Waktu Posting : 01-06-2014 18:01 | Dibaca : 2864x
29-07-2014 07:22
Stroke termasuk penyakit penyebab kematian terbesar di dunia. Penyakit ini bisa mengancam siapa saja yang memiliki pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Secara umum serangan stroke diakibatkan otak tidak mendapatkan pasokan darah yang mengangkut nutrisi makanan dan oksigen. Kondisi ini terjadi karena adanya pembuluh darah yang menuju ke otak mengalami penyempitan bahkan pecah. Segera terapkan obat herbal berkhasiat untuk pencegahan dan pengobatan. Pastikan anda membeli produk tersebut pada toko terpercaya yang jual obat herbal stroke yang terbukti ampuh. Apa saja cara pencegahan stroke yang terbukti efektif? Baca juga : Gejala Serangan Penyakit Rematik Perbaiki pola makan anda agar lebih sehat, terutama menjauhi makanan yang tinggi kandungan lemak dan kolesterol yang bisa mencetus penyumbatan pembuluh darah. Konsumsi makanan sehat dengan gizi dan nutrisi seimbang. Jangan lupa lakukan olahraga secara teratur untuk membakar lemak berlebihan di dalam tubuh. Hentikan kebiasaan merokok. Racun yang terkandung di dalam rokok terbukti bisa mencetus penyakit stroke. Jika anda tidak ingin mengidap stroke, segera hentikan kebiasaan buruk ini sekarang juga. Hentikan kebiasaan konsumsi minuman beralkohol. Jaga berat badan anda tetap proporsional. Hindari kondisi yang memicu stres. Konsumsi obat herbal yang terbukti ampuh mengatasi penyakit hipertensi. Karena sebagian besar penderita stroke diawali dengan mengidap penyakit hipertensi. Baca juga : Cara Sehat Menguruskan Badan dengan Obat Kurus Alami
07-09-2014 23:46
Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks. Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis. Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.
09-07-2014 08:11
Kebiasaan jajan telah amat menempel pada orang-orang Indonesia. Dari anak kecil sampai orang dewasa kerap beli makanan kecil untuk iseng dikonsumsi sembari bersantai bersama keluarga atau melihat TV. Dalam menentukan jajanan banyak yang perlu kita cermati, agar jajanan yang kita beli tak cuma enak untuk dimakan namun pula menyehatkan serta tak menyebabkan penyakit. Jajanan yang amat akrab di lingkungan orang-orang Indonesia satu diantaranya yakni gorengan. Jajanan ini disukai lantaran terasa enak, harga terjangkau, serta gampang diperoleh. Di tepi jalan mana saja gampang kita jumpai penjual makanan ini. Namun barangkali Anda telah jemu pula dengar pendapat begitu kurang menyehatkannya hidangan gorengan. Dari bahaya kolesterol, potensi penyumbatan pembuluh darah, juga kegemukan.  Baca juga : Makanan Untuk Ciptakan Sperma Sehat Tak usah cemas lebih jauh, di bawah ini ada 5 jalan makan gorengan yang aman untuk kesehatan Anda.  1. Prinsip Beli Gorengan Waktu Anda bakal beli gorengan, cermatilah kebersihan dari pembuatan panganan ini serta tempat tempat berjualannya. Makanan yang dijajakan di pingir jalan pasti telah terkontaminasi polusi dari asap kendaraan yang melalui. Debu-debu di jalanan pula bisa mengotori makanan yang di jual. Jadi rangkuman prinsip beli gorengan ialah kebersihan. Tetapi kecuali itu ada hal yang lain yang pada prinsipnya mesti Anda camkan baik-baik, yaitu Anda mesti meyakini pedagang gorengannya. 2. Yakinkan Anda Yakin Pada Pedagang Gorengan Kesayangan Anda Barangkali Anda pun belum lupa bahwasanya ada beberapa pedagang nakal yangg mencampurkan minyak dengan kantong plastik untuk dipakai menggoreng dagangannya yang pernah santer terdengar beberapa waktu lalu. Ke dalam minyak panas tersebut dimasukkan kantong plastik hingga plastik meleleh serta turut tercampur berbarengan minyak serta makanan. Hal semacam ini ditujukan untuk bikin hasil gorengan jadi lebih crispy. Tetapi mereka tak mencermati bahwasanya hal itu beresiko untuk kesehatan pemakai. Plastik memiliki kandungan zat bernama melamin yang tak bisa dikonsumsi oleh manusia. Konsumsi melamin bisa mengakibatkan pembentukan Kristal-kristal di ginjal yang bisa mengakibatkan penyakit batu saluran kemih atau batu ginjal yang bisa berlanjut jadi tidak berhasil ginjal sampai kematian. 3. Janganlah Makan Gorengan Bila Anda Mempunyai Kisah Kolesterol, Tingginya kandungan kolesterol  pada makanan itu bisa disebabkan oleh minyak yang telah dipakai berulang-ulangkali untuk menggorong hingga untuk Anda dengan kisah kolesterol tinggi mesti membatasi jumlah yang dikonsumsi selain karena adanya bahaya makanan terkontaminasi kotoran serta melamin. Bisa jadi minyak goreng yang digunakan penjual diklaim pada program iklannya tiada kolesterol, walaupun memanglah benar ada, tetapi ironisnya kolesterol itu malah bentukan kemudiannya minyak goreng yang disantap sesudah lewat proses pencernaan di badan kita. 4. Bila Anda Tengah Diet, Janganlah Makan Gorengan Minyak yang dipakai besar potensinya gampang menumpuk jadi lemak di badan. Karena Anda bakal makin kesusahan turunkan berat tubuh bila kudapan selingan Anda tetap ditemani gorengan nikmat nan berminyak. Nah, janganlah coba-coba sentuh gorengan bila Anda tengah program turunkan berat tubuh. Tetapi bila memanglah terpaksa, coba mengkompensasikannya dengan menambah kegiatan olahraga cardio, seperti jogging, lari, berenang serta yang lain.  Baca juga : Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus Selanjutnya, ialah trick makan gorengan untuk orang yang suka makan gorengan ditemani kopi serta rokok. 5. Bila Gorengan ialah Kegemaran Anda Kurangi Rokok, Kopi serta Mulai Giatlah Berolahraga Konon tuturnya rekan gorengan paling enak ialah rokok serta kopi. Namun ironisnya, konsekwensinya tak sesedap terasa. Pasalnya gorengan yang mempunyai kandungan minyak serta berisiko jadi kolesterol didalam badan telah jadi potensi resiko penyumbatan pembuluh darah. Bila Anda menggabungkan rokok serta kopi, maka komplitlah resiko penyumbatan lebih gampang berlangsung. Rokok di kenal semacam pencetus rusaknya dinding pembuluh darah yang mempermudah terjadinya penyumbatan di lalu saat, sesaat kopi yang mencetus penambahan desakan darah selanjutnya. Dengan olahraga, Anda bisa kurangi resiko penyumbatan pembuluh darah. Kecuali itu lemak yang tertimbun jadi menyusut lantaran pembakaran kalori yang didapat dari penambahan kegiatan latihan serta olahraga yang ada dari olahraga. Nah, saat ini Anda telah tahu bukan hanya apapun yang perlu Anda cermati waktu beli gorengan? Betapa lebih sebaiknya bila Anda membuatnya sendiri dirumah hingga kebersihan serta kesehatannya bakal lebih terjaga. Anda serta keluarga juga tak butuh takut lagi apabila hendak konsumsi gorengan.