Waktu Posting : 28-05-2014 03:55 | Dibaca : 2431x
21-07-2016 00:35
Berikut adalah 7 hal yang wajib di hindari oleh para pria, karena 7 hal ini akan menyebabkan Mr.P anda loyo, Hampir semua pria ingin lebih jantan dan perkasa dalam hal seks. Segala cara akan mereka lakukan untuk membuktikan kepada pasangan bagaimana keperkasaannya di tempat tidur. Tak heran jika gangguan seksual seperti ejakulasi dini atau impotensi merupakan masalah yang bisa membuat pria frustrasi. Selain faktor penyakit yang terkait dengan pembuluh darah atau prostat, ada beberapa hal yang bisa membuat pria gagal mempertahankan ereksinya lebih lama.  Baca juga : Obat Tradisional untuk Menghilangkan Keputihan  1. Hobi menonton video porno Sesekali melihat film dewasa untuk membangkitkan gairah mungkin boleh saja. Namun, terlalu sering menonton film ini justru merusak kehidupan seksual di dunia nyata. Pria yang hobi menonton film porno akan sulit membedakan yang nyata dan fantasi. 2. Ejakulasi dini Faktanya, satu dari tiga pria pada satu waktu dalam hidupnya akan mengalami ejakulasi dini. Kondisi ini didefinisikan sebagai mencapai orgasme kurang dari satu atau dua menit. Salah satu kiat mengatasinya adalah ereksi dengan teknik stop-start menggunakan tangan. Lakukan masturbasi, tetapi ketika ejakulasi sudah hampir sampai, hentikan selama beberapa detik, lalu rangsang lagi. Latihan ini secara teratur bisa membuat ereksi lebih bertahan lama. 3. Kebiasaan tidak sehat Kebiasaan merokok, pola makan tidak sehat, dan kurang olahraga merupakan penyebab paling sering berkurangnya gairah pria. Pertimbangkan untuk mengubah gaya hidup agar suasana di tempat tidur tetap menggairahkan. 4. Kondom Sebagian besar pria memang kerap gagal ereksi jika menggunakan kondom. Namun sebagai alat kontrasepsi pencegah kehamilan dan penularan penyakit seksual, kondom sebaiknya tetap dikenakan. Salah satu cara untuk menjaga agar ereksi tidak terganggu adalah dengan memberikan lebih banyak stimulasi. Mintalah pasangan untuk lebih aktif menyentuh area sensitifnya. Memilih kondom yang lebih tipis juga bisa menjadi solusi.  Baca juga : Tips Memilih Aksesoris untuk Kebaya agar Kamu Makin Cantik  5. Stres Entah itu karena stres di tempat kerja atau ada amarah terpendam, kecemasan bisa merusak libido pria. Rasa cemas dan stres berdampak langsung pada sistem saraf simpatik sehingga ereksi jadi terganggu. 6. Otot panggul lemah Pria yang menderita ejakulasi dini dan melatih otot panggulnya dengan semacam latihan kegel ternyata mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan mempertahankan ketegangan "Mr P". Karena itu, tak ada salahnya jika otot bagian ini juga mulai menjadi sasaran latihan. 7. Perhatian teralih Seperti halnya wanita, pria juga merasa tidak nyaman berhubungan seksual jika merasa privasi-nya berkurang. Misalnya saja dinding kamar yang kurang kedap, masih tinggal di rumah mertua, atau anak-anak yang belum tidur. Ketidaknyamanan tersebut bisa membuat pria ingin agar kegiatan seksnya cepat selesai.
10-06-2014 12:58
Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh kegagalan sel pankreas dalam menghasilkan insulin. Insulin adalah hormon yang utama dalam memasukkan gula ke dalam sel badan. Disebabkan minimnya jumlah insulin badan, maka gula tak bisa masuk ke dalam sel badan serta mengakibatkan penambahan gula darah. Penambahan gula darah bisa mengakibatkan kerusakan dinding pembuluh darah serta selanjutnya mengakibatkan beragam komplikasi pada beragam organ. Apa sajakah komplikasi diabetes yang bisa didapati, mari kita tengok satu per satu. Retinopati Diabetik Pada kelainan ini pembuluh darah mata akan lebih rawan pecah serta berdarah. Darah yang berakumulasi pada retina mata akan menganggu fungsi retina dalam terima stimulasi sinar. Hal semacam ini akan mengakibatkan penurunan penglihatan mata dengan cara perlahan-lahan. Baca juga : Hal yang Harus Dihindari Ketika Sikat Gigi Nefropati Diabetik Komplikasi ginjal adalah satu diantara komplikasi yang umum didapati. Ginjal yang rusak tak bisa menahan protein badan sehingga akan keluar lewat urin. Protein dalam urin adalah sinyal awal dari rusaknya ginjal. Pada step akhir, pasien dengan masalah ginjal yang tak dikerjakan dengan baik akan menanggung derita tidak berhasil ginjal. Tidak berhasil ginjal ialah situasi di mana ginjal mengalami penurunan fungsi ginjal serta beragam materi beracun bisa terkumpul dalam badan kita. Penyakit Jantung Koroner Rusaknya pembuluh darah pada jantung bisa mengakibatkan sumbatan aliran darah. Sumbatan aliran darah bisa mengakibatkan rusaknya otot jantung. Penyempitan aliran darah bisa mengakibatkan serangan angina, yakni nyeri dada disebabkan tersumbatnya pembuluh darah. Penyakit Pembuluh Darah Otak Diabetes bisa mengakibatkan tersumbatnya pembuluh darah otak. Hal semacam ini bisa mengakibatkan serangan stroke, di mana pasien mengalami penurunan kemampuan otot badan, kelumpuhan atau penurunan kesadaran. Baca juga : Menyembuhkan Asam Urat Tanpa Obat Neuropati Diabetik Pasien dengan neuropati diabetik akan mengalami keluhan kesemutan atau perasaan seperti baal di bagian badan spesifik. Hal semacam ini bisa mengakibatkan individu dengan masalah neuropati rawan terkena luka pada kaki yang tak terdeteksi lantaran minimnya rasa sakit. Penyakit Pembuluh Darah Perifer Pembuluh darah perifer berperan mengalirkan darah ke beragam sisi badan. Sayangnya pembuluh darah perifer pada pasien diabetes mengalami rusaknya, sehingga aliran darah tak maksimal. Kelainan pembuluh darah perifer, berbarengan dengan neuropati diabetik, bisa mengakibatkan luka pada kaki yang susah pulih. Demikianlah beragam komplikasi diabetes yang penting diwaspadai. Beragam komplikasi ini bisa dihindari dengan pemantauan gula darah yang baik serta deteksi awal pada pasien diabetes sebelum saat terjadinya komplikasi.
10-04-2023 17:57
Pasti semua orang pernah merasa pusing atau sakit kepala. Hal ini banyak terjadi karena beberapa penyebab, seperti misalnya saat mereka stress. Namun titik sakit bisa berbeda di beberapa orang. Apakah kamu pernah tiba-tiba merasa sakit pada kepala bagian belakang padahal sedang tidak melakukan apapun? Kondisi ini dapat terjadi dalam kondisi yang ringan atau bahkan parah. Namun hal ini jangan dianggap sepele, loh. Yuk, kenali penyebab kenapa hal ini bisa terjadi. Tension Headache Kondisi satu ini sering terjadi karena penderitanya sedang dalam keadaan stress. Sebenarnya banyak pemicu selain stress, yaitu kurang tidur atau lapar. Sakit yang terasa saat kondisi ini terasa sangat tegang dan menekan kepala bagian belakang dan bisa terasa selama 30 menit atau bahkan berhari-hari. Sakit Kepala Cluster Walaupun kondisi ini jarang menyerang penderitanya, namun jika sudah terjadi akan sangat menyakitkan dan menganggu aktivitas. Sakit kepala cluster biasa terjadi karena adanya masalah pada ruas tulang belakang di area leher atau adanya kelainan pada hipotalamus otak. Sakit kepala ini akan membuat sang penderita merasa pusing saat berbaring. Migrain Migrain yang terjadi pada kepala bagian belakang disebut sebagai migrain basilar. Gejala yang dimunculkan oleh kondisi ini sangat membuat siapapun yang terkena menderita. Orang yang mengalami migrain ini akan merasa pusing, telinga berdenging dan pandangan terasa kabur. Kondisi ini sering dipicu karena kurang tidur atau perubahan cuaca. Hati-hati, ya, penyakit ini sering dikaitkan dengan stroke. Postur Tubuh yang Buruk Salah satu penyebab dari kepala belakang sering sakit adalah postur tubuh yang kurang baik. Hal ini dapat terjadi saat kamu terlalu banyak membungkuk sehingga area leher, punggung atau bahu terasa sangat tegang. Karena area-area tersebut menegang, maka kepala bagian belakang akan berdenyut dan nyeri. Mengonsumsi Obat Pereda Sakit Kepala Terlalu Sering Siapa sangka bahwa mengonsumsi obat sakit kepala dalam jumlah banyak justru menjadi bumerang bagi tubuh. Bukannya mengatasi masalah, malah menambah rasa sakit. Memang baik untuk minum obat pereda nyeri saat sakit kepala menyerang, namun cukup dalam jumlah yang pas. Hal ini disebut rebound headache dimana terlalu banyak menggunakan zat secara berlebihan pada tubuh. Sakit pada kepala bagian belakang dapat sering terjadi karena penyebab diatas dan bisa cukup berbahaya dan memicu penyakit serius. Oleh karena itu kamu harus lebih berhati-hati dan waspada. Jika rasa sakit semakin parah, segera konsultasi dengan pihak profesional. Â