Waktu Posting : 10-06-2014 12:58 | Dibaca : 2759x
31-10-2017 13:37
Gemar Cat rambut? Waspada Terkena Kanker Payudara - Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh London Princess Grance Hospital menyatakan bahwa pada 14 persen wanita yang mewarnai rambutnya beresiko terkena kanker payudara . Menurut Profesor Kefah Mokbel yang merupakan ahli bedah payudara menasehati wanita agar mengurangi paparan pewarna rambut sintetis hingga dua sampai enam kali dalam setahun. Atau menggantinya dengan produk yang terbuat dari bahan herbal alami. Seperti tulisannya dalam akun twiternya "Akan lebih baik untuk memilih pewarna rambut yang mengandung konsentrasi minimum amina aromatik seperti PPD atau para-fenilendiamina (kurang dari dua persen)." Profesor Kefah Mokbel bukanlah orang yang pertama kali yang menemukan hubungan antara pewarna rambut dan kanker payudara karena sebuah studi Finlandia pun menemukan hal yang sama bahwa wanita yang menggunakan pewarna rambut lebih mungkin dapat terkena kanker payudara . Meskipun demikian, studi ini masih belum dapat menentukan produk pewarna rambutlah yang menyebabkan terkena kanker payudara, terdapat faktor lainnya. Dikatakan demikian karena kemungkinan pada wanita yang menggunakan pewarna rambut juga menggunakan banyak produk kosmetik bila dibandingkan dengan wanita yang tidak menggunakan pewarna rambut. Walaupun demikian, cara yang terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan melindungi diri dari kanker payudara serta rutin untuk melakukan pemeriksaan mammogram serta Periksa Payudara Sendiri(SADARI).
03-06-2014 18:26
Sebenarnya, tak susah melindungi kekebalan badan dengan cara alami. Cukup istirahat, berolah raga dengan cara teratur, serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang ialah kunci kekebalan badan yang sehat. Pasti makanan yang yang diasup ialah makanan memiliki kandungan antioksidan. Kecuali makanan itu, ada juga tanaman obat yang berguna menambah kekebalan badan. 1. Meniran (Phyllanthus niruri L) Tanaman ini dengan cara tradisional diakui dapat mengobati penyakit diantaranya radang ginjal, batu ginjal, sulit buang air kecil, disentri, sakit ayan, hepatitis, serta rematik. Zat kimia yang terdapat dalam tanaman ini yang telah di ketahui diantaranya tannin, filantin, kalium, damar, dan hipofilantin. Riset teranyar perihal meniran mengungkap bahwasanya tanaman ini dapat menolong mencegah beragam jenis infeksi virus serta bakteri dan mendorong sistem kekebalan badan. Tanaman ini telah di teliti serta di produksi jadi tablet peningkat ketahanan badan. Buatan ini sudah diuji praklinis serta klinis selama 3 tahun. Baca juga : Cara Alami Kurangi Uban Di Kepala Dr. Zakiudin Munasir, Sp. AK, pakar pediatrik imunologi dari Sisi Anak RS Cipto Mangunkusumo Jakarta sudah lakukan riset serta menunjukkan bahwasanya ekstrak meniran menolong menambah kecepatan penurunan demam pada pasien anak pasien infeksi saluran pernapasan atas. Langkah pemakaian : Langkah tersebut dianjurkan oleh Dr. Suprapto Ma’at dari Kampus Airlangga yang juga turut menguji ekstrak tanaman meniran dalam menambah ketahanan badan. Ambillah satu genggam daun meniran yang terbagi dalam akar, batang, serta daun. Tumbuk hingga halus. Lalu di rebus berbarengan 2 gelas air bersih. Tunggulah hingga jadi 1/2 gelas. Minum sekali tiap-tiap hari. 2. Jinten Hitam Kecuali meniran, jinten hitam dapat juga digunakan semacam langkah alami untuk menambah ketahanan badan. “Orang Arab dengan cara tradisional telah turun-temurun memakai jinten hitam untuk menambah ketahanan badan, ” kata Dr. Suprapto Ma’at. Tidak sama dengan meniran, tanaman ini belum teruji dengan cara klinis. Langkah pemakaian : Siapkan 1 sendok makan munjung jintan hitam. Gerus hingga kulitnya jadi pecah. Sesudah itu rebus dengan 2 gelas air. Tunggulah hingga air rebusan itu tersisa jadi 1/2 gelas. Minum tiap-tiap hari supaya ketahanan meningkat. Baca juga : Ramuan Alami Pewangi Tubuh 3. Mengkudu Buah yang juga di kenal dengan nama pace atau noni ini memanglah sudah lama di kenal semacam obat untuk menambah ketahanan badan. Penelitian-penelitian pada buah jelek rupa ini selalu dikerjakan dengan cara intensif. Riset oleh Dr. Paul Heinike pada awal era 20 mengungkap bahwasanya tanaman ini memiliki kandungan ensim Proxeronase serta alkaloid Proxeronine. Ke-2 zat ini akan membuat zat aktif bernama xeronine didalam badan. Zat ini akan terbawa aliran darah menuju beberapa sel badan. Akhirnya beberapa sel itu akan lebih aktif, sehat, serta berlangsung perbaikan-perbaikan susunan ataupun fungsi. Langkah pemakaian : Endah Lasmadiwati, pakar tanaman obat dari Taman Sringanis, menyarankan resep tersebut untuk merasakan buah mengkudu. Siapkan 2 buah mengkudu yang telah tua. Bersihkan bersih lalu taruh selama 2 hari hingga benyek. Sesudah itu remas-remas dalam 2 gelas air. Saring serta sisihkan. Dalam pada itu, siapkan 1 jari kunyit serta 2 jari jahe. Bakar serta memarkan. Ambillah 1 jari kayu manis, 1 jari sereh, 7 kapulaga, serta 7 buah cengkih. Beberapa bahan itu di rebus dalam 2 gelas air. Tunggulah hingga mendidih serta berbau harum. Campur air rebusan bahan itu dengan buah mengkudu yang sudah disaring. Imbuhkan sedikit garam serta gula jawa seperlunya.
16-06-2024 15:13
Bagi penderita diabetes, menjaga kadar gula darah tetap stabil merupakan hal yang penting dilakukan. Ini karena kadar gula darah yang terlalu tinggi berisiko menyebabkan berbagai penyakit, seperti stroke, gagal ginjal, bahkan kematian.Selain mengonsumsi obat medis, penderita diabetes juga bisa menggunakan beberapa bahan alami yang diduga efektif untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh. Berbagai Jenis Obat Diabetes Alami Selain mengonsumsi obat diabetes yang diberikan oleh dokter, ada beberapa jenis obat diabetes alami yang diduga dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita prediabetes maupun diabetes, yaitu : 1. Kayu manis Salah satu obat diabetes alami yang dapat dengan mudah ditemukan adalah kayu manis. Obat alami ini diduga memiliki efek seperti insulin dalam tubuh yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Tidak hanya itu, kayu manis juga diduga dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi diabetes, termasuk penyakit jantung dan kerusakan saraf. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas hingga efek samping kayu manis sebagai pengobatan diabetes. 2. Ginseng Tanaman ginseng, khususnya ginseng Amerika (Panax quinquefolius), merupakan salah satu jenis ginseng yang diduga dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Jenis ginseng ini juga dapat mencegah resistensi insulin pada orang yang sehat, sehingga mencegah risiko terkena diabetes tipe 2. 3. Lidah buaya Obat diabetes alami selanjutnya adalah lidah buaya. Meski umumnya lebih dikenal sebagai obat untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti luka bakar ringan, tetapi lidah buaya juga diketahui dapat mengontrol kadar gula darah. Khasiat lidah buaya tersebut berasal dari kandungan fitosterol yang diduga dapat mengurangi kadar gula dengan menurunkan penyerapan gula di saluran cerna setelah makan. 4. Jahe Jahe merupakan jenis rempah yang cukup sering dijadikan sebagai pengobatan alami, termasuk obat diabetes. Berdasarkan beberapa penelitian, jahe diduga dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi dan menjaganya tetap stabil. Meski begitu, studi terkait jahe sebagai obat herbal untuk diabetes masih sangat terbatas sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui khasiat dan keamanannya. https://pafiyapen.org/ 5. Cengkeh Penelitian menunjukan bahwa cengkeh bisa menjadi salah satu pilihan obat diabetes alami. Ini berkat kandungan senyawa pada cengkeh yang diduga dapat meningkatkan produksi insulin dan menurunkan kadar gula darah. 6. Gymnema Gymnema merupakan salah satu obat alami yang diduga memiliki sifat antidiabetes dan dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2. Perlu diingat bahwa beberapa bahan alami di atas biasanya hanya digunakan sebagai pendukung obat diabetes, bukan pengganti obat diabetes yang diberikan oleh dokter. Selain itu, penderita diabetes juga perlu berhati-hati ketika mengonsumsi obat herbal. Pasalnya, menggabungkan obat alami dengan obat medis diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia atau kadar gula darah di bawah normal. Di samping mengonsumsi obat alami maupun medis, Anda juga perlu menjalani pola hidup sehat agar kadar gula darah tetap terjaga, misalnya dengan olahraga secara rutin, hindari asupan tinggi gula dan lemak, serta kelola stres. Meski beberapa bahan alami di atas dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu guna memastikan keamanan dan efektivitasnya sebagai obat diabetes alami.