7 Olahraga di Musim Hujan

Additional Image

Waktu Posting : 29-02-2016 15:24 | Dibaca : 4660x

Olahraga di musim hujan mungkin sedikit lebih terbatas dibandingkan saat cuaca cerah, akan tetapi bukan berarti Anda tidak bisa berolahraga, karena ada beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan meskipun saat musim hujan. Terkadang udara dingin akan cenderung membuat kita malas untuk bergerak dan lebih merasa nyaman berada di tempat tidur, namun tubuh Anda tetap membutuhkan olahraga agar tubuh tetap hangat, aliran darah lancar dan daya tahan tubuh tetap stabil, agar tetap prima saat harus melawan virus-virus penyakit yang lebih banyak berkembang biak di saat musim hujan.

Meskipun pada saat musim hujan Anda mungkin kesulitan untuk pergi ke taman atau ke gym untuk berolahraga, namun tidak ada alasan untuk meninggalkan aktivitas olahraga, karena ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan melakukan olahraga. Jadi tidak ada alasan untuk tidak berolahraga di musim hujan, meskipun harus melawan tubuh yang terkadang malas untuk beranjak dari dalam selimut.

Baca juga : Berapa Waktu yang Cukup untuk Tidur dan Apa Manfaatnya? 

 

7 Olahraga di Musim Hujan

 

Berikut ini 7 olahraga di musim hujan, yaitu :

1.             Skipping

Bila Anda terbiasa melakukan latihan kardio, maka skipping menjadi salah satu jenis olahraga yang bisa Anda lakukan, karena bukan hanya berperan untuk melatih pernapasan, tapi juga melatih koordinasi dan fleksibilitas seluruh anggota tubuh. olah raga ini tergolong mudah dilakukan kapan dan dimanapun, yang Anda perlukan hanyalah seutas tali atau karet panjang.

2.             Aerobik

Bila Anda terbiasa melakukan aerobik di lapangan atau taman terbuka dan dibimbing oleh seorang instruktur maka saat Anda tidak bisa keluar rumah karena hujan deras, maka cobalah untuk membeli VCD atau DVD aerobik yang bisa Anda ikuti dan lakukan di rumah sendiri. Sebaiknya Anda benar-benar melakukan senam aerobik sesuai tahapan-tahapan yang diberikan agar terhindar dari cidera.

3.             Push Up dan Sit Up

Gerakannya yang sederhana namun bermanfaat untuk melatih kekuatan lengan, mengecilkan perut, dan membentuk tubuh menjadi lebih ideal membuat latihan push up dan sit up menjadi salah satu olahraga yang sangat baik untuk tetap Anda lakukan meskipun di musim hujan. Selain itu gerakannya yang simple membuatnya bisa dilakukan kapan dan dimana saja.

4.             Berenang

Berenang dilakukan di dalam kolam yang berisi air, dan hujan juga merupakan air, maka bila Anda memiliki hobby berenang maka air hujan tidak akan banyak berpengaruh pada saat Anda melakukan aktivitas olahraga berenang. Namun sebaiknya pastikan kondisi tubuh dan kesehatan Anda sedang prima saat berenang, karena pada musim  hujan udara akan terasa lebih dingin dan angin bertiup lebih kencang.

5.             Pilates

Sebenarnya olahraga ini hampir mirip dengan yoga, dan bisa juga dilakukan di rumah sendiri. Gerakan-gerakan pilates dapat melatih tubuh menjadi lebih fleksibel, melancarkan peredaran darah, dan melatih pernapasan. Namun pilates memerlukan latihan khusus dan bimbingan khsusu dari para ahli, agar terlatih dan bisa melakukan berbagai gerakan yang terkadang bagi orang umum nampak sangat ekstrim

6.             Sepeda statis atau Treadmill

Bila Anda sedang berencana untuk membeli peralatan olahraga yang bisa digunakan dirumah agar bisa digunakan baik di musim kemarau maupun musim hujan maka sepeda statis atau treadmill bisa menjadi pilihan Anda. Nge-gym dirumah sendiri dapat terasa menyenangkan karena bisa dilakukan sambil menonton televisi, mendengarkan lagu favorit dan bisa dilakukan kapan saja.

7.             Catur

Olahraga otak yang satu ini bisa menjadi pilihan Anda di musim hujan, karena Anda tidak perlu khawatir meskipun di luar rumah hujan turun dengan deras, olahraga yang satu ini tetap bisa dimainkan. Anda bisa memainkannya di dalam kamar, ruang tamu, atau diteras.

Selain ketujuh olahraga tersebut diatas, ada juga beberapa hal yang bisa Anda lakukan didalam rumah yang bisa berfungsi seperti olahraga seperti naik turun tangga dan melakukan berbagai pekerjaan rumah sehari-hari sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga,

 

6 Tips Aman Berolahraga di Musim Hujan

 

Bila Anda termasuk orang aktif melakukan olahraga setiap hari, dan merasa tidak nyaman bila tidak berolahraga, maka ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatian sebelum melakukan aktivitas olahraga agar lebih aman dan terhindar dari cidera.

Berikut ini 6 tips aman berolahraga di musim hujan :

1.             Konsultasi dengan dokter

Bila Anda memiliki riwayat penyakit jantung, asma dan penyakit pernapasan yang lain, maka sebaiknya sebelum melakukan olahraga di musim hujan, berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter sebelum melakukan aktivitas olahraga di luar ruangan pada saat cuaca dingin dan berangin.

2.             Cari tahu ramalan cuaca

Pada musim hujan, tidak setiap hari terjadi hujan keras, bila Anda bertekad untuk tetap melakukan olahraga di luar ruangan, maka sebaiknya cari tahu ramalan cuaca, apakah akan terjadi hujan lebat, angin kencang atau cuaca ekstrim lainnya. Hal ini penting untuk diketahui agar tidak membahayakan aktivitas olahraga Anda.

3.             Pakai atau siapkan pakaian berlapis

memakai atau menyiapkan pakaian berlapis berfungsi bila pada saat Anda selesai melakukan aktivitas olahraga dan tubuh menjadi lebih hangat dan berkeringat, maka ada baiknya bila Anda mengganti pakaian yang basah tersebut dengan pakaian yang kering, hal ini akan mencegah Anda mengalami kedinginan.

4.             Gunakan pelindungan kaki, tangan dan telinga

Pada saat cuaca sedang ekstrem di musim hujan, seperti hujan keras yang disertai dengan angin kencang maka bagi Anda yang gemar melakukan olahgara di luar ruangan sebaiknya menggunakan pelindung kaki, tangan dan telinga agar aliran darah yang mengalir pada saat berolahraga berfosuk pada bagian inti pada tubuh Anda.

5.             Gunakan tabir surya

Penggunaan tabir surya saat berada diluar ruangan bukan hanya diperlukan pada saat musim kemarau, akan tetapi juga pada saat musim hujan dan cuaca berangin, karena meskipun matahari tidak bersinar terang namun radiasi dari ultraviolet tetap berpotensi  membakar kulit Anda. maka dari itu sebaiknya tetap gunakan tabir surya saat keluar ruangan.

Baca juga : Bahaya Futsal di Malam Hari 

6.             Minum lebih banyak air putih

Bila dimusim kemarau Anda dianjurkan untuk minum banyak air putih untuk menhindari dehindrasi atau kekurangan cairan karena cuaca yang panas, ternyata hal ini juga harus tetap Anda lakukan pada saat musim hujan, karena ternyata dehidrasi juga bisa terjadi di musim hujan.

Keenam tips aman berolah raga di musim hujan tersebut diatas penting untuk Anda ketahui, karena selain untuk menghindari terjadinya cidera pada tubuh, juga untuk menjaga agar kondisi kesehatan tetap stabil meskipun melakukan aktivitas olahraga di musim hujan.

Dengan mengatahui kapan dan olahraga mana saja yang dapat dilakukan pada musim hujan, maka Anda kemungkinan besar akan terhindar dari resiko cidera dan penurunan daya tahan tubuh. semoga uraian singkat diatas dapat memberikan tambahan informasi yang bermanfaat tentang berbagai olahraga di musim hujan.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Mengatasi Penyakit Paru-paru Basah Secara Alamiah

30-05-2014 02:04

Penyakit Legionnaires ialah sebuah peradangan paru-paru yang terjadi dikarenakan oleh kuman dari rumpun legionella, umumnya peristiwa legionnaires yang dilaporkan di NSW dikarenakan oleh legionella pneumophila. Di NSW setiap tahunnya ada kira-kira 70 peristiwa legionnaires yang dilaporkan, legionella pneumophila umumnya ditemukan didalam sumber air, sedang kuman lain serumpun yakni legionella longbeachae biasanya ditemukan didalam tanah serta ramuan tanah pot.  Di Indonesia penyakit ini lebih dikenal dengan nama penyakit paru-paru basah.   Penyakit paru-pau basah umumnya mengakibatkan demam, gerah serta batuk yang kadang kering atau berdahak. Ada orang yang menderita yang memperoleh nyeri otot, sakit kepala, raih, kurang nafsu makan serta menceret. Orang dapat jadi sangat sakit lantaran radang paru-paru umumnya dapat pulih, namun ada kalanya merenggut nyawa.   Baca juga : Obat Kanker Hati dari Tanaman Herbal Penyakit paru-pau basah paling kerap menimpa manusia 1/2 usia ke atas, terlebih yang merokok atau menanggung derita penyakit paru-paru menahun. Begitu pula beberapa orang yang system ketahanannya (imunitas) tertekan oleh obat atau penyakit seperti kanker, kegagalan ginjal, kencing manis atau AIDS. Obat paru-paru basah Ultra Mangosteen ialah minuman tradisional alami dengan komposisi herbal yang datang dari alam yang di proses dengan tekhnologi yang paling depan serta terjaga keaslian ekstrak manggis serta daun sirsak tiada menyingkirkan sedikitpun kandungan alami yang ada pada manggis serta daun sirsak. Daun sirsak pada obat paru-paru basah mempunyai kandungan zat antikanker yang sudah dapat dibuktikan 10 ribu kali lebih efisien dalam melawan kanker dibanding kemoterapi dan dapat menyingkirkan tonjolan, tumor, mioma, kista serta mengobati luka terhitung luka diabetes serta luka pada organ dalam tubuh.   Baca juga : 5 Langkah Cepat Dalam Merubah Tubuh Anda Menjadi Sexy   Kulit manggis pada obat paru-paru basah mempunyai kandungan zat xanthone yang disebut super antioksidan tinggi untuk mengobati beragam infeksi pada organ dalam tubuh serta mengobati beragam tipe penyakit yang dikarenakan oleh mikroorganisme beresiko (jamur, bakteri, virus, protozoa, parasit) seperti penyakit paru paru basah, tbc, amandel, peradangan, wasir, melakukan perbaikan rusaknya organ dalam tubuh, dan dapat turunkan kandungan asam urat berlebihan, kolesterol tinggi, serta desakan darah tinggi. Kandungan bunga rosella hitam yang ada pada obat legionnaires bermanfaat untuk menetralisir keasaman hingga baik untuk kesehatan lambung serta madu murni semacam bahan pengawet alaminya Kandungan vitamin dalam obat paru-paru basah Ultra Mangosteen salah satunya B1, B2 serta C, dan Kalsium, sodium, serta zat besi. Manggis mempunyai kandungan gartanin, epictechin, flavonoid, garsinon, spingomyolinase, mangostin, dan tentu saja xanthone. Selain itu, kulit manggis pun mampu membunuh penyakit dan memperbaiki sel yang telah rusak serta melindungi sel-sel di dalam tubuh karena di dalam kulit manggis terkandung xanthone yang tinggi, yakni 234,97 mg/ml.

Featured Image
Kanker Serviks, Gejala, Penyebab Dan Penanganannya

07-09-2014 23:46

Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks.   Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis.  Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.

Featured Image
Ketahui Ciri-ciri Penyakit Jantung di Usia Muda, Hati-hati!

30-06-2024 00:19

Penyakit jantung menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Perlu diingat, penyakit ini tak hanya menyerang lanjut usia saja, namun anak muda juga berpotensi terserang penyakit jantung. Masih banyak anak muda yang menganggap remeh soal penyakit jantung. Terlebih, ada beberapa gejala dari penyakit ini yang disepelekan. Padahal, ciri-ciri penyakit jantung dapat muncul bahkan dari usia muda, lho. Apabila tidak terdeteksi dan segera mendapat tindakan, gejala tersebut bisa bertambah parah. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk rutin berolahraga dan menjaga pola makan. Selain hidup lebih sehat, cara ini turut meminimalisir terserang penyakit jantung di usia muda. Lantas, apa saja ciri-ciri penyakit jantung di usia muda? Simak pembahasannya dalam artikel ini. Meski baru menginjak usia muda, bukan berarti detikers tak dapat terserang penyakit jantung. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum-minuman alkohol, kurang tidur, dan ditambah jarang olahraga bisa membuatmu rentan terkena penyakit jantung. https://pafitarempakota.org/ Untuk lebih jelasnya, berikut sejumlah ciri-ciri penyakit jantung di usia muda : 1. Mengalami Nyeri Dada Ciri yang pertama adalah kerap mengalami nyeri dada. Hal ini bisa disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh arteri. Biasanya, rasa nyeri di dada akan berlangsung selama beberapa menit. Nyeri dada bisa terjadi kapan saja, baik saat beraktivitas maupun sedang istirahat. 2. Mudah Lelah Apakah detikers gampang lelah setelah melakukan aktivitas ringan hingga sedang? Jika iya, hal ini harus diwaspadai karena bisa menjadi ciri-ciri penyakit jantung di usia muda. Rasa lelah dapat disebabkan oleh berkurangnya pasokan oksigen dan darah ke otak serta otot. Jantung tidak bisa memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh. Alhasil, darah yang seharusnya dialirkan ke organ seperti otot-otot pada tangan atau kaki malah dialirkan ke jantung dan otak. Selain itu, rasa lelah yang muncul ketika bangun di pagi hari juga bisa menjadi indikasi masalah pada jantung. Apabila hal itu terjadi selama beberapa hari, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan. 3. Tidur Mendengkur Banyak orang yang tidur sampai mendengkur atau ngorok. Namun, jika suara mendengkur begitu keras dan terdengar seperti terengah-engah, itu bisa menjadi pertanda Obstructive Sleep Apnea (OSA). OSA merupakan kondisi ketika dengkuran mengakibatkan terputusnya napas saat tidur. Kondisi itu dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah dan menimbulkan tumpukan karbon dioksida. Nah, OSA juga membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah yang nantinya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. 4. Muncul Rasa Sakit di Tubuh Bagian Kiri Dalam beberapa kasus, seseorang mengalami rasa sakit atau nyeri pada anggota tubuh bagian kiri. Rasa sakit itu umumnya muncul pertama kali di dada, lalu menyebar ke bagian luar dada seperti pundak atau lengan. Rasa nyeri tersebut dapat menjadi indikasi adanya penyumbatan pembuluh darah atau otot jantung yang melemah. Gejala yang satu ini perlu diwaspadai sebab dapat menjadi pertanda seseorang mengalami gagal jantung, penyakit jantung koroner, hingga perikarditis. 5. Sesak Napas Ciri-ciri berikutnya adalah mengalami sesak napas. Banyak orang yang mengira sesak napas adalah indikasi gangguan di sistem pernapasan. Padahal, dalam kondisi tertentu sesak napas bisa menandakan seseorang mengalami masalah pada jantungnya. Soalnya, penyakit jantung dapat membuat aliran darah dari jantung ke organ tubuh menjadi tidak lancar. Hal tersebut yang kemudian dapat menimbulkan sesak napas. Sesak napas umumnya muncul ketika sedang menjalani aktivitas. Namun, dalam beberapa kasus sesak napas bisa muncul saat tengah beristirahat atau berbaring. Kondisi tersebut umumnya merupakan indikasi gagal jantung. 6. Batuk Kronis Batuk yang terjadi secara terus menerus perlu jadi perhatian lebih. Soalnya, kondisi itu bisa menjadi salah satu gejala gagal jantung. Ketika terjadi gagal jantung, kontraksi jantung menjadi lebih lemah. Kondisi tersebut menyebabkan cairan masuk ke dalam paru-paru sehingga memicu tubuh untuk menghilangkan kelebihan cairan itu dengan cara batuk. Umumnya, batuk pada penyakit gagal jantung akan mengeluarkan dahak kental berwarna putih. Dalam sejumlah kasus, batuk juga disertai bercak darah. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang di usia muda bisa terserang penyakit jantung. Mengutip laman Cardio Metabolic Institute, berikut sejumlah penyebabnya : 1. Kelebihan Berat Badan Kelebihan berat badan punya pengaruh besar terhadap risiko terkena serangan jantung. Meski begitu, seseorang yang mengalami berat badan berlebih juga memiliki masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga kolesterol tinggi. 2. Tekanan Darah Tinggi Ada banyak kasus seseorang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi di usia muda hingga dewasa. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, yakni suatu penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Hipertensi dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya merokok dan stres berat. Selain itu, jarang berolahraga juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. 3. Merokok dan Vape Penyebab utama anak muda mengalami penyakit jantung karena kebiasaan merokok dan vaping. Menurut berbagai penelitian, seseorang yang merokok satu bungkus dalam sehari berisiko meningkatkan serangan jantung dua kali lipat dibandingkan dengan bukan perokok. Meskipun rokok memiliki kemungkinan lebih besar yang menyebabkan serangan jantung daripada vape, namun bukan berarti vape aman untuk dipakai. Rokok elektrik tersebut mengandung nikotin dan senyawa beracun yang mempercepat detak jantung serta meningkatkan tekanan darah. Sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini mengungkapkan, vape membuat seseorang 34% lebih mungkin terkena serangan jantung dibandingkan dengan orang yang tidak vape. Itu dia enam ciri-ciri penyakit jantung yang menyerang usia muda. So, jaga kesehatan dari sekarang.

...