Mengenal Efek Ganja Pada Kesehatan

Additional Image

Waktu Posting : 10-06-2014 19:39 | Dibaca : 2843x

Ganja sesungguhnya merupakan sebutan untuk Canabis (yang memiliki kandungan delta-9-tetrahidrocabinol/THC) dengan kemampuan menengah. Canabis/Marijuana yang paling murah serta potensinya lemah banyak dipakai di Amerika Serikat dengan nama Bhang. Kemampuan marijuana/canabis yang paling kuat ialah Chara yang banyak ditemukan di India. Marijuana sendiri telah di kenal dari lama juga dari sebelum saat masehi serta ada dalam konpedium obat herbal cina yakni the Herbal of Emperor Shen Nung thn 2737 SM.

Efek pada kesehatan mental pada penggunaan ganja untuk rekreasi banyak di teliti. Meskipun kelompok-kelompok yang menunjang legalisasi ganja baik didalam serta luar negeri menuturkan tak ada kaitan pada pemakaian ganja dengan masalah jiwa, bukti riset berkata sebaliknya.
 
Baca juga : Konsumsi Makanan Ini Jika Ingin Miliki Rambut Sehat

Reaksi yang diinginkan dari pemakaian ganja sesungguhnya ialah perasaan tenang serta relaks, euforia, pergantian persepsi (warna jadi lebih indah) perlambatan saat dan penambahan persepsi emosional serta pengalam-pengalaman. Tetapi pada sebagian orang yang berlangsung ialah hal yang sebaliknya. Beberapa hal ini termaasuk depresi, paranoid, khawatir atau serangan panik. Juga riset menyampaikan, percobaan memasukan THC dengan cara intravena ke pasien bisa membuahkan dengan cara akut beberapa gejala defisit kognitif serta munculnya beberapa gejala negatif yang mirip tanda-tanda pada masalah psikotik kritis. Hal semacam ini juga yang bikin ada satu hipotesis ada jalinan system endocannabinoid dalam patofisiologi skizofrenia. Pemakaian ganja yang kritis juga dikaitkan dengan mengecilnya daerah otak (hippocampus serta amygdala) yang terkait dengan psikosis, depresi serta penurunan kognitif.

Hasil riset yang dimuat di jurnal Aust Fam Physician. 2010 Aug ; 39 (8) : 554-7 berjudul Cannabis and mental health - management in primary care menyampaikan pemakaian awal serta berat dari ganja dikaitkan dengan onset tanda-tanda psikosis serta depresi, sedang pemakaian yang lama membuahkan keluaran hasil yang lebih jelek diantara beberapa orang yang telah alami masalah mental.
 
Baca juga : 
Kiat Sehat Menyimpan Makanan dan Minuman di Kulkas
 
Jurnal lain Ann Pharm Fr. 2008 Aug ; 66 (4) : 245-54. Epub 2008 Sep 4 berjudul Induced psychiatric and somatic disorders to cannabis juga menyampaikan bahwasanya pemakaian ganja terkait dengan munculnya tanda-tanda psikosis serta kekhawatiran. Ganja pun dapat jadi aspek yang mengeksaserbasi terjadinya psikopatologi pada pasien seperti juga zat psikoaktif lainnya.

Pemakaian ganja pada remaja menambah resiko terjadinya psikosis terlebih pada individu yang rawan. Seperti banyak riset lain, riset ini dapat menyampaikan bahwasanya pasien yang telah menanggung derita psikosis yang konsumsi ganja bakal berikan hasil keluaran yang lebih jelek pada kesembuhannya. Hal semacam ini lantaran jalinan efek ganja pada system dopamin. Pemakaian yang banyak serta kritis juga sudah dikaitkan memengaruhi memori serta performas belajar, baik pada individu yang sehat serta pasien yang psikosis.

Jadi memanglah dengan cara spesial penggunaan ganja untuk individu yang sehat ataupun yang telah menanggung derita masalah jiwa memiliki efek yang kurang baik. Untuk individu yang sehat meskipun tak segera memiliki jalinan karena disebabkan, ganja jadi penyebab terjadinya beberapa gejala psikosis serta psikopatologi lain serta untuk individu yang telah alami masalah jiwa, pemakaian ganja memperberat keadaan masalah jiwanya.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Kontribusi PAFI dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat

23-07-2024 11:55

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) adalah organisasi profesi yang menaungi para ahli farmasi di Indonesia. Organisasi ini memiliki berbagai cabang di seluruh Indonesia, termasuk di daerah-daerah terpencil. Salah satu cabang yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan adalah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Natuna.Dengan dedikasi dan komitmen tinggi, cabang ini berusaha untuk memberikan layanan farmasi yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Natuna. Peran dan Kontribusi PAFI Kabupaten Natuna Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Salah satu fokus utama dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia kabipaten Natuna adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Para ahli farmasi yang tergabung dalam cabang ini berkomitmen untuk memastikan bahwa masyarakat Kabupaten Natuna mendapatkan obat-obatan yang aman, efektif, dan terjangkau. Mereka juga aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar dan pentingnya menjaga kesehatan. Pengembangan Sumber Daya Manusia PAFI Kabupaten Natuna juga berperan dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang farmasi. Melalui berbagai program pelatihan dan workshop, para ahli farmasi di Kabupaten Natuna mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka selalu siap menghadapi berbagai tantangan dalam dunia farmasi yang terus berkembang. Kolaborasi dengan Instansi Kesehatan Kolaborasi dengan instansi kesehatan lain juga menjadi salah satu fokus dari PAFI Kabupaten Natuna. Dengan bekerja sama dengan rumah sakit, puskesmas, dan instansi kesehatan lainnya, mereka berusaha untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang terpadu dan efektif. Kolaborasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengadaan obat hingga penanganan kasus-kasus kesehatan yang memerlukan perhatian khusus. Harapan untuk Masa Depan Ke depan, PAFI Kabupaten Natuna berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah ini. Mereka juga berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di daerah-daerah yang paling terpencil. Dengan berbagai program dan inisiatif yang telah dan akan dilakukan, PAFI  Kabupaten Natuna optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Kabupaten Natuna. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Natuna memiliki peran yang sangat penting dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Natuna. Dengan berbagai program dan inisiatif yang dilakukan, mereka berusaha untuk memastikan bahwa masyarakat Kabupaten Natuna mendapatkan layanan farmasi yang terbaik. Tantangan geografis dan aksesibilitas memang menjadi kendala, namun dengan dedikasi yang tinggi, PAFI Kabupaten Natuna optimis dapat mengatasi semua tantangan tersebut dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kesehatan masyarakat. https://pafikabnatuna.org/

Featured Image
Cegah Tumor Dengan Pola Makan Sehat

16-03-2016 23:17

Selebriti cantik Dhanti Mahardika selalu menjaga kesehatan tubuh dengan makan makanan sehat sehingga bisa terhindar dari penyakit kronis seperit tumor dan kanker. Menurutnya, terhindar dari penyakit kronis tersebut bisa didapat dengan pola makan sehat dan menghindari makanan yang mengandung senyawa yang tidak baik bagi tubuh. Lebih baik makan sesuatu yang natural, daripada harus sesuatu yang instan tetapi mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi tubuh. Pola makan sehat yang dijalani Dhanti adalah tidak makan nasi, Ia mengganti karbohidrat nasi dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu, makanan yang dikonsumsi Dhanti diolah dengan cara direbus atau di-steam. Menurutnya, cara tersebut lebih baik.daripada diolah dengan cara digoreng yang banyak kandungan minyaknya.   Baca juga : 5 Langkah Supaya Lebih Bahagia Di Kantor  Menurut Dhanti, menjaga kesehatan dari berbagai penyakit menjadi hal penting yang harus dilakukan. Sudah beberapa tahun belakangan ini ia tidak makan daging merah. Kata Dhanti, daging merah memiliki kandungan struktur, enzim dan hormon yang tidak dibutuhkan tubuh. Daging merah juga tidak baik untuk mereka yang memiliki sejarah keluarga dengan kanker. Karena itu, untuk protein, hewani Dhanti lebih memiliki konsumsi ikan. Sementara untuk protein nabati, ia suka makan tempe, kacang-kacangan dan jamur. Selain menjaga asupan makan, presenter Extra Seleb ini juga mengimbanginya dengan olahraga. Olahraga rutin dilakukan Dhanti setiap hari agar tubuhnya fit. Olahraga yang rutin dijalani Dhanti seperti yoga, thai boxing dan lari.   Baca juga : Bubur Kacang Hijau Bagus untuk Kulit  Selain dengan cara-cara yang seperti Dhanti Mahardika lakukan, Anda pun bisa mencegah resiko terkena tumor sejak dini dengan rutin mengkonsumsi minuman kesehatan atau obat herbal. Beberapa minuman kesehatan yang sangat dianjurkan untuk rutin dikonsumsi diantaranya adalah Jus Mengkudu "Ultra Noni", Jus Kulit Manggis "Ultra Mangosteen", dan Dragon Noni.

Featured Image
Kanker Otak Stadium 4: Penyebab, Gejala, Hingga Penyembuhannya

02-07-2024 12:23

Kanker otak stadium 4 (Glioblastoma Multiforme) adalah kanker yang tumbuh cepat dan agresif di otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini menyerang jaringan otak terdekat. Tetapi pada umumnya tidak menyebar ke organ yang jauh.  GBM adalah kanker otak yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu enam bulan atau kurang jika tidak ditangani, oleh karena itu, sangat penting untuk segera mencari perawatan ke dokter spesialis neuro-onkologi dan bedah saraf. Kanker otak stadium 4 tidak dapat disembuhkan Glioblastoma tetap merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Rata-rata penderitanya memiliki harapan  hidup rata-rata 15 bulan. Hanya 5,5% pasien bertahan lima tahun setelah diagnosis.   GBM terdiri dari subtipe primer dan sekunder yang berevolusi melalui jalur genetik yang berbeda, yang memengaruhi pasien pada usia yang berbeda dengan hasil yang berbeda. GBM dapat terjadi pada semua usia. Namun cenderung lebih sering terjadi pada kelompok usia paruh baya tua dan lebih sering terjadi pada pria. Tidak ada obat untuk GBM, perawatan mungkin memperlambat pertumbuhan kanker dan mengurangi gejala. https://pafikotasimpangtigaredelong.org/    Gejala kanker otak stadium 4 Gejala  bisa bervariasi tergantung pada lokasi kanker di otak,  tetapi gejala yang  mungkin terjadi adalah berikut ini :  Sakit kepala terus-menerus Penglihatan ganda/kabur Muntah Kehilangan selera makan Perubahan suasana hati dan kepribadian Perubahan kemampuan berpikir dan belajar Kejang  Penurunan kemampuan  berbicara secara bertahap. Diagnosis kanker otak stadium 4 Ada beberapa jenis tes dan prosedur yang digunakan untuk mendiagnosis GBM, antara lain :   1.  Tes Neurologis Jenis tes ini memeriksa penglihatan, pendengaran, keseimbangan, koordinasi, kekuatan, dan refleks. Tes ini dapat  memberi petunjuk tentang bagian otak yang terkena GBM.   2. Tes Pencitraan   Tes pencitraan dapat membantu menemukan lokasi dan ukuran GBM. MRI sering digunakan untuk mendiagnosis penyakit ini. Tes pencitraan lain mungkin termasuk CT Scan dan Positron Emission Tomography (PET).   3. Mengambil sampel jaringan untuk pengujian   Biopsi adalah prosedur untuk mengambil sampel jaringan untuk pengujian. Cara pengambilannya dilakukan menggunakan jarum sebelum operasi atau selama operasi untuk mengangkat GBM. Sampel dikirim ke laboratorium untuk pengujian. Tes dapat mengetahui apakah sel-sel itu kanker atau apakah itu sel GBM.   Tes khusus sel kanker dapat memberi tim dokter pasien lebih banyak informasi tentang GMB dan prognosis pasien. Tim menggunakan informasi ini untuk membuat rencana perawatan. Prosedur Pengobatan kanker otak stadium 4 Kanker otak stadium 4 memang tak bisa disembuhkan namun dengan pengobatan bisa memperlambat dan memperpanjang harapan hidup.  Perawatan andalan untuk GBM adalah operasi atau pembedahan, diikuti dengan radiasi dan kemoterapi. Tujuan utama pembedahan adalah mengangkat kanker sebanyak mungkin tanpa melukai jaringan otak normal di sekitarnya. 1. Pembedahan Pembedahan dilakukan untuk mengurangi jumlah jaringan kanker padat di dalam otak, membuang sel-sel di pusat kanker yang mungkin resisten terhadap radiasi dan/atau kemoterapi tahap awal. Di samping itu juga mengurangi tekanan pada otak.  2. Terapi radiasi Setelah operasi dan luka sembuh, terapi radiasi bisa dimulai. Tujuan dari terapi radiasi adalah untuk secara selektif membunuh sisa sel kanker yang telah menyusup ke jaringan otak normal di dalamnya.   Dalam terapi radiasi sinar eksternal standar, beberapa sesi ‘fraksi’ dosis standar radiasi dikirim ke lokasi kanker.. Sayangnya, setiap perawatan menyebabkan kerusakan pada jaringan sehat dan normal di sekitarnya. Namun pada saat pemberian terapi selanjutnya, sel sehat telah berhasil memperbaiki diri sementara sel kanker tidak.   Proses ini diulang untuk total 10 sampai 30 kali perawatan, biasanya diberikan sekali sehari, lima kali seminggu, tergantung jenis tumornya. Penggunaan terapi radiasi memberi sebagian besar pasien hasil yang lebih baik dan tingkat kelangsungan hidup yang lebih lama dibandingkan dengan operasi saja atau perawatan suportif terbaik.   Pasien yang menjalani kemoterapi diberikan obat khusus yang dirancang untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi dengan obat temozolomide adalah standar pengobatan GBM saat ini. Obat ini umumnya diberikan setiap hari selama terapi radiasi dan kemudian selama enam siklus setelah radiasi selama fase perawatan. Prognosis   Glioblastoma adalah kanker agresif yang sulit diobati. Perawatan dilakukan untuk meringankan gejala dan membantu pasien tetap nyaman serta memperpanjang hidup pengidapnya.

...