Beberapa Fakta Kegiatan Seks terhadap Kesehatan

Additional Image

Waktu Posting : 29-06-2014 17:46 | Dibaca : 4016x

Membantu mengurangi Stress.

Penelitian dari University of the West of Scotland mengungkapkan bahwa orang-orang yang memiliki hubungan setidaknya sekali selama dua minggu lebih mampu mengelola situasi stres seperti berbicara di depan umum, kata penulis studi dan profesor psikologi Stuart Brody, Ph.D. Itu karena hormone  endorfin dan oksitosin yang dilepaskan selama melakukan hubungan seks mengaktifkan pusat kesenangan di otak yang menciptakan perasaan keintiman dan relaksasi dan membantu mencegah kecemasan dan depresi, kata WH penasihat Laura Berman, Ph.D., asisten profesor klinis ob-gyn dan psikiatri di Feinberg School of Medicine di Northwestern University.

Kualitas Tidur yang jauh lebih baik

Kegiatan seks yang anda lakukan terbukti mampu meningkatkan kualitas tidur yang jauh lebih baik. Hal tersebut dikarenakan hormon endorfin yang sama yang membantu Anda mengurangi stres juga dapat membuat santai tubuh dan pikiran yang memicu anda untuk tidur dengan lebih baik, kata Cindy Meston M., Ph.D., direktur Laboratorium Psikofisiologi Seksual di University of Texas di Austin. Selain itu, selama orgasme, hormon prolaktin dilepaskan. Kadar hormone prolaktin secara alami lebih tinggi ketika kita tidur, yang menunjukkan hubungan yang kuat antara keduanya.  Seks yang sangat aktif dapat membuat Anda merasa lebih berenergi daripada mengantuk. 

Baca juga : Keuntungan Seks Dalam Bidang Kesehatan 

 Mengurangi bahkan menyembuhkan rasa sakit

Bicara tentang membalik script: "Ya, malam ini, Sayang-aku sakit kepala."Lonjakan hormon dilepaskan setelah orgasme dapat membantu meringankan sakit mengganggu, apakah itu kembali tegang atau penumbuk kepala, kata Meston. Sebuah studi yang dilakukan di Headache Clinic di Southern Illinois University menemukan bahwa separuh dari penderita migrain perempuan melaporkan lega setelah klimaks. "Endorfin yang dilepaskan selama orgasme sangat mirip morfin, dan mereka secara efektif mengurangi rasa sakit," kata Meston. Memiliki migrain tetapi manusia Anda tidak sekitar? Mengobati diri dengan memperlakukan diri Anda dengan beberapa seks solo. Selama Anda mencapai puncak Anda, masturbasi akan memiliki efek menenangkan yang sama.

Sedikit Pilek

Orang yang berhubungan seks ditemukan memiliki tingkat antibody yang lebih tinggi yang disebut immunoglobulin A (IgA) dan hal ini sudah dibuktikan para peneliti di Wilkes University di Pennsylvania. Antibodi ini membantu memerangi penyakit dan menjaga tubuh aman dari pilek dan flu.

Lebih Awet Muda
Dalam penelitian yang dilakukan di Royal Edinburgh Hospital di Skotlandia, panel hakim melihat peserta melalui cermin satu-arah dan menebak usia mereka. Mereka yang menikmati kegiatan seks dengan pasangannya empat kali seminggu, rata-rata dianggap tujuh sampai 12 tahun lebih muda dari usia mereka yang sebenarnya. Seks teratur meningkatkan pelepasan hormon, termasuk testosteron dan estrogen, yang dapat menjaga tubuh terlihat muda dan vital. Estrogen juga terbukti membuat kulit lebih lembut dan rambut berkilau.

Baca juga : Merokok dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut  

Tubuh yang lebih kencang
Seks dianggap sebagai cardio.  Kegiatan seks mampu membakar kalori 85-250 kalori, tergantung pada panjang sesi , jika kegiatan dilakukan cukup singkat tentu tidak dapat membakar kalori yang banyak. Bahkan, ahli jantung pun menganggap aktivitas seksual sebanding dengan latihan sederhana di atas treadmill, hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Cardiology.
 
Dengan banyaknya keuntungan yang didapatkan dalam melakukan hubungan seks secara sehat, tentu hal ini memberikan banyak sekali keuntungan bagi para individu yang rutin melaksanakan kegiatan tersebut. Kehidupan yang lebih baik mampu didapatkan dengan cara yang mudah tentu saja merupakan sebuah idaman bagi setiap orang, dan hal itu kini bisa didapatkan tanpa perlu melewati banyak kesulitan yang cukup berarti.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenal Efek Ganja Pada Kesehatan

10-06-2014 19:39

Ganja sesungguhnya merupakan sebutan untuk Canabis (yang memiliki kandungan delta-9-tetrahidrocabinol/THC) dengan kemampuan menengah. Canabis/Marijuana yang paling murah serta potensinya lemah banyak dipakai di Amerika Serikat dengan nama Bhang. Kemampuan marijuana/canabis yang paling kuat ialah Chara yang banyak ditemukan di India. Marijuana sendiri telah di kenal dari lama juga dari sebelum saat masehi serta ada dalam konpedium obat herbal cina yakni the Herbal of Emperor Shen Nung thn 2737 SM. Efek pada kesehatan mental pada penggunaan ganja untuk rekreasi banyak di teliti. Meskipun kelompok-kelompok yang menunjang legalisasi ganja baik didalam serta luar negeri menuturkan tak ada kaitan pada pemakaian ganja dengan masalah jiwa, bukti riset berkata sebaliknya.   Baca juga : Konsumsi Makanan Ini Jika Ingin Miliki Rambut Sehat Reaksi yang diinginkan dari pemakaian ganja sesungguhnya ialah perasaan tenang serta relaks, euforia, pergantian persepsi (warna jadi lebih indah) perlambatan saat dan penambahan persepsi emosional serta pengalam-pengalaman. Tetapi pada sebagian orang yang berlangsung ialah hal yang sebaliknya. Beberapa hal ini termaasuk depresi, paranoid, khawatir atau serangan panik. Juga riset menyampaikan, percobaan memasukan THC dengan cara intravena ke pasien bisa membuahkan dengan cara akut beberapa gejala defisit kognitif serta munculnya beberapa gejala negatif yang mirip tanda-tanda pada masalah psikotik kritis. Hal semacam ini juga yang bikin ada satu hipotesis ada jalinan system endocannabinoid dalam patofisiologi skizofrenia. Pemakaian ganja yang kritis juga dikaitkan dengan mengecilnya daerah otak (hippocampus serta amygdala) yang terkait dengan psikosis, depresi serta penurunan kognitif. Hasil riset yang dimuat di jurnal Aust Fam Physician. 2010 Aug ; 39 (8) : 554-7 berjudul Cannabis and mental health - management in primary care menyampaikan pemakaian awal serta berat dari ganja dikaitkan dengan onset tanda-tanda psikosis serta depresi, sedang pemakaian yang lama membuahkan keluaran hasil yang lebih jelek diantara beberapa orang yang telah alami masalah mental.   Baca juga :  Kiat Sehat Menyimpan Makanan dan Minuman di Kulkas   Jurnal lain Ann Pharm Fr. 2008 Aug ; 66 (4) : 245-54. Epub 2008 Sep 4 berjudul Induced psychiatric and somatic disorders to cannabis juga menyampaikan bahwasanya pemakaian ganja terkait dengan munculnya tanda-tanda psikosis serta kekhawatiran. Ganja pun dapat jadi aspek yang mengeksaserbasi terjadinya psikopatologi pada pasien seperti juga zat psikoaktif lainnya. Pemakaian ganja pada remaja menambah resiko terjadinya psikosis terlebih pada individu yang rawan. Seperti banyak riset lain, riset ini dapat menyampaikan bahwasanya pasien yang telah menanggung derita psikosis yang konsumsi ganja bakal berikan hasil keluaran yang lebih jelek pada kesembuhannya. Hal semacam ini lantaran jalinan efek ganja pada system dopamin. Pemakaian yang banyak serta kritis juga sudah dikaitkan memengaruhi memori serta performas belajar, baik pada individu yang sehat serta pasien yang psikosis. Jadi memanglah dengan cara spesial penggunaan ganja untuk individu yang sehat ataupun yang telah menanggung derita masalah jiwa memiliki efek yang kurang baik. Untuk individu yang sehat meskipun tak segera memiliki jalinan karena disebabkan, ganja jadi penyebab terjadinya beberapa gejala psikosis serta psikopatologi lain serta untuk individu yang telah alami masalah jiwa, pemakaian ganja memperberat keadaan masalah jiwanya.

Featured Image
Aktivitas Terbaru Anies Baswedan Tuai Perhatian Masyarakat

31-12-2025 13:02

Belakangan ini, Anies Baswedan kembali menjadi sorotan publik setelah terlihat aktif mengikuti berbagai agenda di ruang publik. Mantan gubernur DKI Jakarta ini menghadiri kegiatan yang beragam, mulai dari forum akademik, pertemuan komunitas, hingga acara sosial dan keagamaan. Aktivitasnya ini menarik perhatian masyarakat karena menunjukkan konsistensi Anies dalam berperan sebagai tokoh publik, meskipun tidak lagi terlibat dalam kontestasi politik formal.Salah satu kegiatan yang menonjol adalah kehadirannya dalam forum akademik. Anies kerap tampil sebagai pembicara dalam seminar dan diskusi yang membahas isu-isu strategis seperti pendidikan, kepemimpinan, dan pembangunan sosial. Dalam forum-forum tersebut, ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Menurut Anies, pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, dan kepedulian sosial. Ia juga mendorong mahasiswa dan akademisi untuk berkontribusi dengan gagasan yang dapat memengaruhi kebijakan publik secara positif.Selain forum akademik, Anies juga aktif menghadiri pertemuan komunitas dan dialog publik. Dalam kesempatan ini, ia lebih banyak mendengarkan aspirasi masyarakat serta berdiskusi mengenai persoalan nyata yang mereka hadapi, mulai dari pendidikan, kesejahteraan, hingga penguatan kapasitas komunitas lokal. Menurut Anies, interaksi langsung dengan masyarakat penting untuk memahami kebutuhan nyata dan merumuskan solusi yang relevan. Dialog semacam ini juga dianggap sebagai sarana untuk membangun kepercayaan antara tokoh publik dan masyarakat.Tidak hanya di ranah akademik dan komunitas, Anies juga terlihat aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia menghadiri pertemuan yang bersifat kemanusiaan maupun keagamaan, menunjukkan kepedulian terhadap solidaritas sosial dan nilai-nilai kebersamaan. Bagi Anies, kegiatan sosial dan keagamaan bukan sekadar rutinitas formal, tetapi sarana membangun empati, kerja sama, dan kepedulian terhadap kelompok yang rentan. Aktivitas ini memperlihatkan bagaimana ia tetap berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat di berbagai lapisan.Kegiatan Anies ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian mengapresiasi konsistensinya tetap hadir di ruang publik dan menyampaikan gagasan yang relevan dengan isu-isu aktual. Mereka menilai langkah-langkah ini sebagai kontribusi nyata di luar jabatan formal. Di sisi lain, ada pula yang tetap kritis, menilai aktivitasnya dari perspektif politik dan sosial. Perbedaan pandangan ini menunjukkan dinamika demokrasi yang sehat, di mana figur publik selalu menjadi sorotan dan gagasannya diuji melalui diskusi publik.Secara keseluruhan, aktivitas terbaru Anies Baswedan menegaskan bahwa peran seorang tokoh publik tidak terbatas pada posisi formal atau jabatan politik. Dengan hadir di forum akademik, dialog komunitas, dan kegiatan sosial-keagamaan, Anies menunjukkan pentingnya gagasan, aksi nyata, dan partisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat. Kehadirannya yang konsisten tetap menjadi perhatian publik karena memberi contoh bagaimana seorang tokoh dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran pendidikan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

Featured Image
Beberapa Tanda Kamu Mungkin Terkena Kanker Rahim

06-07-2024 17:04

Rahim merupakan bagian dari  organ reproduksi dari wanita. Fungsi utamanya sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin sebelum dilahirkan. Sayangnya, sel-sel kanker yang muncul pada organ ini bisa membuat seorang wanita kehilangan rahimnya. Faktor Risiko dan Penyebab Kanker Rahim Meski penyebab  kanker rahim belum diketahui secara pasti, ada beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko wanita terkena penyakit ini, yaitu: Berat badan berlebih atau obesitas Berusia 50 tahun ke atas Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun Menderita diabetes Riwayat kanker rahim di keluarga Pernah menjalani terapi radiasi pada panggul Menderita tumor ovarium atau sindromovarium polikistik  Konsumsi obat  hormone estrogen tanpa progesteron atau obat tertentu, seperti  tamoxifen untuk mengobati kanker payudara Faktor-faktor risiko di atas tidaklah mutlak karena ada juga wanita yang masuk dalam daftar tersebut tetapi tidak menderita kanker rahim. Ada pula wanita yang terjangkit kanker rahim, tetapi tidak memiliki faktor risiko di atas. Tanda-Tanda Kanker Rahim Penting bagimu untuk mengenali tanda-tanda awal kanker rahim agar penyakit ini dapat terdeteksi sedini mungkin. Berikut ini adalah beberapa  gejala yang merupakan tanda awal kanker rahim, yaitu: 1. Perdarahan abnormal Tanda awal  ciri-ciri kanker rahim yang paling sering dialami oleh wanita adalah pendarahan vagina yang tidak normal atau berkepanjangan. Contohnya, pendarahan setelah  menopause. di antara siklus menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seks. 2. Keputihan berbau Keputihan yang normal umumnya berwarna jernih, tidak berbau, dan jumlahnya tidak berlebihan. Munculnya  keputihan yang berwarna merah muda atau cokelat, mengandung darah, atau disertai bau busuk bisa menjadi pertanda adanya masalah atau gangguan pada sistem reproduksi termasuk kanker rahim. 3. Nyeri saat berhubungan seksual Tanda kanker rahim berikutnya adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual. Biasanya nyeri ini akan diikuti dengan perdarahan setelah berhubungan seksual. 4. Nyeri panggul Nyeri panggul juga bisa menjadi gejala kanker rahim.  Nyeri panggul  yang termasuk tanda kanker rahim biasanya disertai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah pusar. Nyeri yang dirasakan bisa muncul terus-menerus atau dan hilang-timbul. 5. Nyeri saat buang air kecil Meski ini jarang terjadi, nyeri saat buang air kecil juga bisa menjadi tanda kanker rahim. Rasa nyeri ini bisa muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih. Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa menjadi tanda kanker rahim adalah hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui penyebabnya, nyeri punggung, hingga nyeri kaki. Jika kamu mengalami tanda kanker rahim yang dipaparkan di atas, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan beberapa tes, termasuk  Pap smear untuk memastikannya. Apabila dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya pertumbuhan sel kanker pada rahim, dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan stadium kanker rahim dan kondisimu secara umum.    https://pafipccibinong.org/

...