Waktu Posting : 17-08-2014 06:19 | Dibaca : 3579x
22-07-2016 21:48
Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam bentuk tinja. Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit. Baca juga : Tips Memilih Aksesoris untuk Kebaya agar Kamu Makin Cantik Ada beberapa faktor yang bisa memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Contoh-contoh makanan tersebut adalah jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau). Selain makanan, kita juga bisa berisiko mengalami penumpukan sama urat di dalam darah jika mengonsumsi minuman manis (baik gula buatan maupun alami) dan minuman beralkohol secara berlebihan. Risiko terkena penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi. Sedangkan jika dipandang sebagai bentuk komplikasi, penyakit asam urat berisiko tinggi dialami oleh orang-orang yang sedang menderita penyakit ginjal kronik, penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, osteoarthritis, psoriasis, dan sindrom metabolisme. Terlepas dari keempat faktor pemicu di atas, penyakit asam urat juga diduga masuk ke kelompok penyakit turunan alias penyakit genetik. Ini artinya mereka yang memiliki anggota keluarga berpenyakit asam urat berisiko mengalami kondisi yang sama. Menurut penelitian, proporsi dari risiko ini adalah 20 persen. Baca juga : Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat Lebih sedikitnya jumlah perempuan yang terkena penyakit asam urat dibandingkan laki-laki kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Setelah perempuan mengalami menopause, kadar asam urat dapat meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit asam urat. Terlepas dari faktor-faktor di atas, ada juga sebagian orang yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah mereka, namun tidak ditemukan pembentukan kristal-kristal natrium urat pada sendi-sendinya. Selain itu, di antara sebagian orang yang memiliki kadar asam urat yang sama pun, tingkat kerentanan mereka akan berbeda-beda. Mengenai hal tersebut, hingga kini belum ada penjelasan yang pasti.
23-05-2014 08:38
Kenali Insomnia - Aktivitas yang kita jalani setiap hari semakin terasa padat. Berbagai pekerjaan sebagai manusia modern yang identik dengan pekerja keras telah membuat banyak waktu kita tersita karenanya. Hal tersebut biasanya akan membuat kita menghabiskan waktu pagi hingga sore untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan. Dan memanfaatkan malam hari sebagai waktu yang tepat untuk mengistirahatkan diri. Namun bagaimana jadinya jika pada saat malam hari yang telah anda persiapkan untuk beristirahat dengan tenang justru tidak dapat anda nikmati, anda mengalami susah tidur atau yang kita kenal dengan insomnia? tentu ini merupakan sebuah problema yang harus segera di atasi. Karena hal tersebutlah maka pada ulasan berikut ini saya sengaja mengajak anda sekalian untuk membicarakan banyak hal tentangnya, jadi karena sedemikian pentingnya ulasan ini, maka wajib bagi ada untuk membaca ulasan berikut dengan seksama. Hal yang pertama kali akan kita bahas pada ulasan berikut ini adalah tentang apa itu insomnia? Insomnia merupakan sebuah gangguan susah tidur di malam hari yang dialami oleh banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk bekerja di siang harinya. Ketika seseorang mengalami insomnia ini maka orang tersebut akan mengalami keadaan di mana ia akan merasa kurang fit dan segar saat bangun di keesokan harinya yang kemudian berdampak pada rasa letih saat tengah menjalani aktivitas seperti bekerja. Jika dibiarkan maka yang terjadi bukan hanya akan menghilangkan kenyamanan anda saja tetapi lebih jauh dari itu, ternyata juga berpotensi menimbulkan penyakit yang terjadi akibat tubuh yang kurang beristirahat. Baca juga : Mari Olahraga Mungkin anda masih bingung dengan bagaimana sih keadaan seseorang yang mengalami insomnia? Seseorang dinyatakan insomnia adalah saat orang tidak memiliki kebutuhan tidur yang cukup. Rata-rata kebutuhan setiap manusia dalam hal tidur berkisar antara 7 hingga 8 jam. Nah jika hal ini tidak terpenuhi maka orang tersebut kemungkinan besar mengalami insomnia. Untuk lebih jelasnya tentang insomnia ini. Maka saya akan menjelaskan kepada anda sekalian tentang gejala-gejala yang timbul pada seseorang yang mengalami insomnia yang di antaranya adalah adanya kesulitan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas atau lelap, mengalami gangguan saat tidur seperti waktu tidur yang relatif pendek atau mungkin juga terbangun saat tidur, akan merasa lelah sepanjang hari, melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang sering terjadi, gangguan pencernaan hingga terkadang pada orang tertentu yang kurang waktu tidur akan mengantuk di siang hari dan juga sakit kepala. Baca juga : Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Seseorang mengalami insomnia ini tidak serta merta terjadi, tetapi ada penyebab yang melatarbelakanginya. Di antaranya adalah sebagai berikut: 1. Stress dan depresi. Orang yang mengalami stress dan depressi akan mengalami keadaan di mana orang tersebut akan mengalami gangguan tidur. Ya pikiran yang sedang kacau menjadi pemicu utama hal ini. 2. Pola hidup yang kurang sehat seperti merokok dan meminum alkohol juga menjadi pemicu utama seseorang akan mengalami insomnia. Jadi dengan demikian maka kebiasaan buruk ini perlu untuk anda kurangi dan bahkan hindari. 3. Perubahan jadwal harian juga akan mengakibatkan sedikit banyak pola tidur akan terganggu. Seperti seseorang yang biasanya mulai beraktivitas pagi hari, karena pekerjaan mewajibkannya berangkat lebih pagi lagi maka hal tersebut membuat terjadinya perubahan pola tidur bagi orang tersebut. Dan dalam keadaan tertentu dapat menyebabkan seseorang untuk terkena insomnia. Dan demikianlah beberapa ulasan penting yang dapat saya sajikan kepada anda tentang penyakit susah tidur atau insomnia ini. Semoga beberapa ulasan yang saya sajikan tentangnya tersebut di atas dapat memberikan banyak manfaatnya bagi anda. Sampai berjumpa di ulasan yang selanjutnya!
11-06-2014 14:28
Pada beberapa kejadian, para pria lebih rawan terkena beberapa persoalan kesehatan. Beberapa misal penyakitnya yakni penyakit jantung, impotensi, keganasan pada paru-paru, AIDS atau HIV. Beberapa penyakit itu memanglah dapat menyerang siapapun, baik wanita ataupun pria. Tetapi, beberapa persoalan kesehatan di bawah ini ialah yang kerap menyerang pria, salah satunya : Kesehatan Jantung Penyakit jantung dapat nampak dengan beragam jalan. Gejalanya dapat berlainan pada tiap-tiap orang. Tetapi dari tanda-tanda itu, bisa mengakibatkan persoalan yang serius. Komplikasi yang serius juga dapat berlangsung bila penyakit ini tak secepatnya dideteksi secara mendalam, satu diantaranya ialah stroke. Darah tinggi ialah pemicu utama dari stroke serta penyakit jantung. Oleh karenanya, Anda dianjurkan untuk teratur melaksanakan kontrol darah tinggi anda. Penyakit Pernafasan/Paru-Paru Beragam penyakit pernafasan amat memungkinkan menyerang pria. Berbagai macam penyakit paru-paru dapat berlangsung pada pria lantaran sekelompok besar pria adalah seseorang perokok. Batuk jadi satu diantara tanda-tanda awal yang paling kerap nampak. Seiring waktu berjalan, tanda-tanda batuk itu bisa dikarenakan oleh penyakit yang lebih serius lagi serta dapat mengancam jiwa pasien. Batuk yang dapat jadi dikarenakan oleh penyakit membahayakan salah satunya seperti kanker paru-paru, emfisema, atau beberapa penyakit pernafasan yang lain. Menurut American Lung Association, tiap-tiap tahunnya banyak pria yang terdiagnosis terkena kanker paru-paru lantaran mempunyai kisah merokok di saat lalunya. Meskipun kanker paru-paru dapat berlangsung lantaran beberapa aspek, tetapi merokok terus jadi satu diantara pemicu utama terjadinya kanker paru-paru. Baca juga : Benarkah Seks Baik untuk Kesehatan? Penyakit Disebabkan Alkohol Pada masa moderen seperti saat ini, konsumsi alkohol memanglah tak cuma dikerjakan beberapa Pria, Wanita juga mempunyai rutinitas ini. Tetapi, beberapa penyakit yang nampak disebabkan konsumsi alkohol terlalu berlebih dalam periode waktu yang lama benar-benar berisiko pada pria. Misalnya saja seperti resiko keganasan pada mulut, tenggorokan, kerongkongan, hati, serta usus besar. Kecuali itu, alkohol dapat juga menggangu tugas organ dalam menghasilkan hormon pada pria hingga bisa menyebabkan impotensi serta infertilitas. Penyakit Organ Hati Hati untuk manusia berperan semacam organ yang merubah makanan jadi tenaga, serta bersihkan badan dari zat-zat beracun yang bakal menyerang badan dari darah. Pada organ hati, ada organ kecil yang bernama empedu. Organ itu keluarkan satu zat untuk memecah lemak. Nah, beberapa penyakit organ hati yang paling kerap berlangsung pada pria ialah sirosis, hepatitis, sumbatan pada saluran empedu, atau kanker hati serta beberapa penyakit hati yang lain. Menurut American Cancer Society, alkohol serta tembakau bisa menambah resiko Anda terkena penyakit pada organ hati. Diabetes Penyakit yang lain yang rawan menyerang pria ialah diabetes. Bila seseorang pria menderita diabetes maka pria itu bakal mendapatkan resiko yang semakin besar menderita impotensi serta kandungan testoteron yang rendah. Hal itu bisa mengakibatkan penambahan depresi atau kekhawatiran yang terlalu berlebih. Tetapi, hal itu tak menyerang seluruh pria yang terkena diabetes. Namun apabila tak diobati, diabetes bisa mengakibatkan rusaknya saraf, ginjal, jantung, stroke, persoalan penglihatan sampai kebutaan. Untuk mencegah hal itu, Anda dapat mengawali dengan pola makan yang sehat serta teratur olahraga. Baca juga : Anda Botak? Cegah Dengan 3 Hal Ini Influenza serta Pneumonia Influenza serta infeksi kuman pneumokokus ialah dua hal yang paling berisiko pada kesehatan pada beberapa pria. Seseorang pria yang alami persoalan dengan system kekebalan badannya bakal rawan pada penyakit seperti, diabetes, tidak berhasil jantung kongestif, anemia, AIDS, atau kanker. Oleh karenanya dianjurkan untuk beberapa pria memperoleh vaksinasi, lantaran pada pria yang di vaksin bakal menurunkan resiko sampai 70% dari penyakit influenza atau pneumonia. Kanker Kulit Menurut Skin Cancer Foundation, pria diatas 50 thn ada pada resiko paling tinggi untuk terkena kanker kulit 2 x lipat dibanding wanita. Hal semacam ini karena pria seringkali terkena paparan cahaya matahari dibanding wanita. The Center for Disease Control and Prevention mereferensikan untuk memakai pakaian lengan panjang serta celana panjang, topi, kacamata hitam, serta tabir surya saat tengah ada diluar rumah. Hal semacam ini untuk menurunkan resiko terkena kanker kulit dengan hindari paparan cahaya matahari dengan cara segera. HIV atau AIDS Awal mulanya, barangkali beberapa pria tak mengerti ada penyakit ini, lantaran tanda-tanda awal HIV serupa sekali dengan tanda-tanda flu. Infeksi ini paling banyak berkembang di kalangan gay, biseksual, serta homo.