Waktu Posting : 04-05-2014 09:52 | Dibaca : 2373x
21-08-2017 10:47
Cara Sederhana Merawat Payudara Sehari-hari - Payudara yang sehat dan kencang dapat meningkatkan penampilan dan harga diri wanita. Untuk mendapatkan payudara yang sehat dan kencang maka harus dijaga serta dirawat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyakit kanker payudara dan masalah kesehatan lainnya. Lalu apa saja ciri-ciri dari payudara yang sehat? Berikut ini beberapa ciri payudara yang sehat, yaitu : Kulit Payudara Lembut dan Tidak Ada Benjolan Pada payudara yang sehat maka kulit akan terasa lembut pada saat diraba dan pada permukaannya tidak terdapat benjolan. Bila terdapat benjolan, jangan dibiarkan agar benjolan tersebut tidak berkembang. Oleh karena itu harus terus diawasi perkembangannya. Puting Payudara Terasa Keras Puting payudara terasa lebih keras bila dibandingkan dengan bagian payudara lainnya. Bagi yang belum menikah maka puting payudara agak pendek dan wajar-wajar saja. Namun bila setelah menikah maka puting payudara akan menyembul lebih tinggi. Ukuran Kedua Bukit Payudara Ukuran payudara biasanya simetris namun ukurannya tidak sama persis. Ukuran bukit yang kiri biasanya lebih besar daripada ukuran bukit payudara yang kanan. Pada masa remaja, ukuran kedua bukit payudara ini simetris dan pada perkembangan usia selanjutnya terlebih setelah menikah serta menggunakan kontrasepsi maka perbedaan ukuran kedua bukit payudara akan semakin terlihat perbedaannya. Saat Ditekan atau Disentuh Tidak Terasa Nyeri Apabila payudara terasa sakit pada saat ditekan secara lembut maka sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Payudara Kencang dan Tidak kendur Payudara yang sehat maka bentuknya akan kencang dan tidak melorot ke bawah. Kulitnya pun terasa lembut dan kenyal bila dipegang atau diremas. Payudara yang kencang dapat menjadi suatu pertanda sebagai kesuburan. Warna Puting Payudara Payudara yang sehat pada wanita yang berkulit putih dan belum melahirkan maka puting payudara berwarna merah muda dan wanita yang memiliki kulit yang agak gelap, puting payudaranya berwarna kecoklatan. Perawatan sehari-hari yang dapat dilakukan agar mendapatkan payudara yang sehat yaitu dengan cara-cara berikut ini : Mengkonsumsi makanan yang sehat, dapat ditambahkan dengan makanan seperti brokoli, minyak zaitun, kopi dan kacang-kacangan. Menggunakan bra yang tepat, gunakan bra yang tidak terlalu ketat dan juga tidak terlalu longgar. Tujuannya agar stabilitas dari bentuk payudara terjaga. Pemijatan rutin pada payudara , dapat membantu untuk mengencangkan payudara. Lakukan pemijatan kurang lebih 15 menit. Bersihkan terlebih dahulu payudara dengan menggunakan handuk basah yang sudah direndam dengan air hangat kemudian usaplah payudara secara pelan dan lembut. Rajin berolahraga, lakukan olahraga berupa gerakan push-up agar payudara menjadi lebih sehat dan kencang. Menggunakan pelembab pada bagian payudara agar kulit payudara tetap lembut dan sehat. Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter sehingga kesehatan payudara dapat terkontrol. Apalagi bila anda telah berusia 40 tahun ke atas.
10-03-2016 16:35
Gagal jantung kongestif atau Congestive heart failure (CHF) adalah kegagalan jantung dalam memompa supply darah yang diperlukan badan. Hal tersebut berlangsung lantaran kelainan pada otot-otot jantung hingga tak dapat bekerja dengan cara normal. Sampai kini, gagal jantung di gambarkan semacam keadaan jantung seorang yang berhenti bekerja, dalam soal ini ialah berhenti berdetak. Walau sebenarnya, gagal jantung bermakna ketakmampuan jantung dalam memompa darah atau ketakmampuan jantung mencukupi kuota darah normal yang diperlukan badan. Baca juga : Kiat Sehat untuk Pria Agar Tetap Segar Bugar Terjadinya Gagal Jantung Kongestif Jantung mempunyai empat ruangan yang mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Gagal jantung kongestif ada type samping kiri, kanan, serta kombinasi. Pada pasien gagal jantung kongestif samping kiri, ruangan bawah kiri atau ventrikel kiri dari jantung tak berperan dengan baik. Sisi ini semestinya mengalirkan darah yang maksimal ke semua badan lewat pembuluh darah arteri. Lantaran tugas bilik kiri tak berlangsung dengan cara maksimal, jadi terjadi penambahan desakan pada serambi kiri serta pembuluh darah di sekelilingnya. Keadaan ini membuat penimbunan cairan di paru-paru (edema). Setelah itu penimbunan cairan pula bisa terbentuk di organ perut serta kaki. Kondisi ini lalu mengganggu kemampuan kerja ginjal hingga badan memiliki kandungan konsentrasi air serta garam semakin banyak dari yang diperlukan. Pada berbagai masalah, penyakit ini dapat pula bukanlah karena kegagalan ruangan bawah sisi kiri dari jantung dalam memompa darah. Ketakmampuan ventrikel kiri jantung dalam lakukan relaksasi pula terkadang jadi pemicunya. Lantaran tak dapat lakukan relaksasi, jadi terjadi penimbunan darah waktu jantung lakukan desakan balik. Seperti Apa Gejala yang Nampak? Ada berbagai gejala yang tunjukkan kalau seorang menderita gagal jantung kongestif. Walau pada step awal gejalanya mungkin saja tak bakal beresiko pada keadaan kesehatan pada umumnya, tetapi bersamaan memburuknya keadaan yang terkena, jadi gejalanya semakin riil. Sekurang-kurangnya ada tiga bagian gejala yang dapat diliat pada seseorang pengidap gagal jantung kongestif. Yang pertama ialah gejala step awal. Pada step ini, pasien alami : Pembengkakan kaki serta pergelangan kaki. Gampang capek. Kenaikan berat badan yang penting. Semakin kerap hendak buang air kecil, terlebih waktu malam hari. Bila keadaan pasien selalu lebih buruk, nampak berbagai gejala seperti berikut ini. Denyut jantung tak teratur. Paru-paru sesak hingga mengakibatkan batuk. Napas berbunyi. Sesak napas lantaran paru-paru dipenuhi cairan. Setelah itu, bila pasien alami gejala seperti berikut ini, jadi gagal jantung kongestif dapat disebutkan telah meraih keadaan kronis. Menjalarnya rasa nyeri di dada lewat badan sisi atas, keadaan ini dapat pula mengisyaratkan ada serangan jantung. Kulit jadi kebiru-biruan lantaran paru-paru alami kekurangan oksigen. Tarikan napas yang pendek serta cepat. Alami pingsan. Bahaya Apa yang Dihadapi Pasien Gagal Jantung Kongestif? Seorang yang alami gagal jantung kongestif butuh berwaspada pada keselamatan hidupnya. Pasien mesti selekasnya melakukan penyembuhan atau dia bakal dihadapkan pada berbagai resiko masalah kesehatan yang lain, diantaranya : Aritmia Aritmia atau masalah irama jantung bisa terkena oleh pasien gagal jantung kongestif. Satu diantaranya akibat terjadinya fibrilasi atrium dimana serambi jantung berdetak cepat serta tak teratur. Fibrilasi atrium ini bisa menerpa sekitaran sepertiga pasien yang menanggung derita gagal jantung kritis. Bila pasien gagal jantung kongestif lalu menanggung derita aritmia, jadi pasien bakal berisiko tinggi terserang stroke. Dia pula rawan alami penyakit komplikasi, yakni tromboemboli. Kegagalan organ badan lain Satu diantara organ yang dapat alami kegagalan manfaat ialah ginjal. Hal semacam ini berlangsung lantaran pada pasien gagal jantung kongestif, aliran darah ke ginjal bakal menyusut. Bila tanpa ada antisipasi atau penyembuhan, hal semacam ini bakal berbuntut pada rusaknya organ ginjal atau gagal ginjal. Baca juga : 4 Jenis Olah Raga Ini Ampuh Bakar Kalori dalam Tubuh Kematian mendadak Resiko kematian mendadak pada pasien gagal jantung tipe apa pun amat tinggi. Bahkan juga, kematian mendadak pada pasien gagal jantung dapat berlangsung setiap saat, temasuk waktu tidur. Ada prediksi yang mengaitkan aritmia bilik jatung. Tetapi sampai sekarang ini penyebabnya kematian mendadak pada pasien jantung kerapkali masihlah susah ditetapkan terlebih bila hal itu berlangsung diluar lingkungan rumah sakit. Keseluruhannya, penyakit gagal jantung kritis, termasuk juga gagal jantung kongestif, adalah penyumbang angka kematian yang cukup tinggi. Sekitaran 2-3 dari 10 orang yang mengalami gagal jantung tingkat awal sampai menengah berujung kematian setiap tahunnya. Sedangkan mereka yang mengalami gagal jantung pada tingkat kronis, lebih kurang setengahnya tak terselamatkan.
12-06-2014 21:14
Sudah barang tentu Anda kerap mendengar tentang penyakit ini bukan? Penyakit yang di mana dikarenakan oleh virus yang bisa menginfeksi organ hati. Virus hepatitis A merupakan satu diantara dari beberapa tipe virus hepatitis yang bisa mengakibatkan peradangan yang lalu memberi pengaruh pada kapabilitas hati penderitanya untuk berperan dengan normal. Orang dengan hepatitis A mempunyai tanda-tanda yang beragam. Biasanya pasien penyakit ini bakal rasakan beberapa gejala seperti terasa tak sehat, hilang nafsu makan, gampang capek, nyeri pada perut serta terasa tak nyaman pada area seputar hati mendekati tulang rusuk sisi bawah, urin berwarna gelap, jadi nyeri pada pada sendi serta otot, demam, kulit serta mata menguning, timbul mual serta muntah. Baca juga : Mengenal Yoga dan Manfaatnya untuk Kesehatan Penyakit hepatitis A bisa menyerang siapapun serta tak melihat umur dan jenis kelamin. Kejadian hepatitis A juga kerap ditemukan pada bayi, anak-anak, orang dewasa serta orang tua. Penyakit ini bisa menyebar dari satu orang ke orang yang lain lewat makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh virus Hepatitis A. Lain juga dengan virus Hepatitis B serta C, penyakit ini dapat juga menyebar lewat jalinan seksual atau lewat kontak dengan darah seperti sama-sama sharing dalam pemakaian jarum, atau waktu melahirkan. Ini nyaris tak sempat berlangsung pada perkara Hepatitis A. Apabila Anda merasakan beberapa gejala seperti di atas, biasanya dokter bakal meminta Anda untuk melakukan tes darah. Tes darah ini bermanfaat untuk mengendalikan fungsi hati serta memperhatikan apakah badan Anda mempunyai antibody pada virus hepatitis A didalam darah. Ada dua tipe antibody yakni IgM, yang berperan untuk memberikan apakah waktu ini Anda tengah terinfeksi penyakit ini atau tak serta IgG, antibodi ini bakal memberikan apakah Anda sempat terinfeksi pada awalnya ataukah tidak. Baca juga : Cara Tepat Merawat Gigi Berkawat Kecuali tes fisik oleh dokter, untuk meyakinkan diagnosa biasanya pasien juga disarankan untuk melakukan rangkaian prosedur kontrol Liver Fuction Test, seperti AST atau SGPT, Bilirubin, serta IgM anti HAV. Untuk penyembuhan penyakit ini, biasanya dokter cuma fokus pada beberapa cara untuk menangani tanda-tanda yang timbul biasanya, seperti : • Memperbanyak istirahat Umumnya pasien hepatitis A kerapkali terasa capek serta terasa tenaganya menyusut untuk melaksanakan pekerjaan keseharian mereka. Perbanyak istirahat lantaran Anda barangkali saja terasa capek serta sakit sepanjang sebagian waktu. • Dapatkan langkah menangani mual Mual bisa bikin Anda susah untuk makan. Dapatkan langkah untuk bikin makanan lebih menarik. Makan makanan kecil seharian seringkali dengan porsi lebih kecil di banding tiga kali makan besar. Bila Anda alami kesusahan makan kalori yang cukup, jauhi makanan rendah kalori serta menentukan makanan berkalori tinggi. Umpamanya, minum juice buah atau susu, serta bukan hanya air. • Biarlah hati beristirahat Liver Anda barangkali alami penurunan fungsi kerjanya dalam metabolisme obat serta alkohol bisa memperberat hal itu. Senantiasa tanyakan obat-obatan dengan dokter Anda, lantaran barangkali saja dokter merekomendasikan menghentikan atau merubah beberapa obat Anda. Hentikan minum alkohol waktu Anda alami sinyal tanda atau tanda-tanda hepatitis A.