperlihatkan penurunan aliran darah di otak lantaran memanglah migrain memperlihatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah disebabkan spasme waktu serangan. Umumnya pembuluh darah di tepi belakang semakin banyak terkena. Cermati juga bahwasanya kelainan di pembuluh darah itu sendiri bisa mengakibatkan migrain yang berlanjut jadi stroke, seperti rusaknya susunan pembuluh darah. Kehamilan. Kehamilan tidak sering mengakibatkan stroke. Biasanya peristiwanya berkisar pada berhari-hari mendekati sampai 6 minggu setelah kelahiran. Butuh dipahami bahwasanya kehamilan itu sendiri tidaklah jadi aspek resiko stroke, tetapi berbagai situasi yang diakibatkannyalah sebagai pencetus kemungkinan munculnya stroke. Kehamilan bisa mengakibatkan darah lebih kental, eklamsia, atau pergantian pada susunan jantung. Munculnya situasi tersebutlah sebagai aspek resiko terjadinya stroke. Obat Terlarang. Obat terlarang suntikan barangkali mengakibatkan terbentuknya sumbatan disebabkan dari beberapa bahan asing penyerta dan infeksi pada jantung selau asal-muasal peristiwa stroke pada pasien. Obat-obatan dengan efek pada saraf simpatis bisa mengakibatkan juga peradangan pada pembuluh darah, penambahan pembekuan darah, sampai hipertensi mendadak. Amfetamin serta kokain adalah misal obat yang bisa mengakibatkan hal itu. Kontrasepsi Oral. Kontrasepsi oral, terlebih dengan kandungan estrogen tinggi, mempunyai resiko 4 kali lipat, sedang estrogen rendah berisiko 2 kali lipat. Tetapi, dengan cara seluruh riset, masalah stroke pada mereka yg konsumsi pil kontrasepsi tergolong rendah (4 dari 100. 000 wanita per tahun). Resiko itu umumnya baru meningkat bila memanglah mempunyai migrain atau aspek resiko yang lain. Stroke Dimulai Kelainan Organ Badan Temuan lain yang lebih tidak sering semacam pemicu stroke pada umur muda ialah kelainan jantung, infeksi, serta kelainan ketahanan badan.   Baca juga : Mengenal Penyebab Xerostomia (Mulut Kering) dan Cara Mencegahnya Kelainan Jantung. Kelainan jantung yang disebut meliputi masalah irama jantung, rusaknya katup jantung, serta kelainan susunan jantung. Seluruhnya menyebabkan munculnya bekuan darah yang tetap labil hingga bisa terbawa dalam aliran darah sebelum saat pada akhirnya menyumbat pembuluh darah yang diameternya lebih kecil dari ukuran sumbatan itu. Infeksi. Infeksi pemicu stroke bisa disebabkan oleh tuberkulosis, hepatitis C, hepatitis B, HIV, sifilis, serta parasit (sistiserkus). Kelainan Daya Tahan Badan. Kelainan imunitas seperti lupus ikut bertindak oleh lantaran pembentukan berlebihan dari reaksi ketahanan badan berkumpul membuat satu sumbatan. Aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah oleh lantaran endapan lemak) tidak sering didapati pada masalah stroke orang muda, namun memanglah di ketahui berlangsung penambahan pembentukan aterosklerosis di lingkungan orang muda saat saat ini tiada tanda-tanda. Untuk sifilis, tuberculosis, serta HIV, pengambilan cairan otak yang biasanya dikerjakan lewat tulang belakang dibutuhkan untuk konfirmasi diagnosis. Tak disangkal bahwasanya tetap ada kira-kira sepertiga masalah stroke pada umur muda yang pemicunya belum di ketahui, hingga riset selalu berjalan untuk mencari pemicu baru. Perhatian pada kesehatan jantung, infeksi, kelainan systemik lain, pemakaian obat-obatan spesifik barangkali mencetuskan stroke di umur muda. Tak tertutup kemungkinan bahwasanya di umur muda seorang telah memperlihatkan pembentukan aterosklerosis tidak dengan disadari hingga modifikasi gaya hidup telah dibutuhkan lebih dini.

Featured Image
Amankah Tren Diet Raw Food?

02-06-2014 03:29

Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk?   Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak  Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng.  Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.

...