Waktu Posting : 27-04-2016 08:49 | Dibaca : 2471x
31-05-2014 00:35
Influenza atau flu merupakan penyakit saluran pernafasan (hidung, tenggorokan, paru-paru) yang disebabkan infeksi virus influenza. Komponen virus yaitu spike hemaglutinin berikatan dengan reseptor yang ada pada permukaan sel inang. Selanjutnya melalui proses endositiosis nukleokapsid, virus masuk ke sitoplasma. Virus kemudian masuk ke nukleus dan bereplikasi. Protein-protein virus yang bersifat virulen dihasilkan di sitoplasma. Setelah protein-protein virus dihasilkan, beberapa gejala seperti demam, sakit kepala, kelelahan, kedinginan, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan nyeri pada otot akan mucul. Pada anak-anak seringkali disertai dengan mual, muntah dan diare. Virus flu disebarkan melalui droplet infection atau percikan ludah penderita saat bersin atau batuk, dan melalui saliva (air liur). Jika tidak segera ditangani, flu dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, asma, infeksi telinga, dehidrasi, bronkhitis, sinus kerusakan organ hati, dan diabetes. Pada akhirnya dapat menyebabkan kematian, terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi, seperti orang tua yang berusia di atas 65 tahun, bayi yang baru lahir, wanita hamil, dan seseorang dengan kondisi kesehatan yang buruk. Di Amerika Serikat diperkirakan 10% - 20% penduduk setiap tahunnya menderita influenza, dan sekira 36.000 penduduk meninggal/tahun karena komplikasi. Baca juga : Bahaya di Balik Berat Badan Berlebihan Influenza disebabkan virus, jadi terapi antibiotik seperti penisilin tidak bisa digunakan. Metode yang tepat untuk mencegah infeksi virus flu adalah dengan vaksinasi sebelum musim flu tiba. Musim flu (flu season) di Amerika Serikat biasanya terjadi antara bulan November hingga April. Ada dua jenis vaksin untuk mencegah flu. Pertama adalah flu shot yang merupakan vaksin yang berisi virus mati. Vaksin ini diberikan melalui injeksi pada lengan bagi orang-orang yang sehat, seseorang dengan kondisi medis yang kronis, dan bayi yang telah berusia lebih dari enam bulan. Kedua adalah nasal spray flu vaccine atau Live Attenuated Influenza Vaccine (LAIV). Vaksin jenis ini telah diperkenalkan sejak tahun 2003, berisi virus hidup yang telah dilemahkan. Vaksin ini diberikan pada penderita yang telah berusia 5-49 tahun dengan cara penyemprotan ke dalam hidung atau nasal spray. Kedua vaksin di atas mengandung tiga jenis virus, yaitu virus A (H3N2, HINI) dan virus B. Flu shot vaksin dan LAIV bekerja dengan jalan menginduksi terbentuknya antibodi yang akan melindungi tubuh terhadap infeksi virus flu. Antara tahun 2003-2004 telah diproduksi 87,1 juta dosis vaksin flu. Baca juga : Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal Kemampuan vaksin flu untuk melindungi manusia dari serangan virus flu tergantung pada dua faktor, yaitu usia dan status kesehatan penderita, serta kemiripan (match) antara strain virus yang menginfeksi dengan vaksin yang diberikan. Seserorang yang telah divaksinasi pada kondisi tertentu dapat terserang kembali flu, hal ini terjadi karena sistem imun alami yang dibentuk tubuh belum tentu efektif terhadap strain virus baru yang menginfeksi atau vaksin yang diberikan sebelumnya, kemungkinan tidak efektif lagi terhadap virus baru. Meskipun tingkat kematian yang disebabkan penyakit ini tidak terlalu tinggi (sekira 1%), namun pandemik yang terjadi di sekuruh dunia pada tahun 1918-1919 dengan menyebabkan kematian lebih dari 20 juta penduduk mengingatkan kita agar berhati-hati terhadap virus ini. Obat-obatan antiviral seperti amantadine, rimantadine, oseltamivir dan zanamavir digunakan juga untuk mencegah flu. Namun, pemakaian obat-obatan ini harus dengan resep dokter dan memperhatikan siapa yang akan meminum obat tersebut, dosis, usia, kondisi medis penderita dan efek samping yang mungkin timbul. Apa yang harus kita lakukan jika telah terinfeksi virus flu? Istirahat yang cukup, banyak minum air putih, hindari konsumsi alkohol dan tembakau, konsumsi minuman suplemen berbahan herbal yang memiliki khasial meningkatkan imunitas, berobat ke dokter untuk meringankan flu, serta menjaga kebersihan merupakan beberapa tindakan bijaksana yang bisa dilakukan agar kesehatan segera pulih.
21-05-2016 01:51
Cedera pada gigi serta mulut umum berlangsung. Sekitaran 80% cedera gigi terkait dengan satu atau lebih gigi depan serta bisa mengakibatkan rusaknya pada jaringan lunak, seperti lidah, bibir, serta pipi sisi dalam. Pada anak yang amat muda, cedera gigi pada bayi umumnya dikarenakan belajar jalan, serta barangkali pula ada rusaknya pada gigi permanen yang belum tumbuh. Sumber paling utama cedera gigi serta mulut pada remaja serta orang dewasa ialah cedera berolahraga. Hal tersebut lantaran sampai 40% cedera gigi pada remaja serta orang dewasa berlangsung ketika olahraga. Baca juga : 9 Langkah Atasi Mata Kering Berikut ini kami paparkan panduan menghindari cedera gigi serta mulut yang berkaitan dengan olah raga: Pelindung Mulut : Waktu olahraga, jalan paling baik membuat perlindungan gigi serta mulut Anda ialah dengan memakai pelindung mulut. Pelindung Wajah : Peralatan ini membuat perlindungan wajah pada trauma, terlebih saat Anda memegang posisi spesifik dalam berbagai berolahraga seperti penangkap bisbol atau penjaga gawang hoki. Helm : Amat bijaksana untuk kenakan helm yang jitu dengan aktivitas yang bakal Anda kerjakan. Meskipun umumnya helm tak membuat perlindungan gigi serta mulut, tetapi helm bakal membuat perlindungan daerah utama lain, yakni kepala Anda, untuk menolong membuat perlindungan kepala pada gegar otak. Bisakah Gigi Yang Terlepas Diperbaiki? Baca juga : Inilah Risiko Kesehatan untuk Pekerja Shift Malam Ya, gigi yang lepas bisa diperbaiki, serta makin cepat Anda berobat ke dokter gigi bakal makin baik. Peluang penyelamatan paling tinggi dari gigi yang lepas ialah yang diobati dokter serta dikembalikan ke soket gigi dalam kurun waktu satu jam sesudah lepas. Bila gigi lepas, basuh lembut tiap-tiap kotoran dari akar serta upayakan untuk meletakkan kembali gigi kedalam soket. Bila tak mungkin, taruh gigi tersebut di mulut sepanjang perjalanan ke dokter gigi Anda. Bila tak dapat, taruh gigi yang lepas didalam susu sampai Anda tiba ke dokter gigi. Meskipun gigi Anda tak bisa diselamatkan, bukanlah bermakna Anda kehilangan senyum Anda. Perkembangan dalam kedokteran gigi saat ini, alhasil implan gigi tiruan bisa dipasang langsung ke tulang rahang Anda, dengan mahkota gigi dari porselen untuk menolong dalam menggigit, kunyah, maupun estetika.
15-05-2016 05:03
Paru-paru adalah organ manusia yang utama seperti jantung. Serta kebanyakan orang tahu dengan hal tersebut. Melindungi kesehatan paru-paru telah semestinya kita kerjakan. Paru-paru yang sehat bakal mempunyai daya tampung yang semakin besar untuk menyimpan oksigen. Hal tersebut utama, lantaran dengan oksigen yang semakin banyak itu lah stamina kita bakal lebih terbangun. Tak cuma hingga di situ, daya tampung paru-paru yang besar bakal sangat mungkin badan kita untuk mengolah oksigen tambah baik. Organ-organ badan yang lain bakal memperoleh konsumsi oksigen yang cukup hingga dapat menggerakkan fungsinya semasing. Itula penyebabnya kenapa paru-paru yang sehat bakal bikin kita terlepas dari beragam tipe penyakit. Tak cuma penyakit yang terkait dengan pernafasan tetapi pula penyakit yang menyerang organ lain. Jalan paling baik untuk melindungi kesehatan paru-paru kita ialah dengan olah raga. Melindungi kesehatan paru-paru yang disebut disini sama berarti dengan menambah kemampuannya. Serta di bawah ini ialah olah raga yang baik untuk melindungi kesehatan paru-paru kita : Baca juga : Cara Memanfaatkan Potasium untuk Kesehatan Jantung Olah raga Fisik untuk Kesehatan Paru-paru Olah raga cardio atau aerobic dengan cara teratur adalah olah raga fisik yang baik untuk paru-paru kita. Terdapat beberapa gerakan cardio seperti jumping jack, squat, push up, dsb. Tentukan lah beberapa gerakan cardio yang paling kita sukai. Dengan cara bertahap, tingkatkan intensitasnya. Umpamanya memberi waktunya atau memberi gerakan lain. Pada intinya, berolahraga cardio ini bakal bikin paru-paru kita bekerja lebih keras. Selanjutnya daya tampung paru-paru kita bakal bertambah. Apabila Anda lebih suka pada berolahraga outdoor, cobalah lah untuk bikin jadwal teratur untuk mengerjakannya. Berolahraga aktif seperti bola basket, sepak bola, atau renang ialah berbagai pilihan yang jitu. Lari pagi dengan cara teratur atau bersepeda pula adalah contoh berolahraga luar tempat tinggal lain yang baik untuk paru-paru. Bonus yang dapat kita peroleh dengan berolahraga fisik ini kecuali memperoleh paru-paru yang sehat ialah dapat kurangi berat badan serta terlepas dari obesitas. Latihan Pernafasan Latihan pernafasan pula adalah jalan yang efisien untuk memperkuat paru-paru kita. Bernapas adalah kegiatan memasukkan oksigen kedalam badan serta amat erat hubungannya dengan daya tampung paru-paru kita. Bernapas tersebut memanglah dikerjakan oleh kebanyakan orang yang hidup, tetapi apabila kita mengerjakannya dengan konsentrasi serta kesadaran itu bakal tingkatkan stamina paru-paru kita. Pada pernafasan yang dalam (deep breathing) umpamanya, itu bakal bikin kita memperoleh semakin banyak oksigen. Selanjutnya, latihan pernafasan bakal tingkatkan kekuatan badan dengan cara bertahap untuk memakai oksigen serta tingkatkan metabolisme. Berbagai contoh dari latihan pernafasan yang dapat melindungi kesehatan paru-paru diantaranya ialah : Baca juga : Cara Mengatasi Kuping Sakit Karena Menyelam Peregangan Tulang Rusuk : Hembuskan semuanya udara didalam paru-paru lantas lalu hirup kembali udara dengan cara perlahan-lahan. Waktu mengerjakannya letakkan konsentrasi kita pada pernafasan. Saat tulang rusuk kita telah meregang dengan cara optimal, tahan napas kita serta kalkulasilah sampai 20 lantas mengeluarkan lagi dengan cara perlahan-lahan. Ulangilah latihan pernafasan ini sepanjang 5 kali. Serta kerjakan 3 sampai 5 kali satu hari. Pernafasan Perut : Ambillah posisi terlentang lantas ambillah nafas perlahan-lahan lewat hidung. Selalu lah mengambil nafas hingga perut kita terangkat sampai diatas dada. Tahan berbagai detik lantas mengeluarkan udara lewat mulut. Ingat, ketika keluarkan nafas, perut kita semestinya kembali mengempis. Kerjakan pernafasan perut ini dengan cara berulang. Mengkalkulasi Napas : Ambillah lah posisi tegak yang nyaman. Latihan ini seperti bernafas dengan cara normal, tetapi kita mesti mengkalkulasi tiap-tiap nafas yang di ambil. Kalkulasi “satu” waktu mengambil nafas, lantas “dua” waktu mengeluarkannya. Lanjutkan mengkalkulasi hingga angka “delapan”. Sesudah itu ulangilah lagi sejumlah 4-5 kali. Kita pula dapat memberi keseluruhan hitungannya jadi “sepuluh” atau “dua belas” pada tiap-tiap session latihan ini. Demikianlah beberapa olah raga yang dapat melindungi kesehatan paru-paru dengan jalan tingkatkan kemampuannya. Penting di ketahui pula, daya tampung paru-paru seorang pula di pengaruhi oleh aspek eksternal. Umpamanya seperti rokok serta polusi udara. Sebaiknya Kita tak merokok serta hindari polusi udara supaya hasil olah raga ini bertahan lama.