6 Langkah SADARI Yang Perlu Anda Pelajari

Additional Image

Waktu Posting : 05-07-2014 19:26 | Dibaca : 2869x

Kanker payudara tetap jadi momok untuk golongan wanita. Tidak mengherankan sebab kanker itu paling umum ditemukan diantara wanita. Kanker payudara merupakan penyakit dengan jumlah kejadian paling banyak, dan jadi satu dari beberapa pembawa kematian penting yang  ditimbulkan kanker. Masalah itu lantaran kebanyakan penderita kanker payudara berkunjung untuk berobat pada stadium lanjut. Meski sebetulrnya, jika terdeteksi awal serta secepatnya diterapi, sebenarnya kanker dapat dikalahkan.

Karenanya, Anda dapat melaksanakan kontrol payudara sendiri (SADARI) dengan cara teratur pada 7-10 hari sesudah hari pertama menstruasi. Pada saat itu, kepadatan payudara menyusut. Lakukan tiap-tiap satu hingga tiga bulan satu kali. Namun agar jangan SADARI jadi menukar jadwal kontrol payudara fisik oleh dokter serta jadwal mammografi.

Baca juga : Ketahuilah, Hipertensi Merusak Organ Tubuh Secara Diam-diam 

Dibawah ini terdapat beberapa langkah dari Yayasan Kanker Indonesia yang dapat Anda ikuti waktu Anda lakukan SADARI :

1. Berdiri tegak. Perhatikan apabila bentuk dan permukaan kulit payudara mengalami adanya perubahan, pembengkakan serta/atau pergantian pada puting. Janganlah cemas apabila wujud payudara kanan serta kiri tak simetris.

2. Angkat ke-2 lengan ke atas, tekuk siku serta posisikan tangan di belakang kepala. dorong siku ke depan serta perhatikan payudara; serta dorong siku ke belakang serta perhatikan wujud ataupun ukuran payudara. Otot dada Anda dengan sendirinya berkontraksi waktu Anda lakukan gerakan ini.

3. Posisikan ke-2 tangan pada pinggang, miringkanlah pundak Anda ke arah depan agar payudara menggantung, serta dorong ke-2 siku Anda ke arah bagina depan, kemudian kencangkanlah atau kontraksikanlah otot dada Anda.

Baca juga : Waspadai, Dehidrasi Ringan Mengancam Produktivitas

4. Angkat lengan kiri ke atas, serta tekuk siku hingga tangan kiri memegang sisi atas punggung. Dengan memakai ujung jari tangan kanan, raba serta tekan ruang payudara, dan perhatikan semua sisi payudara kiri sampai ke ruang ketiak. Laksanakan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran serta gerakan lurus dari arah pinggir payudara ke puting, serta sebaliknya. Ulangilah gerakan yang sama pada payudara kanan Anda.

5. Cubit ke-2 puting. Perhatikan apabila ada cairan yang keluar dari puting. Berkonsultasilah ke dokter kalau hal semacam itu berlangsung.

6. Pada posisi tiduran, tempatkan bantal dibawah pundah kanan. Angkat lengan ke atas. Perhatikan payudara kanan serta kerjakan tiga pola gerakan seperti pada awalnya. Dengan memakai ujung jari-jari, tekan semua sisi payudara sampai ke seputar ketiak. Ulangilah langkah ini pada bagian yang berlawan, untuk mencermati payudara samping kiri.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Merokok Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Gigi & Mulut

30-06-2014 13:04

Merokok membunuhmu. Memang benar adanya. Selain berpengaruh langsung pada kesehatan paru-paru, merokok mengakibatkan persoalan pada gigi, diantaranya : Bau mulut. Pergantian warna gigi. Peradangan bukaan kelenjar ludah di langit-langit mulut. Meningkatnya timbunan plak serta tartar pada gigi. Hilangnya tulang dalam rahang meningkat. Resiko leukoplakia meningkat, yakni bercak putih didalam mulut. Resiko penyakit gusi meningkat, yang disebut pemicu utama hilangnya gigi. Sistem pengobatan sesudah pencabutan gigi, perawatan periodontal, atau bedah mulut jadi tambah lama. Prosedur implan gigi mempunyai tingkat kesuksesan yang lebih rendah. Resiko kanker mulut meningkat. Bagaimana Merokok Mengakibatkan Penyakit Gusi? Rokok serta hasil olehan tembakau yang lain bisa mengakibatkan penyakit gusi lantaran memengaruhi lekatan tulang serta jaringan lunak pada gigi Anda. Dengan cara lebih khusus, merokok nampaknya mengganggu manfaat normal dari beberapa sel jaringan gusi. Masalah itu bikin perokok lebih rawan pada infeksi, seperti penyakit periodontal, serta nampaknya pula mengganggu aliran darah ke gusi, yang bisa memengaruhi pengobatan luka.   Baca juga : Beberapa Fakta Kegiatan Seks terhadap Kesehatan Apakah Pipa Rokok serta Cerutu Mengakibatkan Persoalan Gigi? Ya bisa. Sama halnya rokok, cerutu serta pipa rokok bisa mengakibatkan persoalan kesehatan mulut. Menurut hasil riset yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association, perokok cerutu alami gigi keropos serta tulang alveolar keropos (yakni keroposnya sisi tulang rahang sebagai jangkar gigi) dengan kecepatan yang setara dengan perokok. Perokok pipa pula mempunyai resiko gigi keropos yang sama juga dengan perokok. Diluar resiko ini, perokok pipa serta cerutu tetap memiliki resiko terkena kanker oral serta faring (tenggorokan), meskipun bila mereka tak hirup rokok serta konsekwensi yang lain seperti bau mulut, gigi bernoda, serta penambahan resiko penyakit periodontal (gusi). Apakah Hasil Olahan Tembakau Yang Tidak Berasap Aman? Sama halnya dengan cerutu serta rokok, hasil olahan tembakau tidak berasap (umpamanya tembakau yang dihirup serta dikunyah) memiliki kandungan sekurang-kurangnya 28 bahan kimia yang sudah dapat dibuktikan menambah resiko kanker mulut dan kanker tenggorokan serta kerongkongan. Juga, mengunyah tembakau memiliki kandungan kandungan nikotin semakin banyak dari rokok, hingga mengakibatkan pemakainya lebih susah untuk berhenti. Demikian pula dengan satu kaleng tembakau yang dihirup, bisa menyajikan semakin banyak nikotin kian lebih 60 rokok. Tembakau tiada asap bisa merangsang jaringan gusi Anda, mengakibatkan gusi berkurang dari gigi Anda. Sesudah jaringan gusi berkurang, akar gigi jadi terbuka, hingga bisa menambah resiko gigi membusuk (tooth decay). Akar gigi yang terbuka pula lebih peka pada iritasi panas serta dingin atau yang lain, hingga bikin makan serta minum jadi tak nyaman. Kecuali itu, bahan gula yang kerap ditambahkan untuk menambah rasa tembakau tiada asap bisa menambah resiko gigi membusuk. Suatu riset yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association memperlihatkan bahwasanya pemakai tembakau kunyah empat kali memungkinkan meningkatkan gigi membusuk dibanding yang tak memakainya. Tembakau tiada asap pula umumnya memiliki kandungan pasir serta kerikil halus, yang bisa bikin gigi Anda aus. Menghilangkan Rutinitas Tembakau Tiada memperhatikan berapakah lama Anda sudah memakai produk tembakau, bila Anda berhenti memakainya saat ini, maka resiko serius untuk kesehatan Anda bakal menyusut. Sebelas tahunan sesudah berhenti merokok, kemungkinan bekas perokok terkena penyakit periodontal (gusi) tak jauh tidak sama dibanding beberapa orang yang tak sempat merokok. Juga, dengan menurunkan frekuensi Anda merokok bisa menolong mengurangi resiko terkena penyakit gusi. Satu riset mendapatkan bahwasanya perokok yang menurunkan rutinitas merokok mereka jadi kurang dari 1/2 bungkus satu hari cuma mempunyai resiko meningkatkan penyakit gusi tiga kali semakin besar dari non perokok. Angka ini memberi arti lebih rendah dibanding resiko orang yang merokok melebihi satu 1/2 pak /hari yakni enam kali lebih tinggi dari non perokok. Riset lain yang dipublikasikan dalam Journal of the Association American Dental mendapatkan bahwasanya penyakit mulut lesi leukoplakia bisa seutuhnya pulih dalam kurun waktu 6 minggu dari 97.5% pasien pemakai olahan tembakau tiada asap berhenti memakai buatan itu. Berbagai statistik dari American Cancer Society tunjukkan berbagai argumen serius lain untuk berhenti merokok. Mereka menyebutkan bahwasanya : Kira-kira 90% dari pasien kanker mulut, bibir, lidah, serta tenggorokan memakai tembakau, serta resiko terkena kanker ini meningkat bersamaan meningkatnya frekuensi merokok atau mengunyah tembakau serta lamanya merokok. Perokok mempunyai kemungkinan enam kali semakin besar dibanding non perokok untuk meningkatkan kanker ini. Seputar 37% dari pasien yang terus merokok sesudah kanker mereka membaik, bakal meningkatkan kanker ke-2 kalinya dari kanker mulut, bibir, lidah, serta tenggorokan. Jumlah ini semakin besar dibanding dengan mereka yang berhenti merokok yakni 6%.   Baca juga : Kenali Faktor Risiko Akibat Kolesterol Tinggi Bagaimana Saya Bisa Berhenti Memakai Tembakau? Untuk berhenti memakai tembakau, dokter gigi atau dokter barangkali bisa menolong meredakan ketagihan nikotin Anda dengan obat-obatan, seperti permen karet serta patch nikotin. Sebagian dari buatan ini adalah obat OTC, sedang sebagian yang lain membutuhkan resep dokter. Obat lain (seperti Zyban) membutuhkan resep dokter. Kelas berhenti merokok serta grup pendukung kerap dipakai berbarengan dengan terapi obat. Program ini di tawarkan lewat rumah sakit lokal di masyarakat Anda serta terkadang lewat pemberi kerja atau perusahaan asuransi kesehatan Anda. Tanyakan pada dokter atau dokter gigi untuk info tentang program-program sejenis yang barangkali mereka ketahui. Obat herbal serta pula hipnosis serta akupunktur adalah pengobatan lain yang barangkali bisa menolong Anda menghentikan rutinitas menggunakan tembakau.

Featured Image
Ini 8 Tips Anak Tetap Minat Sekolah Lagi Pasca Liburan

20-05-2020 06:48

Tidak ada satupun orang tua yang tidak mengalami tantangan dalam membimbing anak belajar dari rumah selama masa pandemik Covid-19 selama dua bulan ini. Pada awal pandemik, anak sangat bersemangat karena tidak perlu repot-repot bangun pagi dan sarapan sebelum menempuh kurang lebih 30 menit untuk bersekolah. Tidak hanya itu, waktu mereka untuk mengakses ponsel pintar pun jauh lebih banyak ketimbang saat bersekolah. Seiring berjalannya waktu, mereka pun mulai bosan di rumah dan ingin kembali bertemu teman-temannya. Mereka juga lebih lama bermain dengan gadget ketimbang mengerjakan tugas, karena semua tugas bisa dengan cepat diselesaikan. Orang tua—terutama ibu—pun  tak bisa sepenuhnya fokus dengan proses belajar mengajar, karena beberapa dari mereka tetap harus menjalani rutinitas pekerjaan. Nah, ini tantangan orang tua untuk mengembalikan minat belajar anak sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai lagi di bulan Juli 2020.  Apalagi, selama bulan Juni hingga Juli 2020, kurikulum kegiatan belajar mengajar sudah selesai sehingga anak benar-benar bebas bermain—meski tetap di dalam rumah.  Simak 8 tips mudah ajak anak untuk menyesuaikan diri untuk bersekolah lagi pasca liburan sambil tetap belajar dari rumah. Tetap Bangun Pagi Seperti Masuk Sekolah  Seperti Biasa Butuh kedisiplinan orang tua untuk membangunkan anak di pagi hari—seperti saat mereka bersekolah—lengkap dengan kegiatan mandi dan sarapan. Persiapkan ruangan belajar Lengkapi ruang belajar atau kamar anak dengan sarana belajar yang menarik, sehingga mereka betah untuk tetap belajar dari rumah dengan mengerjakan beberapa latihan soal yang dikemas dengan cara yang tak kalah menarik Persiapkan materi latihan soal semenarik mungkin Lagi-lagi Anda harus menjadi seorang ibu ‘super’ yang dapat memberikan pendidikan terbaik bagi Anak. Kita dimudahkan dengan akses internet yang memberi banyak wawasan tentang metode belajar menarik , sesuai denga n usia tumbuh kembang anak. Jangan Terlalu Lama Tentukan Jam Belajar Metode belajar mengajar secara daring di negara-negara maju hanya membutuhkan waktu 10 jam untuk lima hari belajar. Jangan paksa anak terlalu lama belajar, apalagi dengan bentakan-bentakan karena Anda sudah tidak sabar melakukan rutinitas rumah tangga. Persiapkan Lagi Kelengkapan Sekolah Terkadang orang tua abai dengan hal ini, sehingga saat sekolah benar-benar akan dimulai, keributan terjadi dengan anak karena mencari kelengkapan sekolah. Tetap Berhubungan Intens dengan Pengajar Selama belajar dari rumah, orang tua berkomunikasi rutin dengan guru wali kelas murid. Hal ini harus dipertahankan meskipun anak nantinya akan naik ke kelas yang baru. Hal ini penting karena Anda tetap harus memantau perkembangan terbaru dari Dinas Pendidikan. Olahraga rutin di sekitar rumah Berada di rumah saja bukan berarti tidak keluar rumah untuk melakukan kegiatan olahraga. Jogging di kompleks perumahan atau sekitar rumah saja sudah sangat membantu anak untuk menjaga tubuh tetap bugar. Tentu Anda juga harus konsisten untuk melakukan hal yang sama Konsistensi Pernahkah Anda terpikir bahwa Anda pernah melarang anak mengakses gadget mereka terus menerus, padahal Anda sendiri ‘rajin’ update status? Anak memiliki kecenderungan meniru ketimbang mendengar. Jika Anda ingin memberikan pembelajaran efektif kepada anak, Anda perlu konsisten dan konsekuen dengan peraturan yang Anda buat sendiri. Belajar dari rumah bisa menjadi sangat menarik. Dukungan orang tua sangat penting dalam hal ini, karena Anda dan anak mendapat kesempatan untuk menikmati waktu berkualitas  selama dua bulan. Bukankah sejatinya pendidikan anak yang terbaik adalah dari orang tua?

Featured Image
Waspadai Bahaya Tidur Memakai Bra

27-05-2014 01:55

Tak cuma mengistirahatkan otot, waktu tidur badan mengalami perbaikan serta detoksifikasi (keluarkan toksin). Selain itu, peluang bagi sistem kekebalan badan guna menghasilkan hormon-hormon imunitas (imunitas badan) terjadi dan diberikan pada saat kita sedang menjalani tidur. Oleh karena itu, untuk mempercepat dan memperlancar kemampuan kerja badan dalam sistem regenerasi, sebaiknya pada waktu tidur Anda memakai baju longgar atau melepaskan baju saat tidur. Bila Anda menentukan tidur dengan terus menggunakan bra, maka gunakanlah bra yang tak terlampau ketat serta tak kaku. Tipe bra memanglah pilihan pribadi, tetapi menentukan ukuran serta tipe yang salah dapat menyebabkan efek buruk. Di bawah ini terdapat banyak hal yang berlangsung bila wanita tidur memakai bra : 1. Tonjolan Kista serta tonjolan-tonjolan non-kanker bisa dibentuk dalam tiap-tiap sisi dari badan Anda, Dr John McDougall menulis dalam The McDougall Program untuk Jantung Sehat memperlihatkan bahwasanya menggunakan bra ketat waktu tidur mengakibatkan peradangan. Ini sangat mungkin timbulnya tonjolan.   Baca juga : Mengenal Limpa Bengkak dan Cara Pengobatannya 2. Ancaman kanker Menggunakan bra waktu tidur mengakibatkan kanker payudara tetap jadi tema perbincangan, ada studi yang tidak sama berkenaan hal semacam ini. Ada yang menyebutkan penggunaan bra ketat waktu tidur ialah penyebab kanker payudara. 3. Berkeringat Memakai bra yang ketat waktu tidur, terlebih di musim panas, bakal menjadikan Anda berkeringat semakin banyak dari umumnya. Biasanya bra elegan ialah pemicu dalam masalah ini, bra yang lebih aman serta sehat ialah yang terbuat dari katun atau bahan sintetis seperti polyester atau linen. 4. Edema Bila Anda memakai bra ketat dengan cara terus-terusan, maka bisa mengakibatkan penyumbatan limfatik. Ini tergolong edema atau akumulasi cairan di payudara. 5. Gelisah Menggunakan bra yang ketat waktu tidur juga menjadikan gelisah pada malam hari disebabkan iritasi yang muncul, ini bakal mengakibatkan ketidaknyamanan sepanjang tidur serta selanjutnya bakal memberi pengaruh pada kesehatan Anda dengan cara menyeluruh.   Baca juga : Ultra Mangosteen, Obat Penyakit Kanker Payudara Tradisional 6. Iritasi kulit Bra ketat bakal mengakibatkan iritasi kulit, ada baiknya memakai bra yang tidak memiliki kawat. Sport bra dikira semacam pilihan yang baik untuk digunakan saat malam hari, bra ini bakal memberikan support yang dibutuhkan untuk payudara Anda, tidak menyebabkan dampak bagi kesehatan. 7. Tidur terganggu Tiada kesangsian bahwasanya tidur yang baik mempunyai jalinan lanjut dengan tingkat kenyamanan di ruang tidur, bila Anda menggunakan bra ketat, Anda bakal terasa kurang nyaman hingga hal semacam ini mengganggu tidur Anda. 8. Pigmentasi Pemakaian bra dengan cara terus-terusan, terlebih yang ketat, bakal mengakibatkan persoalan berkenaan pigmentasi. Untuk menjauhi dampak kesehatan ini, manfaatkanlah bra yang lembut serta longgar. 9. Kurangi aliran darah Memakai bra waktu tidur bisa mengakibatkan rintangan bagii aliran darah, daripada menggunakan bra yang ketat atau jenis push-up waktu digunakan tidur, ada baiknya menggunakan sport bra yang tambah nyaman.

...